Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Lentera

ANALISIS BIAYA PENDIDIKAN DI PERGURUAN TINGGI VOKASI Sonny Muhammad Ikhsan Mangkuwinata
Lentera : Jurnal Ilmiah Sains, Teknologi, Ekonomi, Sosial, dan Budaya Vol 6 No 4 (2022): LENTERA, AGUSTUS 2022
Publisher : LPPM Universitas Almuslim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sistem Pendidikan Nasional sebagai proses berkelanjutan yang berlangsung dalam lingkungan kehidupan keluarga (informal) dan institusi (formal) dari pendidikan dasar hingga perguruan tinggi membutuhkan perencanaan dan pengelolaan yang jelas agar cita-cita yang diharapkan dapat dicapai dengan optimal. Sesungguhnya, sistem pengelolaan lembaga pendidikan pada suatu negara berbeda dengan negara lainnya karena perbedaan kultur, realitas masyarakat dan terutama perbedaan dasar dan falsafah yang dianut. Berdasarkan Laporan Dikti didapatkan bahwa mutu pendidikan Indonesia masih di bawah Singapura, Thailand, dan Malaysia yaitu urutan ke 33 dari 140 negara. Hal ini menunjukkan mutu pendidikan Indonesia masih ketinggalan jauh dibanding negara di Asia Tenggara. Keadaan ini dapat disebabkan oleh manajemen pengelolaan pendidikan yangbelum baik. Berdasarkan penelitian Caesar (2013) didapatkan bahwa hanya 20% organisasi yang mengimplementasikan total quality manajemen. Diharapkan bisa seefisien mungkin dengan tetap memperhatikan kualitas pelayanan yang diberikan kepada mahasiswa. Pendidikan vokasi merupakan pendidikan tinggi yang ditujukan untuk kepentingan praktis dimulai dari D-I, D-II, D- III, Sarjana Terapan, Magister Terapan dan Doktor Terapan yang berfungsi mengembangkan peserta didik agar memiliki pekerjaan keahlian terapan tertentu melalui program vokasi dalam rangka mencapai tujuan pendidikan nasional. Pendidikan vokasi merupakan pendidikan yang mengarahkan mahasiswa untuk mengembangkan keahlian terapan, beradaptasi pada bidang pekerjaan tertentu dan dapat menciptakan peluang kerja. Pembiayaan terhadap pendidikan harus dibayar lebih mahal karena pendidikan adalah investasi. Human Capital yang berupa kemampuan dan kecakapan yang diperoleh melalui pendidikan, belajar sendiri, belajar sambil bekerja memerlukan biaya yang dikeluarkan oleh yang bersangkutan. Perolehan keterampilan dan kemampuan akan menghasilkan tingkat balik Rate of Return yang sangat tinggi terhadap penghasilan seseorang.
Pemberdayaan Sosial Ekonomi Masyarakat Desa Meuria Paloh Kota Lhokseumawe Melalui Pemahaman Teknologi Dan Sertifikasi Halal Menuju Penguatan Kawasan Agrowisata Mukhlis; Musrizal; Sonny Muhammad Ikhsan Mangkuwinata; Emi Safrina; Yusrawati
Lentera : Jurnal Ilmiah Sains, Teknologi, Ekonomi, Sosial, dan Budaya Vol 7 No 4 (2023): LENTERA, DESEMBER 2023
Publisher : LPPM Universitas Almuslim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This service activity aims to increase community empowerment in the field of digital economy and Islamic sharia through understanding the use of technology and halal certification towards strengthening agro-tourism areas. This is certainly in line with the government's vision which continues to strive to encourage Indonesia to become a world producer of halal products. Halal certification, which was originally voluntary, has now changed to mandatory. The implementation of halal certification is carried out in stages starting with food and beverage products on 17 October 2019 and non-food products starting on 17 October 2021. Another aim is to develop synergy between universities and village communities so that training and mentoring are needed. The material presented is how to create an online buying and selling and promotional account and how to prepare a manual document for a halal guarantee system. The results of this service can be used as input for lecturers and education staff to increase professionalism and also as input in preparing further service proposals so that they are worthy of being funded by the Higher Education
Pemberdayaan Sosial Ekonomi Masyarakat Desa Meuria Paloh Kota Lhokseumawe Melalui Pemahaman Teknologi Dan Sertifikasi Halal Menuju Penguatan Kawasan Agrowisata Mukhlis; Musrizal; Mangkuwinata, Sonny Muhammad Ikhsan; Safrina, Emi; Yusrawati
Lentera : Jurnal Ilmiah Sains, Teknologi, Ekonomi, Sosial, dan Budaya Vol. 7 No. 4 (2023): LENTERA, DESEMBER 2023
Publisher : LPPM Universitas Almuslim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This service activity aims to increase community empowerment in the field of digital economy and Islamic sharia through understanding the use of technology and halal certification towards strengthening agro-tourism areas. This is certainly in line with the government's vision which continues to strive to encourage Indonesia to become a world producer of halal products. Halal certification, which was originally voluntary, has now changed to mandatory. The implementation of halal certification is carried out in stages starting with food and beverage products on 17 October 2019 and non-food products starting on 17 October 2021. Another aim is to develop synergy between universities and village communities so that training and mentoring are needed. The material presented is how to create an online buying and selling and promotional account and how to prepare a manual document for a halal guarantee system. The results of this service can be used as input for lecturers and education staff to increase professionalism and also as input in preparing further service proposals so that they are worthy of being funded by the Higher Education