Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

ANALISIS KESALAHAN SISWA DALAM MENYELESAIKAN SOAL CERITA MATEMATIKA BERDASARKAN PROSEDUR NEWMAN Magfirah Magfirah; Erni Maidiyah; Suryawati Suryawati
Lentera Sriwijaya : Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika Vol 1, No 2 (2019): November
Publisher : Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/jls.v1i2.9707

Abstract

Siswa umumnya mengalami kesulitan dalam menyelesaikan soal matematika berbentuk cerita, khususnya pada bidang geometri. Hal tersebut disebabkan siswa belum terlatih menyelesaikan soal berbentuk cerita. Newman menyatakan untuk menyelesaikan soal cerita menggunakan 5 langkah: (1) membaca soal, (2) memahami masalah, (3) transformasi, (4) keterampilan proses, (5) penulisan jawaban. Penelitian ini bertujuan mengetahui kesalahan serta penyebab terjadinya kesalahan siswa dalam menyelesaikan  soal cerita matematika pada materi luas permukaan bangun ruang sisi datar berdasarkan prosedur Newman di MTsN Model Banda Aceh. Pendekatan yang digunakan ialah pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Teknik purposive sampling digunakan dalam pemilihan subjek, dipilih 7 dari 33 siswa kelas IX-2 yakni  2 kelompok berkemampuan tinggi dan sedang, dan 3 kelompok berkemampuan rendah. Pengumpulan data dilakukan menggunakan tes dan wawancara.  Analisis data dilakukan  dengan cara reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil dari penelitian ini adalah siswa telah berusaha mengimplementasikan prosedur Newman, namun terdapat beberapa kesalahan. Kesalahan transformasi yang dilakukan oleh 6 siswa. 1 subjek penelitian melakukan kesalahan keterampilan proses. 1 subjek penelitian melakukan kesalahan penulisan jawaban.
Kajian Etnomatematika dalam Kegiatan Petani Sawah di Kecamatan Montasik Kabupaten Aceh Besar Safrida Yanti; Rahmah Johar; Suryawati Suryawati
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Matematika Vol 7, No 1 (2022): Mei 2022
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Banyak masyarakat yang belum menyadari bahwa segala kegiatan yang dilakukan memiliki nilai budaya dan matematika. Penelitian ini dilakukan di empat desa yang ada di kecamatan Montasik Kabupaten Aceh besar. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pehitungan-perhitungan tradisional dan kegiatan fundamental matematika yang terdapat dalam kegiatan petani sawah. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif dengan pendekatan etnografi. Subjek penelitian adalah petani sawah di empat desa di Kecamatan Montasik Kabupaten Aceh Besar yaitu Desa Weu Krueng, Desa Alue, Desa Warabo dan Desa Seumet. Menggunakan teknik purposive sampling. Peneliti memilih masing-masing 2-3 orang informan yang memenuhi kriteria yang ingin diteliti dari keempat desa.Metode pengumpulan data yang digunakan yaitu wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perhitungan-perhitungan tradisional dan empat kegiatan fundamental dalam kegiatan petani sawah. Kegiatan tersebut yaitu menghitung, menempatkan, mengukur, dan mendesain.  Kegiatan yang paling sering digunakan yaitu menghitung dan mengukur. Kata Kunci:    Etnomatematika, Kegiatan Fundamental, Petani Sawah.
Kesalahan Mahasiswa dalam Penyelesaian Soal Aljabar Elementer Ditinjau dari Prosedur Newman Kurniadi Rizki; Suryawati Suryawati; Cut Khairunnisak
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Matematika Vol 7, No 2 (2022): November 2022
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kesalahan merupakan kekeliruan terhadap suatu tahapan yang benar. Jenis-jenis kesalahan dapat diidentifikasi salah satunya menggunakan analisis kesalahan Newman. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kesalahan apa saja yang dilakukan oleh mahasiswa dalam menyelesaikan soal aljabar elementer. Penelitian ini juga dilakukan untuk mengetahui penyebab mahasiswa melakukan kesalahan tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Subjek tes dalam penelitian ini merupakan 112 mahasiswa angkatan 2020 di jurusan Pendidikan Matematika di salah satu universitas negeri di Aceh. Pengumpulan data diambil melalui dokumentasi lembar ujian mahasiswa dan wawancara. Data dokumentasi lembar ujian digunakan untuk melihat kesalahan yang muncul dan data hasil wawancara digunakan untuk memverifikasi serta mengetahui penyebab terjadinya kesalahan. Hasil penelitian menunjukkan terdapat tiga jenis kesalahan mahasiswa dalam menyelesaikan soal. Kesalahan pertama adalah dalam melakukan transformasi terhadap proses yang disebabkan kurangnya pemahaman terhadap materi dan keliru pada penentuan setiap syarat untuk menyelesaikan soal. Kesalahan kedua adalah dalam mengolah data yang sudah ditransformasikan (keterampilan proses) yang disebabkan kurangnya ketelitian dalam melakukan operasi-operasi dasar matematika. Kesalahan ketiga adalah dalam menuliskan jawaban di akhir pengerjaan yang disebabkan kurangnya kebiasaan terhadap menulis jawaban akhir sesuai prosedur yang ada. Kata Kunci: Kesalahan Mahasiswa, Prosedur Newman, Soal Aljabar Elementer
Acute toxicity evaluation of ethanolic extract of the leaves of Anredera cordifolia in wistar rats (Rattus Norvegicus) SURYAWATI SURYAWATI; NISSA SEURUNIE; DAMAR DITA KIRANA; VERA DEWI MULIA; HIJRA NOVIA SUARDI
Jurnal Natural Volume 22 Number 2, June 2022
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jn.v22i2.22285

Abstract

Anredera cordifolia (Binahong) is one of the medicinal plants that has been widely used for its properties of inhibiting the growth of microorganisms, decreasing blood uric acid, and healing wounds. This study was conducted to evaluate the acute toxicity effects of ethanolic extract of binahong to support its use as a medicinal plant. Ethanolic extracts of binahong leaves were prepared. Twenty-five white male rats (Rattus norvegicus) were divided into 5 groups and administered with a single dose of Na-CMC suspension or a dose of 300, 600, 1200, or 2400 mg/kg BW of binahong ethanolic leaf extract, respectively. Toxicity symptoms were monitored at three-time intervals: ½-1, 1½-2, and 3-6 hours after the administration. A macroscopic evaluation of the rat’s liver was carried out to identify any lesion. The rat’s liver and whole-body weights were determined to assess the weight reduction. The results showed that there was no dead rat in any of the groups, indicating that no LD50 was identified. Also, there were several toxic effects observed including a decrease in movements, somatic response, insensitivity, and stool consistency. There was no evidence of a lesion on liver macroscopy. However, the weights of rats’ livers increased in tandem with the reduction in their body weights. The findings from this study reveal that single dose of binahong ethanolic extract ranging from 300 to 2400 mg/kg BW are safe, while minimal toxic effects were observed.
The use of herbal medicines by the elderly in rural area in Indonesia: A cross-sectional study among Acehnese Suryawati Suryawati; Sarah Firdausa; T. Hidayat Syah; Vera Dewi Mulia; Hijra Novia Suardi; Zahratul Aini; Fauzul Husna; Hafni Andayani
Trends in Infection and Global Health Vol 3, No 1 (2023): June 2023
Publisher : School of Medicine, Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/tigh.v3i1.31438

Abstract

The use of herbal medicines has become increasingly popular worldwide. Elderly has been associated with higher consumption of many medications, including herbal medicines. However, there is a lack of documentation of medicinal herbs use among Acehnese population. Our study aimed at evaluating the profile of herbals use among the elderly population in a rural area of Aceh Province, Indonesia. A cross-sectional study was conducted from October to November 2021 in Nagan Raya Regency of Aceh. To collect information on the use of herbs, a set of structured questionnaires was utilized. The data were presented in percentage (%). A total of 100 respondents were included comprising 54.0% female and most of the respondents aged between 60–64 years (43.0%). The largest percentage of the participants made their own herbal medicines (45.0%) and used them routinely as a habit (36.0%). About 75.0% of the elderly felt better and almost all of them (96.0%) reported no adverse reaction following herbs consumption. A total of 39 plant species were used by the respondents with Annona muricate L. was the most frequently used medicinal plant (16.0%) and leaves were the most commonly used parts (68.4%). Most of the herbs were prepared through boiling and squeezing (32.6%), and mainly used in the form of a drink (77.3%). Cough treatment with herbs made up 19.3%, followed by hypertension (18.0%), flatulence (7.6%), dyspepsia (5.8%), and fever (5.8%). Our investigation revealed consistency in the use of some medicinal herbs in the present study with published experimental data. However, since elderlies are often considered vulnerable individuals, the practice of herbal self-remedies among this population should be well-monitored.