Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Binawan Student Journal

Hubungan Tingkat Pengetahuan Remaja Tentang Infeksi Menular Seksual Dengan Perilaku Seksual Pranikah Remaja: The Correlation Between Adolescents' Level Of Knowledge Regarding Sexually Transmitted Infections With Adolescents' Pre-Marital Sexual Behavior Lubis, Erika; Novi, Nunung Ayu; Sutandi, Aan; Setiyadi, Agung; Manurung, Sondang
Binawan Student Journal Vol. 6 No. 2 (2024)
Publisher : Direktorat Penelitian, Pengabdian Masyarakat, Dan Kerjasama Universitas Binawan (DPPMK Universitas Binawan)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54771/aenejr76

Abstract

Infeksi Menular Seksual (IMS) merupakan suatu penyakit yang dapat ditularkan melalui hubungan seksual. Remaja memiliki tingkat risiko yang lebih tinggi dalam mengalami infeksi menular seksual dibandingkan dengan orang dewasa, sehingga mereka perlu dianggap sebagai populasi yang rentan terhadap infeksi menular seksual. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan remaja tentang infeksi menular seksual dengan perilaku seksual pranikah remaja di SMA 84 Jakarta Barat. Metode penelitian kuantitatif dengan desain penelitian cross sectional. Populasi adalah seluruh remaja kelas XII di SMAN 84 Jakarta Barat sebanyak 252 siswa. Pengambilan sampel menggunakan metode nonprobability sampling dengan teknik purposive sampling yang berjumlah 173 responden. Pengumpulan data menggunakan kuesioner dan analisis data menggunakan uji Chi Square. Hasil analisis uji chi square didapatkan nilai p value sebesar 0,005 <nilai α (0,05) sehingga dapat disimpulkan terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan tentang infeksi menular seksual dengan perilaku seksual pranikah pada remaja di SMAN 84 Jakarta Barat. Disarankan untuk meningkatkan edukasi seksual pada remaja melalui seminar atau penyuluhan pada remaja yang diselenggarakan oleh pihak sekolah bekerja sama dengan Puskesmas setempat.
Hubungan Pendidikan, Pekerjaan, Dan Penghasilan Terhadap Kecenderungan Depresi Postpartum Di RSUD Koja: The Relationship Between Education, Employment, Income, And The Tendency For Postpartum Depression In Mothers At RSUD Koja, North Jakarta Indah, Raeni; Handayani; Manurung, Sondang
Binawan Student Journal Vol. 7 No. 2 (2025)
Publisher : Direktorat Penelitian, Pengabdian Masyarakat, Dan Kerjasama Universitas Binawan (DPPMK Universitas Binawan)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54771/b813qs21

Abstract

Depresi postpartum merupakan gangguan mental umum yang dialami ibu setelah melahirkan, dapat berdampak pada kesejahteraan ibu serta tumbuh kembang bayi yang biasanya berlangsung selama 4–6 minggu. Penelitian ini dilakukan di RSUD Koja, Jakarta Utara, dengan pendekatan kuantitatif, desain deskriptif, dan studi potong lintang. Sebanyak 113 ibu nifas menjadi responden melalui purposive sampling. Tujuan penelitian adalah menganalisis hubungan antara pendidikan, pekerjaan, penghasilan, dan kecenderungan depresi postpartum. Hasil menunjukkan 50,44% responden memiliki risiko rendah, 10,62% risiko sedang, dan 38,94% risiko tinggi depresi postpartum. Uji Spearman Rank menunjukkan tidak ada hubungan signifikan antara pendidikan (ρ=0,963; p>0,05), pekerjaan (ρ=−0,040; p>0,05), dan penghasilan (ρ=−0,065; p>0,05) dengan kecenderungan depresi postpartum. Kesimpulannya, tidak ditemukan hubungan yang berarti antara ketiga variabel tersebut dan kecenderungan depresi postpartum. Peneliti merekomendasikan skrining rutin dan deteksi dini depresi postpartum pada semua ibu nifas, terlepas dari latar belakang pendidikan, pekerjaan, dan penghasilan, untuk memastikan penanganan cepat dan tepat.