Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Hubungan Pendidikan, Pekerjaan, Dan Penghasilan Terhadap Kecenderungan Depresi Postpartum Di RSUD Koja: The Relationship Between Education, Employment, Income, And The Tendency For Postpartum Depression In Mothers At RSUD Koja, North Jakarta Indah, Raeni; Handayani; Manurung, Sondang
Binawan Student Journal Vol. 7 No. 2 (2025)
Publisher : Direktorat Penelitian, Pengabdian Masyarakat, Dan Kerjasama Universitas Binawan (DPPMK Universitas Binawan)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54771/b813qs21

Abstract

Depresi postpartum merupakan gangguan mental umum yang dialami ibu setelah melahirkan, dapat berdampak pada kesejahteraan ibu serta tumbuh kembang bayi yang biasanya berlangsung selama 4–6 minggu. Penelitian ini dilakukan di RSUD Koja, Jakarta Utara, dengan pendekatan kuantitatif, desain deskriptif, dan studi potong lintang. Sebanyak 113 ibu nifas menjadi responden melalui purposive sampling. Tujuan penelitian adalah menganalisis hubungan antara pendidikan, pekerjaan, penghasilan, dan kecenderungan depresi postpartum. Hasil menunjukkan 50,44% responden memiliki risiko rendah, 10,62% risiko sedang, dan 38,94% risiko tinggi depresi postpartum. Uji Spearman Rank menunjukkan tidak ada hubungan signifikan antara pendidikan (ρ=0,963; p>0,05), pekerjaan (ρ=−0,040; p>0,05), dan penghasilan (ρ=−0,065; p>0,05) dengan kecenderungan depresi postpartum. Kesimpulannya, tidak ditemukan hubungan yang berarti antara ketiga variabel tersebut dan kecenderungan depresi postpartum. Peneliti merekomendasikan skrining rutin dan deteksi dini depresi postpartum pada semua ibu nifas, terlepas dari latar belakang pendidikan, pekerjaan, dan penghasilan, untuk memastikan penanganan cepat dan tepat.
HUBUNGAN FAKTOR RISIKO PERDARAHAN TERHADAP HASIL PENGUKURAN KADAR HEMOGLOBIN IBU HAMIL TRIMESTER II & III DI JAKARTA TIMUR Handayani, Handayani; Manurung, Sondang; Nuraina, Nuraina
Journal of Nursing and Midwifery Sciences Vol. 4 No. 1 (2025): April 2025
Publisher : Faculty of Nursing and Midwifery, Binawan University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54771/9v8zcp66

Abstract

Kehamilan menimbulkan risiko komplikasi yang dapat menyebabkan kematian ibu. Banyak faktor yang dapat menyebabkan perdarahan, maka perlu dilakukan penelitian lebih mendalam tentang faktor risiko perdarahan terhadap hasil pengukuran kadar hemoglobin pada ibu trimester II & III. Tujuan penelitian mengetahui hubungan faktor risiko perdarahan terhadap hasil pengukuran kadar hemoglobin pada ibu hamil trimester II & III. Metode penelitian kuantitatif desain deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional kasus kontrol. Populasi penelitian ini berjumlah 110 ibu hamil trimester II & III dengan sampel 55 ibu hamil dengan kadar hb menurun dan 55 ibu hamil dengan kadar hb normal. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Analisa data univariat dan bivariat menggunakan Chi-Square. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya hubungan yang bermakna pada variabel faktor perdarahan yakni usia, jarak kehamilan, gravida, status gizi, riwayat bedah caesar, riwayat kuretase, riwayat perdarahan yang lalu dengan hasil pengukuran kadar hemoglobin pada ibu hamil. Kesimpulan penelitian terdapat hubungan antara usia, jarak kehamila, gravida, status gizi, riwayat bedah caesar, riwayat kuretase, dan riwayat perdarahan yang lalu hasil kadar hemoglobin pada ibu hamil trimester II & III.