Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Hubungan Pendidikan, Pekerjaan, Dan Penghasilan Terhadap Kecenderungan Depresi Postpartum Di RSUD Koja: The Relationship Between Education, Employment, Income, And The Tendency For Postpartum Depression In Mothers At RSUD Koja, North Jakarta Indah, Raeni; Handayani; Manurung, Sondang
Binawan Student Journal Vol. 7 No. 2 (2025)
Publisher : Direktorat Penelitian, Pengabdian Masyarakat, Dan Kerjasama Universitas Binawan (DPPMK Universitas Binawan)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54771/b813qs21

Abstract

Depresi postpartum merupakan gangguan mental umum yang dialami ibu setelah melahirkan, dapat berdampak pada kesejahteraan ibu serta tumbuh kembang bayi yang biasanya berlangsung selama 4–6 minggu. Penelitian ini dilakukan di RSUD Koja, Jakarta Utara, dengan pendekatan kuantitatif, desain deskriptif, dan studi potong lintang. Sebanyak 113 ibu nifas menjadi responden melalui purposive sampling. Tujuan penelitian adalah menganalisis hubungan antara pendidikan, pekerjaan, penghasilan, dan kecenderungan depresi postpartum. Hasil menunjukkan 50,44% responden memiliki risiko rendah, 10,62% risiko sedang, dan 38,94% risiko tinggi depresi postpartum. Uji Spearman Rank menunjukkan tidak ada hubungan signifikan antara pendidikan (ρ=0,963; p>0,05), pekerjaan (ρ=−0,040; p>0,05), dan penghasilan (ρ=−0,065; p>0,05) dengan kecenderungan depresi postpartum. Kesimpulannya, tidak ditemukan hubungan yang berarti antara ketiga variabel tersebut dan kecenderungan depresi postpartum. Peneliti merekomendasikan skrining rutin dan deteksi dini depresi postpartum pada semua ibu nifas, terlepas dari latar belakang pendidikan, pekerjaan, dan penghasilan, untuk memastikan penanganan cepat dan tepat.
HUBUNGAN FAKTOR RISIKO PERDARAHAN TERHADAP HASIL PENGUKURAN KADAR HEMOGLOBIN IBU HAMIL TRIMESTER II & III DI JAKARTA TIMUR Handayani, Handayani; Manurung, Sondang; Nuraina, Nuraina
Journal of Nursing and Midwifery Sciences Vol. 4 No. 1 (2025): April 2025
Publisher : Faculty of Nursing and Midwifery, Binawan University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54771/9v8zcp66

Abstract

Kehamilan menimbulkan risiko komplikasi yang dapat menyebabkan kematian ibu. Banyak faktor yang dapat menyebabkan perdarahan, maka perlu dilakukan penelitian lebih mendalam tentang faktor risiko perdarahan terhadap hasil pengukuran kadar hemoglobin pada ibu trimester II & III. Tujuan penelitian mengetahui hubungan faktor risiko perdarahan terhadap hasil pengukuran kadar hemoglobin pada ibu hamil trimester II & III. Metode penelitian kuantitatif desain deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional kasus kontrol. Populasi penelitian ini berjumlah 110 ibu hamil trimester II & III dengan sampel 55 ibu hamil dengan kadar hb menurun dan 55 ibu hamil dengan kadar hb normal. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Analisa data univariat dan bivariat menggunakan Chi-Square. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya hubungan yang bermakna pada variabel faktor perdarahan yakni usia, jarak kehamilan, gravida, status gizi, riwayat bedah caesar, riwayat kuretase, riwayat perdarahan yang lalu dengan hasil pengukuran kadar hemoglobin pada ibu hamil. Kesimpulan penelitian terdapat hubungan antara usia, jarak kehamila, gravida, status gizi, riwayat bedah caesar, riwayat kuretase, dan riwayat perdarahan yang lalu hasil kadar hemoglobin pada ibu hamil trimester II & III.
Pemberdayaan Kader Kesehatan Dalam Manajemen Diabetes Melitus Tipe 2 melalui Edukasi Interaktif Berbasis Quarter Card dan Skrining Berkala: Enhancing Health Cadre Competencies in Community-Based Type 2 Diabetes Mellitus Management through Interactive Quarterly Card-Based Education and Periodic Screening Sutandi, Aan; Manurung, Sondang; Ratnawati, Sri; Fikri, Nurul; Cinta, Anggiesta Junif Putri
Jurnal Pengabdian dan Pengembangan Masyarakat Indonesia Vol. 5 No. 1 (2026)
Publisher : Media Publikasi Cendekia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56303/jppmi.v5i1.1203

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberdayakan kader kesehatan dalam meningkatkan kemampuan pendampingan perawatan sehari-hari bagi pasien Diabetes Melitus Tipe 2 (DMT2) di tingkat komunitas . Program ini dilaksanakan di RW 05 Kelurahan Batu Ampar, Jakarta Timur, dengan melibatkan 20 kader kesehatan aktif melalui teknik total sampling. Metode pelaksanaan meliputi pelatihan edukasi interaktif menggunakan media Quarter Card, pelatihan teknis skrining kesehatan (pemeriksaan tekanan darah dan glukosa darah), serta penguatan kemampuan regulasi emosi untuk mendukung pengelolaan penyakit secara holistik. Evaluasi dilakukan dengan mengukur pengetahuan sebelum dan sesudah pelatihan menggunakan instrumen baku Diabetes Knowledge Questionnaire-24 (DKQ-24) serta lembar observasi untuk menilai keterampilan teknis. Hasil menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan yang signifikan secara statistik (p < 0,001) dengan ukuran efek yang sangat besar (Cohen’s d = 2,299). Sebelum intervensi, tidak ada kader yang masuk kategori 'baik', namun setelah pelatihan, 35% kader mencapai kategori 'baik', 55% kategori 'cukup', dan hanya 10% yang masih berada di kategori 'kurang'. Selain itu, kader menunjukkan peningkatan keterampilan praktis dalam melakukan skrining kesehatan secara mandiri serta peningkatan kepercayaan diri dalam mendampingi pasien. Program ini dapat meningkatkan kompetensi kader untuk deteksi dini dan edukasi DMT2. Disarankan adanya keberlanjutan program melalui pendampingan berkala oleh Puskesmas setempat untuk menjaga kualitas layanan kader di Masyarakat
THE EFFECTIVENESS OF CHEST PHYSIOTHERAPY WITH TRIPOD AND FOWLER POSITION TO INCREASING OXYGEN SATURATION Manurung, Sondang; Zuriati, Zuriati; Dewi, Nani Asna; Setiawan, Cepy; Rachmat, Annisa
Journal of Islamic Nursing Vol 6 No 2 (2021): Journal Of Islamic Nursing
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/join.v6i2.24536

Abstract

Chronic Obstructive Pulmonary Disease (COPD) is one of the three leading causes of death in the world in low and middle income countries up to 90%, characterized by airway obstruction making it difficult for the body to transport sufficient oxygen. This study examines chest physiotherapy with a tripod and Fowler's position in oxygen saturation. Quantitative analysis using quasi-experimental method and two-group pre-test-posttest design with 50 samples using accidental sampling technique. Statistical test using unpaired t test showed a significant difference in average oxygen saturation using a tripod position with a P-Value of 0.00. The tripod position showed better results as indicated by the increase in oxygen saturation from 93.40 to 97.64 compared to the Fowler position which increased from 92.64% to 95.52. Therefore, this study suggests chest physiotherapy using a tripod position is more effective in increasing oxygen saturation in COPD patients. This intervention can remove secretions, help reduce shortness of breath in patients, and affect the value of increasing oxygen saturation in COPD patients. This non-pharmacological action is a nursing intervention based on scientific evidence for independent nursing actions in providing nursing care to COPD patients