Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Optimizing LoRa Gateway Placement for Marine Buoy Monitoring Using Particle Swarm Optimization (PSO) Nihayatus Saadah; Faridatun Nadziroh; Nailul Muna; Karimatun Nisa’; Aries Pratiarso; I Gede Puja Astawa; Tri Budi Santoso; Sultan Syahputra Yulianto; Ahmad Baihaqi Adi Putro
Journal of Applied Informatics and Computing Vol. 9 No. 5 (2025): October 2025
Publisher : Politeknik Negeri Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30871/jaic.v9i5.11026

Abstract

Effective marine environmental monitoring is critical for ensuring navigational safety, with LoRa technology emerging as a promising solution due to its long-range, low-power capabilities. However, the performance of LoRa networks heavily depends on strategic gateway placement, a task often performed manually, leading to suboptimal coverage. This study addresses this challenge by implementing and validating a Particle Swarm Optimization (PSO) algorithm to determine the optimal placement of gateways for a real-world network of 157 marine buoys in the Madura Strait. The PSO algorithm, configured with 30 particles and 100 iterations, was benchmarked against a baseline manual selection method based on geographic centrality. Results demonstrate a significant performance gain: the PSO-optimized configuration achieved 100% network coverage (157 buoys), a 34.2% increase over the 117 buoys covered by the manual method. These findings confirm that employing PSO for gateway placement substantially enhances network efficiency and data reliability, highlighting its value for creating robust and scalable marine IoT applications.
Implementasi Wireless Sensor Network untuk Monitoring Kelembaban Tanah dalam Mendukung Produktivitas Sawah di Desa Sambit Karimatun Nisa; Niza Nurmalasari; Afifah Dwi Ramadhani; Faridatun Nadziroh; Nihayatus Sa'adah; Nailul Muna; Almabel Syahzia Abhista; Dony Saputra; Moch. Iqbal Ramadhan; M. Irfan Nazril Rifa'Ie
JURPIKAT (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol. 6 No. 4 (2025)
Publisher : Politeknik Piksi Ganesha Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37339/jurpikat.v6i4.2746

Abstract

Petani di Desa Sambit menghadapi permasalahan tingginya biaya penggunaan pompa irigasi berbahan bakar solar serta keterbatasan sarana untuk memantau kelembaban dan pH tanah. Kondisi ini menimbulkan inefisiensi penggunaan air, penurunan produktivitas sawah, dan risiko kerugian akibat salah kelola lahan. Untuk mengatasinya, tim melaksanakan program pengabdian masyarakat berbasis edukasi, transfer teknologi, dan penerapan Internet of Things (IoT). Teknologi yang dikembangkan berupa prototipe sistem monitoring kelembaban dan pH tanah menggunakan sensor soil moisture dan sensor pH yang terintegrasi dengan ESP32, serta pengembangan awal irigasi otomatis berbasis energi surya sebagai alternatif pompa diesel. Kegiatan meliputi observasi, diskusi dengan GAPOKTAN Subur Jaya, perancangan, uji coba laboratorium, serta pelatihan bagi petani. Hasil uji coba menunjukkan akurasi data real-time melalui aplikasi monitoring. Sosialisasi meningkatkan pemahaman petani tentang smart farming, efisiensi air, energi terbarukan, serta strategi pemasaran digital. Dampak awal terlihat pada meningkatnya literasi teknologi dan peluang keberlanjutan pertanian.