Siti Naila Fauzia
Dosen FKIP Universitas Syiah Kuala

Published : 26 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

MENGEMBANGKAN KEMAMPUAN KOGNITIF ANAK MELALUI MEDIA KARTU ANGKA BERGAMBAR DI TK FKIP UNSYIAH Meutia . Destrianda; Bahrun . .; Siti Naila Fauzia
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Anak Usia Dini Vol 4, No 3 (2019): Agustus
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Anak Usia Dini

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan kemampuan kognitif anak adalah anak dapat memecahkan masalah dalam menciptakan sebuah karya. Media kartu angka bergambar merupakan media yang dapat mengembangkan kemampuan kognitif anak. Media ini berisi gambar, teks, dan lambang bilangan. Rumusan masalah pada penelitian ini adalah Bagaimana penggunaan metode permainan dengan media kartu angka bergambar dapat mengembangkan kognitif anak di TK B FKIP UNSYIAH. Penelitian ini menggunakan metode penelitian tindakan kelas yang dilakukan dalam 2 siklus, dalam setiap siklus mencakup pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Subjek yang ada dalam penelitian ini terdiri dari 8 orang anak. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini meliputi observasi dan unjuk kerja melalui kegiatan bermain kartu angka bergambar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari siklus I pada pertemuan ke II 3 orang anak sudah mencapai kriteria keberhasilan karena anak sudah mampu mengurutkan angka dengan benar melalui metode permainan melalui media kartu angka bergambar, dan pada siklus II anak yang sudah mencapai kriteria keberhasilan terdapat 4 orang anak. Kesimpulan dari hasil penelitian yaitu, perkembangan kognitif anak sudah berkembang sesuai dengan indikator pencapaian anak melalui media kartu angka bergambar di TK FKIP UNSYIAH.Kata Kunci: Kognitif, Kartu Angka Bergambar
PENERAPAN PEMBELAJARAN DALAM JARINGAN (DARING) DI MASA PANDEMI COVID-19 PADA PENDIDIKAN ANAK USIA DINI DI TK ISLAM AL-AZHAR CAIRO BANDA ACEH DAN TK FKIP UNIVERSITAS SYIAH KUALA KOTA BANDA ACEH Rina Mahara; Bahrun .; Dina Amalia; Siti Naila Fauzia; Mutmainnah .
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Anak Usia Dini Vol 7, No 2 (2022): MEI
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Anak Usia Dini

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keywords: Online Learning. Covid-19 pandemic, Worksheet This study aims to describe the application of online learning in Islamic Kindergarten Al-Azhar Cairo Banda Aceh and Kindergarten FKIP Syiah Kuala University. This research is a qualitative descriptive study with the research subject of the principal and 2 teachers of Islamic Kindergarten Al-Azhar Cairo Banda Aceh and the principal and 2 teachers of Kindergarten FKIP Syiah Kuala University. Data were obtained through interview and documentation techniques. The results showed that the learning carried out at Al-Azhar Islamic Kindergarten in Cairo Banda Aceh was online learning using mobile phones via th e WhatsApp application, using worksheets and to support teacher learning using the Zoom application. Kindergarten FKIP Syiah Kuala University the learning carried out was online learning using mobile phones through the WhatsApp application. The implementation of learning at Al-Azhar Islamic Kindergarten in Cairo Banda Aceh uses a worksheet that is taken by parents to school once a week, then sends videos, voice notes and flayers as learning methods. During the pandemic, evaluation activities were seen from the work of children and video call activities. In the implementation of FKIP Kindergarten learning at Syiah Kuala University, the teacher will send a learning video to the WhatsApp group, then the parents will send a video or photo of the child's work and after that the teacher will evaluate the child's assignment.Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan penerapan pembelajaran daring di TK Islam Al-Azhar Cairo Banda Aceh dan TK FKIP Universitas Syiah Kuala. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif dengan subjek penelitian kepala sekolah dan 2 orang guru TK Islam Al-Azhar Cairo Banda Aceh dan kepala sekolah serta 2 orang guru TK FKIP Universitas Syiah Kuala. Data diperoleh melalui teknik wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran yang dilaksanakan di TK Islam Al-Azhar Cairo Banda Aceh adalah pembelajaran daring menggunakan handphone melalui aplikasi WhatsApp, menggunakan worksheet dan untuk menunjang pembelajaran guru menggunakan aplikasi Zoom. TK FKIP Universitas Syiah Kuala pembelajaran yang dilaksanakan adalah pembelajaran daring menggunakan Handphone melalui aplikasi WhatsApp. Pelaksanaan pembelajaran di TK Islam Al-Azhar Cairo Banda Aceh menggunakan worksheet yang diambil oleh orang tua ke sekolah satu minggu sekali, kemudian mengirimkan video, voice note dan flayer sebagai metode belajar. Selama masa pandemi  kegiatan evaluasi dilihat dari hasil karya anak dan kegiatan video call. Pelaksanaan pembelajaran TK FKIP Universitas Syiah Kuala, guru akan  mengirimkan video belajar ke dalam grup WhatsApp, kemudian orang tua akan mengirim video atau foto hasil karya anak dan setelah itu guru akan mengevaluasi tugas anak.Kata Kunci : Pembelajaran Daring. Pandemi Covid-19, Worksheet
STRATEGI GURU DALAM MENERAPKAN METODE TABARAK DI RUTABA HUDA WAN NUR LANGSA Nada Salsabila; Bahrun .; Siti Naila Fauzia; Rahmi .; Mutmainnah .
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Anak Usia Dini Vol 7, No 2 (2022): MEI
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Anak Usia Dini

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keywords: Teacher Strategy, Tabarak Method, Early Childhood.The Tabarak method is a method of memorizing the Qur’an by playing murottal Al-Qur’an using audio visual, namely television and speakers and then repeated until the child memorizes the surah being played. The teacher’s strategy in applying the Tabarak method is for the teacher to listen to the murottal Al-Qur’an to the students using audio visual media, namely television and repeating it to the child memorize the surah. The teacher’s job is only to monitor the children so that they continue to listen to the murottal Al-Qur’an and follow it. When class conditions are not condusive, the teacher will tell stories or give rewards to children so they want to be muraja’ah again. In addition, the teacher also teaches about etiquette in daily life so as to make children have good morals. If the teacher can’t control the child, the teacher will give a small punishment such as sitting in a class where no one is there for 5 minutes. If you want to succeed in using the Tabarak method, there must be cooperation between teachers and parents. Children not only muraja’ah at school but also muraja’ah at home. Abstrak. Metode Tabarak adalah metode menghafal Al-Qur’an dengan memperdengarkan murottal Al-Qur’an memakai audio visual yaitu televisi dan speaker kemudian diulang-ulang sampai anak menghafal surah yang sedang diputar. Strategi guru dalam menerapkan metode tabarak adalah dengan guru memperdengarkan murottal Al-Quran kepada murid memakai media audio visual yaitu televisi dan mengulanginya sampai anak menghafal surah tersebut. Tugas guru hanyalah memantau anak agar tetap mendengarkan murottal Al-Qur’an dan mengikutinya. Ketika keadaan kelas sudah tidak kondusif maka guru akan bercerita atau memberikan reward kepada anak agar mau murajaah kembali. Selain itu guru juga mengajarkan tentang adab dalam sehari-hari sehingga menjadikan anak yang berakhlakul karimah. Jika guru sudah tidak bisa mengendalikan anak maka guru akan memberikan hukuman kecil seperti duduk dikelas yang tidak ada orang selama 5 menit. Jika ingin berhasil memakai metode tabarak maka harus ada kerja sama antara guru dan orangtua. Anak tidak hanya murajaah di sekolah tetapi juga murajaah di rumah.Kata Kunci : Strategi Guru, Metode Tabarak, Anak Usia Dini
PENGEMBANGAN MEDIA RODA PUTAR UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENGENAL BENTUK GEOMETRI PADA ANAK USIA DINI Lailatul Zurlita; Yuhasriati .; Siti Naila Fauzia; Israwati .; Sitti Muliya Rizka; Suhartati .; Rahmatun Nessa
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Anak Usia Dini Vol 7, No 2 (2022): MEI
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Anak Usia Dini

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keywords: Media, Spinning Wheel, Geometric Shapes, Early ChildhoodThe use of media is very important in increasing the ability to recognize geometric shapes in early childhood. Improving the ability to recognize geometric shapes is one level of achievement of children's development in the scope of cognitive aspects. The rotary wheel can be used as a medium to help improve the ability to recognize geometric shapes in early childhood. The rotating wheel media is a media specially designed to improve the ability to recognize geometric shapes in early childhood, which is circular in shape, has a pole as a support, and has a circle width of 54 cm and a pole height of 67 cm, has 5 parts, where each part contains one geometric shape (circle, square, triangle, rectangle, and rhombus). This research is a type of research and development research and development (RD) that aims to produce a rotating wheel to improve the ability to recognize valid early childhood geometric shapes. The data collection in this study was carried out through a study of literature and a questionnaire sheet validation of learning media for media experts and material experts. The development of the initial concept in this study consisted of three stages, namely: the stage of defining, designing and developing. The results of the validation of the rotating wheel media by media experts get a final score of 98% with a very valid category. Meanwhile, the material expert obtained a final score of 100% with a very valid category. Based on the score of the validation results, it can be concluded that the rotating wheel media is very valid and can be used as a learning medium for early childhood to improve the ability to recognize geometric shapes. This research was only carried out until the media validation stage, for the product testing and distribution stage, further research will be carried out.Abstrak. Penggunaan media sangat penting dalam meningkatkan kemampuan mengenal bentuk geometri pada anak usia dini. Meningkatkan kemampuan mengenal bentuk geometri merupakan salah satu tingkat pencapaian perkembangan anak dalam lingkup aspek kognitif. Roda putar dapat digunakan sebagai media untuk membantu meningkatkan kemampuan mengenal bentuk geometri pada anak usia dini. Media roda putar adalah media yang dirangcang khusus untuk meningkatkan kemampuan mengenal bentuk geometri pada anak usia dini, yang berbentuk bundar, memiliki tiang sebagai penyangga, dan mempunyai lebar lingkarannya 54 cm dan tinggi tiangnya 67 cm, memiliki 5 bagian, dimana masing-masing bagian memuat satu bentuk bangun geometri (lingkaran, persegi, segitiga, persegi panjang, dan belah ketupat). Penelitian ini merupakan jenis penelitian pengembangan Research and Development (RD) yang bertujuan menghasilkan roda putar untuk meningkatkan kemampuan mengenal bentuk geometri anak usia dini yang valid. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan melalui studi literatur dan lembar angket validasi media pembelajaran untuk ahli media dan ahli materi. Pengembangan konsep awal pada penelitian ini terdiri dari tiga tahap yaitu: tahap pendefinisian, perancangan dan pengembangan. Hasil validasi media roda putar oleh ahli media mendapatkan skor akhir sebesar 98% dengan kategori sangat valid. Sedangkan oleh ahli materi memperoleh skor akhir sebesar 100% dengan kategori sangat valid. Berdasarkan skor hasil validasi tersebut dapat disimpulkan bahwa media roda putar sangat valid dan dapat digunakan sebagai media pembelajaran bagi anak usia dini untuk meningkatkan kemampuan mengenal bentuk geometri. Penelitian ini hanya dilakukan sampai tahap validasi media, untuk tahap uji coba produk dan penyebaran akan dilakukan pada penelitian lebih lanjut.Kata Kunci: Media, Roda Putar, Bentuk Geometri, Anak Usia Dini
KELEKATAN ORANGTUA DALAM PERILAKU PROSOSIAL PADA ANAK USIA DINI DI DESA ALUE MANGOTA BLANGPIDIE Marlinda .; Israwati .; Rahmi .; Yuhasriati .; Siti Naila Fauzia
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Anak Usia Dini Vol 7, No 1 (2022): FEBRUARI
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Anak Usia Dini

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keywords: Parental Attachment, Prosocial Behavior, Early ChildhoodThis study aimed to describe how the attachment of children with parents in prosocial behavior in children aged 5-6 years in Alue Mangota Blangpidie Village. This study used a qualitative approach. The subjects in this study consisted of 3 parents and 3 children. The research location used by researchers is in Alue Mangota Village, Blangpidie, Southwest Aceh. Data collection techniques in this study in the form of observation and interviews. The data analysis techniques used in this research are data reduction, data presentation and conclusion drawing. The results of this study indicated that the attachment of children to their parents is very important so that children feel safe and comfortable when they are near their parents. Good attachment between children and parents will make prosocial behavior in children develop well. But in this case the attachment that exists between the child and the parent has an impact on the child's prosocial behavior has not been developed properly, because parents are too worried about the things that their children do and there are rules made by parents that make children feel insecure when playing outside the house. Thus, it can be concluded that the attachment of children to their parents is very important, but parents must give their children to be confidence and to be able to play with their peers outside the home so that their prosocial behavior developed well. Abstrak:  Penelitian ini bertujuan untuk memaparkan bagaimana kelekatan anak dengan orangtua dalam perilaku prososial pada anak usia 5-6 tahun di Desa Alue Mangota Blangpidie. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Subjek dalam penelitian ini terdiri dari atas 3 orangtua dan 3 anak. Lokasi penelitian yang digunakan oleh peneliti berada di Desa Alue Mangota Blangpidie Aceh Barat Daya. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini berupa observasi dan wawancara. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil dari penelitian ini bahwa kelekatan anak dengan orangtua sangat penting sehingga anak merasa aman dan nyaman ketika berada di dekat orangtua. Kelekatan anak dengan orangtua yang terjalin dengan baik akan membuat perilaku prososial pada anak akan berkembang baik pula. Tetapi dalam hal ini kelekatan yang terjalin antara anak dengan orangtua berdampak pada perilaku prososial anak belum berkembang dengan baik, karena orangtua yang terlalu mengkhawatirkan terhadap hal yang dilakukan anak dan ada aturan yang dibuat orangtua sehingga membuat anak merasa tidak aman ketika bermain di luar rumah. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa kelekatan anak dengan orangtua sangat penting, akan tetapi orangtua harus memberikan rasa percaya diri pada anak untuk tetap bisa bermain dengan teman sebaya di luar rumah supaya perilaku prososial anak berkembang dengan baik.Kata Kunci: Kelekatan Orangtua, Perilaku Prososial, Anak Usia Dini
PENGEMBANGAN MEDIA TABUNG PINTAR UNTUK MENINGKATKAN RASA PERCAYA DIRI PADA ANAK USIA DINI DI GAMPONG LAMDINGIN BANDA ACEH Alifa Raihan; Israwati .; Sitti Muliya Rizka; Yuhasriati .; Siti Naila Fauzia
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Anak Usia Dini Vol 7, No 2 (2022): MEI
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Anak Usia Dini

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keywords: Media, Smart Tubes, Increase Confidence  Increasing self-confidence in early childhood not only requires small praise, but also requires a instructional Media. Learning media will make the learning process effective, including in an effort to increase self-confidence in early childhood. The purpose of this study was to produce a valid smart tube as a medium to increase the self-confidence of early childhood in Gampong Lamdingin Banda Aceh. The type of research used was Research and Development. Data collection in this study was carried out through observation, literature study and validation questionnaire sheets from media experts and material experts. Smart tube media is shaped like a tube, and has colorful stars with high the tube is 39 cm and the width is 59 cm. The results of the validation of the smart tube media on the media expert obtained a final score of 100% with a very feasible category from the suitability of the assessment instrument criteria from media experts which consisted of three aspects. Validation on the material expert obtained a final score of 100% with a very decent category according to p child development at STTPA (standard level of achievement of child development). Based on the results of validation by media experts and material experts, it can be concluded that the smart tube media developed is very feasible to be used as a learning medium in increasing self-confidence in early childhood. This research was only carried out until the validation stage of media experts, for the product trial stage and dissemination it will be carried out in further research.Abstrak. Meningkatkan rasa percaya diri pada anak usia dini tidak hanya membutuhkan pujian kecil, akan tetapi juga memerlukan sebuah media pembelajaran. Media pembelajaran akan membuat proses belajar menjadi efektif termasuk dalam upaya untuk meningkatkan rasa percaya diri pada anak usia dini. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menghasilkan tabung pintar yang valid sebagai media untuk meningkatkan rasa percaya diri anak usia dini di Gampong Lamdingin Banda Aceh. Jenis penelitian yang digunakan adalah jenis penelitian pengembangan (Research and Development). Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan melalui observasi, studi literatur dan lembar angket validasi dari ahli media dan ahli materi. Media tabung pintar berbentuk seperti tabung, dan memiliki bintang yang berwarna-warni dengan tinggi tabung 39 cm dan lebarnya 59 cm. Hasil validasi media tabung pintar pada ahli media memperoleh skor akhir sebesar 100% dengan kategori sangat layak dari kesesuain kriteria intrumen penilaian dari ahli media yang terdiri dari tiga aspek. Validasi pada ahli materi memperoleh skor akhir sebesar 100% dengan kategori sangat layak sesuai dengan perkembangan anak pada STPPA (standar tingkat pencapaian perkembangan anak). Berdasarkan hasil validasi oleh ahli media dan ahli materi, maka dapat disimpulkan bahwa media tabung pintar yang dikembangkan sangat layak untuk dijadikan sebagai media pembelajaran dalam meningkatkan rasa percaya diri pada anak usia dini. Penelitian ini hanya dilakukan sampai tahap validasi ahli media, untuk tahap uji coba produk dan penyebaran akan dilakukan pada penelitian lebih lanjut.Kata Kunci: Media, Tabung Pintar, Meningkatkan Rasa Percaya Diri
PENGEMBANGAN BUSY BOOK UNTUK KEGIATAN BERMAIN POLA ANAK USIA 5-6 TAHUN Fani Wirdah; Yuhasriati .; Siti Naila Fauzia; Taat Kurnita Yeniningsih; Sitti Muliya Rizka
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Anak Usia Dini Vol 7, No 2 (2022): MEI
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Anak Usia Dini

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keywords: Busy Book, Pattern Play Activities This study aims to produce a valid busy book for pattern play activities for children aged 5-6 years. This research uses the research and development method by Thiagarajan. Data was collected through observation, literature study, and media validation by material experts and media experts. Data processing was carried out in a quantitative descriptive manner, namely by analyzing the overall results of the media validation instrument from material experts and media experts, then calculating the results of the media validation analysis. The results showed that a valid busy book media contained repetitive patterns of play activities, growth patterns, and symmetrical patterns. Repeating patterns include patterns based on color, based on shape, and based on size. The growth pattern includes color gradation/degradation, small to large, large to small, short to long, long to short, a little to a lot, a lot to a little. Symmetrical patterns include symmetrical patterns based on color, based on shape, and based on size. The busy book media is made from interlining cloth, cotton cloth, flannel cloth, tile cloth, wooden clothespins, buttons, beads, and ropes. This media measures 31x21 cm. The busy book media that was developed was declared valid for playing activities for children aged 5-6 years. This is based on the results of media validation by material experts with valid assessments and the results of media validation are also valid assessments. This research was only carried out until the media validation stage, for the product trial stage and the distribution stage it will be carried out in further research.Abstrak: Penelitian ini bertujuan menghasilkan busy book yang valid untuk kegiatan bermain pola anak usia 5-6 tahun. Penelitian ini menggunakan metode penelitian dan pengembangan (research and development) oleh Thiagarajan. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, studi literatur, dan validasi media oleh ahli materi dan ahli media. Pengolahan data dilakukan  secara deskriptif kuantitatif, yaitu dengan analisis keseluruhan hasil instrumen validasi media dari ahli materi dan ahli media, kemudian dilakukan perhitungan hasil analisis validasi media. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media busy book yang valid berisikan kegiatan bermain pola berulang, pola tumbuh, dan pola simetris. Pola berulang meliputi pola pengulangan berdasarkan warna, berdasarkan bentuk, dan berdasarkan ukuran. Pola tumbuh meliputi gradasi/degradasi warna, kecil ke besar, besar ke kecil, pendek ke panjang, panjang ke pendek, sedikit menjadi banyak, banyak menjadi sedikit. Pola simetris meliputi pola simetris berdasarkan warna, berdasarkan bentuk, dan berdasarkan ukuran. Media busy book dibuat dari kain interlining, kain katun, kain flanel, kain tile, jepitan kayu, kancing, manik-manik, dan tali kur. Media ini berukuran 31x21 cm. Media busy book yang dikembangkan dinyatakan valid untuk kegiatan bermain pola anak usia 5-6 tahun. Hal ini berdasarkan hasil validasi media oleh ahli materi memperoleh kriteria penilaian valid dan hasil validasi media oleh ahli media juga memperoleh kriteria penilaian valid. Penelitian ini hanya dilakukan sampai tahap validasi media, untuk tahap uji coba produk dan tahap penyebaran akan dilakukan pada penelitian selanjutnya. Kata Kunci: Busy Book, Kegiatan Bermain Pola
POTRET PENDIDIKAN DALAM MASA PANDEMI: PEMBELAJARAN DI PAUD DAN TK BANDA ACEH Riri Afrilia; Bahrun .; Dina Amalia; Siti Naila Fauzia; Gracia Mandira
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Anak Usia Dini Vol 7, No 4 (2022): NOVEMBER
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Anak Usia Dini

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keywords: Learning, PandemicThis study aims to photograph education in the future pandemic: learning in PAUD and TK Banda Aceh. This research is qualitative descriptive research with reseach subject of the principal and two teachers at Mon Kuta Kindergarten, FKIP Syiah Kuala University Kindergarten, and Islam Al-Azhar Cairo Kindergarten. Data obtainded through interview techniques and documentation. The result of the study indicate that the learning carried out during the pandemic at Mon Kuta Kindergarten, namely making learning plans, make video recordings for children’s learning, learning that is carried out usig Whatsapp through Whatsapp groups, then evaluate the done after parents send their children’s wprk through the group what is it. TK FKIP Syiah Kuala University the forst teacher made the design learning, providing teaching aids and making videos. Videos created adapted tp the theme, the learning method uses the stroytelling amd questioning method answer via video call. Islami Al-Azhar Cairo Banda Aceh first made meetings and make lesson plns, provide worksheets for children with the media of natural materials around the house. Learning is carried out boldly through the Whatsapp application, the evalution is done after people parents return the worksheets to school also via video call.Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan potret pendidikan dalam masa pandemi: pembelajaran di PAUD dan TK Banda Aceh. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif dengan subjek penelitian kepala sekolah dan dua orang guru di TK Mon Kuta, TK FKIP Universitas Syiah Kuala dan TK Islam AlAzhar Cairo Banda Aceh. Data yang diperoleh melalui teknik wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran yang dilaksanakan pada masa pandemi di TK Mon Kuta yaitu membuat rancangan pembelajaran, membuat rekaman video untuk pembelajaran anak, pembelajaran yang dilaksankan menggunakan WhatsApp melalui grup WhatsApp, kemudian evaluasi yang dilakukan yaitu setelah orang tua mengirimkan hasil karya anak melaui grup WhatsApp. TK FKIP Universitas Syiah Kuala pertama guru membuat rancangan pembelajaran, menyiapkan alat peraga dan membuat video. Video yang dibuat disesuaikan dengan tema, metode belajar menggunakan metode bercerita dan Tanya jawab melalui video call. TK Islam Al-Azhar Cairo Banda Aceh pertama membuat rapat dan membuat rancangan pembelajaran, menyediakan worksheet untuk anak dengan media bahan alam yang ada di sekitar rumah. Pembelajaran dilaksanakan secara daring melalui aplikasi WhatsApp, kegiatan evaluasi dilakukan setelah orang tua mengembalikan worksheet ke sekolah juga melalui video call.Kata Kunci: Pembelajaran, Pandemi
POLA ASUH ORANG TUA DALAM KELUARGA MILITER DI KOMPLEK SATUAN RADAR 233 KOTA SABANG Suci Eka Pratiwi; Bahrun .; Siti Naila Fauzia; Sitti Muliya Rizka; Gracia Mandira
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Anak Usia Dini Vol 7, No 3 (2022): AGUSTUS
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Anak Usia Dini

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keywords: Parenting, Military FamilyThis study aims to explain parenting patterns in military families in the Satrad 233 complex, Sukajaya District, Sabang City. This study used a qualitative approach with 8 parents as the research subject. The data were collected by using observation, interview and documentation techniques. The data analysis technique used was descriptive qualitative which is the disclosure of the data as it is through data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The results showed that not all military families applied the way of educating in a harsh and authoritarian style. Even though they work as a TNI, in fact, in interacting with their families, they leave military traits and act like fathers in general, namely fathers who are responsible and become examples for their children and wives. There are two types of parenting used by parents in military families, namely democratic and permissive parenting. The results showed that 3 parents in the Radar Unit 233 complex used democratic parenting, in which parents tended to give children the freedom to be creative with good supervision, while 1 other parent applied permissive parenting in which parents often let their children. if you make a mistake and the parents don't set rules for the child so that the child becomes spoiled. The suggestions from the researcher to parents who work as members of the military are expected to be able to maintain a parenting pattern that is considered good and suitable to be applied in the family by always looking at the child's development. Then as parents should apply parenting in accordance with the character of the child. This is because each child has a different character so that the right parenting pattern will form a good child's personality.Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan pola asuh orang tua dalam keluarga militer di komplek Satrad 233 Kecamatan Sukajaya Kota Sabang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan subjek penelitian orang tua sebanyak 8 orang. Data dikumpulkan dengan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi.Teknik analisis data yang digunakan deskriptif kualitatif yang merupakan pengungkapan data apa adanya melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak semua keluarga militer menerapkan cara mendidik dengan gaya yang keras dan otoriter. Walaupun berprofesi sebagai seorang TNI nyatanya dalam berinteraksi dengan keluarga mereka meninggalkan sifat-sifat kemiliteran dan berperan seperti ayah pada umumnya, yaitu ayah yang bertanggung jawab serta menjadi contoh bagi anak dan istrinya. Adapun terdapat dua macam pola asuh yang digunakan orang tua dalam keluarga militer yaitu pola asuh demokratis dan permisif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 3 orang tua di komplek Satuan Radar 233 menggunakan pola asuh demokratis, yang mana orang tua cenderung memberikan kebebasan pada anak untuk berkreasi dengan pengawasan yang baik, sedangkan 1 orang tua yang lain menerapkan pola asuh permisif yang mana orang tua sering membiarkan anak jika melakukan kesalahan dan orang tua tidak menetapkan aturan terhadap anak sehingga anak menjadi manja. Adapun saran dari peneliti kepada orangtua yang bekerja sebagai anggota militer diharapkan dapat mempertahankan pola pengasuhan yang dianggap baik dan cocok diterapkan didalam keluarga dengan selalu melihat perkembangan anak. Kemudian sebagai orangtua sebaiknya menerapkan pola asuh yang sesuai dengan karakter anak. Hal ini dikarenakan setiap anak memiliki karakter yang berbeda sehingga pola pengasuhan yang tepat akan membentuk kepribadian anak yang baik.Kata Kunci: Pola Asuh Orang Tua, Keluarga Militer
KETERLIBATAN ORANG TUA DALAM PENGEMBANGAN NILAI AGAMA MORAL ANAK USIA DINI DI PERUMNAS UJUNG BATEE ACEH BESAR Yolanda Mairisa; Israwati .; Siti Naila Fauzia; Taat Kurnita Yeniningsih; Yuhasriati .
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Anak Usia Dini Vol 7, No 3 (2022): AGUSTUS
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Anak Usia Dini

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keywords: Parental involvement, Moral religious values, Early ChildhoodThe purpose of this study was to determine parental involvement in the development of early childhood religious and moral values. This research is a case study qualitative research and described descriptively. Data collection techniques in this study were observation and interviews. The data analysis technique uses the Miles and Huberman model, namely data reduction, data presentation and conclusion drawing. The subjects in this study were six, namely, both parents from the first family, both parents from the second family, and two children's Koranic teachers. The results of the study were accompanying, supporting and supervising. The results showed that the involvement of accompanying parents was observed to always accompany and accompany the development of their children's religious and moral values. This makes the development of children's religious and moral values develop very well. Then there is supportive involvement, where parents have an important role in the growth and development of children, the results of the study show that parents are very good at being the number one supporter of children and parents always provide motivation so that the development of children's moral religious values develops well. After that there was involvement in supervising, the results of the study observed that parents always supervise and pay attention to the development of children, especially in terms of the development of religious and moral values, as evidenced by parents who always ask the teacher for the development of their children.Abstrak. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui keterlibatan orangtua dalam pengembangan nilai agama dan moral anak usia dini. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif bersifat studi kasus dan dijabarkan secara deskriptif. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah observasi dan wawancara. Teknik analisis data menggunakan model Miles dan Huberman yaitu reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Subjek dalam penelitian ini ada enam yaitu, kedua orangtua dari keluarga pertama, kedua orangtua dari keluarga kedua, dan dua orang guru ngaji anak. Hasil penelitian yaitu menemani, mendukung dan mengawasi Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterlibatan menemani ini orangtua teramati selalu menemani serta mendampingi perkembangan nilai agama dan moral anak-anaknya. Hal ini yang membuat perkembangan nilai agama dan moral anak berkembang sangat baik. Kemudian ada keterlibatan mendukung, dimana orangtua memiliki peran penting dalam tumbuh kembang anak, hasil penelitian menunjukan bahwa orangtua sudah sangat baik untuk menjadi pendukung nomor satu anak dan orangtua selalu memberi motivasi agar perkembangan nilai agama moral anak berkembang dengan baik. Setelahnya ada keterlibatan mengawasi, hasil penelitian teramati bahwa orangtua selalu mengawasi serta memperhatikan perkembangan anak terutama dalam hal perkembangan nilai agama dan moralnya, terbukti dari orangtua yang selalu menanyakan perkembagan anak pada guru ngaji.Kata Kunci: Keterlibatan Orangtua, Nilai Agama Moral, Anak Usia Dini