Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Pendampingan Pengelolaan Event Kesenian Tari di Desa Tulusbesar Untuk Pemberdayaan Masyarakat Dan Keberlanjutan Budaya Novitasari; Isnaini Nur Safitri; Candrika Citra; Pritantina Yuni Lestari; Ardian Wahyu Setiawan
Khidmah Nusantara Vol. 2 No. 2 (2026): Februari 2026
Publisher : CV.RIZANIA MEDIA PRATAMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69533/bew4xq57

Abstract

Desa Tulus Besar, salah satu desa di Kabupaten Malang, memiliki potensi wisata budaya dan seni yang kaya terutama kesenian tari, Namun, penyelenggaraan event pertunjukan tari di desa ini masih menghadapi kendala, terutama dalam aspek manajemen dan profesionalitas. Melalui Program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM), tim dosen Politeknik Negeri Malang melakukan pendampingan kepada para pegiat seni tari yang tergabung dalam Sanggar Tari Srikandi. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan masyarakat dalam mengelola event pertunjukan tari secara sistematis dan berkelanjutan. Metode pengabdian yang digunakan dalam kegiatan PKM ini adalah Participatory Action Research (PAR) yang melibatkan masyarakat dan pengelola seni desa sebagai mitra aktif sejak tahap identifikasi permasalahan dalam penyelenggaraan event kesenian, perencanaan program pendampingan, pelaksanaan kegiatan, hingga evaluasi dan refleksi bersama. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta mampu menerapkan konsep manajemen event secara efektif dengan terselenggaranya pertunjukan seni tari. Kegiatan ini juga berhasil melibatkan masyarakat lokal melalui partisipasi UMKM dalam stand bazar yang turut memeriahkan acara. Keberhasilan ini menunjukkan bahwa kegiatan pendampingan mampu meningkatkan profesionalitas pengelolaan event seni sehingga dapat menjaga keberlanjutan budaya lokal di tengah perubahan sosial melalui event dan berpotensi menjadikan Desa Tulus Besar sebagai destinasi wisata budaya lokal yang berkelanjutan.
Designing a Cross-Course Project-Based Learning Model in Vocational Higher Education Context Isnaini Nur Safitri; Mariana Ulfah Hoesny; Pritantina Yuni Lestari
Journal of English Language Teaching, Linguistics, and Literature Studies Vol 6, No 1 (2026)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30984/jeltis.v6i1.4104

Abstract

Developing A Project-based Learning Model Across Two ESP Courses Research paper: English for Specific Purposes (ESP) is an approach to teaching English for specific purposes, whether for academic or professional purposes. One characteristic of ESP learning is learner-centeredness, where students are directly involved in the teaching and learning process. One method that characterizes learner-centeredness is Project-Based Learning (PBL). PBL in ESP courses has often been implemented in the English for Tourism Industry (BIIP) Study Program. However, few project-based learning model has been developed, especially for integrated courses (English for E-tourism and Content and Creative Writing in Tourism). Therefore, this study aims to develop a project-based learning model for integrated courses within the ESP context. This research is a Design and Development Research (DDR) using the ADDIE model. This research was conducted in fifth semester students of the D4 BIIP study program at State Polytechnic of Malang. Observations, literature reviews, and questionnaires were used as data collection methods. Data obtained were analysed using descriptive qualitative method. The result of this study is a project-based learning model for integrated courses. Validation and questionnaire results indicate that the InPro- ESP learning model is feasible with minor suggestion. This model will later be able to be used for implementing learning both in the D4 BIIP Study Program, D4 BIKBP, or other study programs both at Polinema and outside Polinema.Keywords: Project-based Learning model, English for Specific Purposes, Vocational Higher Education