Claim Missing Document
Check
Articles

Found 20 Documents
Search

The needs of children : Multiperspective study Yanti Kusuma; Naimah Naimah
Journal of Early Childhood Care and Education (JECCE) Vol. 4 No. 2 (2021)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26555/jecce.v4i2.6549

Abstract

Every human being has various needs in his life, as well as in children. Essential basic needs in children must be met so that children grow and develop optimally, but the discussion of various perspectives on children's basic needs still needs to be reviewed. Therefore, this article aims to analyze the theories of needs, the concept of basic human needs, and the needs of early childhood from scientific and Islamic studies. Literature study was used in this study. The research results obtained by students have the same needs as humans in general. Children will be happy when they are cared for, cared for, considered to exist, not discriminated against, rewarded for achievements that have been achieved, can increase self-confidence, and foster a sense of caring among others, as well as have broad insight and train children to be able to increase courage.
Pengembangan Kreativitas Anak Melalui Kegiatan Bermain Plastisin di TK Al-Khairiyah Bandar Lampung Diani Deka Rusanti; Naimah Naimah; Khamim Zarkasih Putro
Jurnal Penelitian Medan Agama MEDAN AGAMA, VOL. 13, NO. 2, DESEMBER 2022
Publisher : Universitas Islam Negeri Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58836/jpma.v13i2.12861

Abstract

Perkembangan kreativitas pada seorang anak untuk menampilkan suatu karya,ide yang baru yang belum pernah ada sebelumnya. Kreativitas anak dapat dikembangkan ataupun diberikan stimulasi melalui kegiatan bermain menggunakan media plastisin. Permainan media plastisin dapat melatih anak untuk mengembangkan kreativitas serta melatih koordinasi mata dimana dengan menggunkan plastisin anak dapat menuangkan ide kreatif anak secara bebas dan sesuai dengan yang anak inginkan. Metode penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif deskriptif dimana sumber datanya menggunakan sumber data primer dan sumber data sekunder. Untuk menganalisis data peneliti menggunakan reduksi data, display data, dan verifikasi data. Dalam peneltian ini uji keabsahan data yang digunakan peneliti yaitu triangulasi sumber dan teknik. Dari hasil observasi peneliti menunjukkan bahwa perkembangan kreativitas anak berkembang dengan baik, hal tersebut dapt dilihat bahwa pengembangan kreativitas anak menggunakan permainan plastisin di TK Al-Khairiyah Bandar Lampung Berkembang Sesuai Harapan (BSH) dan Berkembang Sangat Baik (BSB), akan tetapi ada sebagian anak yang perkembangan kreativitasnya masih memerlukan bantuan guru ataupun teman sebayanya dalam menyelesaikan tugas yang diberikan oleh guru karena ada sebagian dari anak yang memiliki kebutuhan khusus.
Finger Painting dalam Kemampuan Motorik Halus Anak: Implementasi Pendekatan Reggio Emilia Diani Deka Rusanti; Naimah Naimah; Suyadi Suyadi
Jurnal Pendidikan Raudhatul Athfal Vol 5, No 2 (2022): Jurnal Pendidikan Raudhatul Athfal
Publisher : Jurusan Pendidikan Islam Anak Usia Dini UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/japra.v5i2.20618

Abstract

Pendekatan Reggio Emilia merupakan pendekatan yang ditujukan untuk mendorong anak mengembangkan aspek perkembangannya dengan cara bermain dan juga memberikan kebebasan pada anak dalam melakukan aktivitasnya. Dengan Pendekatan Reggio Emilia yang memfasilitasi pada kegiatan mampu membentuk dan membuat anak menciptakan suatu karya yang memiliki nilai. Melalui penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pendekatan Reggio Emiliadalam pengembangan motorik halus melalui kegiatan Finger Painting. Jenis penelitian ini dilakukan dengan deskriptif kualitatif, yang mengambil lokasi di TK Al-Hidayah Bandar Lampung. Sumber data yang digunakan adalah sumber data primer dan sumber data sekunder. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah menggunakan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi. Adapun teknik analisis data yang digunakan berupa reduksi data, displaydata, dan verifikasi data. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata perkembangan motorik halus anak pada TK Al-Hidayah Bandar Lampung berkembang dengan baik, hal tersebut dapat dilihat dari data penilaian skala perkembangan anak dengan rata-rata pencapaian kemampuan motorik halus anak adalah berkembang sesuai harapan dan berkembang sangat baik, akan tetapi masih terdapat beberapa anak yang kemampuan motorik halusnya masih memerlukan bantuan guru ataupun teman sebayanya. Karena ada beberapa anak yang memiliki kebutuhan khusus, sehingga memerlukan bantuan orang lain dalam proses kegiatan pembelajaran. Saat kegiatan Finger Painting motorik halus terlihat saat anak meremas adonan tepung kanji menjadi sebuah lukisan pada setiap anak, serta anak dapat menceritakan hasil karya Finger Painting yang telah dibuat oleh anak.
Parents' Perspective On Early Childhood Parenting Atin Risnawati; Marhumah Marhumah; Naimah Naimah; Hamidah Hamidah
JOYCED: Journal of Early Childhood Education Vol. 2 No. 2 (2022): JOYCED : Journal of Early Childhood Education
Publisher : PROGRAM STUDI MAGISTER PENDIDIKAN ISLAM ANAK USIA DINI (PIAUD) FAKULTAS ILMU TARBIYAH DAN KEGURUAN UIN SUNAN KALIJAGA YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/joyced.2022.22-09

Abstract

Guiding children to become intelligent people requires nurturing and educating children. The family is the environment most responsible for educating children. The purpose of this study was to determine the level of understanding of parents about early childhood parenting and to find out how the role of parents in caring for children aged 4-6 years in Berasan Mulya Village. This type of research is descriptive quantitative. The research subjects were 30 parents who had children aged 4-6 years in the village of Berasan Mulya. The data analysis technique was carried out by determining the score and processing the data, calculating the frequency of the data, then making a categorization in the form of a percent on the level of parental understanding of early childhood parenting. Collecting data using a questionnaire/questionnaire. The results of this study are that many parents in Berasan Mulya Village already understand the pattern of parenting to early childhood. The highest level of understanding of parenting based on parental education level is high school level with the highest percentage, while the highest level of understanding of parenting based on parenting profession is self-employed. The way parents care for children aged 4-6 years in Berasan Mulya Village according to the results of the questionnaire is that parents tend to use democratic parenting which explains that parents' understanding is included in the good category, because they prioritize the interests of children, but do not hesitate to guide them. Parents with this behavior are rational and always base their actions on ratios or thoughts.
Application of Pop-Up Book Media in Developing Children's Linguistic Intelligence Diani Deka Rusanti; Naimah Naimah; Suyadi Suyadi; Khamim Zarkasih Putro
AL-ISHLAH: Jurnal Pendidikan Vol 15, No 2 (2023): AL-ISHLAH: Jurnal Pendidikan
Publisher : STAI Hubbulwathan Duri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35445/alishlah.v15i2.2879

Abstract

Pop-up books are very different from ordinary storybooks. Pop-up books are more modern when the pages are opened, they form three dimensions, and when closed, they become two dimensions so that children become interested in participating in learning activities using pop-up book media, especially in developing children's linguistic intelligence. This study aims to discover that pop-up book media can help develop children's linguistic intelligence. When opened into a three-dimensional image, Media designed to be a 900-shaped book can make children interested, happy, and active in expressing the language. This study uses a qualitative descriptive research with data collection carried out directly at the Primary Kindergarten location. Data collection tools used by researchers using observation, interviews, and documentation. The subjects in this study used 12 students, data analysis techniques used data reduction, data display and data verification. Learning activities with pop-up book media show the results that this activity can develop early childhood linguistic intelligence, which is shown that children are able to answer more complex questions, children are able to communicate orally without embarrassment, children already have an additional vocabulary, and the child can already understand the symbols in preparation for entering the next educational stage, namely calistung, the child can also retell today's activities.
PENGARUH KETAHANAN KELUARGA TERHADAP RESILIENSI ANAK DI MIN 1 BANTUL Hibana Hibana; Naimah Naimah; Muthia Rahman Nayla
Jurnal Multidisipliner Bharasa Vol 2 No 02 (2023): Jurnal Multidisipliner Bharasa
Publisher : Institut Teknologi Bisnis dan Kesehatan Bhakti Putra Bangsa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ketahanan Keluarga merupakan kondisi dinamik keluarga dalam mengelola sumber daya fisik maupun non fisik dan mengelola masalah yang dihadapi, untuk mewujudkan keluarga berkualitas dan Tangguh. Namun masih banyak ditemukan kualitas keluarga yang belum sesuai harapan. Daya tahan anak juga sebagian masih perlu diperhatikan. Tulisan ini bertujuan mengetahui pengaruh ketahanan keluarga terhadap resiliansi anak. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen. Populasi dalam penelitian ini adalah anak danorang tua atau wali murid di MIN 1 Bantul. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kondisi ketahanankeluarga siswa MIN 1 Bantul, mengetahui resiliensi anak MIN 1 Bantul, mengetahui ketahanan keluarga harus dibangun untuk mengokohkan resiliensi anak, mengetahui implikasi ketahanan keluarga terhadap resiliensi anak di MIN 1 Bantul. Penelitian ini dilaksanakan dengan menggunakan disain penelitian lapangan (field research)dengan pendekatan deskriptif kuantitatif, dilakukan dengan survey. Variabel independent adalah ketahanan keluarga dan variable dependent-nya resiliensi anak. Hasil penelitian yang telah dilakukan menunjukkan Ketahanan keluarga berada pada kategori baik. Resiliensi anak berada pada kategori cukup. Adakorelasi/hubungan yang signifikan antara ketahanan keluarga dengan resiliensi anak. Pengaruh ketahanankeluarga terhadap resiliensi anak berada pada kategori sedang. Responden mendapatkan semangat etos dankemandirian dalam studi, keberhasilan studi keduanya adalah bentuk kolaborasi yang saling menyukseskan.
Praxis Blue Ocean Strategic: (Student Selection) PPDB Process in Educational Institutions During The Covid-19 Pandemic Muhammad Solikhin; Naimah Naimah
Nidhomul Haq : Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Vol 6 No 2 (2021): Islamic Education Management
Publisher : Program Studi Manajemen Pendidikan Islam Institut Pesantren KH Abdul Chalim Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31538/ndh.v6i2.1454

Abstract

Student Screening (PPDB) in educational institutions during the Covid-19 pandemic with a blue ocean strategy is a solution in optimizing the PPDB process in schools. This study aims to determine whether praxisblue ocean strategies to determine success in PPDB during the Covid-19 pandemic, as well as knowing how the praxis process blue ocean strategy in educational institutions during the Covid 19 pandemic, a case study at SMK Muhammadiyah Prambanan. The method used is descriptive analysis using a qualitative approach. This study uses primary data obtained through interviews with key informants and secondary data in the form of supporting documents or literature related to research. The results showed that the implementation of the strategyblue ocean in the PPDB process in educational institutions (schools) during the Covid-19 pandemic, this became a strategic step in formulating a method/method in the process of selecting new students. In its implementation, it can be done by making new breakthroughs by strengthening the internal potential of schools (POIS) and supported by strengthening the four-step system consisting of eliminating (less effective strategies), reducing (strategies carried out by many competitors), increasing (internal potential of schools that are less effective). owned), and creating (innovation of the potential of the school). reducing (strategies carried out by many competitors), increasing (internal potential of schools that are less effective). owned), and creating (innovation of the potential of the school). reducing (strategies carried out by many competitors), increasing (internal potential of schools that are less effective). owned), and creating (innovation of the potential of the school).
Implementasi Metode Sorogan dan Bandungan Di Pondok Pesantren Ni’amul Ulum Tegalsari Yogyakarta Ainur Rahman; Naimah; Zubaidi
NUANSA: Jurnal Penelitian Ilmu Sosial dan Keagamaan Islam Vol. 18 No. 2 (2021)
Publisher : Research Institute and Community Engagement of IAIN MADURA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19105/nuansa.v18i2.4353

Abstract

Pondok pesantren ni’amul ulum tegalsari Yogyakarta is one of the Islamic education institutions that focuses on learning the yellow book by using the sorogan and bandungan method in teaching the yellow book in order to improve the skills of reciting the yellow book. The purpose of this research is to find out why the sorogan and bandungan method is still used, is it still effective, and how is an effective implementation strategy in learning the study of the study of the mahasantri yellow book in the learning system in Islamic boarding schools in the current era by looking at the progress of the times that are increasingly developing. What are the supporting causes and obstacles in the application ofe the sorogan and bandungan method strategies in learning the yellow book. The method used in this research is in the form of qualitative research methods and uses descriptive research. Sources of data in this study through informans, namely Putri Kiyai, Ustad, along with students, both old and new students, at pondok pesantren ni’amul ulum tegalsari Yogyakarta. Data collection techniques in this research are through observation, interviews and data from supporting Islamic boarding schools. From the results found in this study, namely; First, the yellow book learning system with the sorogan and bandungan metthods at the Ni’amul Ulum Tegalsari Islamic Boarding School in Yogyakarta is not much different from the sorogan and bandungan methods as in general, where the students face to face with the Kiyai/Teacher in the aspect of reading books yellow. Second, the supporting factor is the presence of a figure of Kiyai whose ability to read the yellow book has mastered and has been validated. Third, the problem that hinders and hinders learning in using the sorogan and bandungan methods is the lack of a teacher’s talent in the aspect of reading the yellow book and the lack of teaching staff. (Pondok Pesantren Ni’amul Ulum Tegalsari Yogyakarta ialah salah satu lembaga pendidikan Islam yang menfokuskan pembelajaran kitab kuning dengan memakai metode sorogan beserta bandungan didalam pengajaran kitab kuning guna untuk meningkatkan keahlian mengaji kitab kuning. Tujuan penilitian ini untuk mengetahuinya mengapa metode sorogan beserta bandungan tetap di gunakan, apakah tetap berjalan efektif, dan bagaimana strategi pelaksanaan yang efektif didalam pembelajaran keahlian mengaji kitab kuning mahasantri dalam sistem pembelajaran di pesantren pada zaman era saat ini dengan memandang kemajuan zaman yang semakin pesat perkembangannya. Apa penyebab pendukung beserta penghambat dalam penerapan strategi metode sorogan dan bandungan didalam pembelajaran kitab kuning. Metode yang dipakai dalam peneletian ini yaitu berupa metode penelitian kualitatif dan menggunakan penelitian deskriptif. Sumber data dalam penelitian ini melalui infoman yaitu putri Kiyai, Ustad, beserta santri baik santri lama maupun yang santri baru di Pondok Pesantren Ni’amul Ulum Tegalsari Yogyakarta. Teknik pengumpulan data didalam penelitain ini ialah melalui observasi, interview serta data-data dari pesantren yang mendukung. Dari hasil yang di temukan dalam penelitian ini yaitu; Pertama, Sistem pembelajaran kitab kuning dengan metode sorogan dan bandungan di Pondok Pesantren Ni’amul Ulum Tegalsari Yogyakarta sedikit tidak jauh berbeda sama metode sorogan dan bandungan seperti pada umumnya yang mana para santri berhadap-hadapan secara berlangsung sama Kiyai/Guru di dalam aspek membaca kitab kuning. Kedua, Faktor yang mendukung adalah adanya sosok figur seorang Kiyai yang kemampuan baca kitab kuningnya telah menguasai dan telah tervalidasi. Ketiga, Persoalan yang menjadikan penghalang dan penghambatnya pembelajaran dalam memakai metode sorogan dan bandungan adalah minimnya bakat seorang guru dalam aspek kemampuan baca kitab kuning serta kurangnya tenaga pengajar.)
Penggunaan Alat Musik Tradisional Sebagai Media Pengembangan Motorik Kasar dan Kognitif Anak Karin ariska; Naimah Naimah
Jurnal Pelita PAUD Vol 4 No 2 (2020): Jurnal Pelita PAUD
Publisher : STKIP Muhammadiyah Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33222/pelitapaud.v4i2.1011

Abstract

Kaitan antara musik dan pengembangan kecerdasaan anak usia dini telah lama menjadi tema penelitian dan diskusi para ahli pendidikan anak usia dini. Aktivitas musik memberikan berbagai manfaat bagi pengembangan kecerdasaan anak, khususunya kecerdasan motorik dan kognitif. Berbagai implementasi pembelajaran musik yang dilakukan oleh peneliti maupun pendidik asing memfokuskan pada penggunaan alat musik yang berasal dari kebudayaan barat, seperti xylophone, piano, drum, dan lain-lain. Penelitian ini mendukung pemanfaatan musik dalam konteks pendidikan anak usia dini, namun penulis hendak memperlihatkan bahwa berbagai manfaat dari aktivitas musik dicapai melalui penggunaan alat musik tradisonal Indonesia, seperti gamolan dan angklung. Menggunakan metode studi pustaka, artikel ini menelaah penelitian yang tersedia dalam jurnal online sebagai contoh aplikasi alat musik tradisional Indonesia dalam proses pembelajaran Anak Usia Dini. Penelitian ini menunjukkan bahwa alat musik tradisional Indonesia seperti gamolan Lampung dan Angklung Jawa Barat juga dapat menjadi media yang efektif bagi pengembangan kecerdasan motorik dan kognitif anak usia dini.
Implementation of Knowladge Managemet System for Students at Tebuireng Jombang Islamic Boarding School Erik Junaidi; Naimah Naimah; Mahsur Mahsur; Muhammad Zaenul Lael
Edumaspul: Jurnal Pendidikan Vol 8 No 2 (2024): Edumaspul: Jurnal Pendidikan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Enrekang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Knowledge management merupakan satu pendekatan yang bertumpu pada pemahaman bahwa tugas organisasi, dalam hal ini organisasi sekolah, adalah memahami dengan baik bagaimana dan kapan penciptaan pengetahuan harus didukung, bagaimana menggunakan akumulasi pengetahuan yang sudah tercipta sehingga pengetahuan tersebut dapat meningkatkan produktifitas.Dalam penelitian ini menggunakan studi literature, dimana objek penelitian ini adalah bagaimana knowladge manajemen sistem terhadap santri di pesantren tebuireng jombang. Penelitian ini menggunakan metode pengumpulan data dari jurnal/artikel, buku teks dan priodical. Analisis data dilakukan dengan membaca, mengumpulkan, mengutip, menyimpulkan dan menginterprestasikan hasil yang diperoleh.Pesantren Tebuireng merupakan salah satu pesantren tertua dan paling berpengaruh di Indonesia. Sebagai pesantren besar, cakupan pengetahuan atau ilmu yang diajarkan di Pesantren Tebuireng cukup luas dan komprehensif. Berikut adalah bidang-bidang ilmu yang umumnya dipelajari di Pesantren Tebuireng: 1. Ilmu Agama Islam: Al-Qur''an dan Tafsir, Hadits dan Ilmu Hadits, Aqidah dan Tauhid, Fiqih atau Hukum Islam, Akhlak dan Tasawuf, Sejarah Islam 2. Bahasa Arab: Nahwu (Tata Bahasa Arab), Sharaf (Morfologi Arab), Balaghah (Retorika Arab), Kemahiran membaca, menulis, dan berbicara Bahasa Arab 3. Ilmu-ilmu Keislaman Klasik (Dirasah Islamiyah): ushul Fiqih, Ilmu Kalam (Teologi Islam), Mantiq (Logika), Falak (Astronomi Islam) 4. Ilmu-ilmu Umum: Matematika, Sejarah, Geografi, Bahasa Indonesia atau Bahasa Daerah 5. Keterampilan dan Keilmuan Lainnya: Khitobah (Pidato), Qiro''ah (Seni Baca Al-Qur''an),Peimplimentasian KMS di Pesantren Tebuireng melibatkan berbagai aspek, seperti identifikasi sumber-sumber pengetahuan, pengembangan infrastruktur teknologi informasi yang mendukung, pelatihan sumber daya manusia, serta pembuatan kebijakan dan prosedur yang mengatur pengelolaan pengetahuan seperti menerapakan atau mangajarkan terhadap santri ilmu agama, bahasa arab, ilmu-ilmu keislaman klasik, ilmu-ilmu umum dan Keterampilan dan Keilmuan Lainnya.