Claim Missing Document
Check
Articles

Found 33 Documents
Search

Pemanfaatan POC Berbasis Limbah Ternak Untuk Penguatan Ketahanan Pangan Rumah Tangga Mandiri Di Desa Citali Kecamatan Pamulihan Kabupaten Sumedang Hidayati, Yuli Astuti; Harlia, Ellin; Marlina, Eulis Tanti; Badruzzaman, Deden Zamzam; Maulana, Yasin Pradana
Farmers : Journal of Community Services Vol 7, No 1 (2026): Farmers: Journal of Community Services
Publisher : Unpad Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/fjcs.v7i1.68095

Abstract

Desa Citali Kecamatan Pamulihan Kabupaten Sumedang merupakan desa dengan luas terkecil yaitu 1,51 km2 namun letak nya cukup strategis dipinggir jalan desa. Desa Citali terdiri dari 10 RW dan 28 RT, berdasarkan jenis kelamin jumlah penduduk laki-laki (2345 jiwa) dan perempuan (2328 jiwa) mempunyai rasio sama banyak. Sebagian besar masyarakatnya mempunyai mata pencaharian sebagai petani dan peternak. Di desa Citali terbentuk suatu lembaga yang mewadahi kegiatan para ibu-ibu dalam melakukan kegiatan pertanian dan peternakan yaitu yang dinamai dengan Kelompok Wanita Tani (KWT). Kegiatan pertanian dan peternakan selain menghasilkan produk utama, juga menghasilkan limbah. Kegiatan PkM ini memberikan inovasi penyuluhan dan pelatihan tentang pengolahan limbah peternakan dan pertanian menjadi POC dan dapat pemanfatannya untuk tanaman. Limbah ini diolah dengan metode pengolahan limbah terpadu menghasilkan pupuk organik cair (POC) dan dapat dimanfaatkan untuk memupuk tanaman pangan, sehingga dapat bermanfaat sebagai penguatan ketahanan pangan rumah tangga mandiri.Kata Kunci: limbah ternak, limbah pertanian, pengolahan terpadu, pupuk organik cair, ketahanan pangan 
Diseminasi Teknologi Pengolahan Limbah Ternak kepada Masyarakat Desa Cinangsi Kecamatan Cisitu Kabupaten Sumedang Marlina, Eulis Tanti; Hidayati, Yuli Astuti; Harlia, Ellin; Badruzzaman, Deden Zamzam; Maulana, Yasin Pradana
Farmers : Journal of Community Services Vol 7, No 1 (2026): Farmers: Journal of Community Services
Publisher : Unpad Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/fjcs.v7i1.67494

Abstract

Pengolahan limbah menjadi pupuk organik merupakan upaya yang dapat dilakukan masyakat peternak untuk merapkan konsep ekonomi sirkular di pedesaan.  Kepemilikan ternak di masyarakat Desa Cinangsi Cisitu Sumedang belum maksimal.  Beberapa alasan menjadi hambatan dalam pengolahan limbah menjadi pupuk organik adalah terbatasnya pengetahuan peternak mengenai potensi limbah ternak, baik potensi positif maupun negatif. Kegiatan penyuluhan di Desa Cinangsi dilaksanakan melalui kerjasama dengan Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Sumedang yang bertujuan menciptakan peternak handal yang dapat mengelola industri peternakan dari hulu ke hilir dengan menerapkan konsep zero waste.   Pada kegiatan penyuluhan ini peternak diberi pengetahuan dampak limbah terhadap lingkungan dan maksimalisasi potensi limbah sebagai sumber bahan organik untuk dikonversi menjadi pupuk organik, pupuk organik padat (POP)  dan pupuk organik cair (POC), melalui proses pengomposan.  Metode penyuluhan melalui paparan teori dan diskusi serta praktik.  Peserta penyuluhan terdiri dari kelompok peternak yang mendapat bantuan ternak domba dari Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Sumedang TA 2024.  Melalui pre test dan post test dapat disimpulkan terjadi peningkatan pengetahuan peternak mengenai dampak limbah terhadap lingkungan serta keterampilan dalam mengolah limbah ternak menjadi pupuk organik. 
Study on Black Soldier Fly Maggot Production on Various Media Madefrom Cattle Faeces, Feed Waste and Wastewater Solid Wiyatna, Muhamad Fatah; Indrijani, Heni; Utama, Dicky Tri; Marlina, Eulis Tanti; Hidayati, Yuli Astuti
Jurnal Ilmu-Ilmu Peternakan Vol. 36 No. 1 (2026): April 2026
Publisher : Faculty of Animal Science, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/

Abstract

This study aimed to determine black soldier fly (BSF) maggot biomass production on various media made from cattle feces, feed waste, and wastewater solid from the food industry. The research method used was an experimental method with seven treatments (T1: 100% beef cattle feces, T2: 100% solid waste from the food industry, T3: 100% beef cattle feed waste, T4: 50% beef cattle feces + 50% solid waste, T5: 50% beef cattle feces + 50% beef cattle feed waste, T6: 50% solid waste + 50% beef cattle feed waste, T7: 33.33% beef cattle feces + 33.33% solid waste + 33.33% beef cattle feed waste) and three replications. The variables observed were the proximate composition of the media, the number of indigenous bacteria in the media, the BSF maggot biomass and the proximate composition of the BSF maggot. The protein, fibre and fat contents of the media ranged from 11.99% to 24.92%, 20.35% to 27.98%, and 3.45% to 3.95%, respectively. The indigenous bacteria in all the media ranged from 26.42 ± 3.30 × 1010 cfu/g to 36.57 ± 9.74 × 1010 cfu/g. The BSF maggot biomass did not significantly differ across the treatments, ranging from 195 ± 32.40 g (T1) to 223.33 ± 41.89 g (T6). The proximate composition of BSF maggots revealed that the protein content ranged from 31.04–41.04%, and the fat content ranged from 6.52–12.23%. In conclusion, beef cattle feces alone or mixed with feed waste and wastewater solids from the food industry in similar proportions can be used as growth media for BSF maggots