Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : JURNAL PHOTON

DETERMINAN KEJADIAN DEMAM BREDARAH DENGUE (DBD) DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS HARAPAN RAYA Wenni - Ardianti; Buchari - Lapau; Oktavia - Dewi
Sistem Informasi Vol 9 No 1 (2018): Jurnal Photon
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37859/jp.v9i1.1057

Abstract

Penyakit DBD adalah penyakit menular yang disebabkan oleh virus dengue dan ditularkan oleh nyamuk Aedes aegypti, dan masih menjadi masalah kesehatan masyarakat. Di wilayah kerja Puskesmas Harapan Raya pada tahun 2017 terjadi sebanyak 98 kasus ( IR = 85,0 per 100.000 penduduk) dan sudah melebihi batas endemisitas Indonesia yaitu ≤ 49 per 100.000 penduduk. Tujuan penelitian adalah diketahuinya determinan kejadian DBD di wilayah kerja Puskesmas Harapan Raya tahun 2015-2017. Desain penelitian adalah Studi Kasus Kontrol Unmatch. Populasi kasus adalah seluruh penderita DBD dari tahun 2015-2017 yang berjumlah 228 orang dan populasi kontrol adalah seluruh kasus yang bukan DBD pada bulan yang sama saat terjadi penyakit DBD tahun 2017 yang berjumlah 8.529 orang. Jumlah sampel 180 kasus dan 180 kontrol. Data dianalisis secara univariat, bivariat dan multivariat. Hasil analisis multivariat, variabel yang paling berpengaruh adalah umur (CI 95% = 7,889– 38,224), keberadaan sampah (CI 95% = 1,750-5,069), tidak melakukan 3M berisiko (CI 95% = 2,226-6,243), kebiasaan tidur pagi/sore (CI 95% = 1,019- 2,877), tidak memiliki kawat kasa pada ventilasi (CI 95% = 1,268– 3,571). Disarankan masyarakat memakai obat anti nyamuk, menyediakan tempat sampah yang tertutup, menggunakan kawat kasa dan melakukan 3M minimal 1x seminggu. Pihak puskesmas untuk melakukan penyuluhan cara mengolah sampah yang padat dengan baik dan benar serta pentingnya melakukan 3M sekali seminggu.
Faktor Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Anemia Pada Ibu Hamil Di Wilayah Kerja UPTD Puskesmas Siak Hulu I Dan III Tahun 2018 Elvanita Nita; Buchari Lapau; Oktavia Dewi
Sistem Informasi Vol 9 No 2 (2019): Jurnal Photon
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37859/jp.v9i2.1306

Abstract

Anemia in pregnancy is a condition where hemoglobin (Hb) levels in pregnant women in trimester I and III <11 grams%, while in trimester II Hb levels <10.5%. Normal hemoglobin levels in pregnant women> 11 grams%. UPTD Siak Hulu Health Centers I and III were the health centers that had the highest anemia cases in kampar regency in two consecutive years, namely 14.60% and 67.68% in 2016, while in 2017 were 63.63% and 85.83%. This study aims to determine the factors associated with the incidence of anemia in pregnant women in the work area of ​​the UPTD Puskesmas Siak Hulu I and III in 2018. The research method uses design cross sectional. The population is pregnant women in the third trimester of 2018. The number of samples is 211. Sampling is done by simple random sampling. Data analysis was carried out by univariate, bivariate and multivariate with multiple logistic regression. The results showed that the variables related to cause and effect on the incidence of anemia in pregnant women in the work area of ​​the Siak Hulu I and III UPTD Puskesmas were adherence to Fe tablet consumption OR = 2,74 (95% CI=1.043-7.210). Recommended to health workers to conduct KIE activities and promotions for prospective pregnant women, pregnant women and communities in the region.