Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search

PENERAPAN TEKNOLOGI OTOMATIS PASTEURISASI SUSU KAMBING DENGAN VARIAN RASA UNTUK MENINGKATAKAN DAYA KONSUMSI PADA SISWA Novianda, Novianda; Akram, Rizalul; Fadhliani, Fadhliani; S, Rahmansyah; Ananta, Auliyah Balqis; Tsunami, Lindu
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 9, No 6 (2025): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v9i6.35257

Abstract

Abstrak: Susu kambing merupakan salah satu susu terbaik yang dihasilkan hewan, dapat dikonsumsi langsung atau dimasak, namun terdapat masalah ketika proses pemerahan dan susu mudah basi. Tujuan Pengabdian mengatasi permasalahan tersebut. Metode pelaksanaan dilakukan 4 tahap yaitu, pertama tahap pra kegiatan dilakukan sosialisasi dan analisis permasalahan mitra, kedua tahap pelaksanaan dilakukan workshop dan diskusi mengajarkan mitra cara peggunaan mesin pasteurisasi untuk produksi susu dengan suhu 65 OC dan memberikan varian rasa, ketiga tahap evaluasi dilakukan peningkatan Soft Skill mitra, ke empat tahap monitoring aktifitas produksi. Mitra pengabdian terdiri dari 2 kelompok yaitu mitra peternak etawa berjumlah 10 orang dan mitra Sekolah Madrasah Tsanawiyah Negeri 1 Aceh Tamiang berjumlah 35 orang. Hasil peningkatan yang telah tercapai dalam kegiatan yaitu aspek produksi yang sebelumnya 75% meningkat menjadi 85%, aspek manajemen usaha dan pemasaran sebelumnya 80% meningkat menjadi 87% dan testimoni hasil produksi susu kepada siswa sekolah sebelumnya 75% meningkat menjadi 90%.Abstract: Goat milk is one of the best types of milk produced by animals. It can be consumed directly or cooked, but there are problems with the milking process and the milk spoils easily. The purpose of the community service program is to address these issues. The implementation method consists of four stages. The first stage is a pre-activity stage, which involves socialization and analysis of the partner's problems, The second stage involved workshops and discussions teaching partners how to use pasteurization machines for milk production at a temperature of 65°C and providing flavor variants, The third stage of evaluation involved improving the soft skills of partners, while the fourth stage involved monitoring production activities. The partners consisted of two groups, namely 10 Etawa goat farmers and 35 students from Madrasah Tsanawiyah Negeri 1 Aceh Tamiang. The improvements achieved in these activities include an increase in production from 75% to 85%, an increase in business management and marketing from 80% to 87%, and an increase in student testimonials on milk production from 75% to 90%.
Penerapan Fuzzy Logic Dan Case-Based Reasoning Pada Sistem Pakar Diagnosis Penyakit Gizi Balita di Puskesmas Manyak Payed Novianda .; Rizalul Akram; Dela Fitria
Jurnal Ilmiah ILKOMINFO - Ilmu Komputer & Informatika Vol 8, No 1 (2025): Januari
Publisher : Akademi Ilmu Komputer Ternate

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47324/ilkominfo.v8i1.298

Abstract

Abstrak: Status gizi balita berdampak signifikan terhadap kesehatan dan perkembangan mereka, dengan gizi buruk sebagai salah satu penyebab utama kematian balita. Deteksi dini penyakit gizi menjadi kunci untuk meningkatkan kualitas pertumbuhan dan perkembangan anak. Penelitian ini mengembangkan sistem pakar berbasis Fuzzy Logic dan Case-Based Reasoning (CBR) untuk mendiagnosis tujuh penyakit gizi pada balita, termasuk defisiensi vitamin A, kekurangan yodium, anemia, stunting, marasmus, kwashiorkor, dan obesitas, dengan mempertimbangkan 47 gejala. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan studi literatur di Puskesmas Manyak Payed. Sistem dikembangkan menggunakan PHP untuk logika aplikasi, MySQL untuk basis data, dan dirancang menggunakan diagram ERD. Fuzzy Logic digunakan untuk menentukan tingkat keparahan gejala (rendah, sedang, tinggi), sedangkan CBR menilai kemiripan kasus baru dengan data sebelumnya. Hasil pengujian menggunakan 20 data kasus menunjukkan akurasi diagnosis sebesar 100%, dengan tingkat keparahan dan relevansi masing-masing 85%. Penerapan Fuzzy Logic dan Case-Based Reasoning (CBR) dalam sistem pakar ini telah terbukti efektif dalam meningkatkan akurasi dan relevansi diagnosis penyakit gizi pada balita. Sistem ini efektif dalam mendukung deteksi dini penyakit gizi dan membantu tenaga kesehatan memberikan intervensi yang lebih cepat dan tepat, sehingga dapat meningkatkan kesehatan serta kualitas hidup balita.Kata kunci: balita; case-based reasoning; fuzzy logic; penyakit gizi; sistem pakarAbstract: The nutritional status of toddlers significantly impacts their health and development, with malnutrition being one of the leading causes of toddler mortality. Early detection of nutritional diseases is crucial to improving children's growth and development. This research developed an expert system based on Fuzzy Logic and Case-Based Reasoning (CBR) to diagnose seven nutritional diseases in toddlers, including vitamin A deficiency, iodine deficiency, anemia, stunting, marasmus, kwashiorkor, and obesity, considering 47 symptoms. Data was collected through interviews, observations, and literature studies at Puskesmas Manyak Payed. The system was developed using PHP for application logic, MySQL for the database, and designed using an ERD diagram. Fuzzy Logic was used to determine the severity of symptoms (low, moderate, high), while CBR assessed the similarity between new cases and previous data. Testing results using 20 case data showed a diagnosis accuracy of 100%, with severity and relevance each reaching 85%. The implementation of Fuzzy Logic and Case-Based Reasoning (CBR) in this expert system has proven effective in improving the accuracy and relevance of diagnosing nutritional diseases in toddlers. This system is effective in supporting the early detection of nutritional diseases and assisting healthcare providers in delivering faster and more accurate interventions, thereby improving the health and quality of life of toddlers.Keywords: case-based reasoning; expert system; fuzzy logic; nutritional diseases; toddler