Articles
IMPULSIVE BUYING PADA MAHASISWA PENGGUNA E-COMMERCE SHOPEE
Meitrix Amelia Langie;
Emmanuel Satyo Yuwono
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 3 (2023): Volume 4 Nomor 3 Tahun 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/cdj.v4i3.18121
Perkembangan teknologi saat ini melahirkan online shop yang saat ini menjadi pilihan alternatif dalam berbelanja. Shopee merupakan salah satu platform e-commerce yang banyak digunakan di masyarakat. Ada berbagai keunggulan yang dipunyai oleh Shopee yang membawa dampak yaitu terbentuknya pola hidup yang konsumtif yang menyebabkan masyarakat sering membeli barang tanpa disertai pertimbangan dan hanya mengikuti dorongan emosional belaka. Proses pembelian tersebut merupakan pembelian impulsif. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan perilaku impulsive buying pada mahasiswa akibat belanja online di e-commerce shopee. Desain pada penelitian ini menggunakan kualitatif untuk membantu memahami dan melihat situasi atau fenomena dan pengalaman dari partisipan untuk dijadikan sebuah pembelajaran untuk pembaca. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara pada tiga mahasiswa yang menggunakan Shopee. Hasil dari penelitian ini dapat menggambarkan perilaku impulsive buying pada mahasiswa pengguna Shopee bahwa kurangnya kontrol diri pada diri mereka masing-masing dan keuntungan serta keunggulan yang diberikan oleh Shopee membuat mereka berperilaku impulsive buying yang pada akhirnya akan merugikan dirinya sendiri.
Gambaran karakter diri pelaku seni tari prajuritan di desa Banyubiru
Emmanuel Satyo Yuwono;
Doddy Hendro Wibowo
JURNAL SPIRITS Vol 13 No 2 (2023): Volume 13 no 2 , Mei 2023
Publisher : Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30738/spirits.v13i2.15814
Prajuritan is a war dance where a group of men and women dance together. Warrior dance, full of meaning, is a form of local wisdom that the people in Banyubiru Village, Semarang Regency, Central Java Province live. This research aimed to discover the self-characteristic description of Tari Prajuritan performers in Banyubiru Village. This study implemented a phenomenological-descriptive qualitative method. The data were collected through interviews and observation. The participants in this study were 3 Tari Prajuritan dancers from Banyubiru Village. The research results on the self-characteristic description of Tari Prajuritan dancers include firmness in decision-making, a confident character in relationships, responsibility, and an attitude toward serving others.
Gambaran Perilaku Prososial pada Mahasiswa Pecinta Alam
Shintya Analia Parahita;
Emmanuel Satyo Yuwono
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 3 No. 6 (2023): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/innovative.v3i6.6093
Mahasiswa Pecinta Alam merupakan organisasi mahasiswa yang mempunyai peran menjaga kelestarian lingkungan dengan menjalankan kode etik pencinta alam yang di dalamnya juga terdapat nilai tolong menolong dalam menjaga lingkungan. Perilaku menolong yang diterapkan mahasiswa dalam kegiatan Mahasiswa Pecinta Alam juga menjadi salah satu wujud suatu tindakan bersukarela tanpa paksaan untuk membantu dan menguntungkan orang lain baik rekan sesama Mahasiswa Pecinta Alam maupun kelompok lain. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana gambaran perilaku prososial yang dialami oleh mahasiswa pecinta alam. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode fenomenologis deskriptif. Tujuan peneliti memilih metode fenomenologis deskriptif untuk dapat menggambarkan fenomena yang dialami selama proses menjalani kegiatan dalam Mahasiswa Pecinta Alam, salah satunya pendakian. Tempat yang dilakukan dalam penelitian ini yakni di wilayah Kota Salatiga. Informan dalam penelitian ini merupakan tiga mahasiswa pecinta alam, dengan satu berstatus sebagai ketua dan dua sebagai anggota di Mahasiswa Pecinta Alam masing-masing informan. Data dari penelitian ini diperoleh dengan menggunakan teknik wawancara dan observasi. Hasil penelitian ditemukan bahwa bentuk penerapan perilaku prososial oleh Mahasiswa Pecinta Alam berupa memberikan bantuan secara sukarela, memberikan bantuan dalam kondisi berisiko, memberikan dorongan psikologis, dan bantuan secara spontan.
Ketahanan Rasa Malu Perempuan Jawa Korban Body Shaming
Sola Gratia Wurry Andani;
Emmanuel Satyo Yuwono
Syntax Idea 2674-2678
Publisher : Ridwan Institute
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.46799/syntax-idea.v6i6.3458
Body shaming dapat terjadi karena didorong oleh tekanan sosial yang ada di masyarakat termasuk kaum perempuan mengenai bentuk tubuh dan pola pikir yang baru membuat individu cenderung impulsif. ada stereotip tentang bentuk tubuh ideal. Bahkan, citra tubuh ideal tidak terlepas dari konteks budaya seperti dalam perspektif budaya Jawa. Dibutuhkan proses ketahanan rasa malu yang berkontribuasi dalam penyembuhan, pemulihan, dan pertumbuhan kepercayaan diri. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan ketahanan rasa malu perempuan Jawa korban body shaming. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Partisipan dalam penelitian ini merupakan perempuan Jawa yang mengalami perlakuan body shaming yang diperoleh dari teknik purposive sampling. Teknik pengumpulan data yang digunakan antara lain observasi dan wawancara. Hasil penelitian ini menunjukkan ketahanan rasa malu perempuan Jawa dalam tiga tema utama yakni: adaptasi membentuk ketahanan rasa malu, dukungan sosial menciptakan ketahanan rasa malu, dan juga peningkatan harga diri mengembangkan ketahanan rasa malu yang dialami perempuan Jawa akibat perlakuan body shaming
Upaya Cegah Tangkal Perilaku Korupsi Melalui Psikoedukasi Berbasis Kearifan Lokal Tari Prajuritan
Yuwono, Emmanuel Satyo;
Wibowo, Doddy Hendro
Magistrorum et Scholarium: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas Kristen Satya Wacana Salatiga
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24246/jms.v4i22023p207-216
Local culture can be a way to empower the character of honesty to prevent corrupt behavior. “Tari Prajuritan” is a dance art from Banyubiru Village, Semarang Regency which has a philosophical meaning of honesty. The purpose of this activity is to increase understanding and awareness to prevent corrupt behavior based on the values of the “Tari Prajuritan”. Participants in the activity were village officials, community leaders, religious leaders, and teachers. Activities carried out using psychoeducational methods, in the form of performances of the “Tari Prajuritan”, active lectures, and discussions. The implementation of psychoeducation is carried out by prioritizing togetherness and interactive discussions with participants. Participants were enthusiastic about participating in the activity until it was finished. The results of the activity evaluation show that similar activities can be carried out again by adding more participants, likely for students in schools so that the warrior dance culture can be more popularized and benefit more widely.
Pengembangan Desa Wisata Berbasis Kearifan Lokal: Menumbuhkan Jiwa Enterpneur Pelaku Usaha Melalui Appreciative Inquiry
Yuwono, Emmanuel Satyo;
Wibowo, Doddy Hendro;
Therik, Wilson MA
Magistrorum et Scholarium: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 3 (2024)
Publisher : Universitas Kristen Satya Wacana Salatiga
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24246/jms.v4i32024p309-318
Banyubiru Village and Kemambang Village are located in Banyubiru Sub-district, Semarang Regency. Both villages have the potential for nature, arts, and village government management to become tourist villages. However, the management of the Tourism Village has not been optimized to drive the community's economy. The PkM activity aims to improve the entrepreneurial character of the Banyubiru Village Community who have entrepreneurs and managers of business units in the village. Solutions were offered through Focus Group Discussion (FGD) activities with Appreciative Inquiry and Psychoeducation approaches. There were 19 participants. The results of the activity showed that the participants were optimistic, happy, excited and interested in the training activities. Participants received direction to be able to realize their hopes and concrete steps to realize their entrepreneurial dreams and collaborate to build Banyubiru Tourism Village.
Description of the Compliance of Women Who Experience Physical Violence in Dating
Kalisning, Wedar;
Yuwono, Emmanuel Satyo
QISTINA: Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol 2, No 2 (2023): December 2023
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.57235/qistina.v2i2.1237
One type of violence that many women face is dating violence. Shock will appear when someone goes out violently. Many people are susceptible to change in response to stressful conditions. This study aims to find out how the compliance of women who experience physical violence while dating. This study used narrative qualitative methods to find these problems and analyze the picture of compliance of women who experienced dating violence. Three students of Satya Wacana Christian University, Salatiga, were involved in the study. This research data was obtained through observation and interviews. Data is analyzed by subtracting, presenting, and drawing conclusions. The results of the study found that the picture of dating violence is due to overprotective actions justified by the victim. The victim feels comfortable because the overprotective act is seen as reasonable in dating. The mechanism of obedience can then make the victim decide to continue their relationship, despite the physical violence against him.
Peran religiusitas dan wisdom terhadap sikap menghadapi kematian bagi masyarakat Jawa pada masa pandemi covid-19
Yuwono, Emmanuel Satyo
Jurnal Psikologi Udayana Vol 8 No 1 (2021)
Publisher : Program Studi Sarjana Psikologi, Fakultas Kedokteran, Universitas Udayana
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24843/JPU.2021.v08.i01.p03
This study aims to reveal the role of wisdom and religiosity in the attitude of facing death in Javanese society during the Covid-19 pandemic. The research was conducted in Desa Banyubiru, Kab. Semarang, Central Java, with a total of 50 participants. This study applies three measurement scales, namely (1) the self-assessed wisdom scale (SAWS) developed by Webster (2003); (2) The Centrality of Religiosity Scale (CRS) developed by Huber & Huber (2012); and (3) Death Attitude Profile-Revised (DAP-R) developed by Wong, Reker, & Gesser (1994). The measurement scale has been modified into Indonesian language because of the environmental context of the research participants. This research draws upon quantitative approach with multiple regression statistical analysis. The results showed an F value of 5.743 with a level of significance 0.006 (p <0.05), which means religiosity and wisdom has simoultanesly impact towards the death attitude in Javanese society. The amount of contribution given by the two independent variables together is 19.6%. the further researchers require to consider the cultural, environmental, and socioeconomic context in referring attitudes toward death
HUBUNGAN POLA ASUH DEMOKRASI DENGAN KEMANDIRIAN BELAJAR SISWA DI SMP KRISTEN 2 SALATIGA
Brahmana, Soni Kristin;
Yuwono, Emmanuel Satyo
Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling Vol. 2 No. 1 (2024): Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.3287/liberosis.v2i1.2037
Kemandirian belajar merupakan kemampuan yang harus dimiliki oleh setiap siswa di dalam mengikuti proses belajar mengajar. Siswa memiliki kemandirian belajar yang optimal akan menunjukkan perilaku eksploratif, mampu mengambil keputusan dan memiliki rasa percaya diri yang baik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pola asuh demokratis dengan kemandirian belajar siswa SMP Kristen 2 Salatiga. Teknik pengumpulan data menggunakan data menggunakan instrument berbentuk skala. Dalam penelitian ini terdapat dua variabel yaitu variabel kemandirian belajar siswa (Y) dan variabel pola asuh demokratif (X). pengujian validitas dan reabilitas instrument digunakan korelasi product moment Carl Pearson. Sedangkan koefisien reliabilitas instrument diuji dan dihitung dengan menggunakan rumus Alpha Cronbach. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan positif signifikan antara pola asuh demokrasi dengan kemandirian belajar di SMP Kristen 2 Salatiga, dengan koefisien korelasi sebesar 0,995 dan tingkat probabilitas lebih kecil dari 0,05 (p=000). Hal ini bermakna bahwa apabila skor pola asuh demokratis meningkat terdapat kecenderungan diikuti oleh meningkatnya skor kemandirian belajar siswa. Demikian pula sebaliknya apabila skor pola asuh demokratis menurun maka skor kemandirian belajar siswa juga menurun.
Hubungan Keharmonisan Keluarga Dengan Kenakalan Remaja Pada Siswa Sma X Di Salatiga
Sihaloho, Ricard Leo Nardo;
Yuwono, Emmanuel Satyo
Jurnal Mirai Management Vol 9, No 1 (2024)
Publisher : STIE AMKOP
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37531/mirai.v9i1.6741
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan keharmonisan keluarga terhadap kenakalan remaja pada siswa SMA X di Salatiga. Dalam penelitian ini menggunakan teknik non probability sampling dengan teknik anccidental sampling. Subjek yang terlibat dalam penelitian ini berjumlah 100 siswa SMA X di Salatiga. Metode pengumpulan data menggunakan Skala Family Harmony Scale-24 untuk mengukur keharmonisan keluarga dan skala kenakalan remaja. Metode analisis data yang digunakan adalah korelasi product moment dari Spearman. Dari hasil analisis data yang telah dilakukan, diperoleh koefisien korelasi sebesar -0.211 dengan nilai p sebesar 0,035 (p