Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

PENERAPAN MODEL TALKING STICK BERBANTUAN MEDIA LAPBOOK UNTUK MENINGKATKAN MINAT BELAJAR PENDIDIKAN PANCASILA PADA PESERTA DIDIK KELAS IV SD NEGERI 50 KOTA TERNATE Nurul Sandi; Wahyudin Noe; Selvi Wulandari
Jurnal PGSD Vol. 12 No. 1 (2026): Jurnal PGSD Volume 12 (1) Januari-Juni 2026
Publisher : PGSD Universitas Muhammadiyah Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32534/jps.v12i1.8695

Abstract

Rendahnya minat belajar peserta didik kelas IV SD Negeri 50 Kota Ternate pada mata pelajaran Pendidikan Pancasila disebabkan oleh model pembelajaran yang kurang inovatif dan partisipasi siswa yang pasif. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan minat belajar peserta didik melalui penerapan model pembelajaran Talking Stick berbantuan media Lapbook. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) menggunakan pendekatan kualitatif dan kuantitatif, dilaksanakan dalam dua siklus dengan subjek 23 peserta didik kelas IV. Data dikumpulkan melalui teknik observasi, angket, dan dokumentasi, lalu dianalisis berdasarkan aktivitas guru, aktivitas siswa, serta skor minat belajar. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan pada ketuntasan klasikal minat belajar dari 43,47% pada Siklus I menjadi 86,95% pada Siklus II, berhasil melampaui indikator keberhasilan 81%. Selain itu, aktivitas guru meningkat dari 80% (Baik) menjadi 100% (Sangat Baik), dan aktivitas peserta didik meningkat dari 67,05% menjadi 92,05% (Sangat Baik). Kesimpulannya, penerapan model pembelajaran Talking Stick berbantuan media Lapbook efektif meningkatkan minat belajar dan menciptakan interaksi pembelajaran Pendidikan Pancasila yang lebih aktif serta inovatif.
Penerapan Teknologi Dalam Pelatihan Pembuatan E- Modul Untuk Mengintegrasikan Budaya Lokal Risna Srinawari; Selvi Wulandari; Fauzia Harun; Andi Rahmadani; Jein C. Flori; Sriwildasari Suleman
ABSYARA: Jurnal Pengabdian Pada Masayarakat Vol 6 No 1 (2025): ABSYARA: Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/ab.v6i1.30783

Abstract

In the context of education in Indonesia, fostering love and pride for local culture is crucial. Our country has a vast cultural diversity that, if not preserved and introduced from an early age, could be lost to the tides of modernization. Therefore, the role of teachers as strategic agents in the educational process must be encouraged to adopt more innovative approaches in teaching. This community service aims to equip teachers with the skills to create e-modules that integrate local cultural values as part of the learning process. The activities were conducted in May 2025, involving 14 teachers from SMA Negeri 11 Halmahera Selatan. The training procedure included planning, implementation, and evaluation stages. Evaluation results showed a significant improvement in teachers' understanding of local culture and technical skills, reflected in the average pretest and posttest scores, which increased from 61.4% to 90% for cultural understanding and from 58.6% to 80.3% for digital application skills. The resulting e-modules were able to present material aligned with regional characteristics, facilitating more engaging and interactive learning. This training outcome is expected to support the improvement of learning quality through culturally relevant digital media while strengthening the preservation of local culture within education. Integrating local culture into e-modules is also expected to enhance students' learning interest and critical thinking regarding cultural values.