Maufur Maufur
Alumni CRCS, bekerja di Program S3 Inter-Religious Studies (S3 IRS), Sekolah Pascasarjana Universitas Gadjah Mada

Published : 41 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Kemampuan Menulis Puisi Telelet Guru Kelas V Sekolah Dasar Se Kecamatan Lebaksiu Kabupaten Tegal Melalui Workshop Mulatsih, Tri; Maufur, Maufur; Mulyono, Tri
Journal of Education Research Vol. 4 No. 4 (2023)
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/jer.v4i4.603

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan workshop menulis puisi telelet bagi guru kelas V sekolah dasar se-Kecamatan Lebaksiu Kabupaten Tegal; Untuk mengetahui kemampuan narasumber dalam menyampaikan materi workshop menulis puisi guru kelas V sekolah dasar se-Kecamatan Lebaksiu Kabupaten Tegal, dan untuk mengetahui kemampuan menulis puisi telelet guru kelas V sekolah dasar se-Kecamatan Lebaksiu setelah mengikuti workshop. Penelitian ini dilakukan secara deskriftif kuantiatif, yaitu peneliti yang dilakukan denan tujuan untuk mengumpulkan informasi mengenai status suatu gejala yang ada yaitu keadaan gejala menurut apa adanya pada saat penelitian dilakukan.  Kemampuan guru-guru sekolah dasar di KWK Dikbud Kecamatan Lebaksiu Kabupaten Tegal dalam menulis puisi Telelet melalui kegiatan workshop secara menyeluruh didapatkan data nilai  peserta yakni sebesar lima ratus enam puluh. Terkait pemerolehan nilai rata-rata setiap aspek penilaian yaitu: bait memperoleh kategori sangat baik, baris memperoleh kategori sangat baik, rima memperoleh kategori baik, tema memperoleh kategori baik dan diksi memperoleh kategori baik. Kesimpulan dalam penelitian ini semua guru kelas V peserta workhsop sudah dapat menulis puisi Telelet dengan baik.
Peran Kepala Sekolah terhadap Peningkatan Kompetensi Pedagogi Guru dalam Pelaksanaan Kurikulum Merdeka di SMP Negeri Se Bumijawa Riyanto, Slamet; Maufur, Maufur; Nasukha, Muntoha
Journal of Education Research Vol. 5 No. 1 (2024)
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/jer.v5i1.863

Abstract

Tujuan penelitian penelitian adalah Untuk mengetahui kompetensi pedagogik guru dalam pelaksanaan Kurikulum Merdeka di SMP Negeri se Bumijawa, Untuk mengetahui Seberapa besar peran kepala sekolah terhadap peningkatan kompetensi pedagogik guru dalam pelaksanaan Kurikulum Merdeka di SMP Negeri se Bumijawa dan Untuk mengetahui faktor pendukung dan penghambat pelaksanaan Kurikulum Merdeka di  SMP Negeri se Bumijawa. Pendekatan dalam penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif yang data-datanya berhubungan dengan angka. Populasi dalam penelitian ini adalah semua guru SMP Negeri se Kecamatan Bumijawa Kabupaten Tegal yang berjumlah seratus delapan belas orang guru. Hasil penelitian antara lain:  Kompetensi pedagogik guru dalam pelaksanaan Kurikulum Merdeka di SMP Negeri se Bumijawa adalah: kemampuan memahami karakteristik peserta didik; kemampuan menguasai teori belajar dan prinsip-prinsip pembelajaran; kemampuan menguasai kegiatan pembelajaran yang mendidik; kemampuan menguasai pengembangan kurikulum; dan kemampuan mengevaluasi hasil belajar, peran kepala sekolah sebagai educator memperoleh kategori Sangat baik, peran kepala sekolah sebagai manajer, memperoleh kategori Baik, peran kepala sekolah sebagai supervisior memperoleh kategori Sangat baik, peran kepala sekolah sebagai administrator memperoleh kategori Baik, peran kepala sekolah sebagai pemimpin memperoleh kategori Sangat baik, peran kepala sekolah sebagai inovator memperoleh kategori Sangat baik, perankepala sekolah sebagai motivator memperoleh kategori Baik, dan peran kepala sekolah sebagai entrepreneur memperoleh  kategori Baik, faktor pendukung pelaksanaan Kurikulum Merdeka kebijakan pemerintah yang mendukung, kesiapan sekolah, dan  keterlibatan stakeholders. Sedangkan faktor-faktor penghambat pelaksanaan kurikulum merdeka di SMP Negeri se Bumijawa: kurangnya pemahaman guru, keterbatasan sarana dan prasarana, tantangan dalam pelaksanaan pembelajaran
Implementasi Pendidikan Multikultural sebagai Penguatan Nilai Karakter Santri di Pondok Pesantren Darul Mujahadah Kabupaten Tegal Kuncoro, Mohammad Eko Hadi; Maufur, Maufur; Basukiyatno, Basukiyatno
Journal of Education Research Vol. 5 No. 2 (2024)
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/jer.v5i2.962

Abstract

Tujuan Penelitian ini adalah : Mendeskripsikan implementasi pendidikan multikultural di Pondok Pesantren Darul Mujahadah,  Mendeskripsian faktor yang mendukung penguatan nilai karakter dalam implementasi pendidikan multikultural di Pondok Pesantren Darul Mujahadah, dan Mendeskripsikan faktor penghambat implementasi pendidikan multikultural sebagai penguatan nilai karakter di Pondok Pesantren Darul Mujahadah Kabupaten Tegal. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif studi kasus, di mana peneliti fokus untuk menyelidiki kondisi objek penelitian yang bersifat alamiah dengan penekanan pada pemahaman makna. Teknik pengambilan data melalui observasi lapangan dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan implementasi pendidikan multikultural di Pondok Pesantren Darul Mujahadah antara lain: Materi pembelajaran diintegrasikan dengan nilai-nilai multikultural, seperti toleransi, penghargaan terhadap perbedaan, dan persatuan dalam keragaman. Metode pembelajaran yang digunakan mendorong interaksi dan kerjasama antar santri dari berbagai latar belakang budaya. Pesantren mengadakan kegiatan-kegiatan yang mempromosikan multikultural, seperti gebyar budaya santri. Faktor yang mendukung penguatan nilai karakter dalam implementasi pendidikan multikultural antara faktor internal yang terdiri atas kurikulum pesantren, kegiatan belajar mengajar yang interaktif, kegiatan ekstrakurikuler, keteladanan dari kyai, ustadz atau ustadzah dan lingkungan pesantren yang kondusif. Faktor eksternal terdiri atas dukungan dari orang tua santri, kerjasama dengan masyarakat, dan dukungan dari pemerintah. Sedangkan faktor penghambat terdiri dari faktor internal dan faktor eksternal. Faktor internal terdiri dari kurikulum yang belum sepenuhnya mengintegrasikan pendidikan multikultural dengan pendidikan karakter, keterbatasan sumber daya manusia, keterbatasan sarana dan prasarana, sikap dan mentalitas santri, tradisi dan budaya yang belum sepenuhnya mendukung pendidikan multikultural. Sedangkan faktor eksternal adalah  kurangnya dukungan dari orang tua santri, sikap masyarakat yang resisten terhadap perubahan terhadap budaya lain.
Efektivitas Peran Guru BK Membangun Kepercayaan Diri Peserta Didik melalui Bimbingan Kelompok Ramadhani, Muhammad Fajri Tsani; Maufur, Maufur; Nugraha, Rahmad Agung
Journal of Education Research Vol. 5 No. 3 (2024)
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/jer.v5i3.1385

Abstract

Kepercayaan diri peserta didik SMK Ma'arif NU Talang relatif rendah. Penelitian ini bertujuan untuk: mengetahui proses pelaksanaan program Bimbingan Kelompok dengan Media Film Imperfectdalam meningkatkan kepercayaan diri Peserta Didik mengetahui peran Guru BK dalam penyelengaraan program Bimbingan Kelompok dengan Media Film Imperfect; dan mengetahui efektivitas Bimbingan Kelompok dengan Media Film Imperfect efektif dalam meningkatkan kepercayaan diri Peserta Didik. Untuk mencapai tujuan tersebut penelitian ini dilaksanakan dengan pendekatan kualitatif fenomenologis. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi dan wawancara, sedangkan analisis data menggunakan metode triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukan bahwa Program Bimbingan Kelompok dilaksanakan melalui empat tahap yaitu permulaan, transisi, perkembangan kohesivitas, dan terminasi; dalam pelaksanaan Bimbingan Kelompok media film Imperfect. Guru BK berperan sebagai Informator, Director, Fasilitator, Inisiator, Evaluator, dan Motivator; dan Program Bimbingan Kelompok dengan Media Film Imperfect efektif meningkatkan kepercayaan diri Peserta Didik di SMK Ma’arif NU Talang Kabupaten Tegal. Terdapat sembilan belas peserta didik yang mengalami peningkatan kepercayaan diri secara maksimal, dan dua peserta didik yang berada pada tahap mengalami perkembangan sehingga dalam menjalankan peran Guru BK perlu memperhatikan diverensiasi masalah peserta didik, mengoptimalkan peran sebagai transmitter, dan melakukan repetisi pemutaran film sebagai Media Bimbingan.
Evaluasi Progam Tahfid Al Quran sebagai Unggulan Pondok Pesantren Nurul Hayah Ketanggungan Riza, Hilmi; Maufur, Maufur; Basukiyatno, Basukiyatno
Journal of Education Research Vol. 5 No. 3 (2024)
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/jer.v5i3.1412

Abstract

Pada Era saat ini rawan terjadi pengaruh negatif, sehingga generasi penerus perlu adanya benteng yang kuat. Pengajaran Al-Qur’an pada anak merupakan dasar pendidikan Islam pertama yang harus diajarkan ketika anak masih usia dini. Tujuan penelitian ini untuk mengevaluasi program unggulan tahfidz Al-Qur’an Pondok Pesantren Nurul Hayah Ketanggungan Brebes. Penelitian menggunakan evaluasi CIPP meliputi empat komponen konteks, input, proses, produk. Pengumpulan data pada penelitian menggunakan teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan dalam penelitian dengan cara mereduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perencanaan program, dukungan lingkungan dan  tujuan sudah bagus; kompetensi ustad tahfidz dalam membaca dan hafalan Al-Qur'an perlu ditingkatkan, namun santri menunjukkan antusiasme yang tinggi; kurikulum yang digunakan efektif dengan buku kendali untuk setiap peserta didik. Proses pembelajaran tahfidz menggunakan metode talaqqi/tahsin dan berjalan lancar meskipun ada kendala kurangnya waktu jam pelajaran; dan pencapaian target hafalan santri sesuai dengan yang ditetapkan, didukung dengan pihak sekolah yang memberikan fasilitas bimbingan hingga santri lulus tahfidz. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa program unggulan tahfidz Al-Qur’an di Pondok Pesantren Nurul Hayah Brebes telah berhasil dilaksanakan dengan baik.
Implementasi Komunitas Praktisi dalam Meningkatkan Kompetensi Profesional Guru Bersertifikat Pendidik Aisah, Aisah; Maufur, Maufur; Basukiyatno, Basukiyatno
Journal of Education Research Vol. 5 No. 3 (2024)
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/jer.v5i3.1417

Abstract

Implementasi komunitas praktisi di Gugus Galaksi belum berjalan efektif  saat ini maka penting untuk diidentifikasi penyebabnya dan dicari solusi yang sesuai. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana implementasi Komunitas Praktisi dalam meningkatkan kompetensi profesional guru di Gugus Galaksi, antara lain meningkatkan (1) kolaborasi dan berbagi pengetahuan antar anggota komunitas (2) kualitas praktik dan kinerja anggota komunitas, (3)  profesionalisme anggota komunitas. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif. Subyek penelitian ini adalah kepala sekolah dan guru yang berada di sekolah dasar di gugus Galaksi Kecamatan Jatinegara Kabupaten Tegal yang terdiri dari 10 sekolah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Kolaborasi dan berbagi pengetahuan antar anggota komunitas gugus Galaksi membawa banyak manfaat positif, baik bagi guru, siswa, maupun sekolah. Poin penting yang dapat disimpulkan antara lain meningkatkan pengetahuan dan keterampilan guru, meningkatkan kualitas pembelajaran, membangun komunitas profesional, meningkatkan motivasi guru dan meningkatkan hasil belajar siswa, (2) Kualitas praktik dan kinerja anggota komunitas gugus Galaksi mengalami peningkatan. Hal ini dipengaruhi  beberapa faktor antara lain kompetensi guru yang baik dalam bidang pedagogi, materi pelajaran, dan keterampilan mengajar akan menghasilkan praktik dan kinerja yang lebih berkualitas, guru yang memiliki motivasi dan semangat yang tinggi untuk mengajar akan lebih aktif dan kreatif dalam menerapkan praktik-praktik terbaik dalam pembelajaran, (3) Profesionalisme anggota komunitas gugus Galaksi antara lain memiliki pengetahuan, keterampilan, dan etika yang mumpuni untuk mengajar secara efektif dan membantu siswa mencapai potensi terbaik, menjadi teladan bagi siswa dan membantu guru mengembangkan nilai-nilai moral dan karakter yang baik, dan menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan supportive bagi semua siswa.
Pengembangan Model Bermain Musik Ritmis Lengdokber untuk Membangun Karakter Disiplin Peserta Didik Nurwadi, Nurwadi; Basukiyatno, Basukiyatno; Maufur, Maufur
Journal of Education Research Vol. 5 No. 3 (2024)
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/jer.v5i3.1463

Abstract

Pembelajaran musik ritmis lengdokber merupakan salah satu media dalam upaya membangun karakter disiplin peserta didik yang terjadi di sekolah. Melalui Pendekatan kualitatif fakta-fakta diperoleh dan menjadi data yang dibutuhkan dengan melakukan observasi langsung , wawancara dengan nara sumber, dan observasi kelas, untuk mendapatkan laporan yang akurat dalam penelitian. Adapun implementasi pembelajaran musik ritmis lengdokber tersebut masih mengalami kendala-kendala dalam praktek langsung oleh peserta didik yang disebabkan kurangnya pemahaman tentang wawasan alat musik dan birama dalam teori musik yang dipelajari selama ini. Pada penelitian ini difokuskan dengan pengembangan karakter disiplin diri dalam pembelajaran seni musik di SD Negeri Capar Kecamatan Jatinegara Kabupaten Tegal Tahun Pelajaran 2023/2024 , melalui kegiatan bermain musik ritmis lengdokber . Metode yang digunakan penulis dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif . Subyek penelitiannya adalah peserta didik yang masih duduk di kelas IV, V, dan VI yang belum disiplin. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara wawancara, observasi, dan dokumentasi. Prosedur pengumpulan data melalui tahap persiapan dan pelaksanaan. Analisis data yang dilakukan menggunakan analisi Nvivo. Kesimpulan penelitian ini , peserta didik yang terlibat dalam bermain musik ritmis lengdokber dalam pembelajaran seni musik menjadi lebih disiplin akibat dari kegiatan yang diikutinya. Disiplin yang didapatkan peserta didik ditingkatkan melalui komunikasi yang efektif, penegakan aturan sekolah dan peningkatan pemahaman tentang materi yang dipelajarinya.
Implementasi Pembinaan Karakter Disiplin melalui Ekstrakurikuler Pramuka di SD Suharto, Suharto; Maufur, Maufur; Basukiyatno, Basukiyatno
Journal of Education Research Vol. 5 No. 3 (2024)
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/jer.v5i3.1545

Abstract

Ekstrakurikuler pramuka mendidik peserta didik dan pemuda Indonesia dengan prinsip dasar dengan metode kepramukaan yang pelaksanaanya disesuaikan dengan keadaan, kepentingan, dan perkembangan bangsa dan masyarakat Indonesia. Di sekolah terdapat berbagai kegiatan latihan Pramuka yang dilaksanakan seperti Sandi – sandi, Semaphore, Peta, Upacara, dan Baris – berbaris. Ekstrakurikuler Pramuka merupakan suatu latihan fisik yang digunakan untuk menanamkan rasa disiplin. Tujuan kegiatan Ekstrakurikuler pramuka yaitu untuk menumbuhkan sikap jasmani yang tegas dan tangkas, rasa persatuan serta disiplin, sehingga dengan senantiasa dapat mengutamakan kepentingan individu dari secara tidak langsung, selain itu, juga bertujuan untuk menanamkan rasa tanggung jawab. Pada penelitian ini difokuskan membatasi yang berkaitan dengan Implementasi Pembinaan Karakter Disiplin melalui Ekstrakurikuler Pramuka di SD Negeri Penyalahan 02 Kecamatan Jatinegara Kabupaten Tegal melalui kegiatan latihan baris-berbaris. Metode yang digunakan penulis dalam penelitian ini adalah metode deskriptif. Peserta didik yang mengikuti kegiatan latihan baris berbaris dalam pramuka menjadi lebih disiplin akibat kegiatan yang diikutinya. Disiplin yang didapatkan peserta didik ditingkatkan melalui komunikasi yang efektif, penegakan aturan, dan peningkatan motivasi sebagai hasil dari keberhasilan ekstrakurikuler pramuka.
Pengaruh Supervisi Kepala Sekolah, dan Partisipasi Guru dalam Kegiatan Kelompok Kerja Guru, Serta Pemanfaatan Platform Merdeka Mengajar Terhadap Profesionalisme Guru Sekolah Dasar di Kabupaten Tegal Rahayu, Muji; Hartinah, Sitti; Maufur, Maufur
Journal of Education Research Vol. 5 No. 4 (2024)
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/jer.v5i4.1617

Abstract

PMM merupakan sebuah platform digital yang menyediakan berbagai layanan dan konten pembelajaran untuk mendukung implementasi Merdeka Belajar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui 1) pengaruh supervisi kepala sekolah terhadap profesionalisme guru, 2) pengaruh partisipasi guru dalam kelompok kerja guru (KKG) terhadap profesionalisme guru, dan 3) pemanfaatan platform merdeka mengajar (PMM) terhadap profesionalisme guru, serta 4) supervisi kepala sekolah, partisipasi guru dalam kelompok kerja guru, dan pemanfaatan platform merdeka mengajar terhadap profesionalisme guru sekolah dasar di kabupaten tegal. Metode penelitian ini adalah kuantitatif dengan sampel 100 guru sekolah dasar di kabupaten tegal dengan analisis deskripsi dan regresi berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa supervisi kepala sekolah, partisipasi guru dalam kegiatan kkg, dan pemanfaatan platform merdeka berpengaruh terhadap profesional guru sekolah dasar di wilayah Kabupaten Tegal. Kesimpulannya adalah 1) supervisi kepala sekolah berpengaruh signifikan terhadap professional guru sekolah dasar di wilayah Kabupaten Tegal,  2) partisipasi guru dalam kegiatan KKG berpengaruh signifikan terhadap professional guru sekolah dasar di wilayah Kabupaten Tegal, 3) pemanfaatan Platform Merdeka Mengajar (PMM) berpengaruh signifikan terhadap professionalisme guru sekolah dasar di Wilayah Kabupaten Tegal, 4) supervisi kepala sekolah, partisipasi guru dalam kegiatan KKG, dan pemanfaatan platform merdeka mengajar secara bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap profesional guru sekolah dasar di Wilayah Kabupaten Tegal
Implementasi Pembelajaran Sosial Emosional oleh Guru Bahasa Jawa SMP Negeri Azizah, Lutfiana; Maufur, Maufur; Mulyono, Tri
Journal of Education Research Vol. 5 No. 4 (2024)
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/jer.v5i4.2057

Abstract

Pentingnya perkembangan sosial emosional anak dalam proses pembelajaran. Pembelajaran sosial emosional (PSE) dapat membantu peserta didik dalam mengembangkan kesadaran diri, pengendalian diri, dan keterampilan interpersonal yang diperlukan dalam kehidupan sehari-hari. Pembelajaran saat ini tidak hanya mengedepankan intelegensi akademik tetapi juga keterampilan sosial emosional. Selain itu, pelaksanaan pendidikan guru penggerak mulai diimplementasikan di Kabupaten Pemalang melibatkan guru-guru SMP dan pada program ini dibekali materi tentang PSE. Guru-guru diharapkan sudah melaksanakan PSE termasuk guru bahasa Jawa. Bahasa Jawa sebagai mata pelajaran yang penuh pembelajaran karakter dan berkaitan dengan unggah-ungguh patrap subasita sangat berkaitan dengan penerapan kompetensi sosial emosional siswa seperti kesadaran diri, manajemen diri, kesadaran sosial, kemampuan berelasi dan pengambilan keputusan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi PSE, kendala-kendala saat pelaksanaan PSE, dan solusi yang dilakukan untuk mengatasi kendala-kendala penerapan PSE oleh guru bahasa Jawa SMP Negeri se-Kecamatan Pemalang. Metode Peneltian menggunakan kualitatif deskriptif, teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Data penelitian yang telah didapat diolah, direduksi data, disajikan dan ditarik kesimpulan serta diverifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru bahasa Jawa SMP Negeri se-Kecamatan Pemalang telah melaksanakan PSE yang terintegrasi pada pembelajaran dan dengan menggunakan metode/strategi diskusi kelompok pada materi sandiwara dan unggah-ungguh basa. Kendala yang dihadapi saat melaksanakan PSE adalah guru dan siswa belum paham betul tentang PSE dan terkendala bahasa yang digunakan siswa. Solusi yang dilakukan adalah mengikuti pelatihan mandiri baik daring maupun luring serta lebih banyak menyampaikan pemahaman kepada siswa tentang PSE dan manfaatnya. Penerapan PSE masih perlu ditingkatkan agar hasilnya dapat lebih dirasakanoleh siswa.