Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search
Journal : SCIENCE ELECTRO

DETEKSI KERUSAKAN DINI PADA BLADE SCRAPPER (469CS1 DAN 469CS2) DI PT. SEMEN GRESIK (PERSERO) TBK. Agung Dani Sulistiawan; Bambang Dwi Sulo; Oktriza Melfazen
SCIENCE ELECTRO Vol 6, No 2 (2017): SCIENCE ELECTRO
Publisher : Science Elektro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (575.325 KB)

Abstract

Coal handling system di area Central Coal Tuban (CCT) harus bisa menjaga ketersediaan batu bara untuk memenuhi kebutuhan empat pabrik semen di Tuban. Oleh karenanya semua equipment didalamnya termasuk 469CS1 dan 469CS2 harus dapat beroperasi optimal (24 jam/hari), dan frekuensi terjadinya gangguan yang dapat mematikan sistem coal hadling harus diminimalisir.469CS1 dan 469CS2 (Chain Scrapper) merupakan peralatan yang berfungsi untuk memasukkan material tumpah di bawah Apron Conveyor ke dalam sistem transport. Keberadaannya vital untuk menjaga kebersihan area kerja dan menghindari potensi kebakaran akibat penumpukan material. Karena itu equipment Chain Scrapper ini masuk dalam rangkaian interlock system di feeding group. Artinya apabila equipment ini down, maka akan mematikan Appron hopper.Kata kunci : Blade Scrapper, sensor proximity
RANCANG BANGUN ALAT PENURUN POLUSI UDARA DENGAN AEROGEL SILICA BERTENAGA WIND TURBIN BERBASIS IoT Irdavlan Mohamad Yahya; Bambang Minto Basuki; Oktriza Melfazen
SCIENCE ELECTRO Vol 13, No 2 (2021): SCIENCE ELECTRO
Publisher : Science Elektro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (497.094 KB)

Abstract

Rancangan alat pengurang polusi udara dengan silika aerogel yang digerakkan oleh turbin angin berbasis iot merupakan alat yang berfungsi untuk mendeteksi gas karbon monoksida (CO), asap, partikel debu PM2.5, dan dapat mengadsorbsi kandungan polusi udara pada permukaan silika aerogel. . Sistem ini akan aktif ketika konsentrasi pencemaran udara yang diterima sensor melebihi batas normal yang telah ditentukan, dan akan berhenti ketika konsentrasi paparan gas kembali normal. Untuk membersihkan pencemaran udara dari gas Co, asap dan PM2.5 digunakan kipas DC sebagai kipas pembuangan yang mengarah ke saringan silika aerogel sehingga paparan pencemaran udara terserap pada silika aerogel. Dan untuk mengetahui tingkat pemaparan konsentrasi gas Co, asap dan PM2.5 akan ditampilkan pada LCD dan juga Blynk. Sedangkan energi listrik yang digunakan berasal dari turbin angin savonius, dimana energi tersebut disimpan pada baterai
Prototype Pembangkit Listrik Tenaga Bayu Dengan Sistem Penangkap Angin 4 Penjuru Dikabupaten Lombok Timur Maman Safta Hadi; Bambang Dwi Sulo; Oktriza Melfazen
SCIENCE ELECTRO Vol 14, No 3 (2022): SCIENCE ELECTRO
Publisher : Science Elektro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (457.52 KB)

Abstract

Tercatat dalam sejarah umat manusia, kemajuan dalam bidang pengembangan energi sangat pesat dan diikuti oleh meningkatnya konsumsi energi. Peningkatan ini sejalan dengan tingkat kehidupan dan kemajuan industrialisasi. Energi fosil menjadi salah satu yang dapat digunakan untuk mencukupi kebutuhan tersebut, namun energi fosil adalah energi yang tidak dapat diperbaharui, maka manusia perlu mencari energi alternatif yang dapat diperbaharui dan salah satunya adalah energi angin, energi angin termasuk energi terbaharukan dan memiliki potensi besar untuk dikembangkan. Tujuan mengembangkan energi angin ini karena Indonesia berpotensi mengembangkan energi angin yang sangat besar yaitu sekitar 9,3 GW dan total kapaitas yang terpasang saat ini sekitar 0,5 MW. Besarnya potensi pengembangan angin diindonesia, maka penulis melakukan sebuah percobaan dengan menggunkan prototype pembangkit listrik tenaga bayu dengan sistem penangkap angin empat penjuru dengan hasil percobaan angin terendah 3 m/s menghasilkan daya sebesar sekitar 0,0197 Watt dan percobaan tertinggi menggunakan angin 5 m/s menghasilkan daya sebesar 0, 0879 Watt.          Kata Kunci: Tubin angin, Energi Fosil, Energi Terbaharukan, Turbin Angin.
DETEKSI KERUSAKAN DINI PADA BLADE SCRAPPER (469CS1 DAN 469CS2) DI PT. SEMEN GRESIK (PERSERO) TBK. Agung Dani Sulistiawan; Bambang Dwi Sulo; Oktriza Melfazen
SCIENCE ELECTRO Vol 6 No 2 (2017): SCIENCE ELECTRO
Publisher : Science Elektro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Coal handling system di area Central Coal Tuban (CCT) harus bisa menjaga ketersediaan batu bara untuk memenuhi kebutuhan empat pabrik semen di Tuban. Oleh karenanya semua equipment didalamnya termasuk 469CS1 dan 469CS2 harus dapat beroperasi optimal (24 jam/hari), dan frekuensi terjadinya gangguan yang dapat mematikan sistem coal hadling harus diminimalisir.469CS1 dan 469CS2 (Chain Scrapper) merupakan peralatan yang berfungsi untuk memasukkan material tumpah di bawah Apron Conveyor ke dalam sistem transport. Keberadaannya vital untuk menjaga kebersihan area kerja dan menghindari potensi kebakaran akibat penumpukan material. Karena itu equipment Chain Scrapper ini masuk dalam rangkaian interlock system di feeding group. Artinya apabila equipment ini down, maka akan mematikan Appron hopper.Kata kunci : Blade Scrapper, sensor proximity
Tongkat Navigasi Tunanetra Berbasis Arduino Atmega 328 Menggunakan Sensor Ultrasonik Sulistiyo Sulistiyo; Muhammad Taqijjuddin Alawiy; Oktriza Melfazen
SCIENCE ELECTRO Vol 8 No 1 (2018): SCIENCE ELECTRO
Publisher : Science Elektro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penyandang tunanetra sangat mengandalkan indra peraba dan indra pendengaran sebagai penuntun arah gerak jalan. Tongkat adalah salah satu alat bantu yang digunakan oleh penyadang tunanetra akan tetapi penggunaanya masih sangat terbatas untuk memenuhi kebutuhan penyandang tunanetra Skripsi mengem- bangkan dan membuat alat bantu Tongkat Tunanetra yang lebih efektif mampu membaca dari banyak arah secara otomatis. Cara kerja Tongkat Navigasi Tunanetra pada arah depan berdasarkan sensor depan dibawah 90 cm (0 – 90 cm) buzzer dan motor vibrasi HIGH (ON) dengan durasi 2.0 detik. Dan jika sensor depan membaca penghalang diatas 90 cm (90 – 400 cm) maka buzzer dan motor vibrasiakan LOW (OFF). Pada arah kanan berdasarkan sensor bagian kanan dibawah 60 cm (0 – 60 cm) buzzer dan motor vibrasi HIGH (ON) dengan durasi 1.0 detik. Dan jika sensor kanan membaca peghalang diatas 60 cm (60 – 400 cm) buzzer dan motor vibrasiakan LOW (OFF). Pada arah kiri berdasarkan sensor bagian kiri menentukan jika ada penghalang dibawah 60 cm (0 – 60 cm) buzzer dan motor vibrasi HIGH (ON) dengan durasi 0.6 detik. Dan jika sensor depan membaca peghalang 60 diatas cm (60 – 400 cm) buzzer dan motor vibrasiakan LOW (OFF). Durasi nyala buzzer dan motor vibrasi berbeda-beda agar mempermudah pengguna memahami arah adanya halangan dari depan, kanan, dan kiri. Dari hasil perancangan  dan percobaan yang dilakukan pembuatan prototipe Tongkat Navigasi Tunanetra ini telah bekerja sesuai yang diinginkan dengan harapan agar bisa berguna membantu penyandang tunanetra untuk beraktifitas. Dari 10 kali percobaan yang dilakukan pada protitipeTongkat Navigasi Tunanetra telah bekerja sesuai dengan jarak yang ditentukan dan mendapatkan hasil 100% benar tidak ada eror. Kata kunci :ArduinoUno, HCSR04, Tongkat Navigasi Tunanetra, prototipe