Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

Potential iriadiation of Asam Keumamah as an emergency food alternative Abdul Hadi; Wiqayatun Khazanah; Andriani Andriani; Ampera Miko; Husna Husna
AcTion: Aceh Nutrition Journal Vol 8, No 4 (2023): December
Publisher : Department of Nutrition at the Health Polytechnic of Aceh, Ministry of Health

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30867/action.v8i4.1078

Abstract

Emergency food is safe and highly nutritious processed food for disaster victims. It is hoped that the various food product assistants provided after the disaster will be able to meet the needs, but some of the food cannot be stored for a long time. This study aimed to determine the potential of irradiated Asam Keumamah as an alternative to emergency food. The experimental study used a completely randomized design to irradiate five doses of Asam Keumamah stored for 30 days. Asam Keumamah was processed in the Food Technology Laboratory, Nutrition Department of the Aceh Polytechnic, in 2022. Data were collected through laboratory examinations including irradiation, total bacteria, and proximate tests. Statistical analysis was performed using ANOVA, Kruskal-Wallis, and Duncan’s tests at 95% CI. The results showed that an irradiation dose of 0-20 kGy had no significant effect on the total bacteria and approximate levels of irradiated Asam Keumamah (p>0,05). Irradiation doses of 30, 40, and 50 kGy significantly affected the fat and carbohydrate levels in Asam Keumamah (p< 0,05). In conclusion, irradiated and vacuumed Asam Keumamah lasts longer; therefore, it can be recommended as an alternative post-disaster emergency food source.
Mendorong pilihan jajanan sehat pada anak-anak sekolah: Pengalaman pengabdian kepada masyarakat di Desa Panteriek, Banda Aceh Al Rahmad, Agus Hendra; Ichsan, Ichsan; Imran, Herry; Miko, Ampera
Jurnal PADE: Pengabdian & Edukasi Vol 5, No 1 (2023): Maret
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30867/pade.v5i1.1330

Abstract

Bahaya obesitas pada anak-anak sekolah akibat konsumsi jajanan tidak sehat telah menjadi masalah kesehatan yang signifikan. Masalah kesehatan yang perlu mendapatkan perhatian serius adalah peningkatan berat badan berlebihan akibat konsumsi tidak  sehat pada anak sekolah. Dalam upaya mencegah dan mengatasi hal tersebut maka diperlukan edukasi melalui penyuluhan gizi. Tujuan kegiatan yaitu untuk menggambarkan pengalaman dan hasil dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang bertujuan untuk mendorong pilihan jajanan sehat pada anak-anak sekolah di Desa Panteriek, Banda Aceh. Metode pelaksanaan dalam kegiatan ini yaitu menggunakan pendekatan pengabdian kepada masyarakat dengan melibatkan 43 anak usia 10-12 tahun di desa tersebut. Sebelum dan setelah kegiatan penyuluhan, dilakukan pre-tes dan post-tes untuk mengukur pengetahuan dan sikap anak-anak terhadap bahaya konsumsi jajanan tidak sehat. Materi penyuluhan mencakup bahaya obesitas, jajanan tidak sehat, dan risiko konsumsi jajanan dijalanan. Hasil, analisis data menunjukkan bahwa rata-rata pengetahuan anak-anak meningkat secara signifikan setelah penyuluhan (p=0.029). Selain itu, terdapat peningkatan yang signifikan dalam sikap anak-anak terhadap bahaya jajanan tidak sehat (p=0.030). Hasil ini menunjukkan efektivitas kegiatan pengabdian dalam meningkatkan pengetahuan dan sikap anak-anak terkait pilihan jajanan sehat. Kesimpulan, kegiatan pengabdian kepada masyarakat berhasil mendorong pilihan jajanan sehat pada anak-anak sekolah. Pengetahuan dan sikap anak-anak meningkat setelah penyuluhan, yang menunjukkan pengaruh positif.
Edukasi pemanfaatan daun kelor menjadi produk olahan pemberian makanan tambahan (PMT) balita di Desa Deunong, Aceh Besar Khazanah, Wiqayatun; Andriani, Andriani; Hadi, Abdul; Miko, Ampera
Jurnal PADE: Pengabdian & Edukasi Vol 5, No 2 (2023): Oktober
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30867/pade.v5i2.1549

Abstract

Latar Belakang :  Daun kelor (Imoringa oleifera) terbukti secara ilmiah memiliki kandungan gizi dan obat berkhasiat, sehingga diyakini memiliki potensi untuk mengatasi kekurangan gizi, kelaparan, serta mencegah dan menyembuhkan berbagai penyakit. Permasalahan yang terjadi yaitu belum banyak masyarakat Indonesia yang mengonsumsi daun kelor dikarenakan karakteristik daun kelor memiliki bau yang khas dan tidak disukai. Tujuan : Secara umum kegiatan pengabdian pada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat agar dapat mengolah berbagai makanan PMT dengan menggunakan daun kelor. Hasil Kegiatan : Dari hasil perolehan nilai rata-rata pengetahuan dan keterampilan peserta yang mengikuti pre-test dan post-test terlihat bahwa ada peningkatan pengetahuan peserta sebesar 14,5% yaitu dari 62,6% menjadi 77,1%. Kemudian, terjadi peningkatan juga terhadap rata-rata keterampilan peserta sebesar 13% yaitu dari 79% menjadi 92%. Kesimpulan: Edukasi tentang pemanfaatan daun kelor menjadi produk olahan pemberian makanan tambahan (PMT) balita ini memberikan dampak yang positif bagi peningkatan pengetahuan dan keterampilan tentang pemanfaatan daun kelor sebagai PMT balita. 
Pengaruh pelatihan terhadap peningkatan pengetahuan dan keterampilan tenaga penjamah makanan dalam persiapan makanan di Rumah Sakit Umum Daerah Yulidin Away Tapaktuan Kabupaten Aceh Selatan Miko, Ampera; Arrisa, Gusti
Jurnal PADE: Pengabdian & Edukasi Vol 5, No 1 (2023): Maret
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30867/pade.v5i1.1081

Abstract

Penjamah makanan harus memiliki pengetahuan dan keterampilan agar makanan yang dikonsumsinya dapat berkualitas baik dari segi proses maupun hasil penyiapannya. Salah satu permasalahan penjamah makanan adalah proses penyiapan makanan yang tidak tepat. Tujuan kegiatan untuk mengkaji pengaruh pelatihan terhadap peningkatan pengetahuan dan keterampilan penjamah makanan dalam penyiapan makanan di RSUD Yulidin Away Tapaktuan. Metode kegiatan dilakukan melalui quasi eksperimen dengan rancangan one gruop pre post test design. sampel sebanyak 25 orang. Lokasi penelitian adalah RSUD Yulidin Away Tapaktuan Kabupaten Aceh Selatan, penelitian ini dilaksanakan pada bulan Mei - Juni 2021. Pengumpulan data meliputi data primer dan data sekunder. Data analisis menggunakan uji-T. Hasil, menunjukkan terjadi peningkatan pengetahuan dan keterampilan penjamah makanan sebesar 10,8. Peningkatan keterampilan penjamah makanan sebesar 2,68. Selanjutnya, terdapat pengaruh pelatihan terhadap peningkatan pengetahuan (p= 0,000) dan keterampilan (p= 0,020) penjamah makanan pada penyiapan makanan di RSUD Yulidin Away Tapaktuan Kabupaten Aceh Selatan. Kesimpulan, kegiatan pengabdian yang dilakukan melalui metode penyuluhan sangat berpengaruh dalam meningkatkan pengetahuan dan keterampilan penjamah makanan pada penyiapan makanan di RSUD Yulidin Away Tapaktuan Kabupaten Aceh Selatan.
PEMBERDAYAAN MANDIRI KADER DAN STRATEGI PROMOSI DIGITAL MARKETING THERAPIST “NATURAL RECOVERY POSTNATAL TREATMENT” Yusnaini, Yusnaini; Fithriany; Cut Yuniwati; Iin Fitraniar; Kartinazahri; Ampera Miko
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 4 (2024)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v5i4.10724

Abstract

Pasca melahirkan adalah periode yang penting dalam kehidupan seorang ibu. Pada masa ini, ibu memerlukan perawatan khusus untuk memulihkan kondisi fisik dan emosionalnya setelah melahirkan. Seiring dengan perkembangan zaman, semakin banyak ibu yang menyadari pentingnya perawatan pasca melahirkan yang komprehensif dan holistic. "Natural Recovery Postnatal Treatment" menjadi pilihan terbaik untuk membantu ibu dalam pemulihan pasca melahirkan secara alami dan menyeluruh. Kader harus dilatih dalam bidang perawatan pasca melahirkan, melalui pelatihan ini, mereka akan menjadi terapis yang kompeten dan dapat memberikan perawatan yang berkualitas kepada ibu-ibu pasca melahirkan. Dalam era digital saat ini, pemasaran melalui platform online dan media sosial telah menjadi sangat penting dan efektif. Dengan menggunakan strategi promosi digital marketing, produk atau layanan terkait perawatan pasca melahirkan dapat dipromosikan dengan lebih luas dan efisien kepada calon konsumen.  Kegiatan pengabdian masyarakat tentang Pemberdayaan mandiri kader dan strategi promosi digital marketing therapist “Natural Recovery Postnatal Treatment” telah dilaksanakan dengan sukses. Telah terjadi peningkatan pengetahuan kader dan kini memiliki keterampilan untuk memberikan layanan pasca melahirkan. Selain itu, para kader juga dibekali dengan strategi promosi digital marketing yang efektif untuk memasarkan layanan mereka. Melalui strategi ini, para kader dapat menjangkau lebih banyak ibu postpartum dan memberikan edukasi tentang pentingnya perawatan postnatal
Edukasi pemanfaatan cangkang telur ayam menjadi produk pangan di Desa Lampisang Kabupaten Aceh Besar MS, Andriani; Miko, Ampera; Hadi, Abdul; Khazanah, Wiqayatun
Jurnal PADE: Pengabdian & Edukasi Vol 6, No 2 (2024): Oktober
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30867/pade.v6i2.2141

Abstract

Environmental waste that will be utilized as a product that has a high enough selling value and is friendly to the environment is eggshell processing. Indonesia is one of the many egg consumers from year to year with a variety of processed food products. The number of eggs eaten both chicken eggs and duck eggs makes the eggshell waste quite a lot. Therefore, this eggshell waste can be processed into one of the products, namely Cookies which is a food snack product, as a decoration or handicraft, as a producer of organic fertilizer, and so on. In general, this community service activity aims to increase community knowledge in order to process various foods using chicken eggshells.  From the results of the acquisition of the average value of knowledge and skills of participants who took the pre-test and post-test, it can be seen that there was an increase in participants' knowledge by 41.20. From these results, it can be said that statistically there is a significant increase (p-value <0.05) between knowledge before and after education with a p value = 0.000. Education on the utilization of eggshells into processed products has a positive impact on increasing knowledge of the utilization of eggshells into processed food products.