Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

Pengaruh metode bermain peran terhadap perilaku agresif anak dengan hambatan pendengaran Rahadian Anugraha Ramadhan; Dedi Mulya; Yuni Tanjung Utami
UNIK (Jurnal Ilmiah Pendidikan Luar Biasa) Vol 7, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30870/unik.v7i1.12955

Abstract

Penelitian tentang metode bermain peran (role playing) bertujuan untuk menguji seberapa pengaruh metode bermain peran (role playing) terhadap perilaku agresif anak dengan hambatan pendengaran kelas1 SMP di SKH AL-Kautsar Cilegon. Pendekatan penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif dan bersifat eksperimen. Pendekatan eksperimen yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan Single Subject Research (SSR) dengan subjek penelitian adalah kelas 1 SMPLB SKH Al-Kautsar Cilegon dengan anak hambatan pendengaran yang belum bisa mengendalikan perilaku agresif yang mudah memahami instruksi sederhana. Hasil keseluruhan dari penelitian ini menunjukkan bahwa perilaku agresif pada subjek memuncak pada sesi kedua fase intervensi kemudian menurun pada sesi berikutnya. Hal tersebut ditunjukkan dengan adanya penurunan frekuensi munculnya perilaku agresif pada subjek. Penurunan perilaku agresif subjek dapat dilihat pada hasil observasi fase intervensi sesi ke-8. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilaksanakan, dapat disimpulkan bahwa metode bermain peran (role playing) berpengaruh efektif untuk mengurangi perilaku agresif pada anak dengan hambatan pendengaran kelas SMPLB di Skh Al-kautsar Cilegon. Hal ini ditunjukkan dengan penurunan frekuensi perilaku agresif pada subjek. The effect of the role-playing method on the aggressive behavior of children with hearing impairment Abstract: Research on the method of playing a role (role-playing) aims to examine how the effect of playing methods (role-playing) against the aggressive behavior of children with hearing obstacles in first-grade junior high school in SKH AL-Kaustar Cilegon. This research approach using quantitative and experimental research. The experimental approach used in this study is a single approach to the subject of research (SSR) with the research subject being a first-grade junior high school in SKH AL-Kaustar Cilegon. with hearing obstacles that cannot control the aggressive behavior that is easy to understand simple instructions. The overall results of this study showed that aggressive behavior on the subject culminated in the second session of the intervention phase and then decreased in the next session. This is indicated by a decrease in the frequency of aggressive behavior on the subject. A decrease in the subject of aggressive behavior can be seen in the observation of the intervention phase of the 8th session. Based on the research that has been carried out, it can be concluded that the method of playing a role (role-playing) effective influence reducing aggressive behavior in children with hearing obstacle in junior high school in SKH AL-Kaustar Cilegon. This is indicated by a decrease in the frequency of aggressive behavior on the subject.
Penggunaan teknik modelling untuk meningkatkan kepercayaan diri anak tunadaksa Haifa Nurul Ghassani; Yuni Tanjung Utami; Dedi Mulya
UNIK (Jurnal Ilmiah Pendidikan Luar Biasa) Vol 6, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (342.649 KB) | DOI: 10.30870/unik.v6i2.12958

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi dari permasalahan yang penelitin di TK Mutiara Ilmu Kota Serang, yaitu pada anak tunadaksa. Peneliti telah melakukan pengamatan terlebih dahulu guna mengetahui kebutuhan yang dimiliki serta mengetahui kondisi seorang anak tunadaksa usia dini yang kehilangan salah satu tangannya. Dari hasil yang didapatkan pada pengamatan awal ternyata subjek tidak memiliki banyak kegiatan selain kegiatannya di sekolah, subjekpun enggan untuk menyapa ataupun disapa oleh orang lain sehingga subjek kurang bersosialisasi dengan lingkungan sekitarnya. Pada saat pengamatan awal ditemukan juga bahwa anak memiliki karakteristik yang pemalu dan sangat kurang percaya diri. Kurangnya kepercayaan diri yang dialami oleh subjek ini disebabkan karena subjek merasa berbeda dan memiliki kekurangan dibandingkan teman-temannya sehingga membuatnya menarik diri dari lingkungan bermainnya. Desain yang digunakan dalam penelitian ini adalah menggunakan desain A-B-A dengan menggunakan pendekatan subjek tunggal atau biasa sering disebut dengan single subjek research (SSR). Single Subject Research (SSR) sengaja diterapkan guna memberikan perlakuan kepada subjek secara individual dengan tujuan agar memberikan perubahan kepada subjek yang diteliti dengan lebih akurat. Metode penelitian yang digunakan oleh peneliti dalam penelitian ini adalah menggunakan metode eksperimen. Teknik analisis data yang digunakan berupa statistik deskriptif yang dituangkan dalam bentuk grafik pada penelitian ini. Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa teknik modelling dapat meningkatkan kepercayaan diri. Hal ini dibuktikan dari perbandingan hasil pada fase baseline 1 (A1) dengan memperoleh nilai akhir 33,33% data ini diperoleh dari kondisi alami subjek sebelum diberikannya perlakuan atau intervensi berupa teknik modelling, lalu pada fase intervensi berupa pemeberian perlakuan dengan menerapkan teknik modellingmemperoleh nilai persentase di sesi terakhir sebanyak 87,5% data ini diperoleh dari hasil perlakuan yang telah diberikan, selanjutnya pada fase baseline 2 (A2) memperoleh nilai persentase akhir 66,66% data ini diperoleh dari kondisi subjek setelah diberikannya perlakuan atau intervensi. Abstract: The background of this research is the problem that the research conducted at Mutiara Ilmu Kindergarten in Serang City, namely in children with disabilities. Researchers made observations first to find out their needs and the condition of an early childhood quadriplegic child who lost one of the actions. From the results obtained in the initial observations, it turned out that they did not have many activities other than their activities at school. The subject was reluctant to greet or be greeted by other people, so the subject did not socialize with the surrounding environment. At the time of initial observation, it was also found that the child had the characteristics of a lack of self-confidence. the confidence experienced by the subject is caused because the subject feels different and has shortcomings compared to his friends, so he withdraws from his playing environment. The design used in this study was the A-B-A design using a single subject approach or commonly referred to as single subject research (SSR). Single Subject Research (SSR) is deliberately applied to provide treatment to subjects individually to provide changes to the subjects studied more accurately. The research method used by the researcher in this research is using the experimental method. Data analysis techniques are used in the form of statistics the form of graphs in this study. The results of the study indicate that modeling techniques can increase self-confidence. This is evidenced by comparing results in baseline phase 1 (A1) by obtaining a final value of 33.33%. This data was obtained from the natural condition of the subject before being given treatment or intervention in the form of modeling techniques, then in the intervention phase, giving a treatment by applying modeling techniques to obtain a percentage value. in the last session, as much as 87.5% of this data was obtained from the results of the treatment that had been given, then in baseline phase 2 (A2), the final percentage value was 66.66%. This data was obtained from the condition after being given treatment or intervention.
PELAKSANAAN INTERVENSI DINI BERBASIS KELUARGA BAGI ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS Sistriadini Alamsyah Sidik; Dedi Mulia; Mila Vindiyani; Retsa Agustina; Reza Febri Abadi; Neti Asmiati; Yuni Tanjung Utami; Toni Yudha Pratama; Siti Musayaroh
Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Anak Usia Dini Vol 9, No 2 (2022): JPP PAUD Untirta
Publisher : Early Childhood Teacher Education Department UNIVERSITAS SULTAN AGENG TIRTAYASA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30870/jpppaud.v9i2.17632

Abstract

Di era saat ini, pembelajaran tidak hanya dilakukan secara luring namun juga secara daring dari tempat tinggal masing-masing sehingga membuat proses belajar mengajar yang sebelumnya dilakukan bersama-sama oleh guru di sekolah menjadi dilakukan oleh keluarga di rumah. Keluarga memegang kendali yang besar dalam penentuan ketercapaian program intervensi. Pada dasarnya keluarga harus memegang peran aktif dalam proses keberlanjutan program intervensi anak, Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif yang bertujuan untuk menganalisis pelaksanaan intervensi berbasis keluarga bagi anak berkebutuhan khusus. Penelitian ini mengambil subjek penelitian 10 orang tua siswa yang memiliki anak berkebutuhan khusus di kota Serang dan 10 orangtua siswa berkebutuhan khusus di Labuan Pandeglang Banten. Metode pengumpulan data menggunakan teknik wawancara, observasi, studi dokumentasi dan angket (kuesioner). Analisis hasil menggunakan triangulasi data. Hasil penelitian pelaksanaan intervensi bagi anak berkebutuhan khusus berbasis keluarga kurang efektif dilaksanakan.Dalam pelaksanaannya orang tua belum paham betul dengan intervensi yang diberikan untuk anak berkebutuhan khusus di rumah. Orang tua belum memahami bagaimana cara merancang dan melaksanakan program intervensi. Selain itu aktivitas di rumah terbatas dengan fasilitas dan kondisi lingkungan belajar yang kurang mendukung. Pendampingan dari sekolah juga tidak begitu signifikan diberikan pada orang tua, sehingga berdampak pada pekembangan kemampuan anak berkebutuhan khusus.
Sikap Mahasiswi dengan Hambatan Pendengaran Terhadap Pembelajaran Online pada Masa Pandemi Covid-19 Yuni Tanjung Utami; Toni Yudha Pratama; Saarah Dharmawan Tiara Dewi; Syabila Putri
Jurnal Pendidikan Kebutuhan Khusus Vol. 7 No. 1 (2023): April 2023
Publisher : Jurusan Pendidikan Luar Biasa Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jpkk.v7i1.695

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menjelaskan bagaimana pembelajaran online class semasa Covid-19, menjelaskan media pembelajaran yang digunakan untuk pembelajaran online class, menjelaskan pandangan – pandangan tenaga pendidikan selama online class semasa Covide-19, menjelaskan problematika dalam pembelajaran online class semasa Covid19 pada mahasiswa dengan hambatan pendengaran, serta faktor-faktor yang mempengaruhi dalam online class pada mahasiswa dengan hambatan pendengaran. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Melalui metode ini, sasaran penelitian ini adalah mahasiswa dengan hambatan pendengaran. Teknik pengambilan data dilakukan dengan cara wawancara mendalam, observasi serta dokumentasi. Untuk memperoleh kebenaran data digunakan teknik triangulasi data yaitu membandingkan keadaaan dan perspektif seseorang dengan berbagai pendapat dan pandangan orang lain, serta hasil wawancara dengan dokumen yang berkaitan.
Pengaruh penggunaan media lift-the-flap book dalam meningkatkan kemampuan membaca permulaan pada anak berkesulitan belajar membaca kelas III di SD Negeri Pegadingan 1 Risma Febrianti; Yuni Tanjung Utami; Reza Febri Abadi; Neti Asmiati
UNIK (Jurnal Ilmiah Pendidikan Luar Biasa) Vol 8, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30870/unik.v8i1.16061

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan memberikan informasi mengenai pengaruh penggunaan media lift the flap book dalam meningkatkan kemampuan membaca permulaan pada anak berkesulitan belajar membaca kelas III di SD Negeri Pegadingan 1. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen, dengan pendekatan single subject research (SSR) dan dengan desain A-B-A. Subjek dalam penelitian ini merupakan siswa anak berkesulitan belajar membaca kelas III Sekolah Dasar. Pengumpulan penelitian ini dengan menggunakan observasi dan tes. Instrumen pengumpulan data pada penelitian ini dengan menggunakan lembar instrument yang telah dibuat dengan sebanyak lima soal. Target behavior yang akan diteliti yaitu kemampuan membaca permulaan huruf konsonan yang terdiri dari g, k, n, t dan y. Data yang diperoleh akan dianalisis dengan menggunakan statistic deskriptif. Berdasarkan hasil data yang telah diperoleh dan dianalisis, menunjukkan hasil yang positif. Hal tersebut dikarenakan adanya perubahan anak sebelum diberikan intervensi dan sesudah diberikan intervensi atau perlakuan dengan menggunakan media lift the flap book. Hal tersebut dapat dilihat dari hasil perhitungan mean level pada setiap fasenya. Data meanlevel pada target behavior I pada fase baseline 1 (A1) sebesar 33%, fase intervensi (B) sebesar 81% dan fase baseline II (A2) sebesar 73%. Mean level pada target behavior II pada fase baseline I (A1) sebesar 33%, fase intervensi (B) sebesar 80%, dan fase baseline II (A2) sebesar 60%. Mean level pada target behavior III pada fase baseline I (A1) sebesar 33%, fase intervensi (B) sebesar 80,8%, dan fase baseline II (A2) sebesar 73,3%. Lalu, mean level pada target behavior IV pada fase baseline I (A1) sebesar 33%, fase intervensi (B) sebesar 80,3%, dan fase baseline II (A2) sebesar 64,5%. Berdasarkan hasil analisis, maka dapat disimpulkan bahwa media lift the flap book dapat meningkatkan kemampuan membaca permulaan kelas III di SD Negeri Pegadingan I.Abstract: This study aims to determine and provide information about the effect of using lift-the-flap book media in improving early reading skills in children with learning difficulties in grade III at SD Negeri Pegadingan 1. This study used an experimental method, with a single subject research (SSR) approach and with ABA design. The subjects in this study were students with learning difficulties in grade III elementary school. The collection of this research uses observation and tests. The data collection instrument in this study was using an instrument sheet that had been made with five questions. The target behavior to be achieved is the ability to read the beginning of consonants consisting of g, k, n, t, and y. The data obtained will be analyzed using descriptive statistics. Based on the data that has been obtained and analyzed, it shows positive results. This is due to changes in the child before the intervention was given and before the intervention was given or treatment using lift-the-flap book media. This can be seen from the calculation results mean the level in each phase. The mean level data on target behavior I in the baseline phase 1 (A1) is 33%, the intervention phase (B) is 81%, and the baseline phase II (A2) is 73%. The mean level of target behavior II in the baseline phase I (A1) is 33%, the intervention phase (B) is 80%, and the baseline phase II (A2) is 60%. The mean level of behavior target III in the baseline phase I (A1) was 33%, the intervention phase (B) was 80.8%, and the baseline phase II (A2) was 73.3%. Then, the mean level of target behavior IV in the baseline phase I (A1) is 33%, the intervention phase (B) is 80.3%, and the baseline phase II (A2) is 64.5%. Based on the results of the analysis, it can be said that the lift-the-flap book media can improve reading skills at the beginning of grade III at SD Negeri Pegadingan I.
Pengembangan Program Pencegahan Kekerasan Seksual Terhadap Anak Berkebutuhan Khusus di Dinas Pemberdayaan Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk (DPPAPP) DKI Jakarta Sonya Mutiara Sarah Runtu; Toni Yudha Pratama; Dedi Mulia; Yuni Tanjung Utami
Khatulistiwa: Jurnal Pendidikan dan Sosial Humaniora Vol. 4 No. 2 (2024): Juni : Jurnal Pendidikan dan Sosial Humaniora
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/khatulistiwa.v4i2.3253

Abstract

This study focuses on the problem of sexual violence against children with special needs in DKI Jakarta, which has reached a substantial magnitude. Presently, there is a lack of a specialized preventative program that is specifically designed to address the distinct characteristics and requirements of these children. The main aim of this research is to create a program that focuses on preventing sexual violence and is tailored to meet the unique needs and circumstances of children with special needs. The chosen research approach is Research and Development (R&D), which utilizes the 4-D (Four D) development paradigm. The researchers engage in a series of developmental stages, which include the defining stage, design stage, development stage, and dissemination stage. Data were gathered using interview methodologies, then examined, and the final outcomes were authenticated by specialists. The study's findings suggest that the sexual violence prevention program designed for children with exceptional needs passed rigorous validation. The material validation score attained a percentage of 96.6, while the media validation score reached a percentage of 82.2. Furthermore, the practicality assessment of the designed program produced favorable outcomes, with a feasibility rate of 82%.
Application of Silaba Method to Improve Beginning Reading Skills In Mild Mental Retardation Children at SKh Jannatul Aulad Siti Masti'ah; Reza Febri Abadi; Yuni Tanjung Utami
Edumaspul: Jurnal Pendidikan Vol 8 No 2 (2024): Edumaspul: Jurnal Pendidikan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Enrekang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada umumnya menurut Muammar (2020: 10) kelas 1 sampai 3 SD berada dalam tingkat membaca permulaan, sedangkan kelas 4 sampai 6 berada di tingkat membaca pemahaman. Namun berdasarkan hasil observasi dan wawancara, ditemukan anak tunagrahita ringan kelas IV dan V yang mengalami hambatan dalam proses pembelajaran yaitu belum mampu dalam membaca permulaan. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui bagaimana penerapan metode silaba dapat meningkatkan kemampuan membaca permulaan di SKh Jannatul Aulad. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan menggunakan jenis penelitian eksperimen dengan desain pre-Eksperimen “One Group Pretest Posttest Design”. Subjek penelitian ini berjumlah 4 orang siswa dengan hambatan tunagrahita ringan kelas IV berjumlah 3 orang dan kelas V berjumlah 1 orang di SKh Jannatul Aulad. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan adanya perubahan signifikan pada kemampuan membaca permulaan anak tunagrahita ringan ketika sebelum diberi perlakuan/treatment dan setelah diberi perlakuan/treatment dengan menggunakan metode silaba. Berdasarkan hasil pre-test dan post-test yang telah dilakukan, maka dapat disimpulkan bahwa metode silaba dapat meningkatkan kemampuan membaca permulaan anak tunagrahita ringan, hal tersebut dapat dilihat dari skor pre-test sebelum diberikan perlakuan dengan metode silaba, dan setelah diberikan perlakuan menggunakan metode silaba mengalami peningkatan pada saat post-test.
Analysis of Adjustment of Non-PLB Teacher in Teaching Activities at SKH 02 Serang City Yuni Tanjung Utami; Syahla Hulwatun N; Zulia Sari R; Salma Nabilah; Kalina Yunika; Zhafira Salsabila; Sayema Suminar; Muchamad Innamur R; Faruq Al-Karkani
Edumaspul: Jurnal Pendidikan Vol 8 No 2 (2024): Edumaspul: Jurnal Pendidikan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Enrekang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini menganalisis penyesuaian diri guru non Pendidikan Khusus (PLB) dalam kegiatan mengajar di SLB Negeri 02 Kota Serang. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan wawancara dan observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi guru non-PLB dalam mengajar anak berkebutuhan khusus (ABK) didorong oleh keinginan untuk menambah pengalaman, tantangan baru, dan semangat orang tua siswa. Dalam prosesnya, guru menghadapi berbagai kendala, seperti kesulitan menyampaikan materi, menjaga fokus siswa, dan menangani perilaku tantrum. Strategi adaptasi yang digunakan antara lain penilaian, bermain sambil belajar, dan konsultasi dengan guru lain atau orang tua siswa. Penyesuaian diri guru memerlukan waktu yang bervariasi, dipengaruhi oleh karakteristik individu dan upaya yang dilakukan, termasuk mengikuti pelatihan khusus. Kajian ini menekankan pentingnya dukungan terhadap guru non-PLB untuk meningkatkan kualitas pengajaran di SLB.