Harlin Harlin
Unknown Affiliation

Published : 48 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

HUBUNGAN PEMAHAMAN TEORI DAN KEMAMPUAN PRAKTIK PENGELASAN 1 PROGRAM STUDI PENDIDIKAN TEKNIK MESIN UNSRI Nanang Stiawan; Harlin Harlin; Darlius Darlius
JURNAL PENDIDIKAN TEKNIK MESIN Vol 5, No 2 (2018): JURNAL PENDIDIKAN TEKNIK MESIN
Publisher : UNIVERSITAS SRIWIJAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/jptm.v5i2.6691

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pemahaman teori dan kemampuan praktik pengelasan 1 mahasiswa pendidikan teknik mesin FKIP UNSRI. Analisis data yang digunakan dengan analisis statistic diskriptif dan impersial yaitu melibatkan variable bebas tentang pemahaman teori (X) dan variable terikat tentang kemampuan praktik (Y). populasi penelitian ini adalah seluruh mahasiswa pendidikan teknik mesin angkatan 2016 sebanyak 45 orang. Pengambilan sampel menggunakan total sampling yaitu sebanyak 45 orang. Teknik pengambilan data penelitian ini adalah dengan menggunakan soal tes dan observasi. Hasil penelitian menunjukan hasil sebagai berikut: 1) rata-rata nilai untuk pemahaman teori adalah 73,47  2) rata-rata nilai untuk kemampuan praktik adalah 78,7 3) hasil analisis korelasi orang dari produk momen yang diperoleh adalah 0,8207 > r_tabel 0,294. Hal ini menunjukan bahwa hubungan antara pemahaman teori dan kemampuan praktik dapat dikategorikan sangat kuat.
PERBANDINGAN HASIL BELAJAR MODEL PROBLEM BASED INSTRUCTION DENGAN DIRECT INSTRUCTION DI SMKN 2 PALEMBANG Fenny Fitrianti Budi Lastuti; Harlin Harlin; Darlius Darlius
JURNAL PENDIDIKAN TEKNIK MESIN Vol 5, No 1 (2018): JURNAL PENDIDIKAN TEKNIK MESIN
Publisher : UNIVERSITAS SRIWIJAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/jptm.v5i1.5325

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mengetahui perbandingan antara model Problem Based Instruction (PBI) dengan Direct Instruction (DI) di kelas XI TKR SMK Negeri 2 Palembang. Penelitian dilaksanakan di SMKN 2 Palembang kelas XI. Desain yang digunakan di penelitian adalah pre-experimental design dengan metode intact grup comparison design. Pengambilan sampel menggunakan teknik sampling purposive. Sampel penelitian berjumlah 20 siswa kelas eksperimen 1  menggunakan model Problem Based Instruction dan 20 siswa kelas eksperimen 2 menggunakan model Direct Instruction. Pengumpulan data dengan observasi dan tes akhir. Nilai rata-rata tes akhir kelas eksperimen 1 yaitu 84,9 dan kelas eksperimen 2 yaitu 66,7. Perhitungan hipotesis menggunakan uji separated varians dan  diperoleh  sebesar 3,422 pada taraf signifikan 0,05 dan  sebesar 2,204. Berdasarkan kriteria pengujian hipotesis menunjukkan  sehingga  ditolak dan  diterima. Hal ini membuktikan bahwa adanya perbandingan penggunaan model Problem Based Instruction dengan Direct Instruction di kelas XI TKR SMK Negeri 2 Palembang. Kata kunci:Problem Based Instruction, Direct Instruction, Hasil Belajar
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN ANDROID PADA MATA KULIAH TEKNIK PENGELASAN 1 DI PROGRAM STUDI PENDIDIKAN TEKNIK MESIN UNIVERSITAS SRIWIJAYA Juandi Alyah; Imam Syofii; Harlin Harlin
JURNAL PENDIDIKAN TEKNIK MESIN Vol 8, No 1 (2021): JURNAL PENDIDIKAN TEKNIK MESIN
Publisher : UNIVERSITAS SRIWIJAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/jptm.v8i1.6988

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk menghasilkan media pembelajaran android pada mata kuliah teknik pengelasan 1 di Program Studi Pendidikan Teknik Mesin Universitas Sriwijaya yang valid dan praktis. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian pengembangan dan menggunakan model pengembangan Rowntree evaluasi tessmer. Objek penelitian adalah media pembelajaran android dan subjek penelitian adalah mahasiswa Pendidikan Teknik Mesin angkatan 2017. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah validasi ahli, lembar wawancara dan angket/kuisioner. Validasi ahli untuk mengetahui kevalidan produk, wawancara untuk melakukan perbaikan setelah divalidasi oleh validator. Angket untuk mengetahui kepraktisan produk yang dikembangkan. Hasil dari tahap validasi didapat persentase kevalidan 79% untuk validasi media dan 88% untuk validasi materi. Produk telah divalidasi diuji cobakan ke tahap perorangan dan kemudian produk dilakukan validasi sesuai dengan saran dan komentar validator dan mahasiswa. Selanjutnya untuk mengetahui kepraktisan media dilakukan uji coba kelompok kecil dan uji lapangan. Pada tahap uji coba kelompok kecil nilai persentase angket kepraktisan sebesar 83% dan pada uji lapangan nilai persentase angket kepraktisan sebesar 95%. Dapat disimpulkan bahwa media pembelajaran android pada mata kuliah teknik pengelasan 1 dinyatakan valid an praktis Kata-kata kunci: Model Pengembangan Rowntree, Media Pembelajaran Android, Teknik Pengelasan, Valid dan Praktis
PENGEMBANGAN MULTIMEDIA INTERAKTIF MATA KULIAH MATERIAL TEKNIK PADA PROSES ANNEALING DI PROGRAM STUDI PENDIDIKAN TEKNIK MESIN UNIVERSITAS SRIWIJAYA BZ. Septeiyawan Abdullah; Harlin Harlin; Darlius Darlius
JURNAL PENDIDIKAN TEKNIK MESIN Vol 4, No 2 (2017): JURNAL PENDIDIKAN TEKNIK MESIN
Publisher : UNIVERSITAS SRIWIJAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/jptm.v4i2.5421

Abstract

Abstrak:Penelitian ini merupakan penelitian dan pengembangan yang bertujuan untuk menghasilkan multimedia yang pada mata kuliah material teknik. Penelitian dilakukan di Program Studi Pendidikan Teknik Mesin Universitas Sriwijaya pada angkatan 2015 tahun ajaran 2016/2017. Subjek dari penelitian ini adalah aplikasi multimedia interaktif yang dikembangkan. Penelitian ini menggunakan model ADDIE dengan tahapan Analysis, Design, Development and Implementation, Evaluation. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, angket, dan tes dengan instrument berupa lembar validasi ahli. Wawancara digunakan untuk mengetahui kekurangan dari produk. Angket digunakan untuk mengetahui tingkat kepraktisan produk. Instrument lembar validasi ahli yang juga berupa angket untuk mengetahui tingkat kelayakan dari media dan materi produk. Hasil penelitian yang telah dilakukan ini adalah: 1). Berdasarkan hasil dari evaluasi ahli, multimedia interaktif yang dikembangkan dinyatakan sangat layak dari aspek materi dan layak dari aspek media. 2). Dari hasil evaluasi kelompok kecil melalui angket didapatkan persentase sebesar 86,22%.  dan dinyatakan multimedia interaktif sangat praktis untuk digunakan dalam proses pembelajaran. 3). Dari hasil uji coba lapangan melalui serangkaian tes berupa pre test dan post test didapatkan hasil rata-rata dari rumus N-gain sebesar 0,716dan dinyatakan dalam kategori tinggi. Jadi, multimedia interaktifyang dikembangkan dikategorikan layak, sangat praktis dan memiliki efek potensial yang tinggi. Kata kunci: penelitian dan pengembangan, multimedia interaktif, ADDIE, mata kuliah material teknik
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN E-MODUL INTERAKTIF PADA MATA KULIAH SISTIM PEMINDAH TENAGA DI PROGRAM STUDI PENDIDIKAN TEKNIK MESIN FKIP UNIVERSITAS SRIWIJAYA Oktariawan Dika putra; darlius darlius; harlin harlin
JURNAL PENDIDIKAN TEKNIK MESIN Vol 4, No 2 (2017): JURNAL PENDIDIKAN TEKNIK MESIN
Publisher : UNIVERSITAS SRIWIJAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/jptm.v4i2.7185

Abstract

Penelitian ini bertujuan membuat E-Modul Interaktif yang valid, praktis dan efektif di Mata Kuliah Sistim Pemindah Tenaga. Pengembangan E-Modul interaktif telah dilakukan dan diterapkan untuk pembelajaran mata kuliah Sistim Pemindah Tenaga di Program Studi Pendidikan Teknik Mesin FKIP Universitas Sriwijaya dengan menggunakan model ASSURE (analize learner, state objek, select methods media material, untilize media and material, require learner, dan evaluate and revise). Evaluasi dilakukan dengan menggunakan metode evaluasi formatif Tessmer. Data didapat melalui expert review, wawancara, dan tes. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kevalidan materi adalah 4.57 dengan kategori sangat valid, media sebesar 4.35 dengan sangat valid dan 3,70 dengan kategori valid. Hasil tersebut menyatakan produk memiliki validitas sebesar 4,21 kategori sangat valid dengan rentan 1 - 5. Kepraktisan pada tahap one to one evaluation didapat dari wawancara, dan tahap small group evaluation sebesar 79,8% dengan kategori praktis. Efektivitas yang terukur pada field test adalah sebesar 0,51098 dengan kategori sedang. Efektivitas yang sedang menggambarkan bahwa penggunaan produk ini telah mampu meningkatkan prestasi belajar kognitif mahasiswa. Produk berupa E-Modul interaktif berkualitas tinggi sehingga dapat diterapkan dalam pembelajaran mata kuliah sistim pemindah tenaga di Program Studi Pendidikan Teknik Mesin FKIP Universitas Sriwijaya.
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN SISTEM CAR AUDIOAND VIDEO MATA KULIAH KELISTRIKAN DAN ELEKTRONIKA OTOMOTIF PADA MAHASISWA PROGRAM STUDI PENDIDIKAN TEKNIK MESIN UNIVERSITAS SRIWIJAYA Okky Saputra; harlin harlin; Imam Syofii
JURNAL PENDIDIKAN TEKNIK MESIN Vol 2, No 1 (2015): JURNAL PENDIDIKAN TEKNIK MESIN
Publisher : UNIVERSITAS SRIWIJAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/jptm.v2i1.7194

Abstract

Penelitian ini berisi Pengembangan Media Pembelajaran Sistem Car Audio and Video Mata Kuliah Kelistrikan dan Elektronika Otomotif Pada Mahasiswa Program Studi Pendidikan Teknik Mesin Universitas Sriwijaya. Bertujuan untuk menghasilkan Media Pembelajaran Sistem Audio dan video yang valid, praktis, dan memiliki efek potensial. Subyek penelitian adalah mahasiswa Pendidikan Teknik Mesin FKIP UNSRI angkatan 2014 yang akan mengikuti mata kuliah Kelistrikan dan elektronika otomotif kampus Indralaya. Metode penelitian ini menggunakan penelitian pengembangan Borg and Gall dengan sepuluh tahap: Analisis Kebutuhan, Desain, Pembuatan Prototype, Ujicoba Model ke-1, Revisi Model ke-1, Ujicoba Model ke-2, Revisi Model ke-2, Penerapan Model, Revisi Terakhir, dan Deseminasi Publikasi. Tahap pertama Analisis Kebutuhan, selanjutnya Desain , Tahap Pembuatan Prototype terdiri dari proses pembuatan alat dilanjutkan uji ahli instrument untuk mencari kevalidan istrument, kemudian uji validasi materi dengan hasil 75% kategori Valid dan Uji ahli media dengan hasil 83,6% kategori Valid. Kemudian ujicoba ke-1 dilaksanakan tanggal 8 juni 2015, Ujicoba ke-2 dilaksanakan 10 Juni 2015 dengan hasil kepraktisan bernilai 78,6% kategori praktis, terakhir penerapan model tanggal 12 dan 15 Juni 2015 kategori memiliki efek potensial sebesar 0,669 masuk kategori memiliki efek potensial sedang dan hasil praktek 20 mahasiswa berhasil melakukan praktek dengan nilai ?56.
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN VIDEO TUTORIAL MENGGAMBAR RODA GIGI KERUCUT MENGGUNAKAN AUTOCAD Agung Wijaya Pratama; Nopriyanti Nopriyanti; Elfahmi Dwi Kurniawan; Harlin Harlin
JURNAL PENDIDIKAN TEKNIK MESIN Vol 9, No 2 (2022): JURNAL PENDIDIKAN TEKNIK MESIN
Publisher : UNIVERSITAS SRIWIJAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/jptm.v9i2.12639

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menghasil media pembelajar mahasiswa yang valid dan mudah dipahami sesuai dengan Mata kuliah CAM dan CAD Dengan AutoCAD dengan tingkat kelayakan yang baik. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian dan pengembangan (research and development) dengan menggunakan model pengebangan EDDIE dan evaluasi menggunakan Tessmer. Objek dalam penelitian ini adalah Mahasiswa Program Studi Pendidikan Teknik Mesin Angkatan 2016 dan 2017 Kampus Palembang yang telah mengambil Mata Kuliah CAM dan CAD. Subjek dalam penelitian ini adalah Media Pembelajaran video tutorial dengan menggunakan AutoCAD. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah lembar validasi dan angket. Validasi ahli digunakan untuk mengetahui kevalidan produk. Angket digunakan untuk mengetahui kepraktisan produk yang dikembangkan. Uji coba dilakukan pada tiga tahap meliputi : Self evaluation, expert review, one to one, small group dan field test. Hasil dari penelitian tersebut pada ahli materi didapatkan persentase sebesar 80% dikategorikan sangat valid dan untuk ahli media mendapatkan persentase sebesar 80% dikategorikan valid. Berdasarkan dari tahap uji coba one to one mendapatkan persentase sebesar 80,8%, pada tahap uji coba small group mendapatkan persentase sebesar 81,8% , dan pada tahap uji coba field test mendapatkan persentase sebesar 82,2% Dapat disimpulkan bahwa media pembelajaran video tutorial menggambar roda gigi kerucut menggunakan AutoCAD dinyatakan valid dan praktis. Kata Kunci: Model Pengembangan EDDIE, Media Pembelajaran Video Tutorial, menggambar roda gigi kerucut, AutoCAD, Valid dan Praktis.
Pelatihan Pemesinan Bubut (Lathe) Bagi Pemuda di Kelurahan Simpang Timbangan, Kecamatan Indralaya Utara, Kabupaten Ogan Ilir Harlin Harlin; Rudi Hermawan; Elfahmi Dwi Kurniawan; Nopriyanti Nopriyanti; Anugrah Agung Ramadhan
Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat UNSIQ Vol 10 No 3 (2023): September
Publisher : Lembaga Penelitian, Penerbitan dan Pengabdian Masyarakat (LP3M) UNSIQ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32699/ppkm.v10i3.4495

Abstract

Seorang pemuda sangat diharapkan memiliki sebuah keahlian, keterampilan yang harus dipelajari secara terus-menerus, diperlukan banyak waktu latihan, keseriusan, komitmen serta kerja keras. Dalam hal ini adalah pengoperasian mesin bubut (Lathe). Namun lingkungan sekitar yang belum memadai karena masih minimnya penggunaan mesin tersebut. Selain itu, pemuda kesulitan mencari informasi dari berbagai sumber, terutama pada langkah-langkah dan prosedur mengoperasikan mesin bubut (Lathe). Metode yang akan digunakan dalam kegiatan ini dan strategi pelatihan akan diuraikan sebagai berikut: 1. Persiapan 2. Pelaksanaan pelatihan a. Presentasi dan Diskusi b. Pelatihan dan Pendampingan 3. EvaluasiEfektivitas pelatihan dan pendampingan Pemesinan Bubut meningkatkan pengetahuan keterampilan, dan komitmen pemuda dalam mengoperasikan mesin bubut serta mengembangkan kemampuan pemuda dalam mengoperasikan mesin sesuai SOP adalah 40 % dengan kriteria sangat baik, 20 % dengan kriteria baik, 10 % kriteria kurang baik, dan 30 % termasuk kriteria sangat tidak baik. Berdasarkan hasil analisa bisa disimpulkan bahwa pelatihan dan pendampingan termasuk pada kriteria Sangat Baik atau Efektif.Pelatihan dan pendampingan tersebut menambah pengetahuan, keterampilan dan bermanfaat. Proses pelatihan disambut antusias dengan respon yang baik dari para peserta kegiatan menghasilkan peningkatan pemahaman dan interaksi diskusi tanya jawab. Respon diskusi tanya jawab yang erat terkait materi yang dipaparkan merupakan umpan balik yang menunjukkan bahwa kegiatan telah berjalan sesuai harapan. Pemuda dapat membuat benda kerja sederhana. Efektivitas pelatihan dan pendampingan Pemesinan Bubut meningkatkan pengetahuan keterampilan, dan komitmen pemuda dalam mengoperasikan mesin bubut serta mengembangkan kemampuan pemuda dalam mengoperasikan mesin sesuai SOP termasuk pada kriteria Sangat Baik atau Efektif.