Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Journal of Applied Civil Engineering and Infrastructure Technology (JACEIT)

Analisis Kinerja Pelaksanaan Sistem Pengadaan Secara Elektronik Versi 4.4 di Kabupaten Ngawi Azmi Wicaksono, Anggara; Trisiana, Anita; Ratnaningsih, Anik
Journal of Applied Civil Engineering and Infrastructure Technology Vol 3 No 1 (2022): Agustus 2022
Publisher : Indonesian Society of Applied Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52158/jaceit.v3i1.279

Abstract

Pelaksanaan pemilihan penyedia barang dan jasa pada Kabupaten Ngawi menggunakan Perpres No.12 Tahun 2021 dan aplikasi SPSE V4.4 sesuai dengan perubahan peraturan yang berlaku. Namun pada implementasinya pelaksanaan pengadaan barang dan jasa masih belum berjalan sebagaimana mestinya yang sesuai dengan prinsip-prinsip pengadaan yaitu bahwa pengadaan barang dan jasa di LPSE Ngawi belum sepenuhnya transparansi kepada publik. Tujuan penelitian ini untuk mengukur tingkat kinerja aplikasi SPSE V4.4 di Pemerintah Daerah Kabupaten Ngawi, dengan harapan penelitian ini dapat meningkatkan kinerja aplikasi Sistem Pengadaan Secara Elektronik sesuai dengan Perpres No.12 Tahun 2021 dan memenuhi prinsip-prinsip pengadaan. Metode analisis faktor dalam penelitian ini adalah Importance Performance Analysis (IPA) menggunakan perangkat lunak bantu analisis statistik. Pengumpulan data sekunder diperoleh melalui web resmi LPSE Ngawi. Sedangkan data primer dilakukan dengan menyebar kuesioner kepada responden yaitu, Pokja UKPBJ dan kontraktor peserta tender 2021 yang menggunakan SPSE V4.4. Variabel penelitian ini dikelompokkan menjadi enam yaitu, Kualitas Sistem (KS), Efisiensi dan Efektif (EE), Terbuka dan Transparansi (TT), Akses Pasar Bersaing (APB), Adil atau Tidak Diskriminatif (TD), dan Akuntabilitas (AK). Hasil pengolahan data kuesioner, diperoleh perhitungan nilai kinerja SPSE yang diukur melalui prinsip-prinsip pengadaan pada penyedia jasa dan panitia pengadaan diperoleh nilai kinerja yang sudah cukup baik dengan nilai kesesuaian antara 66% hingga 99%. Berdasarkan analisis dengan metode IPA kesesuaian SPSE V4.4 terhadap Perpres No.12 Tahun 2021 berada pada kuadran B yang menandakan instrumen tersebut sudah berjalan dengan memuaskan. Analisis untuk kesesuaian fitur pada SPSE V4.4 juga sudah disesuaikan dengan Perpres No.12 Tahun 2021 dan peraturan pendukungnya.
Evaluasi Green Building Berdasarkan Greenship untuk Bangunan Baru Versi 1.2 (Studi Kasus: Masjid Al-Hikmah Universitas Jember) El Qorina Safitri, Shinta; Trisiana, Anita; Ratnaningsih, Anik
Journal of Applied Civil Engineering and Infrastructure Technology Vol 3 No 1 (2022): Agustus 2022
Publisher : Indonesian Society of Applied Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52158/jaceit.v3i1.282

Abstract

To minimize the effects of global warming, there are several efforts that can be done, for example by conserving energy. In this problem, the concept of green building is the right solution to reduce global warming, especially in the scope of Civil Engineering Buildings. The Al-Hikmah Mosque at the University of Jember is a new building, with the concept of an environmentally friendly building, it is hoped that the mosque has implemented the concept of an environmentally friendly building based on GBCI standards. The research is included in quantitative descriptive research using the reference Greenship Version 1.2. The research was conducted according to the condition of the building that had passed the construction period (Final Assessment). There are 6 variables used in the study, namely the appropriate land use category (TGL), energy effectiveness and conservation (EPE), water conservation (PA), material cycle and recycling (DUM), indoor air quality (KUR), building environmental management. (PLB). Based on the results of the analysis and calculations, the Al-Hikmah Mosque at the University of Jember got a percentage of 48% or Silver, after the recommendation of a strategy to increase the rating using a SWOT analysis, the Al-Hikmah Mosque at the University of Jember got a percentage of predicates according to the building's ability, which was 61.386% or Gold. The cost required to increase the rating is Rp. 97,383,600,000.
Analisis Indeks Kepuasan Pengguna Terhadap Manajemen Pemeliharaan Bangunan Gedung Adikusuma, Candra Wira; Anik Ratnaningsih; Soetjipto, Jojok Widodo
Journal of Applied Civil Engineering and Infrastructure Technology Vol 4 No 2 (2023): Desember 2023
Publisher : Indonesian Society of Applied Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52158/jaceit.v4i2.574

Abstract

Gedung Kimia A Fakultas MIPA Universitas Jember merupakan bangunan yang dipergunakan sebagai laboratorium penelitian. Gedung Kimia A Fakultas MIPA berdiri pada tahun 1991, sehingga telah beroperasi selama ±31 tahun. Penting adanya manajemen operasional pemeliharaan untuk menunjang kualitas bangunan gedung sehingga layak pakai. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor keluhan pengguna, menganalisis nilai indeks kepuasan pengguna dengan metode Customer Satisfaction Index (CSI), dan menentukan strategi peningkatan nilai indeks kepuasan pengguna. Teknik pengambilan sampel dengan metode slovin. Populasi pengguna gedung sebesar 190 orang dengan sampel 66 orang. Teknik pengumpulan data dengan kuesioner. Teknik analisa data adalah rumusan persepsi pengguna terhadap pemeliharaan Gedung Kimia A Fakultas MIPA Universitas Jember. Berdasarkan hasil dan pembahasan, Gedung Kimia A Fakultas MIPA memiliki nilai Indeks Kondisi Bangunan (IKB) sebesar 78,05 % dengan deskripsi kondisi masih baik, dan nilai Customer Satisfaction Index (CSI) sebesar 66,19 % dengan deskripsi cukup puas. Berdasarkan diagram kartesius empat kuadran metode Importance Performance Analysis (IPA), diketahui 5 variabel pada kuadran satu yang berarti prioritas utama perbaikan. Strategi peningkatan nilai indeks kepuasan pengguna dengan dilakukan perbaikan pada komponen yang termasuk kedalam kuadran satu, sehingga dapat dikatakan sangat puas berdasarkan tingkat kepuasan dengan nilai sebesar >80 %.