Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

PENGARUH VARIASI PROSENTASE SUPERPLASTICIZER TERHADAP SIFAT MEKANIK DAN POROSITAS BETON BERPORI Tyas, Yulia Wahyuning; Nurtanto, Dwi; Krisnamurti, Krisnamurti
Media Teknik Sipil Vol 18, No 1 (2020): Februari
Publisher : Department of Civil Engineering, Faculty of Engineering, University of Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/jmts.v17i2.11053

Abstract

Penggunaan beton berpori sebagai penutup lahan merupakan inovasi dan terobosan untuk memecahkan masalah limpasan permukaan pada musim penghujan. Beton berpori merupakan beton ramah lingkungan yang dapat meningkatkan muka air tanah. Namun, beton berpori memiliki nilai kuat tekan yang rendah. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan teknologi beton berpori dengan mengamati  pengaruh penggunaan superplasticizer terhadap sifat mekanik beton berpori. Pembuatan beton berpori menggunakan nilai fas yang terkecil, agar didapat peningkatan daya lekat antara semen dengan agregat lainnya. Hal ini membuat pengerjaan beton semakin sulit. Oleh karena itu, digunakan superplasticizer, untuk meningkatkan workability yang baik. Penelitian ini menggunakan variasi superplasticizer sebesar 0%, 0,3%, 0,6% dan 0,8%. Bahan campuran menggunakan agregat batu pecah dengan ukuran seragam 10 mm dan  pasir sebanyak 20%. Hasil pengujian slump dari keempat perlakuan tersebut didapatkan hasil 0 cm. Pada Pengujian kuat tekan, didapatkan nilai optimum pada prosentase superplasticizer 0,6%. Penelitian ini menunjukkan bahwa dengan penambahan superplasticizer yang melebihi batas optimum menyebabkan kuat tekan beton menjadi turun.
Evaluation of Building Vulnerability to Earthquake Using Rapid Visual Screening (RVS) Method Dwi Pratama, Andhika Ronald; Soetjipto, Jojok Widodo; Krisnamurti, Krisnamurti
Jurnal Teknik Sipil dan Perencanaan Vol 23, No 2 (2021): Jurnal Teknik Sipil dan Perencanaan
Publisher : Semarang State University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jtsp.v23i2.31399

Abstract

Indonesia is one of the countries prone to earthquakes. One of the earthquake disasters that occurred several years ago hit Palu and Donggala on September 28, 2018. It caused severe damage to infrastructure. Therefore, it is necessary to evaluate buildings vulnerable to earthquakes as a form of prevention. One of the buildings in Jember, the dr. Soebandi hospital, experienced cracks in the walls during an earthquake measuring 6.0 on the Richter scale in Nusa Dua Bali on July 16, 2019. This study carried out the risk assessment of the vulnerability of buildings to earthquakes using the Rapid Visual Screening (RVS) method from FEMA P-154. RVS is a method to identify a building that is potentially vulnerable to earthquake hazards based on visual observations from the exterior and interior of the building. The results of the evaluation using the RVS method showed that the dr. Soebandi hospital is categorized as safe and not prone to earthquakes, with a potential vulnerability percentage of 0.0126%. Based on these results, the building does not require special treatment to anticipate earthquakes; however, maintaining the occupants' safety and extending the building's life requires routine maintenance. 
Evaluation of Building Vulnerability to Earthquake Using Rapid Visual Screening (RVS) Method Dwi Pratama, Andhika Ronald; Soetjipto, Jojok Widodo; Krisnamurti, Krisnamurti
Jurnal Teknik Sipil dan Perencanaan Vol 23, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jtsp.v23i2.31399

Abstract

Indonesia is one of the countries prone to earthquakes. One of the earthquake disasters that occurred several years ago hit Palu and Donggala on September 28, 2018. It caused severe damage to infrastructure. Therefore, it is necessary to evaluate buildings vulnerable to earthquakes as a form of prevention. One of the buildings in Jember, the dr. Soebandi hospital, experienced cracks in the walls during an earthquake measuring 6.0 on the Richter scale in Nusa Dua Bali on July 16, 2019. This study carried out the risk assessment of the vulnerability of buildings to earthquakes using the Rapid Visual Screening (RVS) method from FEMA P-154. RVS is a method to identify a building that is potentially vulnerable to earthquake hazards based on visual observations from the exterior and interior of the building. The results of the evaluation using the RVS method showed that the dr. Soebandi hospital is categorized as safe and not prone to earthquakes, with a potential vulnerability percentage of 0.0126%. Based on these results, the building does not require special treatment to anticipate earthquakes; however, maintaining the occupants' safety and extending the building's life requires routine maintenance. 
Pengaruh Variasi Prosentase Superplasticizer terhadap Sifat Mekanik dan Porositas Beton Berpori Yulia Wahyuning Tyas; Dwi Nurtanto; Krisnamurti Krisnamurti
Media Teknik Sipil Vol. 18 No. 1 (2020): Februari
Publisher : Department of Civil Engineering, Faculty of Engineering, University of Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/jmts.v17i2.11053

Abstract

Penggunaan beton berpori sebagai penutup lahan merupakan inovasi dan terobosan untuk memecahkan masalah limpasan permukaan pada musim penghujan. Beton berpori merupakan beton ramah lingkungan yang dapat meningkatkan muka air tanah. Namun, beton berpori memiliki nilai kuat tekan yang rendah. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan teknologi beton berpori dengan mengamati  pengaruh penggunaan superplasticizer terhadap sifat mekanik beton berpori. Pembuatan beton berpori menggunakan nilai fas yang terkecil membuat pengerjaan beton semakin sulit. Oleh karena itu, digunakan superplasticizer, untuk meningkatkan workability. Penelitian ini menggunakan variasi superplasticizer sebesar 0%, 0,3%, 0,6% dan 0,8%. Bahan campuran menggunakan agregat batu pecah dengan ukuran seragam 10 mm dan  pasir sebanyak 20%. Hasil pengujian slump dari keempat perlakuan tersebut didapatkan hasil 0 cm. Pada Pengujian kuat tekan, didapatkan nilai optimum pada prosentase superplasticizer 0,6%. Penelitian ini menunjukkan bahwa dengan penambahan superplasticizer dapat meningkatkan kuat tekan dan mempermudah pengerjaan. Namun penambahan superplasticizer yang melebihi batas optimum menyebabkan kuat tekan beton menjadi turun.
EVALUASI PENAMBAHAN JUMLAH LANTAI PADA GEDUNG PERKULIAHAN FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS JEMBER Hari Subagio; Krisnamurti; Paksitya Purnama Putra
PADURAKSA: Jurnal Teknik Sipil Universitas Warmadewa Vol. 10 No. 1 (2021)
Publisher : Program Studi Teknik Sipil, Fakultas Teknik dan Perencanaan, Universitas Warmadewa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1309.031 KB) | DOI: 10.22225/pd.10.1.1965.1-12

Abstract

Learning facilities for students of the Faculty of Engineering, University of Jember (FT-UNEJ) were still insufficient. Fifteen study programs at FT-UNEJ were only served in one lecture building. Additional floors in existing buildings are done to increase the classrooms as a follow to the problem. An additional three floors were made as a classroom and one roof as a meeting room (rooftop). Planning and evaluation were done by modeling 3D buildings in a structural analysis program. Analysis and evaluation in the structural analysis program were modeled with the same dimensions as the existing conditions, and an additional number of floors would be added according to the preliminary design calculations. Modeling results showed the condition of the building plans was still safe. The largest inter-floor deviation value is 10.2 mm which is still below the permit deviation (31.5 mm), and the structural integrity value is -0.97 (requirement -1 <- 0.97 <1).
PERENCANAAN GEDUNG PARKIR BERTINGKAT TERPUSAT MKWU, FAKULTAS ILMU KOMPUTER, PASCASARJANA, DAN PERPUSTAKAAN UNIVERSITAS JEMBER Muhammad Alfian Nasril Bahariansyah; Krisnamurti Krisnamurti; Willy Kriswardhana
Jurnal Ilmiah MITSU (Media Informasi Teknik Sipil Universitas Wiraraja) Vol 9 No 1 (2021): Jurnal Ilmiah MITSU
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Wiraraja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24929/ft.v9i1.993

Abstract

The total department at the University of Jember is increasing year by year. Student body accomplishment impact is increasing the number of students. Because of this increment, the number of student who rides motorcycle increase too. The impact of this increment is changing a road function in MKWU, Computer and Science Faculty, Postgraduate, and Library area at the University of Jember into a parking lot (on-street parking). Therefore, it needs to be relocated to an off-street parking facility, and in this thesis, the parking facility that used is a parking building. This final project aims to find out the capacity of the existing parking area, the capacity of an elevated parking building, and the design and specification of the parking building. The method used in this thesis is the deviation of maximum cumulative, where the in-and-out vehicle’s accumulation compared with the existing capacity and the result is used for calculation of parking accumulation, parking duration, and parking index. The value of the Parking Index for 4,36 years ahead is 51,3%<100% and the parking building able to accommodate the demand. From the parking lot requirement, it needs an area of 1155 m2 and for the circulation’s area, it needs 1125,6 m2.
Pengaruh Variasi Bentuk Penampang Kolom Terhadap Perilaku Elemen Struktur Akibat Beban Gempa Krisnamurti Krisnamurti; Ketut Aswatama Wiswamitra; Willy Kriswardhana
Rekayasa Sipil Vol 7, No 1 (2013)
Publisher : Department of Civil Engineering, Faculty of Engineering, University of Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (919.614 KB)

Abstract

Kolom berfungsi sebagai penerus beban–beban dari balok dan pelat ke tanah dasar melalui fondasi. Kolom berfungsi menahan beban aksial tekan dengan atau tanpa momen lentur. Kolom memegang peranan penting pada keutuhan struktur, apabila kolom mengalami kegagalan akan berakibat pada keruntuhan struktur bangunan atas gedung. Kolom persegi dan kolom persegi panjang lebih banyak digunakan daripada kolom lingkaran. Padahal, bentuk kolom lingkaran dipercaya mempunyai kekuatan menahan beban aksial yang lebih besar dibandingkan kolom persegi dan persegi panjang. Kolom bersengkang lingkaran juga terbukti mempunyai daktilitas yang lebih baik dibandingkan kolom persegi dan persegi panjang. Oleh karena itu, penelitian mengenai pengaruh bentuk penampang kolom terhadap keruntuhan struktur gedung perlu dilakukan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bentuk kolom mana yang memberikan pengaruh terbaik dalam mencegah keruntuhan struktur gedung. Penelitian ini menggunakan model gedung dengan penampang kolom persegi, persegi panjang dan lingkaran. Beban gempa dihitung dengan menggunakan metode statik ekuivalen. Elemen struktur masing – masing gedung diperiksa kapasitasnya dan dilakukan pemeriksaan keruntuhan setelah ditambahkan beban gempa. Dari hasil perhitungan didapatkan bahwa balok pada struktur gedung dengan kolom persegi panjang lebih cepat runtuh daripada balok pada struktur gedung dengan kolom persegi dan lingkaran, baik pada keruntuhan lentur maupun keruntuhan geser. Kapasitas kolom lingkaran dalam menerima beban aksial lebih besar 11% daripada kolom persegi dan persegi panjang. Dari analisis kapasitas penampang didapatkan bahwa kolom persegi panjang dapat menahan momen arah X lebih baik daripada kolom persegi dan lingkaran, namun sebaliknya kolom persegi panjang lebih lemah dalam menerima momen arah Y daripada kolom persegi dan lingkaran. Kolom persegi dan lingkaran relatif stabil dalam menerima momen dari arah X maupun Y. 
Permodelan Retak Pada Balok Beton Bertulang Menggunakan Program Bantu Elemen Hingga Winda Tri Wahyuningtyas; Yoga Tilang Pratama; Hernu Suyoso; krisnamurti; Dwi Nurtanto
Siklus : Jurnal Teknik Sipil Vol. 7 No. 1 (2021)
Publisher : Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Lancang Kuning

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/siklus.v7i1.5503

Abstract

Retak yang terjadi pada beton bertulang dapat timbul pada saat pra-konstruksi maupun pada saat pasca konstruksi. Permodelan retak dilakukan untuk mengetahui penyebaran retak pada balok. Model balok mengacu pada penelitian terdahulu yang kemudian disimulasi menggunakan program bantu metode elemen hingga. Model diberi beban dengan jarak 1410 mm dari tepi dan menggunakan perletakan sederhana sejauh 90 mm dari tepi balok. Validasi model menggunakan lendutan saat elastis, dengan beban 120 kN. Model simulasi menunjukan lendutan maksimum 9.42 mm sedangkan teoritis 9.89 mm dengan prosentase 5.1%. Modeling pola retak dilakukan dua cara yaitu lokasi retak tidak ditentukan (model 1) dan lokasi retak ditentukan (model 2). Dalam hal ini, lokasi retak dapat ditentukan berdasarkan hasil running Tensile Damage (DAMAGE T) pada program bantu. Penyebaran retak berdasarkan cara kedua (menentukan lokasi retak) menghasilkan jarak yang mirip dengan persebaran retak ekperimental serta permodelan VCCT (Virtual Crack Closure Technique) analysis yaitu sebesar 15 cm.
PERBANDINGAN MIX DESIGN SNI 03-2834-2000 DAN SNI 7656:2012 DITINJAU DARI PROSES PENGECORAN BETON NORMAL Joerda Foulhudan; Dwi Nurtanto; Krisnamurti Krisnamurti
Jurnal Riset Rekayasa Sipil Vol 5, No 2 (2022): Maret 2022
Publisher : Civil Engineering Study Program, Engineering Faculty Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (572.834 KB) | DOI: 10.20961/jrrs.v5i2.48172

Abstract

Beton merupakan material yang hampir 60% digunakan dalam pekerjaan konstruksi dan dipadukan dengan baja. Agregat halus, agregat kasar, semen, dan air merupakan material dari beton. Mix design dan proses pengecoran sangat menentukan mutu beton. Berdasarkan hal tersebut dibutuhkan mix design dan proses pengecoran yang tepat untuk mendapatkan kuat tekan optimum. Mix design pada penelitian ini menggunakan SNI 03-2834-2000 dan SNI 7656:2012 kemudian dikombinasi dengan tiga variasi urutan pemasukan material (agregat kasar - agregat halus - semen) dan ada dua metode pemasukan air yaitu, pemasukan air di akhir langkah (dry mixing) dan  pemasukan air pada setiap langkah pemasukan material (wet mixing). Sehingga terdapat 12 variasi penelitian. Berdasarkan hasil pengujian, kuat tekan optimum yang dihasilkan adalah 43,52 MPa pada variasi penelitian P2M12 dengan proses pelaksanaan pengecoran yaitu, kerikil, semen, pasir, dan ditambahkan air pada akhir proses pengecoran (dry mixing) dan mix design yang digunakan adalah SNI 7656:2012. Jika dilihat dari nilai standar deviasi yang kecil maka dapat dikatakan hasil kuat tekan valid karena interval data tidak terlalu jauh. Namun, nilai kuat tarik yang dihasilkan tidak optimum yaitu sebesar 3,29 MPa meskipun nilai standar deviasinya kecil dan terbilang valid sedangkan untuk nilai modulus elastisitas adalah 10991,89 MPa dan nilai standar deviasi nya tinggi.
Monitoring of Substructure Building of Suramadu Bridge Causeway Segment on Surabaya Side Based on Corrosion Level Ari Setijorini; Anik Ratnaningsih; Krisnamurti Krisnamurti
U Karst Vol 6, No 1 (2022): APRIL
Publisher : Kadiri University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (3549.159 KB) | DOI: 10.30737/ukarst.v6i1.2499

Abstract

The structure of the steel pile foundation for the Suramadu Bridge crossroad is located in a corrosive marine area. Air humidity, rainwater, mud, or friction with other objects that cause the protective layer to peel off. Corrosion monitoring is carried out to determine the corrosion rate as one of the steps to prevent corrosion. This study aims to evaluate and monitor the bridge's structure Suramadu Causeway. The evaluation carried out includes observing the damage caused by corrosion. So that it will be known the cause of corrosion and the handling of corrosion protection in the building under the bridge, this study used primary and secondary data collection methods and visual observation of damage from routine inspections carried out. The observations show that the condition of the piles is filled with marine life in the tidal area, while for areas that have never been submerged the condition is quite good. The value of the condition of the structural elements at level 3 - 5, which requires protection on steel pillars that have suffered a lot of damage—handling that needs to be done in the Atmospheric zone and Splash zone / Tidal zone is recommended Recoating, Wrapping, HDPE Jacketing, Epoxy Grouting. In the Submerged zone and the Embedded zone, it is recommended that the Cathodic Protection be replaced (120 kg for 600 mm). So from the results of the research that has been done, it can be used as a study for the maintenance of the Suramadu bridge in preventing corrosion.