Claim Missing Document
Check
Articles

Found 31 Documents
Search
Journal : JURNAL TEKNIK MESIN

PENINGKATAN NILAI KALOR BIOBRIKET CAMPURAN KULIT METE DAN DOMINANSI SEKAM PADI DENGAN METODE PIROLISA Resha Widya Permana Putra; Arijanto Arijanto; Muchammad Muchammad
JURNAL TEKNIK MESIN Vol 1, No 4 (2013): VOLUME 1, NOMOR 4, OKTOBER 2013
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (614.591 KB)

Abstract

Biomass is an alternative fuel that can replace the role of coal, but it has not been widely used because of  low calorific value and less valuable form . Thus  briquetting and pyrolysis are answers to the problem. Pyrolysis is a thermochemical decomposition of organic material at elevated temperatures between 300 0C - 500 0C, without participation of oxygen. Biomass materials, widely available in Indonesia, are rice husks, cocoa shells, and cashew shells. The purposes of this study were to determine the effect  of  pyrolysis process, to increase the calorific value and to compare the results of biobriquette calorific composition value of 75% cashew shell - 25%  rice husk by torefaction testing and pyrolysis testing with pyrolysis of biobriquette 75% rice husk - 25% cashew shell . The biomass was then formed into biobriquette to increase the density of the mass. Biobriquette materials used in this study were rice husk and cashew shell. Mass composition between cashew shell and rice husk was 50% - 50%, 75% -25%, and 100%  glued together using PVA glue. Then they were formed into briquettes with 25-30 mm high and 25 mm in diameter with direct sunlight drying for 24 hours. Next, variations of pyrolysis temperature 325 0C, 350 0C and 375 0C were carried out within ranges of time of 15 minutes, 30 minutes, and 45 minutes. The highest increased calorific value was  at 375 0C within time duration of 45 minutes was 5401.9 cal / g. In addition, the percentage of weight loss occured at 100% biobriquette composition of rice husk weight which decreased by 57.99%. Compared to torefaction and pyrolysis testings with different variations before, both testings produced the best calorific value of 6368.54 cal / g by testing biobriquette 75% cashew shell - 25% rice husk at pyrolysis temperature of 300 0C.
PENINGKATAN NILAI KALOR BIOBRIKET CAMPURAN SEKAM PADI DAN DOMINANSI KULIT KACANG METE DENGAN METODE PIROLISA Onky Eridhani; Arijanto Arijanto; Muchammad Muchammad
JURNAL TEKNIK MESIN Vol 1, No 4 (2013): VOLUME 1, NOMOR 4, OKTOBER 2013
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (854.815 KB)

Abstract

The requirement of fuel in Indonesia has increased recently. It needs an alternative fuel in order to increase the production of energy resources. One of the alternative energy sources is biomass. The materials to create biomass in Indonesia are rice husk, cocoa shell, and cashew shell. From these materials, biomass then is formed into biobriquette to increase mass density. The objective of this research is knowing the influence of pyrolysis process against the increasing of biobriquette heat value and knowing the comparison of the best heat value result of biobriquette composition 75% cashew shell – 25% rice husk from Torrefaction and the different pyrolysis method. Biobriquette which is used is made from the mixture of rice husk and cashew shell. Pyrolysis is a chemical putrefaction process from organic substance with high heating temperature within 300 ⁰C – 500 ⁰C. The research was held by using biobriquette composition 50% cashew shell – 50% rice husk, 75% cashew shell – 25% rice husk, and 100% cashew shell with mass percentage. Those materials of biobriquette are blended, and then bonded with PVA glue, and after that it was formed into briquette with 25 – 30 mm height and diameter is 25 mm. And then, the briquettes are pyrolized by temperature of 350, 400, and 450 ⁰C with a varied holding time within 15, 30, and 45 minutes. The result of this research is all of those variations can increase the heat value of biobriquette. The highest heat value result of biobriquette from these 3 compositions occured at the composition of biobriquette 100% cashew shell which was tested at the temperature of 450 ⁰C with the holding time at 30 minutes is 7233,1 call/g. However, The biobriquette’s mass had also decreased by the amount of 63,38% from the former weight 9,9 gram. From torrefaction and pyrolysis method with different variation which had ever been done before, biobriquette with the composition of 75% cashew shell – 25% rice husk at this pyrolysis test produced the highest heat value, that is 6407,6 call/g.
ANALISIS PENGARUH PENGGUNAAN FLUIDA NON-NEWTONIAN PADA HYDRODYNAMIC PARTIAL ROUGH JOURNAL BEARING DENGAN MENGGUNAKAN COMPUTATIONAL FLUID DYNAMICS Bara Songka Laktona Siregar; Mohammad Tauviqirrahman; Muchammad Muchammad
JURNAL TEKNIK MESIN Vol 10, No 3 (2022): VOLUME 10, NOMOR 3, JULI 2022
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Journal bearing merupakan sebuah elemen mesin yang digunakan untuk menjaga poros (shaft) agar selalu berputar terhadap sumbunya. Journal bearing digunakan pada sistem mekanik dengan karakteristik yang membutuhkan presisi, kecepatan dan pembebanan tinggi. Beberapa tahun terakhir, telah dilakukan studi untuk upaya peningkatkan performa tribologi bearing, yang mana dimulainya mempertimbangkan desain/arsitekstur dari bearing tersebut. Dalam meningkatkan performansi tribologi, telah banyak dilakukan analisis disribusi tekanan¸ dan fenomena kavitasi yang telah diajukan oleh berbagai ilmuwan, terutama pada journal bearing. Dengan berbagai upaya yang telah dilakukan untuk perningkatan performa tribologi, untuk itu dilakukan penelitian menggunakan pelumasan hydrodynamic dengan fluida non-Newtonian. Dalam studi ini analisis komputasi kinerja tribological pada bantalan jurnal disajikan. Kekasaran permukaan parsial dimana permukaan kasar direkayasa di area tertentu dan tidak ada di area lain, digunakan pada permukaan bantalan. Kekasaran diasumsikan mengikuti model kekasaran butir pasir, analisis dilakukan dengan menggunakan journal bearing modeling 3D computational fluid dynamics (CFD) dengan mempertimbangkan efek kavitasi yang terjadi pada journal bearing menggunakan fluida non-Newtonian, non-Newtonian fluid digunakan karena fluida ini memiliki sifat anti-aus, gesekan rendah, dan tekanan ekstrim.  Dalam penelitian ini digunakan 2 journal bearing, bearing pertama memiliki kondisi batas permukaan halus dan bearing kedua memiliki kondisi batas permukaan sebagian kasar dengan keduanya memiliki rasio eksentrisitas 0.71 Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan kekasaran permukaan pada journal bearing dengan fluida non-Newtonian, menurunkan nilai tekanan maksimum, perubahan distribusi tekanan, memperluas area kavitasi, dan menurunkan nilai fraksi volume dari nilai uap.
ANALISIS SIFAT MEKANIK DAN OPTIMALISASI STRUKTUR BOOM EXCAVATOR V EC650BE MENGGUNAKAN METODE ELEMEN HINGGA Ariq Fathurrahman; Sumar Hadi Suryo; Muchammad Muchammad
JURNAL TEKNIK MESIN Vol 10, No 3 (2022): VOLUME 10, NOMOR 3, JULI 2022
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Alat berat memiliki peranan penting dalam membantu keterbatasan manusia dalam melakukan pekerjaan. Excavator merupakan alat berat yang menggunakan sistem hidrolik sebagai penggerak utama dimana sistem ini menggerakan berbagai komponen utama seperti bucket, arm, dan boom sehingga excavator dapat melakukan pekerjaan. Penelitian ini membahas tentang perancangan desain optimasi boom excavator V EC650BE dimana proses optimasi topologi dilakukan dengan 3 variasi material yaitu HARDOX 400, S690QL dan SAILMA 450 HI. Metode yang dipilih dalam penelitian ini adalah analisis linear statik menggunakan metode elemen hingga. Diketahui bahwa pada desain awal excavator tegangan VonMises terbesar pada setiap variasi material berturut-turut adalah 372,3 MPa, 370,5 MPa, dan 370,4 MPa. Hasil yang didapatkan dari proses optimasi yaitu tegangan maksimum VonMises pada desain variasi pertama sebesar 370,6 MPa dengan pengurangan massa 243 kg dan pada variasi kedua tegangan maksimum sebesar 374,4 MPa dengan pengurangan massa 289 kg.
RANCANG BANGUN ATM BERAS DENGAN METODE SCANNING KARTU TANDA PENDUDUK ELEKTRONIK Muhammad Fathan Zakiron; Muchammad Muchammad; Budi Setiyana
JURNAL TEKNIK MESIN Vol 10, No 3 (2022): VOLUME 10, NOMOR 3, JULI 2022
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Covid-19 memberikan dampak yang cukup besar kepada masyarakat secara menyeluruh baik secara nasional maupun internasional. Pembatasan kegiatan masyarakat mengakibatkan banyaknya orang yang kehilangan mata pencaharian, baik dari karyawan yang terkena PHK hingga bisnis UMKM yang harus gulung tikar. Hal ini menarik rasa empati beberapa orang yang mampu dan memunculkan banyakgerakan memberikan sumbangan kepada yang membutuhkan. Namun proses pembagian bantuan ini memakan waktu dan tenaga yang tidak sedikit sehingga dibutuhkan inovasi untuk mengatasi masalah pembagian ini. Di sinilah ide untuk membuat ATM beras muncul. ATM beras merupakan sebutan untuk dispenser beras yang dipasangkan dengan sistem otomasi untuk mengeluarkan beras dengan jumlah yang telah ditentukan. ATM beras yang dirancang kali ini menggunakan screw conveyor sebagai sistem mekanis utamanya, dimana screw conveyor merupakan salah satu perangkat penanganan material yang sering digunakan untuk material berbentuk butiran. Pemindai RFID dibuat dari Arduino uno yang dipasangkan dengan modul RFID PN532. Untuk mengetahui apakah pemindaian yang dilakukan berhasil atau gagal, dipasangkan modul LCD 16x2 yang akan menampilkan informasi tersebut. Sedangkan untuk mengaktifkan motor listrik, dipasang modul L298N sebagai saklar dari motor listrik. Setelah dilakukan perhitungan, didapat bahwa motor listrik yang dibutuhkan adalah motor listrik DC dengan kecepatan 90 rpm, agar ATM beras dapat mengeluarkan beras sebanyak 1,5 kg dalam waktu 15 detik. Untuk kapasitas penampungan adalah 5,42 kg.
OPTIMASI DESAIN TOPOLOGI STRUKTUR BOOM EXCAVATOR CAT 374D L DENGAN MENGGUNAKAN METODE ELEMEN HINGGA Dwiki Putratama Nugraha; Sumar Hadi Suryo; Muchammad Muchammad
JURNAL TEKNIK MESIN Vol 10, No 3 (2022): VOLUME 10, NOMOR 3, JULI 2022
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu jenis alat berat yang terbuat dari mesin di atas roda khusus yang dilengkapi dengan arm, boom dan bucket merupakan excavator. Excavator dipergunakan untuk menggali atau mengangkut suatu material seperti tanah, batubara, pasir, dan lain-lain. Pada excavataor terdapat satu komponen yang berperan penting dalam fungsinya tersebut adalah boom. Penelitian kali ini membahas mengenai perancangan optimasi pada  boom yang menghasilkan suatu desain dengan mengurangi berat tetapi tetap mempertahankan kekuatannya, boom yang digunaan merupakan Caterpilar 374D L. Optimasi pada boom menerapkan konsep optimasi berupa optimasi topologi. Metode yang dilakukan menggunakan analisis linear static dengan penerapan metode elemen hingga sehingga tegangan maksimum yang terjadi pada boom dapat diketahui . Untuk menentukan besar tegangan von mises dilakukan dengan 3 variasi yaitu posisi jangkauan tinggi maksimum, jangkauan datar maksimum, dan jangkauan kedalaman maksimum. Von Mises tersebesar 470,5 MPa pada posisi jangkauan tinggi maksimum. Proses optimasi topologi, pertama dengan memilih variasi area desain kemudian di ambil 2 variasi desain. Hasil yang didapat setelah dilakukan optimasi topologi yaitu tegangan maksimum vonmises pada variasi 1 sebesar 473,9 MPa, sedangkan untuk variasi 2 sebesar 478,7 MPa. Setelah di optimasi didapatkan boom dengan reduksi massa dalam variasi pertama sebesar 193 kg dan pada variasi kedua 214 kg.
PENGARUH ASPECT RATIO DARI DELTA WINGLET VORTEX GENERATOR TERHADAP PERPINDAHAN PANAS DARI TUBES KE ALIRAN UDARA DI DALAM SALURAN Sumar Suryo; Muchammad Muchammad; Ari Wilarsati
JURNAL TEKNIK MESIN Vol 9, No 1 (2021): VOLUME 9, NOMOR 1, JANUARI 2021
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penggunaan vortex generator untuk memperbaiki perpindahan panas dipengaruhi oleh beberapa parameter yangmana salah satunya adalah aspect ratio. Oleh karena itu, penelitian ini dilakukan untuk mengevaluasi dampak aspect ratio dari vortex generator terhadap perpindahan panas dan pressure drop aliran di dalam saluran. Dalam studi ini, eksperimen dilakukan dengan mengalirkan udara melewati sebaris tubes yang dipanasi di dalam saluran persegi empat. Common flow-up vortex generators dengan susunan in-line dipasang pada plat uji untuk satu, dua, dan tiga pasang yangmana aspect ratio divariasikan dari 1 sampai 3 dengan interval 0,5. Kecepatan udara di dalam saluran divariasikan pada rentang 0,4 sampai 2 m/s dengan interval 0,2 m/s. Dari hasil simulasi diketahui bahwa penambahan DWP vortex generator dengan sudut serang 15o pada 3 baris, aspect ratio 3 menunjukkan kenaikan koefisien perpindahan panas  tertinggi, yaitu 44,3%.
ANALISIS PENGARUH KEKASARAN PERMUKAAN PADA HYDRODYNAMIC JOURNAL BEARING DENGAN PELUMAS NON-NEWTONIAN DENGAN PERANGKAT LUNAK CFD Andreas Partogi H; Mohammad Tauviqirrahman; Muchammad Muchammad
JURNAL TEKNIK MESIN Vol 10, No 1 (2022): VOLUME 10, NOMOR 1, JANUARI 2022
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bantalan jurnal adalah elemen mesin yang digunakan untuk menjaga agar poros selalu berputar pada porosnya. Bantalan jurnal digunakan dalam sistem mekanis dengan karakteristik yang membutuhkan presisi, kecepatan, dan pembebanan yang tinggi. Dalam beberapa tahun terakhir, studi untuk meningkatkan kinerja tribologi bantalan telah mulai mempertimbangkan desain/arsitektur bantalan ini. Dalam meningkatkan kinerja tribologi, berbagai metode untuk menganalisis distribusi tekanan¸ dan fenomena kavitasi telah diusulkan oleh berbagai ilmuwan, terutama di bantalan jurnal. Dalam studi ini, analisis komputasi kinerja tribological pada bantalan jurnal disajikan. Kekasaran permukaan parsial di mana permukaan kasar direkayasa di area tertentu dan tidak ada di area lain, digunakan pada permukaan bantalan. Kekasaran diasumsikan mengikuti model kekasaran butir pasir, analisis dilakukan dengan menggunakan journal bearing modeling 3D Computational Fluid Dynamics (CFD) dengan mempertimbangkan pengaruh kavitasi pada journal bearing menggunakan fluida non-Newtonian, Non- Fluida Newtonian digunakan karena fluida ini memiliki sifat anti-aus, gesekan rendah, dan tekanan ekstrim. Dalam penelitian ini digunakan 2 journal bearing, bearing pertama memiliki kondisi batas permukaan halus dan bearing kedua memiliki kondisi batas permukaan sebagian kasar dengan keduanya memiliki rasio eksentrisitas 0,4. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan kekasaran permukaan pada journal bearing dengan fluida non-Newtonian, menurunkan nilai tekanan maksimum, perubahan distribusi tekanan, memperluas area kavitasi, dan menurunkan nilai fraksi volume dari nilai uap.
ANALISIS KOMPOSISI MATERIAL BERBAHAN ECENG GONDOK TERHADAP KARAKTERISTIK BIOPELET Sentono Wahyu Prasojo; Norman Iskandar; Muchammad Muchammad
JURNAL TEKNIK MESIN Vol 10, No 4 (2022): VOLUME 10, NOMOR 4, OKTOBER 2022
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Non-renewable energy yang sangat terbatas, seiring berjalannya waktu ketersediannya terus berkurang sehingga nantinya tidak dapat diperbarui Kembali. Oleh karena itu, perlu adanya renewable energy untuk mengatasi hal tersebut. Salah satunya adalah pembuatan biopelet, biopelet merupakan salah satu energi alternatif  bersifat renewable yang berasal dari biomassa. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui karakteristik dari kualitas biopelet berbahan eceng gondok Komposisi campuran yang digunakan yaitu serbuk eceng gondok, tepung tapioka, dan air. Pembuatan biopelet menggunakan mesin flat die pellet mill dengan kecepatan mesin yang digunakan 1700 rpm. Hasil pengujian karakteristik biopelet berbahan eceng gondok untuk kadar air nilainya 7,64%, kadar abu 12,85%, kadar zat terbang 63,31%, kadar karbon terikat 16,21%, densitas 1,16%, dan nilai kalor 3972 kal/g. Biomassa berbahan eceng gondok masih kurang efektif untuk dijadikan biomassa dikarenakan nilai kalornya yang masih di bawah standar SNI 8021:2014 dan masih banyak biomassa lain yang lebih unggul nilai kalornya dibanding dengan biomassa berbahan eceng gondok.
STUDI PERBANDINGAN KONTAK GESEK PADA PERMUKAAN HALUS DAN PERMUKAAN TERABRASI DARI MATERIAL KARET MENGGUNAKAN SOFTWARE ABAQUS Afid Khoirudin; Budi Setiyana; Muchammad Muchammad
JURNAL TEKNIK MESIN Vol 10, No 4 (2022): VOLUME 10, NOMOR 4, OKTOBER 2022
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keausan akibat abrasi pada komponen yang terbuat dari material karet seperti pada ban kendaraan sangat menentukan umur pakai dari komponen tersebut. Dalam material karet, ketika permukaan yang masih halus mengalami abrasi, maka akan terbentuk permukaan yang bergerigi secara paralel yang arahnya tegak lurus dengan arah gerak abrasi. Bentuk permukaan yang bergerigi ini akan terus menerus terbentuk selama proses kontak abrasi masih berjalan. Keausan abrasi terjadi akibat tegangan pada material karet melampaui tegangan patah material. Tetapi analisis keausan abrasi pada karet masih sangat sulit dilakukan secara analitik dikarenakan sifat karet yang non linier dan hyperelastic. Dengan menggunakan metoda numerik, tulisan ini membahas perbandigan performa dari material karet permukaan halus dan terabrasi, dengan material yang digunakan yaitu SBR-25. Sebagai studi awal, analisis dilakukan dalam dua dimensi dengan menggunakan perangkat lunak komersial ABAQUS 6.14-5 dengan memodelkan karet yang kontak dengan indenter yang kaku. Simulasi dilakukan dengan variasi ukuran chip, kedalaman indentasi, dan kecepatan geser.