Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search
Journal : eProceedings of Engineering

Implementasi Kriptografi Dan Steganografi Pada Media Gambar Menggunakan Algoritma Blowfish Dan Metode Least Significant Bit Ganesha Dwi Adynugraha; Rumani M; Muhammad Nasrun
eProceedings of Engineering Vol 2, No 2 (2015): Agustus, 2015
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Di era perkembangan teknologi yang kian pesat saat ini, seluruh aspek kehidupan tidak terlepas dari peran teknologi, khususnya dalam pertukaran informasi. Keamanan dalam pertukaran informasi adalah hal yang patut diperhatikan. Munculnya pihak ketiga, dikhawatirkan melakukan peretasan pada pesan ketika terjadinya pertukaran. Hal ini menjadikan proses enkripsi dan dekripsi data dalam merahasiakan suatu pesan sangatlah penting. Tetapi teknologi kriptografi dirasa masih belum cukup dalam melaksanakan tugas tersebut. Untuk itu diperlukan teknologi steganografi dalam teknik pengamanan pesan. Dalam penelitian ini telah berhasil dibuat suatu implementasi dan kombinasi dari ilmu kriptografi dan steganografi yang optimal dalam pengamanan pesan. Menggunakan algoritma Blowfish dalam proses enkripsi, dikombinasikan dengan menyisipkannya melalui media gambar menggunakan metode Least Significant Bits. Pemrogramannya diolah dalam bahasa pemrograman Java yang cukup populer dan dapat diakses di banyak perangkat teknologi. Hasil Implementasi diuji dengan parameter pengujian PSNR dan pengujian avalanche effect. Dari pengujian didapatkan kesimpulan bahwa implementasi telah berhasil dengan nilai pengujian PSNR berkisar antara 30dB – 40dB dan nilai pengujian avalanche effect berkisar antara 35,94% - 50%. Kata Kunci : Kriptografi, Steganografi, Blowfish, LSB.
Analisis Perbandingan Antara Algoritma Kriptografi Serpent Dan Aes Pada Implementasi Enkripsi Sms Di Perangkat Android Bayu Rizki Rahmadi; Rumani M; Muhammad Nasrun
eProceedings of Engineering Vol 2, No 2 (2015): Agustus, 2015
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Perangkat mobile saat ini telah berkembang dengan sangat pesat. Salah satu perkembangannya adalah sistem operasi Android. Teknologi enkripsi merupakan proses yang memiliki komputasi cukup kompleks, sehingga proses enkripsi dan dekripsi dapat membebani perangkat mobile. Agar suatu aplikasi enkripsi dapat berjalan dengan baik di perangkat Android maka dibutuhkan penggunaan algoritma kriptografi yang paling optimal. Maka dari itu dilakukan implementasi enkripsi SMS pada perangkat Android. Implementasi tersebut dilakukan dengan menggunakan Android SDK dan Android Studio untuk membuat aplikasinya. Algoritma kriptografi yang digunakan adalah Serpent dan AES. Hasil implementasi kedua algoritma tersebut akan diuji dengan parameter waktu enkripsi, waktu dekripsi, heap memory, dan avalanche effect. Dari hasil pengujian tersebut didapat sebuah kesimpulan kalau AES adalah algoritma kriptografi paling optimal untuk diterapkan di perangkat Android. Kata Kunci : Kriptografi, Serpent, AES, Android.
Implementasi Metode Gabor Dan Jaringan Syaraf Tiruan Pada Sistem Pengenalan Wajah Benny Kurniawan; Rumani M; Muhammad Nasrun
eProceedings of Engineering Vol 2, No 2 (2015): Agustus, 2015
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Pengenalan wajah manusia secara otomatis menggunakan komputer berkembang dengan pesat di beberapa decade terakhir. Pengenalan wajah juga memiliki peran penting pada berbagai aspek seperti bidang keamanan, entertainment, multimedia, bahkan kesehatan. Pada tugas akhir ini yang berjudul “IMPLEMENTASI METODE FILTER GABOR DAN JARINGAN SYARAF TIRUAN PADA SISTEM PENGENALAN WAJAH” telah dikembangkan suatu sistem pengenalan wajah dengan memanfaatkan kombinasi metode filter gabor (Gabor Filter) dan Jaringan Syaraf Tiruan (Artificial Neural Network). Metode filter gabor dipilih karena metode ini merupakan detektor ciri yang sukses dan memiliki kemampuan melakukan ekstraksi ciri pada citra wajah. Kemudian pada proses klasifikasi wajah dilakukan menggunakan metode Jaringan Syaraf Tiruan yang mampu menjamin tingkat akurasi yang tinggi pada sistem pengenalan citra wajah. Secara umum sistem yang dihasilkan telah mampu mengenali citra wajah dengan sangat baik. Hal ini dapat dilihat dari presisi pengenalan yang cukup tinggi mencapai 75% untuk skenario 1 dimana menguji dan mencari akurasi terbaik dari berbagai posisi dan lokasi pengambilan; 93,75% untuk skenario 2 dimana menguji jarak yang optimal; 88,75% untuk skenario 3 dimana menguji berbagai ekspresi untuk mendapatkan akurasi terbaik dan 93,75% untuk skenario 4 dan 5 dimana menguji berbagai parameter filter gabor dan waktu komputasi yang optimal. Kata kunci : Pengenalan Wajah, Filter Gabor, Jaringan Syaraf Tiruan
Perancangan Aplikasi Sistem Pakar Pendeteksian Kerusakan Pada Mobil Solar Berbasis Android Ramadhani Luthfina; Burhanuddin Dirgantaro; Muhammad Nasrun
eProceedings of Engineering Vol 2, No 2 (2015): Agustus, 2015
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Pada umumnya kerusakan yang terjadi pada kendaraan khususnya mobil diakibatkan oleh kelalaian si pemilik dalam menggunakan dan merawat mobil. Namun ada beberapa kasus kerusakan yang diakibatkan oleh habisnya masa pemakaian komponen yang ada. Setiap mobil memerlukan perawatan secara berkala. Umumnya pemilik mengetahui adanya kerusakan saat mobil tidak beroperasi seperti biasanya. Banyak penyebab dan tanda-tanda saat mobil tidak beroperasi dengan baik. Beberapa diantaranya dapat dilihat dari sisi sistem bahan bakar, bagian pelumasan atau secara mekanis. Dalam Tugas Akhir ini penulis merancang sebuah sistem pakar berbasis android untuk mendiagnosis dan menyelesaikan masalah kerusakan pada mobil khususnya yang berbahan bakar solar. Metode yang digunakan dalam Tugas Akhir ini adalah Forward Chaining yang bertujuan untuk membantu menganalisa kerusakan serta memberikan solusi dari masalah yang ditemukan nantinya. Aplikasi ini dibuat dalam bentuk aplikasi android untuk memudahkan pengguna dalam mengakses dan menyelesaikan masalah yang terkait dimana saja. Diharapkan dengan Tugas Akhir ini dapat membantu para pemilik kendaraan roda empat berbahan bakar solar dan montir amatir dalam menghadapi masalah kerusakan yang terjadi pada mobil berbahan bakar solar tersebut. Kata kunci : mobil, solar, forward chaining, mobile
Rancang Bangun Aplikasi Sistem Pakar Untuk Diagnosis Penyakit Kulit Dan Kelamin Berbasis Smartphone Android Vita Kemala; Budhi Irawan; Muhammad Nasrun
eProceedings of Engineering Vol 2, No 2 (2015): Agustus, 2015
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

jalankan pada teknologi smartphone. Dengan adanya teknologi smartphone ini, semua menjadi lebih mudah, praktis dan efisen. Begitu juga aplikasi-aplikasi yang berhubungan dengan kesehatan. Oleh karena itu aplikasi-aplikasi yang berhubungan dengan kesehatan terus dikembangkan hingga saat ini . Namun pada kenyataannya beberapa aplikasi kesehatan justru hanya bisa dioperasikan oleh tenaga kerja berkemampuan khusus. Selain itu juga dibutuhkan pengetahuan yang detail karena aplikasi bersifat rumit. Hal ini bertolak belakang dengan prinsip smartphone saat ini yang mengutamakan prinsip mudah, praktis dan efisien dalam menggunakannya. Saat ini masyarakat membutuhkan aplikasi kesehatan yang mampu dioperasikan oleh semua orang dengan praktis, dan mudah digunakan . Tugas akhir ini bertujuan untuk merancang sebuah aplikasi kesehatan berupa sistem pakar yang dapat mendiagnosa sebuah penyakit khususnya penyakit kulit dan kelamin yang dapat dijalankan pada smartphone dan oleh semua user. Tugas akhir ini menggunakan android sebagai interface dan SQLite sebagai database untuk menyimpan data gejala, data penyakit, dan data history. Tugas akhir ini menggunakan penggabungan forward chaining dan certainty factor untuk proses mendiagnosis penyakit sekaligus menunjukan tingkat ketepatan/keakuratan diagnosis penyakit. Kata Kunci : forward chaining, certainty factor, sistem pakar
Analisis Dan Implementasi Framework Crisp-Dm Untuk Mengetahui Perilaku Data Transaksi Pelanggan (Studi Kasus : Pt. X) Muhammad Zain Imtiyaz; Muhammad Nasrun; Umar Ali Ahmad
eProceedings of Engineering Vol 2, No 1 (2015): April, 2015
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bisnis ritel mengalami pertumbuhan yang begitu pesat di Indonesia. Bisnis ini menunjukkan potensi yang cukup tinggi karena menjangkau masyarakat kalangan menengah. Kekuatan utama dalam bisnis ritel ini adalah variasi produk yang ditawarkan. Masalah akan muncul apabila tidak ada strategi khusus dalam pengelolaan variasi produk tersebut. Hal ini berkaitan erat dengan karakteristik atau pola pembelian oleh pelanggan. Pengelola bisnis ritel harus cerdas dalam pengambilan strategi maupun keputusan terutama pemilihan barang yang akan dijual kepada pelanggan. Tugas akhir ini membahas mengenai perancangan dan implementasi aplikasi data mining pada bisnis ritel (studi kasus : PT X) dengan menggunakan data transaksi penjualan dengan tujuan menganalisis perilaku data yang merepresentasikan pola pembelian pelanggan. Pola pembelian pelanggan diperoleh dari kombinasi antar item barang yang dibeli atau biasa disebut Asosiasi. Aplikasi ini menggunakan framework CRISP-DM dengan algoritma Apriori sebagai metodanya. Hasil analisis menunjukkan bahwa kemunculan kombinasi item, support, dan confidence setiap bulan menunjukkan hasil yang berbeda. Hasil analisis ini menjadi rekomendasi strategi perusahaan dalam memasarkan produk sesuai minat pelanggan. Kata kunci : bisnis ritel, data mining, framework CRISP-DM, algoritma Apriori, asosiasi
Analisis Dan Implementasi Algoritma Fp-Growth Pada Aplikasi Smart Untuk Menentukan Market Basket Analysis Pada Usaha Retail (Studi Kasus : Pt.X) Dyah Pramesthi Larasati; Muhammad Nasrun; Umar Ali Ahmad
eProceedings of Engineering Vol 2, No 1 (2015): April, 2015
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bisnis retail membutuhkan suatu aplikasi yang dapat membantu untuk menganalisis produk mana saja kah yang sering dibeli oleh pelanggan dan kebiasaan pelanggan membeli produk yang satu dengan yang lainnya. Jika terdapat produk yang disediakan tidak sesuai dengan kebutuhan pelanggan, maka dapat menyebabkan kerugian pada bisnis tersebut karena produk tidak berhasil terjual. Oleh karena itu, aplikasi SMART – Sistem Informasi Manajemen Retail dibangun untuk memenuhi kebutuhan tersebut. Aplikasi SMART dalam Market Basket Analysis dibangun dengan menggunakan algoritma FP- Growth. Algoritma FP-Growth dapat menghasilkan frequent itemset yang nantinya akan digunakan pada proses association rules. Proses association rules akan menghasilkan suatu rule yang dipengaruhi oleh nilai minimum support dan minimum confidence. Penelitian ini membahas masalah tentang bagaimana sistem kerja Market Basket Analysis dengan menggunakan algoritma FP-Growth, perancangan sistem dengan menggunakan algoritma FP-Growth, dan menetapkan frequent itemset dan rule. Hasil pengujian yang diperoleh adalah rata-rata pada nilai minsupp=0.006 dan minconf=0.6 tidak menghasilkan rules, dan rata-rata waktu proses adalah 957 ms.. Kata Kunci : FP-Growth, FP-Tree, Association Rule, data mining, retail
Detektor Kebohongan Dengan Analisis Pembesaran Diameter Pupil Dan Pergerakan Mata Menggunakan Metode Klasifikasi Support Vector Machine Reza Adriansyah Rusmanto; Muhammad Nasrun; Roswan Latuconsina
eProceedings of Engineering Vol 5, No 3 (2018): Desember 2018
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Didunia ini manusia dilahirkan dengan berbagai macam sifat dan perilaku yang berbeda – beda. Dalam kehidupan sehari – hari, banyak orang yang menerapkan sifat kejujuran dalam kehidupannya, namun tidak sedikit juga orang yang melakukan kebohongan untuk mentutupi kebenaran yang ada.. Kebohongan sudah menjadi salah satu prilaku umum yang sering dilakukakan dalam kehidupan sehari – hari. Kebohongan itu sendiri bertujuan untuk membangun pemahaman pada orang lain, akan tetapi pemahaman yang dibentuknya adalah salah. Pengukuran akurasi diperoleh dari pengamatan pada perubahan diameter pupil menggunakan metode circular hough transform dan pergerakan bola mata mata dengan menggunakan metode yang sama lalu ditentukan menggunakan klasifikasi Support Vector Machine yang nantinya akan dibandingkan melalui akurasi yang didapat dengan komposisi data latih yang berbeda. Pada penelitian yang dilakukan, seseorang yang berbohong pupil matanya akan mengalami dilasi sebesar 4% hingga 7% dari diameter pupil awal responden dan mengalami pergerakan mata cenderung kekanan. Dari hasil pengujian dan analisa sistem dari 20 responden yang masing masing di ajukan 5 pertanyaan diperoleh akurasi rata-rata sistem mendeteksi gerakan mata secara tepat adalah 55,18% sedangkan untuk akurasi sistem mendeteksi pembesaran diameter pupil sebesar 52,83. Sehingga dari pengujian total sistem dalam mendeteksi jawaban responden secara benar diperoleh rata-rata akurasi sebesar 73%. Kata kunci : detektor kebohongan, video camera, pupil mata, kedipan mata, hough transform, Support Vector Machine Abstract In this world, human was born with a variety of different character and behaviors - different. In daily activity, many people who apply the nature of honesty in life, but not a few also people who do lies to cover up the truth. The lie has become one of the common behaviors that are often done in daily activity. The lie aims to build an miss understanding for others. From the results of research conducted lie detector tool. Accuracy is obtained from observations on the change in pupillary diameter and eye movement using the method of circular Hough transform and then determined using the Support Vector Machine classification. From the results of research is done lie detector system successfully detects lies. The accuracy was obtained from the observation on the change of pupil diameter using the circular Hough transform method and the movement of the eyeball using the same method then determined using the classification of Support Vector Machine. In research conducted, a person who lies his pupils will experience dilation of 4% to 7% of the initial pupil diameter of respondents and experienced eye movements tend to right. The testing result of 20 respondents in each of the five questions obtained the accuracy of the average system to detect eye movements is 55.18% accurately, while for the accuracy of detecting the ISSN : 2355-9365 e-Proceeding of Engineering : Vol.5, No.3 Desember 2018 | Page 6156 system of pupil diameter of 52.83%. So from the total system testing in detecting the respondent's answer correctly obtained the greatest accuracy of the test 73%. Keywords : lie detector, video camera, eye pupil, eye blink, hough transform, Support Vector Machine
Detektor Kebohongan Dengan Analisis Pembesaran Diameter Pupil Dan Pergerakan Mata Menggunakan Metode Jaringan Syaraf Tiruan Hopfield Net Nadia Nassar Mahendhy; Muhammad Nasrun; Roswan Latuconsina
eProceedings of Engineering Vol 5, No 3 (2018): Desember 2018
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Dalam ilmu psikologi, orang yang sedang berbohong akan mengalami pembesaran diameter pupil mata dimana kelopak mata tidak berkedip saat mengatakan kebohongan serta gerakan mata yang akan melihat ke kanan. Ukuran diameter pupil mata dan gerakan bola mata seseorang direkam menggunakan video kamera untuk dianalisis apakah orang tersebut melakukan kebohongan atau tidak. Penelitian ini memiliki nilai akurasi lebih dari 70% dari pengujian yang telah dilakukan. Kata kunci : Detektor Kebohongan, Circural Hough Transform, gerakan mata, pupil mata Abstract In this final project has created a system to detect video camera based lies that can analyze lies through the change of pupil diameter and eyeball movement using Haar Cascade Classifier method. According to psychological theory, people who are lying will experience an enlarged pupil diameter where the eyelid does not blink when saying lies and eye movements that will look to the right. The size of the pupil's diameter and the movement of a person's eyeball is recorded using a video camera to be analyzed whether the person is lying or not. This research has an accuracy value of range 70% of the tests that have been done. Keywords : Lie detector, Circural Hough Transform, eye movement, pupil dilation
Detektor Kebohongan Dengan Analisa Gerakkan Mata Dan Perubahan Diameter Pupil Berbasis Video Kamera Dan Image Processing Menggunakan Metode Haar Cascade Classifier Dan Neural Network (multilayer Perceptron) Bagus Tryanto; Muhammad Nasrun; Ratna Astuti Nugrahaeni
eProceedings of Engineering Vol 5, No 3 (2018): Desember 2018
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Berbohong adalah sifat yang tidak terpuji, semua manusia didunia ini pasti pernah berbohong. Berbohong boleh dilakukan untuk kebaikan, namun banyak sekali orang – orang yang menggunakan kebohongan untuk menguntungkan dirinya sendiri. Sangat dibutuhkan sekali alat untuk mendeteksi kebohongan, namun harganya yang sangat mahal dan memiliki komponen yang banyak membuat masyarakat sulit memilikinya. Untuk menyelesaikan tugas akhir ini penulis membuat sistem untuk mendeteksi kebohongan berbasis video kamera dengan parameter yang berikan yaitu pergerakkan bola mata dan perubahan diameter pupil menggunakan metode haar cascade classifier. Teori psikologi menyimpulkan, seseorang yang berbohong akan cenderung melihat kearah kanan dan akan terjadi pembesaran pupil 4% sampai 7%. Dengan metode haar cascade classifier dan Neural network (multilayer perceptron) didapat hasil akurasi sistem sebesar 87%. Kata kunci : Lie detector, Haar cascade classifier, Neural network, Multilayer perceptron, Video kamera, Pupil mata, Eye tracking. Abstract Lying is a trait that is not commendable, all humans in this world must have lie. Lying can be done for good sake, but there are a lot of people who use lies in the wrong way, for example to slander others or to benefit themselves. The lie detector is urgently needed nowadays, but the price is expensive and there a lot of its components which make it difficult to own for the society and the lie detector only belongs to state security organization. Therefore, the affordable and easy components lie detector is needed, so that the society can understand the tool and use it wisely. To finish this final assignment, the Author make a system to detect someone’s lie based on camera video by anlysing the given parameters, which are eye moving (eye tracking) and the change of pupil diameter. With the method of Haar Cascade Classifier and Neural Network (Multilayer Perceptron). Psychological theories conclude that, someone who lies will have certain characteristics, especially in the part of eye, such as enlarged pupil diameter of eyes, the eyelid does not blink when it says lies, and the movement of eyeballs which always moving to indicate someone is thinking something. These parameters are to be tested and taken with video cameras that are integrated with the software to be analysed whether someone is lying or not. With the method of haar casecade classifier and neural network (multilayer perceptron) get the accuracy of the research system 87%. keywords:Lie Detector, Haar cascade classifier, Neural network, Multilayer Perceptron, Camera video, Eye pupils, Eye tracking.