Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Peningkatan Pemahaman TOEFL Mahasiswa Melalui Workshop TOEFL dan Prediction TOEFL Test Fera Tri Susilawaty; Faturachman Alputra Sudirman; M. Ishak Syahadat; La Bilu; Laode Harjudin; Gaddis Pertiwi; Muhammad Yusuf
Kongga : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 1 (2023): Edisi Juni
Publisher : Laboratorium Ilmu Politik dan Pemerintahan FISIP UHO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52423/kongga.v1i1.5

Abstract

Tes TOEFL menjadi acuan untuk mengukur kemampuan seseorang dalam berbahasa Inggris. Kemampuan berbahasa Inggris dianggap penting untuk dimiliki oleh seseorang karena Bahasa Inggris merupakan bahasa universal yang digunakan di dunia dan memiliki keistimewaan sebagai bahasa internasional. Prodi Ilmu Pemerintahan Fisip Universitas Halu Oleo, mewajibkan mahasiswa lulus dalam tes TOEFL sebelum mengikuti sidang proposal skripsi. Kelulusan ditandai dengan kepemilikan sertifikat TOEFL dengan skor 410. Namun, permasalan yang ada, sebagaian besar mahasiswa tidak lulus dalam tes TOEFL sehingga mengakibatkan, banyaknya mahasiswa yang tertunda untuk ujian sidang. Beberapa mahasiswa mengakui bahwa, tidak mengenal tes TOEFL sebelumnya dan tidak pernah mengikuti tes TOEFL. Maka, workshop TOEFL dan Prediction TOEFL test dilakukan agar mahasiswa mengenal dan memahami bentuk tes TOEFL dengan mengikuti simulasi serta mengetahu tips dan trik dalam mnegerjakan soal tes TOEFL.
Meningkatkan Partisipasi Politik Milenial: Pendidikan Politik Melalui Media Sosial di Desa Lawoila, Konawe Selatan Eka Suaib; M.Najib Husain; La Bilu La Bilu; Saidin Saidin; Asriani Asriani; Hasriani Amin; Faturachman Alputra Sudirman
Kongga : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2023): Edisi Desember
Publisher : Laboratorium Ilmu Politik dan Pemerintahan FISIP UHO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52423/kongga.v1i2.13

Abstract

Pendidikan Politik Melalui Pemanfaatan Media Bagi Pemilih Milineal Untuk Meningkatkan Partisipasi Politik Di Desa Lawoila Kecamatan Konda Kabupaten Konawe Selatan bertujuan untuk memberikan pemahaman dan pengetahuan tentang pentingnya berpartisipasi dalam pemilu tahun 2024. Pada Desa Lawoila terdapat 1.037 orang pemilih Pemula yang tersebar dalam 4 dusun, daftar pemilih tetap ( DPT ) ini dikeluarkan tahun 2020 saat pemilihan kepala desa. Dari jumlah tersebut tingkat partisipasi pemilih pemula saat pencoblosan pemilihan kepala desa baru mencapai 80 persen, kondisi ini yang melatarbelakangi untuk melaksanakan KKN Tematik di desa ini yang juga merupkan Desa Binaan Jurusan Ilmu Politik dan Pemerintahan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Halu Oleo. Dalam kegiatan pengabdian ini, tim bekerja sama dengan mitra yaitu KPU Kota Kendari . Tim pengabdian melakukan kegiatan sosialisasi Pemilu 2024, mitigasi potensi kerawanan dengan teknik komunikasi bencana, pembuatan player pemilu di media sosial, dan strategi menghindarkan kampanye hitam (Black Campain) serta ujaran kebencian Pada saat kegiatan nanti, mitra juga berperan untuk membuka kegiatan KKN dan membimbing kegiatan diskusi dengan peserta. Melalui kerja sama antara tim KKN dan mitra, diharapkan tujuan dari kegiatan ini akan tercapai.
NEGOTIATING FEMINIST IDEOLOGY IN ASMA NADIA’S NOVEL ASSALAMUALAIKUM BEIJING (Negosiasi Ideologi Feminis dalam Novel Asma Nadia Assalamualaikum Beijing) Rasiah, NFN; Bilu, La
Kandai Vol 19, No 2 (2023): KANDAI
Publisher : Kantor Bahasa Provinsi Sulawesi Tenggara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26499/jk.v19i2.4612

Abstract

Feminis dan Islam sering dibenturkan sebagai ideologi yang berlawanan. Islam sebagai agama seringkali dipandang sebagai sumber munculnya praktik-praktik ketidakadilan terhadap perempuan. Akhir-akhir ini, ada upaya untuk menghidupkan kembali nilai-nilai Islam untuk memperkuat posisi perempuan, terutama bagi mereka yang lahir dan hidup dalam konteks budaya berbasis Islam. Artikel ini bertujuan untuk mengungkap upaya negosiasi ideologi feminis dalam novel Assalamualaikum Beijing karya Asma Nadia. Feminisme multikultural digunakan sebagai perspektif dalam mengkaji isu ideologi feminis dalam novel dengan asumsi bahwa perempuan tidak diciptakan dan dikonstruksi dengan cara yang sama tetapi bergantung pada latar belakang sosial budayanya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa novel ini menekankan kemandirian perempuan dengan mendorong mereka melalui pendidikan dan karir untuk melepaskan diri dari masalah ekonomi dan sosial. Namun, kemandirian dan kesetaraan perempuan juga harus didukung oleh nilai-nilai agama (Islam). Tampaknya novel ini melawan stereotip yang menganggap atribut agama (Islam) yang melekat pada perempuan sebagai kurungan atau bentuk subordinasi, seperti hijab dan taaruf, namun atribut tersebut justru menjadi bentuk pembebasan dan otonomi perempuan. Feminism and Islam are often viewed as opposing ideologies. Islam as a religion is seen by feminists as the source of the emergence of fraudulent practices against women. However, in the present decade, feminists have developed their ideas dealing with cultural attributes, particularly about Islamic rule on women. There has been an effort to enliven Islamic values to strengthen the position of women, especially for those who were born and live in an Islamic-based culture. This article aims to reveal the negotiation of feminist ideology in Assalamualaikum Beijing novel written by Asma Nadia. Multicultural feminism is used as a perspective in examining how feminist ideology is negotiated in the novel. The assumption that women are not created and constructed in the same social and cultural circumstances, thereby having a different way to exist in society. The results show that the novel emphasizes women's independence by encouraging women's education and career to liberate themselves from economic and social shortcomings. However, women's independence and equality must also be in line with religious (Islamic) values. It seems that the novel fights against the stereotypes of Islamic attributes attached to women as confinement or a form of subordination, such as hijab and taaruf, these attributes, on the other hand, become a form of women's self-liberation and autonomy. 
Analisis Efektivitas Pelayanan Penerbitan Sertifikat Hak Milik di Badan Pertanahan Nasional Kabupaten Buton Utara La Miki; Syamsul Alam; La Bilu
PAMARENDA : Public Administration and Government Journal Vol. 4 No. 2 (2024): Edisi November
Publisher : Program Studi Ilmu Pemerintahan, FISIP - Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52423/pamarenda.v4i2.11

Abstract

Penelitian ini dilakukan pada Badan Pertanahan Nasional Kabupaten Buton Utara. Metode yang dilakukan dalam penelitian ini berupa penelitian deskriptif kualitatif dengan pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Penetuan informan dalam penelitian ini dilakukan dengan cara purposive sampling. Sedangkan teknik analisis data yang menggunakan model analisis deskriptif kualitatif dengan mendasarkan pada pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa Efektivitas Pelayanan dalam Penerbitan Sertifikat Hak Milik Atas Tanah pada Badan Pertanahan Nasional Kabupaten Buton Utara dinilai kurang efektif. Hal ini ditinjau dari 4 aspek: 1) pencapaian tujuan, 2) ketepatan waktu, 3) manfaat, 4) hasil. Dari 4 Aspek tersebut diketahui yang masih dalam masalah adalah aspek ketepatan waktu dan aspek hasil yakni dalam Penerbitan Sertifikat Hak Milik Atas Tanah di Kabupaten Buton Utara masih belum sesuai dengan Standar Operasional Prosedur yang ditetapkan disebabkan beberapa masalah, seperti: pejabat yang diberi wewenang untuk menandatangani sertifikat tidak berada ditempat, jaringan yang lambat, dan berkas pemohon yang kurang mengakibatkan berkas tersebut harus diperbaiki dan dikembalikan untuk dilengkapi oleh pemohon dengan membutuhkan waktu yang lama, adanya sanggahan, adanya sengketa tanah, padatnya jadwal petugas di lapangan sehingga terjadi penumpukan pekerjaan. Serta aspek Hasil dari Penerbitan Sertifikat Hak Milik Atas Tanah pada Badan Pertanahan Nasional Kabupaten Buton Utara masih belum sesuai dengan harapan pemohon yakni masih terjadi kesalahan pada saat pencetakan sertifikat.
Flipbook untuk Menguatkan Literasi Digital dan Keterampilan Desain Bahan Ajar Interaktif bagi Guru-Guru Sman 8 Konawe Selatan Rasiah, Rasiah; Qadriani, Nurlatul; Ulya, Afriani; Mutmainnah, Mutmainnah; Nugraha, Shafwan; Koso, Halijah; Bilu, La; Fauzan, Muh.; Jabaru Hidi, Abd.; Saheya Kowuna Brkt, Wd. Siti
Jurnal SOLMA Vol. 13 No. 3 (2024)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v13i3.15818

Abstract

Background: Kegiatan pengabdian ini betujuan untuk melakukan pendampingan penyusunan bahan ajar interaktif berbasis flipbook pada guru-guru SMAN 8 Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara sebagai mitra. Kegiatan ini dimaksudkan untuk menguatkan literasi digital dan meningkatkan keterampilan mendesain bahasa ajar yang berbasis digital bagi guru-guru SMAN 8 Konawe Selatan. Analisis situasi menunjukkan bahwa masalah yang hadapi mitra adalah masih rendahnya literasi digital sehingga keterampilan dalam menggunakan perangkat digital dalam pembelajaran juga sangat minim. Padahal era teknologi dan program-program dalam dunia pendidikan dewasa ini menuntut guru untuk cakap dalam menggunakan teknologi digital alam pembelajaran. Metode: Metode yang digunakan untuk menyelelesaikan masalah mitra adalah melaksanakan workshop pembuatan bahan ajar berbasis flipbook. Sebanyak 15 peserta ditentukan secara purpossive random sampling yang mewakili tiga bidang ilmu; Bahasa, IPA, dan IPS. Dalam Workshop pembuatan bahan ajar berbasis flipbook, peserta diperkenalkan dengan tiga aplikasi pendukung, yakni; Canva, Heyzine, dan S.id. Pelatihan ketiga bentuk aplikasi digital ini tidak saja meningkatkan keterampilan membuat bahan ajar berbasis digital tetapi juga dapat menguatkan literasi digital guru-guru mereka. Hasil: Hasil program menunjukkan bahwa kegiatan berhasil menguatkan literasi digital dan meningkatkan keterampilan guru dalam mendesain bahan ajar yang bersifat interaktif melalui pengenalan beberapa aplikasi digital dan fitur-fitur yang dapat digunakan dalam media pembelajaran. Kesimpulan: Adanya kegiatan pelatihan ini telah membantu guru dalam mendesai sumber dan media pembelajaran yang efektif dan efisien tanpa harus mengeluarkan uang untuk pembelian aplikasi, tetapi dapat digunakan secara gratis dengan memadukan tiga aplikasi tersebut.