Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Jurnal Teknik

DURABILITAS BETON BERTULANG DI LINGKUNGAN TANAH GAMBUT DI KABUPATEN BENGKALIS Surgaroni uga; Monita Olivia; Gunawan Wibisono
JURNAL TEKNIK Vol. 15 No. 1 (2021): Edisi April 2021
Publisher : JURNAL TEKNIK UNILAK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/teknik.v15i2.5194

Abstract

Paparan air gambut yang bersifat asam dapat mempengaruhi durabilitas beton khususnya degradasi permukaan beton serta korosi baja tulangan pada beton bertulang yang berdampak pada masa layan beton bertulang itu sendiri. Penggunaan semen untuk konstruksi dalam beberapa tahun belakangan ini telah beralih dari tipe Ordinary Portland Cement (OPC) menjadi Portland Composite Cement (PCC). Hal ini berdasarkan kebijakan industri semen untuk mengkonversi sebagian kandungan semen OPC menggunakan material pozzolanik. Oleh karena itu semen tipe PCC lebih mudah diperoleh di pasaran dan telah banyak digunakan sektor konstruksi. Pada penelitian ini dikaji Durabilitas beton bertulang di lingkungan tanah gambut. Parameter penelitian adalah semen PCC dengan mutu beton f’c14,53 MPa (K-175);f’c20,75 MPa (K-250) dan f’c28 MPa (K-337,35) melalui proses curing menggunakan air normal dan umur beton yang direndam di lingkungan air gambut. Beton PCC dengan mutu beton f’c14,53 MPa (K-175);f’c20,75 MPa (K-250) dan f’c28 MPa (K-337,35) digunakan sebagai benda Uji, kemudian benda uji direndam di bak perendaman selama 28 hari dan diletakkan di daerah lingkungan gambut di Kelapa sari kabupaten Bengkalis hingga waktu pengujian. Pengujian yang dilakukan adalah kuat tekan, kuat tarik dan Kuat Lentur setelah benda uji direndam di Air gambut pada umur 0, 28, 91, dan 120 hari. Hasil pengujian menunjukkan bahwa umumnya kuat tekan, Kuat Tarik dan Kuat Lentur Meningkat direndam di di lingkungan gambut hingga umur 120 hari.
Karakteristik Beton Crumb Rubber dan Abu Sekam Menggunakan Air Gambut Sebagai Pencampur dan Perawatan Beton Nur Alfikri; Monita Olivia; Gunawan Wibisono
JURNAL TEKNIK Vol. 16 No. 2 (2022): Edisi Oktober 2022
Publisher : JURNAL TEKNIK UNILAK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/teknik.v16i2.9905

Abstract

Ketersediaan air bersih yang terbatas di lingkungan gambut menjadi permasalahan yang sangat serius. Hal ini menyebabkan penggunaan air gambut menjadi alternatif pemenuhan air untuk pembuatan beton di provinsi Riau tidak dapat dihindari. Tujuan penelitian ini adalah Mengkaji pengaruh air gambut sebagai air campuran dan perawatan beton dengan mutu rencana f’c 35 MPa. Pada penelitian ini, beton Portland Composite Cement (PCC) digunakan sebagai beton kontrol. Sedangkan beton PCC CR RHA menggunakan crumb rubber sebesar 5% dari volume agregat halus, dan abu sekam padi sebanyak 10% dari volume semen. Pengujian kuat tekan, kuat tarik, dan kuat lentur dilakukan dengan perendaman selama 56 hari di air normal maupun di air gambut. Hasil pengujian menunjukkan kuat tekan, kuat tarik, dan kuat lentur beton PCC dan beton PCC CR RHA meningkat dengan bertambahnya umur beton, baik itu dilakukan dengan pencampuran air normal maupun pada saat perendaman dengan air gambut. Berdasarkan hasil pengujian yang dilakukan, beton PCC CR RHA memiliki kuat tekan, kuat tarik, dan kuat lentur yang lebih tinggi dibandingkan dengan beton PCC pada kondisi air gambut sebagai air pencampuran dan perawatan sehingga dapat disimpulkan bahwa crumb rubber dan abu sekam padi dapat meningkatkan ketahanan beton di lingkungan gambut.