Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Analisis Pengaruh Parameter Hardening terhadap Distorsi Spesimen CT58 dengan Metode Taguchi Kurniawan, Perwita; Sartoyo, Millenino Bergas; Nugraha, Aditya; Nugroho, Adi
JMPM (Jurnal Material dan Proses Manufaktur) Vol. 7 No. 2 (2023): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/jmpm.v7i2.20073

Abstract

Penelitian ini membahas masalah distorsi komponen mesin rokok setelah proses hardening. Penelitian ini berfokus pada perubahan dimensi diameter dalam lubang, lebar gap, dan kerataan pada komponen. Temperatur austenit, media quench, dan  temperatur tempering diperiksa untuk menentukan pengaruhnya terhadap distorsi. Komponen terbuat dari kelompok baja mesin S45C setara AISI 1045. Penelitian ini menggunakan spesimen bernama CT58 dengan variasi temperature Austenite 820˚C 840˚C 860˚C, lalu variasi media quenching oli, oli+air, dan air dan variasi temperature Tempering 200˚C, 250˚C, dan 300˚C. Penelitian ini menggunakan Design of Experiment, dilanjutkan dengan analisis statistik dengan aplikasi minitab. Hasil penelitian didapatkan bahwa distorsi pada spesimen CT58 paling besar dipengaruhi oleh suhu Austenite dan diikuti oleh media Quench dan suhu Tempering. Temperatur austenit 820°C, media quench oli, dan temperatur tempering 250°C merupakan parameter pengerasan terbaik untuk aspek Inner Diameter. Temperatur austenit 820°C, media quench oli, dan temperatur tempering 250°C merupakan parameter pengerasan terbaik untuk aspek Gap Width. Temperatur austenit 820°C, media quench oli, dan temperatur tempering 250°C merupakan parameter pengerasan terbaik untuk aspek Flatness.
Analisis Pemilihan Parameter Desain bagian Top plate Lemari CKD dengan Metode Fenite Elemen Rinanto, Andhy; Kurniawan, Perwita; Nugroho, Adi; Rusmana, Gregorius Bian; Hutama, Adhi Setya
Jurnal Tekstil Vol 6 No 1 (2023): Vol 6 No 1 Juni 2023
Publisher : Akademi Komunitas Industri Tekstil Dan Produk Tekstil Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59432/jute.v6i1.59

Abstract

Industri furnitur Indonesia terus berdinamika pada ranah internasional. Berdasarkan data dari PUSDATIN Kementerian Perindustrian, pada tahun 2021 persentase kenaikan total terkait bahan baku material logam melonjak mencapai 59,03%. PT. XYZ merupakan salah satu produsen furnitur logam di Indonesia, juga melakukan inovasi terkait produk, salah satu produk yang dihasilkan adalah lemari CKD (Completely Knockdown). Karakteristik dari produk ini adalah konsumen dapat merakit sendiri, dan lemari tersebut mampu menahan beban kurang lebih 60 kg. Saat ini lemari CKD diproduksi menggunakan jenis material SPCC dengan ketebalan 0,8 mm dengan metode penyambungan antar komponen menggunakan baut dan mur tanam. Berdasarkan data observasi di lapangan, pada bagian Top menjadi komponen yang paling rentan ketika housing menerima gaya dari luar, seperti gaya mendorong dengan kekuatan orang dewasa, sehingga muncul rongga pada sambungan antara top, side wall dan rear wall yang menyebabkan postur housing menjadi tidak siku hingga berpengaruh pada shelf yang ada di dalamnya menjadi tidak rata dan berpotensi bisa lepas dari dudukannya. Hal tersebut menjadi permasalahan bagi performa fungsi, keamanan, dan penampilan luar produk. Berdasarkan penejelasan tersebut, penelitian berfokus pada perbandingan kekuatan jenis sambungan. Terdapat tiga tipe desain sambungan pada top plate. Analisis dilakukan dengan metode CAE untuk mendapatkan analisis kekuatan yang aman, atau tidak melebihi batas aman (206,807 MPa). Berdasarkan Analisis tersebut, didapatkan desain Top plate tipe 3 dengan spesifikasi penggunaan selflocking, clip type, dan pengencangan menggunakan ulir merupakan desain yang aman, dikarenakan memiliki nilai tegangan yang mendekati nilai batas aman, yaitu 243,511 MPa. Nilai tersebut didapatkan dengan catatan beban pembebanan sebesar 50 kilogram.
Mechanical Properties and Homogenous Analysis of Semirigid Polyurethane Foam used in Headliner Roof Top Manufacturing Process Nugroho, Adi; Antonius Fajar Bisma; Perwita Kurniawan
Jurnal Rekayasa Mesin Vol. 20 No. 2 (2025): Volume 20, Nomor 2, Agustus 2025
Publisher : Mechanical Engineering Department - Semarang State Polytechnic

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32497/jrm.v20i2.6575

Abstract

In the automotive industry with four wheels or more, polyurethane is used as the main material in making roof top headliners. The process of making roof top headliners often experiences product defects, namely breaks (cracks or fractures). The study was conducted to analyze the homogeneity of mechanical characteristics at various positions in one block of polyurethane foam that had been cut into sheets with a thickness of 8 mm. Samples were taken representing vertical and horizontal positions and tested using the true experiment spatial sampling method. From this study, it was found that the density in one block of semi-rigid polyurethane foam was not homogeneous. There were differences in density in the upper, middle and lower materials in zones 1 to 9. The density value is directly proportional to the bending strength value and inversely proportional to the elongation value. In the zone where the elongation value is low, there is a risk of product defects in the form of fractures if the product's formability strength simulated using NX software is higher than 18%.