Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search
Journal : JURNAL AGROHITA

PENGARUH KOMBINASI BERBAGAI JENIS MEDIA TANAM TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASILTANAMAN BABY KAILAN (BRASSICA OLERACEA L. VAR.ACHEPALA) KULTIVAR KALE F1 Donny Fahriza Nasution; Wagiono Wagiono; Darso Sugiono
Jurnal AGROHITA: Jurnal Agroteknologi Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan Vol 7, No 1 (2022): JURNAL AGROHITA
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jap.v7i1.5825

Abstract

Percobaan dilaksanakan di Screen House Fakultas Pertanian Universitas Singaperbangsa Karawang Desa Pasirjengkol Kecamatan Majalaya Kabupaten Karawang, Jawa Barat. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen dengan Rancangan Acak Ulangan (RAK) Faktor tunggal dengan 4 ulangan. Terdapat  6 kombinasi perlakuan, yaitu A (Tanah), B( Tanah + Sekam Bakar ), C (Tanah+Sekam Bakar + Pukan Sapi), D (Tanah + Sekam Bakar + Pukan Kambing), E (Tanah + Sekam Bakar + Pukan Sapi + Cocopeat), F (Tanah + Sekam Bakar + Pukan Kambing + Cocopeat). Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat pengaruh nyata kombinasi berbagai jenis media tanam  terhadap  tinggi tanaman pada 14 hst, 21 hst dan 28 hst,  jumlah daun 21 hst dan 28 hst,  diameter batang  pada 14 hst, 21 hst dan 28 hst,  luas daun  dan bobot segar tanaman. Perlakuan D (Tanah + Sekam Bakar + Pukan Kambing)  memberikan hasil tertinggi pada  seluruh parameter pengamatan. Pada tinggi tanaman14 hst, 21 hst dan 28 hst  sebesar 19,625 cm, 30,565 cm dan 34,565 cm. Pada jumlah daun 21 hst dan 28 hst sebesar  7,917 helai dan 10,585 helai. Pada diameter batang 14 hst, 21 hst dan 28 hst sebesar  0,412 cm, 0,572 cm dan 0,97 cm, luas daun tanaman sebesar  574,065 cm2 serta hasil bobot segar tanaman sebesar  116,527 gram.
STRATEGI PEMASARAN KOPI (COFFEA SP.) PADA MAHKOTA JAVA COFFEE DI KECAMATAN BAYONGBONG KABUPATEN GARUT Kamila Azzahra Ayu Putri Mulyana; Wagiono Wagiono; Muhamad Rom Ali Fikri
Jurnal AGROHITA: Jurnal Agroteknologi Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan Vol 9, No 1 (2024): JURNAL AGROHITA
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jap.v9i1.14647

Abstract

Kopi merupakan komoditas perkebunan yang memegang peranan cukup penting dalam perekonomian Indonesia. Semakin maraknya industri kopi di era globalisasi dan modernisasi berdampak pada persaingan usaha antar industri, sehingga untuk menarik minat konsumen agar melakukan pembelian perusahaan harus bisa menerapkan strategi pemasaran yang sesuai dengan kondisi pasar yang ada. Terlebih di Kabupaten Garut berpotensi pada perkembangan industri kopi yang didukung oleh kondisi geografisnya. Salah satu industri kopi yang berada di Kabupaten Garut adalah Mahkota Java Coffee yang memiliki permasalahan dalam pemasaran yang fluktuatif. Penelitian ini dilakukan untuk mengidentifikasi dan menganalisis faktor-faktor internal dan eksternal yang ada pada Mahkota Java Coffee; menganalisis strategi pemasaran kopi yang tepat untuk digunakan pada Mahkota Java Coffee. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif yang menggunakan data-data kuantitatif. Analisis data yang digunakan adalah matriks faktor strategi internal (IFAS), matriks faktor strategi eksternal (EFAS), analisis SWOT, serta matriks grand strategy. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor kekuatan didominasi oleh terdapatnya berbagai macam varian kopi dengan skor sebesar 0,42 dan untuk faktor kelemahan didominasi oleh informasi dalam label produk kurang lengkap dengan skor sebesar 0,37. Faktor peluang didominasi oleh perkembangan konsumsi kopi yang meningkat dengan skor sebesar 0,40 dan untuk faktor ancaman didominasi oleh faktor cuaca mempengaruhi kualitas bahan baku dengan skor sebesar 0,37. Hasil matriks grand strategy Mahkota Java Coffee menempati posisi kuadran I yang berfokus pada pengembangan produk, pengembangan pasar, serta penetrasi pasar dengan menciptakan produk turunan, menambahkan varian rasa baru, membuka cabang di lokasi yang lebih strategis, menggunakan e-commerce, menjalin kemitraan dengan pengecer lain.
ANALISIS KEPUASAN PETANI DALAM PENGGUNAAN BENIH PADI VARIETAS INPARI 32 BERSERTIFIKAT PRODUK CV PUTRA REMAJA KIMIA Maya Fatimah Azzahra Ahmad; Wagiono Wagiono; Fatimah Azzahra
Jurnal AGROHITA: Jurnal Agroteknologi Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan Vol 8, No 4 (2023): JURNAL AGROHITA
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jap.v8i4.13438

Abstract

Keputusan petani untuk menentukan pilihan terhadap dua kelas label benih didorong oleh tingkat kepuasan petani dari segi harga dan kualitas benih dengan atribut-atribut seperti, harga benih, ketahanan hama dan penyakit, daya tumbuh, produktivitas (hasil panen), dan ketersediaan benih. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi karakteristik petani dan menganalisis kepuasan petani pengguna benih padi bersertifikat varietas inpari 32 produk CV Putra Remaja Kimia. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif dan didukung oleh data kualitatif, pengambilan sampel menggunakan sampel jenuh yaitu seluruh petani yang telah menggunakan benih padi bersertifikat varietas inpari 32 produk CV Putra Remaja Kimia. Metode analisis data yang digunakan adalah metode deskriptif, Importance Performance Analysis (IPA) dan Customer Satisfaction Index (CSI). Hasil penelitian menunjukan bahwa karakteristik responden yaitu berjenis kelamin laki – laki dengan usia yang paling dominan 38 – 41 tahun. Tingkat pendidikan petani sebagian besar adalah SD dan SMP, status pekerjaan usahatani padi sebagai pekerjaan utama dengan rata – rata pendapatan per bulan Rp. 5.275.222,00. Sebagian besar petani telah berusahatani 9 – 20 tahun dengan melakukan budidaya 2 kali dalam setahun. Sebagian besar petani memiliki status kepemilikan lahan sebagai milik sendiri. Hasil perhitungan CSI sebesar 77,58% secara keseluruhan petani puas terhadap kinerja atribut – atribut benih padi bersertifikat yang diproduksi oleh CV Putra remaja kimia.
ANALISIS NILAI TAMBAH DAN PENDAPATAN DIVERSIFIKASI PRODUK OLAHAN BERBASIS SINGKONG (STUDI KASUS PADA “UMKM SERBA SINGKONG” DI KAMPUNG ADAT CIREUNDEU, KOTA CIMAHI) Nova Dianti Putri Sulaeman; Wagiono Wagiono; Yeni Sari Wulandari
Jurnal AGROHITA: Jurnal Agroteknologi Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan Vol 8, No 4 (2023): JURNAL AGROHITA
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jap.v8i4.13886

Abstract

Singkong merupakan komoditi yang potensial untuk diusahakan namun memiliki beberapa permasalahan seperti masih dipandang sebagai bahan pangan kelas bawah (inferior) serta memiliki sifat yang mudah busuk dan rusak (perishable) maka diperlukan peran industri pengolahan sebagai solusi penanganan pasca panen yang tepat. “UMKM Serba Singkong” merupakan industri pengolahan di Kampung Adat Cireundeu, Kota Cimahi yang menciptakan diversifikasi produk olahan berbasis singkong bernilai tambah dan memiliki nilai ekonomis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses pengolahan singkong menjadi egg roll rasi cookies, cireng dan dendeng kulit singkong, menganalisis nilai tambah dan menganalisis pendapatan dari masing-masing produk. Pemilihan lokasi dan responden sebanyak 3 orang dipilih secara sengaja (purpossive). Metode analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif kualitatif, metode nilai tambah Hayami dan analisis kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan proses pengolahan singkong menjadi egg roll rasi cookies melalui dua tahap; proses pengolahan singkong menjadi cireng melalui dua tahap; sedangkan proses pengolahan kulit singkong menjadi dendeng hanya melalui satu tahap saja. Nilai tambah dari pengolahan egg roll, cireng dan dendeng kulit singkong masing-masing adalah sebesar Rp133.713/kg; Rp80.253/kg; Rp36.651/kg. Hasil analisis pendapatan dari pengolahan egg roll sebesar Rp500.827/satu kali proses produksi setara Rp1.502.481/bulan; dari pengolahan cireng sebesar Rp842.984/satu kali proses produksi setara Rp2.528.952/bulan; dari pengolahan dendeng kulit singkong adalah sebesar Rp1.473.906/satu kali proses produksi setara Rp1.473.906/bulan.
ANALISIS EFISIENSI SALURAN PEMASARAN PADI SAWAH (Oryza sativa L.) DI DESA PASIRTANJUNG KECAMATAN CIKARANG PUSAT Aulia Muharrami; Wagiono Wagiono; I Putu Eka Wijaya
Jurnal AGROHITA: Jurnal Agroteknologi Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan Vol 8, No 4 (2023): JURNAL AGROHITA
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jap.v8i4.13759

Abstract

Padi sawah adalah salah satu tanaman budidaya terpenting dalam sejarah manusia. Selain serelia, jagung, dan gandum, padi sawah ialah sumber karbohidrat pokok bagi sebagian besar orang di seluruh dunia. Tujuan dilaksanakannya riset ini ialah guna menganalisis model serta tingkat efisiensi saluran pemasaran padi sawah dalam Desa Pasirtanjung, Kecamatan Cikarang Pusat, Kabupaten Bekasi. Penelitian ini dilakukan melalui metode survei. Data primer serta sekunder dipakai pada riset ini. Data primer didapatkan lewat wawancara yang dilakukan melalui kuesioner. Petani padi sawah dan lembaga pemasaran (tengkulak, pedagang besar, dan pengecer) adalah responden penelitian. Data sekunder berasal dari Kantor Desa, Kecamatan, Badan Pusat Statistik (BPS), Dinas Pertanian, dan sumber literatur lainnya. Pengambilan sampel petani padi sawah ditentukan menggunakan teknik simple random sampling dan teknik snowball sampling dalam lembaga pemasaran. Analisa data yang dipakai yakni rasio keuntungan biaya, margin pemasaran, farmer’s share serta efisiensi pemasaran. Hasil riset membuktikan jika ada 3 saluran pemasaran padi sawah yang terdiri dari, saluran I: petani – tengkulak – pedagang pengecer – konsumen, saluran II: petani – tengkulak – pedagang besar – konsumen dan saluran III: petani – tengkulak – pedagang besar – pedagang pengecer – konsumen. Saluran II merupakan saluran pemasaran yang paling efisien yang memiliki rasio keuntungan terhadap biaya sebesar 13,5, margin pemasaran dengan jumlah Rp. 2.769, farmer’s share dengan jumlah 76,92% serta efisiensi pemasaran dengan jumlah 1,25%.