Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search
Journal : JURNAL AGROHITA

KAJIAN POLA SEBARAN PENYAKIT BULAI DENGAN ANALISIS CITRA DRONE M Rifqi Haikal; Herry Nirwanto; Tri Mujoko
Jurnal AGROHITA: Jurnal Agroteknologi Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan Vol 7, No 2 (2022): JURNAL AGROHITA
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jap.v7i2.6105

Abstract

Jagung merupakan tanaman pangan yang penting di Indonesia dengan menjadi sumber pangan pokok ketiga setelah padi dan gandum. Penurunan produksi jagung dapat diakibatkan oleh Peronosclerospora spp. penyebab penyakit bulai yang merupakan penyakit utama yang meyerang tanaman jagung di Indonesia. Upaya pengendalian penyakit bulai harus diikuti dengan melakukan survei atau pemantauan di lahan pertanaman untuk melihat gejala kerusakan dan pola sebaran penyakit tersebut. Pemantauan di lapangan secara langsung terdapat banyak kekurangan seperti hasil yang bersifat subjektif dan membutuhkan waktu dan tenaga yang lebih banyak. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan informasi mengenai penggunaan drone untuk mendeteksi gejala dan pola sebaran penyakit bulai sehingga lebih efektif dan efisien. Penelitian ini dilaksanakan di lahan tanaman jagung di Desa Sumbertebu, Kecamatan Bangsal, Kabupaten Mojokerto. Pengamatan dilakukan selama enam minggu dengan dua metode yakni pengamatan secara langsung dan melalui hasil analisis citra drone. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola sebaran penyakit bulai adalah acak. Citra drone dapat mendeteksi gejala serta menunjukkan pola sebaran penyakit bulai dengan memerhatikan ketinggian, intensitas cahaya matahari, dan objek di sekitar tanaman jagung.
UJI ANTAGONIS BAKTERI ENDOFIT TERHADAP PATOGEN Fusarium sp. ASAL TANAMAN TERUNG SECARA IN VITRO Alvia Cindy Apriliani; Tri Mujoko; Arika Purnawati
Jurnal AGROHITA: Jurnal Agroteknologi Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan Vol 7, No 3 (2022): JURNAL AGROHITA
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jap.v7i3.7176

Abstract

Tanaman terung merupakan tanaman komoditas hortikultura yang memiliki gizi yang tinggi dan dapat digunakan untuk pencegahan penyakit kanker. Hasil produksi terung mengalami penurunan, salah satunya dikarenakan terserangnya tanaman terung oleh jamur Fusarium sp. yang merupakan patogen tular tanah (soilborne). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui potensi bakteri endofit berasal dari tanaman terung sebagai antagonis jamur Fusarium sp. Penelitian ini menggunakan RAL (Rancangan Acak Lengkap) dengan menggunakan 12 macam bakteri endofit dengan Fusarium sp. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 3 isolat bakteri endofit mampu  yang menghambat Fusarium sp yakni isolat bakteri kode AT 13 (28,12%), BT 3 (26,98%), dan AT 11 (26,76%)
POTENSI METABOLIT SEKUNDER TRICHODERMA HARZIANUM TERHADAP XANTHOMONAS CAMPESTRIS PV. VESICATORIA SECARA IN VITRO Hasni Wardahni; Tri Mujoko; Arika Purnawati
Jurnal AGROHITA: Jurnal Agroteknologi Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan Vol 7, No 3 (2022): JURNAL AGROHITA
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jap.v7i3.7046

Abstract

Bercak bakteri merupakan salah satu penyakit pada tanaman tomat yang disebabkan oleh bakteri patogen Xanthomonas campestris pv. vesicatoria. Metabolit sekunder Trichoderma harzianum memiliki kemampuan sebagai antibakteri, sehingga berpotensi untuk mengendalikan bakteri Xanthomonas campestris pv. vesicatoria. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan konsentrasi metabolit sekunder T. harzianum yang berpotensi dalam menghambat pertumbuhan bakteri Xanthomonas campestris pv. vesicatoria. Metode penelitian menggunakan rancangan acak lengkap dengan 5 perlakuan yaitu konsentrasi 0%, 25%, 50%, 75%, 100% dan diulang 4 ulangan. Pelaksanaan penelitian ini yaitu isolasi bakteri Xanthomonas campestris pv. vesicatoria, peremajaan jamur T. harzianum, produksi metabolit jamur T. harzianum, ekstraksi metabolit sekunder dan uji antagonis in vitro. Parameter yang diamati adalah luas zona hambatan dan karakteristik bakteri Xanthomonas campestris pv. vesicatoria. Hasil penelitian menunjukan semua konsetrasi dapat menekan pertumbuhan bakteri Xanthomonas campestris pv. vesicatoria dengan konsentrasi 100% menghasilkan zona hambat tertinggi yaitu sebesar 16 mm.
JAMUR PATOGEN TERBAWA BENIH JAGUNG (ZEA MAYS L.) DI DESA KUWIK, KUNJANG, KEDIRI Zakaria Wildan Fachrezzy; Arika Purnawati; Tri Mujoko
Jurnal AGROHITA: Jurnal Agroteknologi Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan Vol 7, No 4 (2022): JURNAL AGROHITA
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jap.v7i4.7234

Abstract

Jagung (Zea mays) merupakan komoditas pangan dengan sumber karbohidrat tertinggi ketiga di dunia setelah gandum dan padi. Benih merupakan merupakan salah satu komponen penting dalam keberhasilan peningkatan produksi pertanian dan salah satunya adalah benih jagung, tetapi sampai dengan saat ini banyak ditemukan patogen terbawa benih yang menurunkan kualitas benih, dan menurunkan daya kecambah benih. Diantara patogen terbawa benih jagung adalah jamur Aspergillus sp., Fusarium sp., dan Colletotrichum sp. Penelitian bertujuan untuk mengetahui jenis jamur patogen terbawa benih jagung di Desa Kuwik, Kunjang, Kediri dan dilakukan dilakukan di Laboratorium Kesehatan Tanaman Fakultas Pertanian UPN “Veteran” Jawa Timur, dimulai Desember 2021 dan berakhir Maret 2022. Identifikasi jamur patogen dilakukan menggunakan metode inkubasi pada media Potato Dekstrosa Agar (PDA).  Pengamatan pertumbuhan jamur dilakukan pada hari ketujuh setelah jamur tumbuh,  selanjutnya diidentifikasi karakter koloni dan morfologinya berdasar buku kunci identifikasi Boerema et al. (2004), Domsch et al. (1980), Ellis (1971), Sutton (1980), dan Watanabe (2002). Hasil identifikasi jamur patogen pada benih jagung adalah Aspergillus flavus, A. niger, Fusarium sp., Colletotrichum sp.
APLIKASI LECANICILLIUM LECANII DAN MINYAK BIJI JARAK UNTUK MENGENDALIKAN HAMA ULAT GRAYAK Fira Mawardani; Tri Mujoko; Wiludjeng Widayati
Jurnal AGROHITA: Jurnal Agroteknologi Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan Vol 7, No 4 (2022): JURNAL AGROHITA
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jap.v7i4.7379

Abstract

Organisme Pengganggu Tanaman dapat mengakibatkan penurunan hasil produksi pada tanaman kedelai. Salah satu OPT pada tanaman kedelai yaitu hama ulat grayak (Spodoptera litura F.). Aplikasi kombinasi jamur L. lecanii dan minyak biji jarak berpotensi sebagai pengendali hama ulat grayak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sinergisme dari jamur L. lecanii dan minyak nabati biji jarak, dan konsentrasi aplikasi yang efektif dalam mengendalikan hama. Terdapat 6 perlakuan yaitu pemberian L. lecanii dengan penambahan minyak 2,5%; 5%; 7,5%; 10%, kontrol negatif (tanpa perlakuan), dan kontrol positif (pemberian L. lecanii). Data dianalisis menggunakan analisis varian satu arah (Anova) dan dilanjutkan dengan uji BNJ pada taraf 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan minyak nabati biji jarak pada L. lecanii berpengaruh terhadap periode inkubasi dan mortalitas ulat grayak. Periode inkubasi paling cepat yaitu 3 hari setelah aplikasi yang terjadi pada perlakuan LSB 6. Mortalitas ulat grayak tertinggi pada perlakuan LSB 6 dengan penambahan minyak biji jarak 10% yaitu sebesar 31,72%.
KAJIAN POLA SEBARAN PENYAKIT BULAI DENGAN ANALISIS CITRA DRONE Haikal, M Rifqi; Nirwanto, Herry; Mujoko, Tri
Jurnal AGROHITA: Jurnal Agroteknologi Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan Vol 7, No 2 (2022): JURNAL AGROHITA
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jap.v7i2.6105

Abstract

Jagung merupakan tanaman pangan yang penting di Indonesia dengan menjadi sumber pangan pokok ketiga setelah padi dan gandum. Penurunan produksi jagung dapat diakibatkan oleh Peronosclerospora spp. penyebab penyakit bulai yang merupakan penyakit utama yang meyerang tanaman jagung di Indonesia. Upaya pengendalian penyakit bulai harus diikuti dengan melakukan survei atau pemantauan di lahan pertanaman untuk melihat gejala kerusakan dan pola sebaran penyakit tersebut. Pemantauan di lapangan secara langsung terdapat banyak kekurangan seperti hasil yang bersifat subjektif dan membutuhkan waktu dan tenaga yang lebih banyak. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan informasi mengenai penggunaan drone untuk mendeteksi gejala dan pola sebaran penyakit bulai sehingga lebih efektif dan efisien. Penelitian ini dilaksanakan di lahan tanaman jagung di Desa Sumbertebu, Kecamatan Bangsal, Kabupaten Mojokerto. Pengamatan dilakukan selama enam minggu dengan dua metode yakni pengamatan secara langsung dan melalui hasil analisis citra drone. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola sebaran penyakit bulai adalah acak. Citra drone dapat mendeteksi gejala serta menunjukkan pola sebaran penyakit bulai dengan memerhatikan ketinggian, intensitas cahaya matahari, dan objek di sekitar tanaman jagung.