Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search
Journal : Sewagati

Smart Village Desa Klagen Berbasis Aplikasi Digital untuk Pencapaian Layanan Desa Prima Ahmad Muklason; Soedarso; Sutikno; Setiawan; Adi Suryani; Endarko
Sewagati Vol 7 No 2 (2023)
Publisher : Pusat Publikasi ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1748.263 KB) | DOI: 10.12962/j26139960.v7i2.9

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengembangkan sebuah aplikasi berbasis mobile, yaitu berbasis platform android, untuk Desa Klagen, Kecamatan Rejoso, Kabupaten Nganjuk. Aplikasi ini dikembangkan dalam kerangka kerja framework smart village, yaitu sebuah upaya tata kelola desa yang transparan, cepat, efektif dan efisien dengan memberdayakan teknologi informasi dan komunikasi. Fitur yang dikembangkan dalam aplikasi meliputi layanan informasi desa, khususnya dalam hal transparansi penggunaan dana desa; layanan pelaporan data kependudukan seperti kelahiran dan kematian; serta layanan pengurusan surat dari desa untuk masyarakat. Dengan aplikasi ini diharapkan dapat meningkatkan layanan kepada masyarakat dengan lebih cepat, efektif dan efisien.
Website Kelurahan Sebagai Media Komunikasi Berbasis Teknologi Informasi (Studi Kasus Kelurahan Gebang Putih, Sukolilo, Surabaya) Arif Djunaidy; Wiwik Anggraeni; Edwin Riksakomara; Faizal Mahananto; Ahmad Muklason
Sewagati Vol 2 No 2 (2018)
Publisher : Pusat Publikasi ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (366.2 KB)

Abstract

E-Goverment atau situs pemerintahan saat ini mulai menjadi trend baru dan berkembang pesat di dunia pemerintahan. Hal ini dikarenakan situs pemerintahan (website) dapat berperan sebagai media Informasi, media interaksi dengan masyarakat, menjadi tolak ukur bagaimana aktif atau tidaknya kegiatan pemerintahan, menjadi tempat masyarakat menyampaikan aspirasinya. Dengan website warga juga dapat informasi terpercaya karena website di kelola langsung dari kantor pemerintahan. Kelurahan Gebang Putih sebagai kelurahan yang berbatasan langsung dengan ITS merupakan salah satu kelurahan yang menjadi percontohan dalam beberapa aspek. Kelurahan ini saat ini telah menjadi percontohan, namun penyebaran data-data serta informasi sebagian besar masih dilakukan secara manual. Hal ini menjadi kurang efektif dan memakan banyak waktu. Kepala Kelurahan juga mengeluhkan bahwa tidak ada sarana yang memudahkan komunikasi yang efektif dengan warga sehingga banyak informasi yang berhenti tidak sampai ke tujuan, begitu juga dengan informasi yang ada di warga juga tidak bisa dengan cepat sampai ke kelurahan. Untuk itu, dilakukan penelitian yang berfokus pada pembuatan website kelurahan yang dapat digunakan sebagai sarana untuk memudahkan komunikasi dalam berbagai hal antara warga dengan pihak Kelurahan Gebang Putih.
Pembuatan Media Pembelajaran Digital Interaktif untuk Materi Pembelajaran Bahasa Arab (Nahwu dan Shorof) untuk Santri Milenial Ahmad Muklason; Edwin Riksakomara; Faizal Mahananto; Arif Djunaidy; Retno Aulia Vinarti; Wiwik Anggraeni; Raras Tyas Nurita; Amalia Utamima; Naufal Rafiawan Basara; Muhammad Arif Nuriman; Amalinda Jayanty; Nur Khofifah; Nur Laila; Hanif Mitsal Mahatta; M. Fiqri Ananda; Tristanto Rachmadi Wibowo; Muhammad Hisyam; Mochamad Zidan Aqila Kamil
Sewagati Vol 7 No 3 (2023)
Publisher : Pusat Publikasi ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1235.305 KB) | DOI: 10.12962/j26139960.v7i3.505

Abstract

Pondok Pesantren adalah lembaga pendidikan tertua di Indonesia. Kurang lebih separuh dari pondok pesantren tesebut adalah pondok pesantren salafiyah, yaitu pesantren yang menerapkan metode tradisional. Sistem pendidikan salafiyah ini menemui tantangan karena santri saat ini adalah santri milenial yang memiliki kecenderungan yang berbeda dan lebih senang belajar menggunakan gadget. Oleh, karena itu kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengembangkan konten pembelajaran digital interaktif dari materi pembelajaran bahasa arab pondok pesantren salaf yaitu pelajaran Nahwu dan Shorof yang saat ini rujukannya adalah kitab kuning. Konten digital ini dikembangkan menggunakan teknologi H5P. Untuk mengetahui tingkat penerimaan santri terhadap konten digital ini, dilakukan Focus Group Discussion, wawancara, dan pengisian kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 73,7% santri merasa lebih mudah memahami materi dengan menggunakan digital learning, dan 89,7% santri merasa konten digital ini membuat pembelajaran lebih menyenangkan. Secara keseluruhan, platform ini memberikan kemudahan dan pembelajaran menjadi lebih menyenangkan. Akan tetapi, masih terdapat beberapa umpan balik yang dijadikan evaluasi platform dan sistem pembelajaran kedepannya, seperti tidak adanya mentor untuk mendampingi para santri belajar.
Coding for Kids: Pengenalan Pemrograman untuk Anak Sekolah Dasar sebagai Literasi Digital Baru di Industri 4.0 Ahmad Muklason; Edwin Riksakomara; Faizal Mahananto; Arif Djunaidy; Retno Aulia Vinarti; Wiwik Anggraeni; Raras Tyas Nurita; Amalia Utamima; Rahma Fauzia; Laura Wilhelmina Theresia; Muhammad Ali Fikri; Hardhika Propitadewa; Jihaan Harvi Habibah; Jeremy Diaz Prasetyo; Septica Tiara Indah Permatasari; Nur Nindya Risnina; Nazriyah Deni Tsaniyah; Muhammad Daffa Maulana
Sewagati Vol 7 No 3 (2023)
Publisher : Pusat Publikasi ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (4426.417 KB) | DOI: 10.12962/j26139960.v7i3.506

Abstract

Coding adalah sebuah cara untuk memberikan perintah pada komputer, aplikasi, telepon, atau website untuk melakukan sesuatu. Coding adalah keterampilan yang sangat penting dikuasai di era industri 4.0 dan perlu diajarkan sejak dini. Oleh karena itu, tujuan dari kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah untuk memperkenalkan pemrograman bagi para guru dan siswa di Madrasah Ibtidaiyah (MI) Nasyrul Ulum 1 Grobogan. Metode pengumpulan data dalam kegiatan ini dilakukan dengan survei dan wawancara. Hasil dari survei untuk para guru dan siswa pasca pelatihan mengatakan bahwa belum ada yang pernah mempelajari pemrograman. Delapan dari sembilan guru merasa bahwa coding perlu diajarkan pada anak-anak dan tertarik untuk mengajarkannya. Secara keseluruhan, kegiatan pelatihan coding bagi para guru dan siswa MIS Nasyrul Ulum 1 dirasa baik, menyenangkan, berkesan, dan bermanfaat.
Gerakan 1000 Sertifikat Halal untuk Mendukung Kewajiban Sertifikat Halal 2024 Rakhmawati, Nur Aini; Gunawan, Setiyo; Indraswari, Rarasmaya; Ulfin, Ita; Rahadiantino, Lienggar; Qadariyah, Lailatul; Muklason, Ahmad; Mashuri, Mashuri; Fabroyir, Hadziq; Putri, Malfa Liya; Eskalalita, Eskalalita
Sewagati Vol 8 No 3 (2024)
Publisher : Pusat Publikasi ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j26139960.v8i3.959

Abstract

Di tengah pertumbuhan ekonomi yang pesat, pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memainkan peran kunci dalam kontribusi terhadap perekonomian negara. UMKM Indonesia menyumbang terhadap pertumbuhan ekonomi lokal dan nasional secara signifikan. Produk makanan dan minuman yang dikonsumsi oleh umat Muslim harus memenuhi standar halal, sesuai dengan ajaran agama Islam. Hal ini memunculkan pentingnya sertifikasi halal untuk UMKM di Indonesia. Kegiatan penyuluhan sertifikasi halal berperan dalam mendukung pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat, sambil memastikan kepatuhan terhadap prinsip kehalalan dalam produksi dan konsumsi produk. Gerakan 1000 Sertifikasi Halal ITS dilakukan melalui kegiatan Pelatihan Pendamping Proses Produk Halal; Pelatihan Kader Penggerak Halal UMKM; dan Pendaftaran Sertifikasi Halal UMKM. Merek UMKM yang paling banyak didapatkan sertifikasi adalah dapur, bakery, cookies, cake dan lain-lain. Produk UMKM yang banyak dilakukan sertifikasi halal ITS, seperti kue, keripik, kacang, roti, donat, jus, dan lain-lain. Tujuan dilakukannya kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pemahaman UMKM mengenai Kaidah Halal. Data nama pendamping paling banyak mampu mendampingi UMKM untuk mendapat sertifikasi halal adalah sebanyak 83 UMKM dengan 6 UMKM tiap bulannya, lalu 75 UMKM dengan 5 UMKM perbulannya, dan terbanyak ketiga dengan total 54 UMKM dengan 11 UMKM per bulannya.