Claim Missing Document
Check
Articles

Found 39 Documents
Search

Efektivitas outdoor study untuk meningkatkan hasil belajar Geografi berdasarkan locus of control di SMA Kota Palembang Cintami Cintami; Mukminan Mukminan
SOCIA: Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial Vol 15, No 2 (2018): SOCIA: Jurnal Ilmu-ilmu Sosial
Publisher : Yogyakarta State University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (105.714 KB) | DOI: 10.21831/socia.v15i2.22675

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas outdoor study untuk meningkatkan hasil belajar geografi berdasarkan locus of control di SMA Kota Palembang. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan Quasi Experiment. Teknik analisis data menggunakan analisis two way anova. Hasil penelitian ini menunjukkan: 1) terdapat interaksi antara metode pembelajaran dan locus of control terhadap hasil belajar kognitif sehingga outdoor study lebih efektif untuk peserta didik bertipe extrovert dan outdoor study tidak efektif untuk peserta didik bertipe introvert, dan 2) terdapat interaksi antara metode pembelajaran dan locus of control terhadap sikap peduli lingkungan sehingga outdoor study lebih efektif untuk peserta didik bertipe extrovert dan outdoor study tidak efektif untuk peserta didik bertipe introvert.
Menuju Program Studi Pendidikan Geografi FISE UNY yang Unggul Mukminan Mukminan
Geo Media: Majalah Ilmiah dan Informasi Kegeografian Vol 6, No 2 (2008): Geo Media: Majalah Ilmiah dan Informasi Kegeografian
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (8752.949 KB) | DOI: 10.21831/gm.v6i2.14538

Abstract

Memasuki era milenium abad ke-21 ini, perkembangan ilmu, teknolagi, dan seni sebagai hasil cipta, rasa, dan karsa manusia telah memunculkan berbagai perubahan, termasuk terciptanya tatanan pengetahuan yang bersifat global dan memunculkan berbagai perubahan, termasuk terciptanya tatanan pengetahuan yang bersifat global dan maya (cyber). Geografi sebagai bagian dari pengetahuan keilmuan berkembang dengan cepat. Berbagai inovasi muncul secara kreatif dan inovatif. Perubahan seperti itu terus berjalan secara cepat dan semakin cepat, dan oleh karenanya geografi saat ini yang notabene berada dalam eras informasi, ditandai dengan tersedianya informasi semakin banyak dan bervariasi, tersebarnya informasi semakin meluas dan seketika, serta tersajinya informasi dalam beragam bentuk. Menghadapi perkembangan ini para pengampu di Jurusan Pendidikan Geografi harus mengambil inisiatif dan prakarsa yang sungguh-sungguh, terkait dengan perencanaan, pelaksanaanm dan penilaian pembelajaran, agar mampu menjadi program studi yang unggul di FISE-UNY baik pada tataran lokal, nasional maupun globalKata Kunci : Pendidikan, Geografi, Unggul
EVALUASI IMPLEMENTASI KTSP PADA PEMBELAJARAN GEOGRAFI SMA DI KOTA YOGYAKARTA Mukminan .
Jurnal Cakrawala Pendidikan No 3 (2011): CAKRAWALA PENDIDIKAN EDISI NOVEMBER 2011, Th. XXX, No. 3
Publisher : LPMPP Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (114.701 KB) | DOI: 10.21831/cp.v3i3.4210

Abstract

Abstract: An Evaluation of the Implementation of the SBC in Geography Instruction in SHSs in Yogyakarta City. This study aims to describe the imple- mentation of the School Based Curriculum (SBC) in geography instruction in senior high schools (SHSs) in Yogyakarta City in terms of teachers’ dimension, consisting of instructional programs, instructional steps, and learning outcome assessment. It was an evaluation study employing a model by Stake by comparing the instructtional processes conducted by teachers with the appropriate criteria. The population comprised 56 geography teachers in 11 state SHSs and 41 private SHSs in Yogyakarta City. The sample was 30% of the total schools selected by the school category (upper, middle, and lower) based on the results of the national assessment in geography in 2008. The data were collected through a questionnaire, observations, and documents and were analyzed using the qualitative descriptive technique. The findings show that the instructional programs, instructional steps, learning outcome assessment are in the good category. Keywords: instructional programs, instructional steps, learning outcome assessment
Efektivitas Model Pembelajaran Blended Learning untuk Meningkatkan Hasil Belajar Geografi pada Materi Litosfer Kelas X SMA Rasti Fajar Peni Riantika; Mukminan Mukminan
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Vol 4, No 12: DESEMBER 2019
Publisher : Graduate School of Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/jptpp.v4i12.13105

Abstract

Abstract: This study aims to determine: The Effectiveness of the Blended Learning Learning Model to improve geography learning outcomes in lithosphere class X SMA material. This research is an experimental research. The research design used was the Pretest-posttest Control Group Design. The results showed that the Blended Learning Learning Model approach was more effective than conventional methods. This is evidenced by testing the hypothesis obtained p value of 0,000, which means the results of significance at α <0.05. Geography learning results using the Blended Learning Learning Model are higher than using the lecture method. The average pre-test and post-test values of the experimental class increased by 12.70, while the mean increase in the control class pre-test and post-test values was 1.50. The increase in the mean of the higher experimental class proves that the results of geography learning on lithospheric material using the Blended Learning Learning Model are better than the lecture method.Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas model pembelajaran Blended Learning untuk meningkatkan hasil belajar Geografi pada materi litosfer kelas X SMA. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dengan responden 17 siswa kelas X IPS1 sebagai kelas kontrol dan X IPS2 sebagai kelas eksperimen. Desain Penelitian yang digunakan adalah Pretest-posttest Control Group Design. Hasil penelitian menunjukkan model pembelajaran Blended Learning lebih efektif dibandingkan dengan model konvensional. Hal ini dibuktikan dengan pengujian hipotesis diperoleh nilai p sebesar 0,000 yang berarti hasil signifikansi pada α < 0,05. Hasil belajar geografi menggunakan model pembelajaran Blended Learning lebih tinggi dibanding menggunakan model konvensional. Rerata nilai pre-test dan post-test kelas eksperimen mengalami peningkatan sebesar 12,70, sedangkan rerata kenaikan nilai pretest dan posttest kelas kontrol sebesar 1,50. Kenaikan rerata kelas eksperimen yang lebih tinggi membuktikan bahwa hasil belajar Geografi menggunakan model pembelajaran Blended Learning lebih baik peningkatannya dibanding menggunakan model konvensional.
Pengembangan e-learning mata pelajaran geografi untuk meningkatkan hasil belajar peserta didik kelas X SMA Imam Widodo; Mukminan Mukminan
Jurnal Inovasi Teknologi Pendidikan Vol 5, No 1 (2018): April
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (396.616 KB) | DOI: 10.21831/jitp.v5i1.12534

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) menghasilkan produk e-learning pada mata pelajaran Geografi bagi peserta didik kelas X SMA, (2) mengetahui kelayakan produk e-learning menurut ahli materi dan ahli media, (3) mengetahui respon peserta didik sebagai pengguna e-learning, (4) mengetahui keefektifan e-learning mata pelajaran Geografi terhadap hasil belajar kognitif peserta didik kelas X SMA, dan (5) mengetahui keefektifan e-learning mata pelajaran Geografi terhadap hasil belajar afektif khususnya kemandirian belajar peserta didik kelas X. Penelitian pengembangan ini mengacu langkah yang dikembangkan oleh Alessi Trollip. Prosedur pengembangan meliputi tahap perencanaan, desain, dan pengembangan. Tes beta yang dilakukan terhadap 32 peserta didik kelas X1 sebagai calon pengguna sekaligus sebagai kelas eksperimen, dan sebagai kelas kontrol X2 sebanyak 21 peserta didik. Pengumpulan data dilakukan menggunakan lembar validasi, angket kemandirian belajar, angket respon peserta didik, dan tes hasil belajar. Hasil penelitian menunjukan: Kelayakan produk e-learning masuk dalam kriteria sangat baik. Terdapat perbedaan hasil belajar antara kelas eksperimen dan kelas kontrol setelah pembelajaran. Rerata N-gain kelas eksperimen lebih tinggi dibandingkan dengan kelas kontrol. Terdapat perbedaan kemandirian belajar antara kelas eksperimen dan kelas kontrol setelah pembelajaran. Rerata N-gain kelas eksperimen lebih tinggi dibandingkan dengan kelas kontrol.Kata Kunci: e-learning, geografi, hasil belajar, kemandirian belajar DEVELOPING E-LEARNING OF GEOGRAPHY LESSON TO INCREASE LEARNING ACHIEVEMENT OF 10th GRADE STUDENTS OF SENIOR HIGH SCHOOLAbstractThis research aims to: (1) produce e-learning geography lesson for 10th grade students of Senior High School, (2) determine the feasibility of e-learning products according to subject matter experts and media experts, (3) determine the response of the learner as users of e-learning, (4) determine the effectiveness of e-learning in the subject of Geography on the cognitive learning achievement for 10th grade students of Senior High School, and (5) determine the effectiveness of e-learning in the subject of geography to the affective learning in particular the self-regulated learning for 10th grade students of Senior High School. This research is a research and development (R D) and adapted from the model of Alessi Trollip. The procedure includes the development of the planning, design, and development. Beta test which was conducted to 32 students class X1 as prospective users, as well as the experimental class and control class X2 as many as 21 students. Collecting data used validation sheet, questionnaire self-regulated learning, the questionnaire of student’s responses, and achievement test. The results of the study are: The feasibility of e-learning products is included in very good criteria. There are differences in learning achievement between the experimental class and control class after learning. The mean N-gain of the experimental class is higher than that of the control class. There are differences in self-regulated learning between the experimental class and control class after learning. The mean N-gain experimental class is higher than that of the control class.Keywords: e-learning, geography, learning achievement, self-regulated learning.
PENGEMBANGAN MULTIMEDIA AKUNTANSI BIAYA METODE HARGA POKOK PESANAN BAGI MAHASISWA JURUSAN PENDIDIKAN AKUNTANSI UNY Sumarsih Sumarsih; Mukminan Mukminan
Jurnal Inovasi Teknologi Pendidikan Vol 3, No 1 (2016): April
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (290.083 KB) | DOI: 10.21831/tp.v3i1.8266

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan produk multimedia berupa CD pembelajaran Akuntansi Biaya Metode Harga Pokok Pesanan (AB-MHPP) yang layak bagi mahasiswa Jurusan Pendidikan Akuntansi, UNY. Di samping itu, penelitian ini juga dimaksudkan untuk mengetahui kelayakan dan keefektifan multimedia AB-MHPP untuk meningkatkan hasil belajar. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan. Subjek uji coba produk adalah mahasiswa Jurusan Pendidikan Akuntansi, UNY, yang didahului dengan telaah ahli media dan ahli materi. Uji coba dilakukan tiga kali, yaitu uji coba individu, uji coba kelompok kecil, dan uji kefektifan multimedia dengan membandingkan hasil kelompok eksperimen dengan kelompok kontrol. Analisis yang digunakan adalah analisis deskriptif pada setiap tahap pengembangan, dan dilanjutkan analisis statistik uji-t untuk mengetahui keefektifan media yang dikembangkan untuk meningkatkan hasil belajar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Multimedia pembelajaran AB-MHPP dapat dinyatakan layak ditinjau dari aspek pembelajaran, materi, dan media; (2) Multimedia pembelajaran AB-MHPP efektif untuk meningkatkan hasil belajar akuntansi biaya metode harga pokok pesanan. Kata kunci: multimedia pembelajaran AB-MHPPDEVELOPING THE TEACHING MULTIMEDIA OF THE COST ACCOUNTING OF JOB ORDER COSTING METHOD FOR STUDENTS OF ACCOUNTING EDUCATION DEPARTMENT, YSU Abstract This research aims to produce the instructional multimedia of the CAJOCM appropriate for students of Accounting Education Department, YSU. This study also aimed to determine the feasibility and effectiveness of multimedia CAJOCM to improve learning outcomes. This research include the research and development. The subjects of the products try out were students of Accounting Education Department, YSU, which was preceded by media and material expert’s validation. The try out was carried out three times, namely the individual trials, testing a small group, and test a large group. The analysis used was descriptive analysis at each stage of development, and continued by inferential analysis to determine the effectiveness of the media that was developed. The results show that (1) The CAJOCM instructional multimedia is feasible in terms of aspects of learning, materials, and media; (2) The CAJOCM teaching multimedia is an effective way to improve learning outcomes of CAJOCM. Keywords: instructional multimedia, CAJOCM
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN BERBANTUAN KOMPUTER UNTUK MENANAMKAN KESADARAN LINGKUNGAN BAGI SISWA SMP Lusty Firmantika; Mukminan Mukminan
Harmoni Sosial: Jurnal Pendidikan IPS Vol 1, No 2 (2014): September
Publisher : Program Pascasarjana Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (670.667 KB) | DOI: 10.21831/hsjpi.v1i2.2437

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah: (1) menghasilkan media pembelajaran berbantuan komputer untuk menanamkan kesadaran lingkungan; (2) mengetahui kelayakan produk media pembelajaran; (3) mengetahui tingkat kesadaran lingkungan. Penelitian ini menggunakan metode penelitian dan pengembangan. Data penelitian ini dikumpulkan melalui lembar validasi dan angket kesadaran lingkungan. Selanjutnya data dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan hasilnya dinyatakan dalam skala 1-100. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) media pembelajaran berbantuan komputer dikembangkan melalui enam langkah yaitu identifikasi tujuan pembelajaran, analisis kebutuhan, desain pengembangan, produk awal, validasi/evaluasi, dan produk akhir; (2) media pembelajaran berbantuan komputer dinilai layak berdasarkan hasil validasi ahli materi, ahli media, one to one evaluation, small grop evaluation, dan field trial; (3) hasil angket pada field trial menunjukkan bahwa tingkat kesadaran lingkungan siswa cukup tinggi.Kata Kunci: media pembelajaran berbantuan komputer, kesadaran lingkungan
Peran guru IPS sebagai pendidik dan pengajar dalam meningkatkan sikap sosial dan tanggung jawab sosial siswa SMP Edy Surahman; M. Mukminan
Harmoni Sosial: Jurnal Pendidikan IPS Vol 4, No 1 (2017): March
Publisher : Program Pascasarjana Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (526.105 KB) | DOI: 10.21831/hsjpi.v4i1.8660

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengetahui peran guru IPS sebagai pendidik dan pengajar di SMP Negeri 1 Pangkajene Sidrap; (2) mengetahui sikap sosial siswa SMP Negeri 1 Pangkajene Sidrap; (3) mengetahui tanggung jawab sosial siswa SMP Negeri 1 Pangkajene Sidrap; (4) mengetahui pengaruh peran guru IPS sebagai pendidik dan pengajar dalam meningkatkan sikap sosial siswa SMP Negeri 1 Pangkajene Sidrap; dan (5) mengetahui pengaruh peran guru IPS sebagai pendidik dan pengajar dalam meningkatkan tanggung jawab sosial siswa SMP Negeri 1 Pangkajene Sidrap. Analisis data penelitian ini menggunakan analisis regresi linear sederhana. Hasil penelitian menunjukkan: (1) sumbangan peran guru IPS sebagai pendidik dan pengajar sebesar 62,7%; (2) sumbangan sikap sosial siswa SMP Negeri 1 Pangkajene Sidrap sebesar 67,1%; (3) sumbangan tanggung jawab sosial siswa SMP Negeri 1 Pangkajene Sidrap sebesar 62,7%; (4) peran guru IPS sebagai pendidik dan pengajar terbukti berpengaruh positif dalam meningkatkan sikap sosial siswa; (5) peran guru IPS sebagai pendidik dan pengajar juga terbukti berpengaruh positif dalam meningkatkan tanggung jawab sosial siswa. Jadi dapat disimpulkan bahwa guru mata pelajaran IPS sebagai pendidik dan pengajar dapat mempengaruhi sikap sosial dan tanggung jawab sosial siswa dengan cara guru memberikan contoh langsung dan spontan pada siswa.Kata Kunci: peran guru, sikap sosial, tanggung jawab sosial, guru IPS THE ROLE OF SOCIAL STUDIES TEACHER AS AN EDUCATOR AND TEACHERS ON INCRASE THE SOCIAL ATTITUDE AND SOCIAL RESPONSIBILITY STUDENTS OF SMPAbstractThis study aims to: (1) determine the role of Social Studies teachers as educators and teachers in SMP Negeri 1 Pangkajene Sidrap; (2) determine social attitudes of students of SMP Negeri 1 Pangkajene Sidrap; (3) determine the social responsibility of students of SMP Negeri 1 Pangkajene Sidrap; (4) the effect of the role of Social Studies teachers as educators and teachers on the social attitudes of students SMP Negeri 1 Pangkajene Sidrap; and (5) the effect of the role of Social Studies teachers as educators and teachers to social responsibility of students SMP Negeri 1 Pangkajene Sidrap. The data analysis used simple regression analysis. Finding of this research shown (1) contribution the role of Social Studies teachers as educators and teachers is 62.7%; (2) contribution social attitudes of students SMP Negeri 1 Pangkajene Sidrap is 67.1%; (3) contribution social responsibility of students SMP Negeri 1 Pangkajene Sidrap is 62.7%; (4) the role of Social Studies teachers as educators and teachers proved to be a positive influence on increase students' social attitude; (5) the role of Social Studies teachers as educators and teachers also proved a positive influence on increase the students' social responsibility. So it can be concluded that the Social Studies teachers as educators and teachers can influence social attitudes and social responsibility of students with the teacher gives examples for students directly and spontaneously.Keywords: role of teachers, social attitude, and social responsibility, social studies teachers
Pengaruh media pembelajaran terhadap hasil belajar ekonomi ditinjau dari gaya belajar siswa SMA Negeri Dewi Nurwidayanti; Mukminan Mukminan
Harmoni Sosial: Jurnal Pendidikan IPS Vol 5, No 2 (2018): September
Publisher : Program Pascasarjana Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/hsjpi.v5i2.17743

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar ekonomi pada siswa yang menggunakan media pembelajaran power point dengan media konvensional pada kelompok siswa dengan gaya belajar visual dan gaya belajar auditorial. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dengan desain faktorial 2 x 2, menggunakan tes awal (pretest) dan tes akhir (posttest). Penelitian dilakukan di SMAN 4 Yogyakarta dan SMAN 9 Yogyakarta. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas X SMA Negeri 4 dan SMA Negeri 9 Yogyakarta. Sampel penelitian sebanyak 83 siswa yang diambil dengan teknik simple random sampling. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif dan uji beda anova dua jalur. Hasil penelitian menunjukkan: Terdapat perbedaan hasil belajar siswa yang pembelajarannya menggunakan media power point dan media konvensional dimana rerata hasil belajar dengan media power point lebih tinggi dibanding menggunakan media konvensional baik itu pada kelompok gaya belajar visual dan kelompok gaya belajar auditorial. Terdapat interaksi antara media pembelajaran dan gaya belajar dalam mempengaruhi hasil belajar Ekonomi.Kata kunci: media pembelajaran, gaya belajar, hasil belajar ekonomi THE EFFECT OF INSTRUCTIONAL MEDIA TOWARD ECONOMIC LEARNING OUTCOMES JUDGING FROM LEARNING STYLES OF SENIOR HIGH SCHOOLAbstractThis study aims to determine differences in economic learning outcomes in students using learning media power point with conventional media in visual style student groups and students auditory style. This research is an experimental research with 2 x 2 factorial design, using pretest and final test (posttest). The research was conducted at SMAN 4 Yogyakarta and SMAN 9 Yogyakarta. The population is all students of class X SMAN 4 Yogyakarta and SMAN 9 Yogyakarta. The sample of research is 83 students taken with simple random sampling technique. The technique of data analysis using descriptive analysis and difference test of two-way ANOVA. The results showed: There are differences in learning outcomes of students who learn by using power point media and using conventional media where the average of learning outcomes with power point media was higher than using conventional media in the visual learning style group and the learning style group. There is a significant interaction between learning media and learning style in influencing the learning result of Economics.Keywords: instructional media, learning style, learning outcomes
IMPLEMENTASI PENDEKATAN SAINTIFIK DALAM PEMBELAJARAN IPS DI MIDDLE GRADE SD TUMBUH 3 KOTA YOGYAKARTA Anastasia Endah Anastika Dewi; Mukminan Mukminan
Jurnal Prima Edukasia Vol 4, No 1: January 2016
Publisher : Asosiasi Dosen PGSD dan Dikdas Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (638.843 KB) | DOI: 10.21831/jpe.v4i1.7691

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) Mendapatkan bukti-bukti otentik implementasi pendekatan saintifik, (2) Menilai kesesuaian pendekatan saintifik. (3) Menemukan faktor-faktor penghambat dan pendukung implementasi pendekatan saintifik pada pembelajaran  IPS di middle grade SD Tumbuh 3 Kota Yogyakarta. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif menggunakan desain studi kasus. Hasil penelitian menunjukkan: (1) Implementasi pendekatan saintifik meliputi sudah sesuai kurikulum dan, pelaksanaan sesuai tahapan pendekatan saintifik, penilaian belum sesuai penilaian otentik, tindak lanjut sudah sesuai. (2) Penerapan pendekatan saintifik pada pembelajaran IPS untuk siswa middle grade sesuai dengan perkembangan berfikir dan proses belajar siswa. (3) Faktor pendukung pendekatan saintifik adalah: kepala sekolah, guru yang profesional, iklim sekolah yang kondusif, sarana dan prasarana yang lengkap. Faktor penghambatnya adalah: sistem penerimaan siswa tidak transparan, ada beberapa peserta didik belum bisa membaca dan menulis, instrumen penilaian tidak sesuai, dan jam pembelajaran yang terbatas dan guru tidak membatasi bobot cakupan materi sesuai dengan tingkat perkembangan berpikir siswa.Kata kunci: implementasi, pendekatan saintifik, middle grade, IPS IMPLEMENTATION OF SCIENTIFIC APPROACH IN SOCIAL STUDIES INSTRUCTION AT MIDDLE GRADE OF SD TUMBUH 3 KOTA YOGYAKARTAAbstractThis study aims to: (1) Getting authentic proof of scientific approach implementation (2) Asses the scientific approach appropriateness in social studies, (3) to find some factors that become the barriers and the proponents of the scientific approach implementation in social studies instruction in middle grade. This study is a qualitative research which uses case study design. The results of this reasearch are as follows: (1) The scientific approach implementation ranges from, the planning aspect has already been appropriate, the implementation aspect has already been good, the assessment aspect has not been appropriate to the approach used, the follow-up aspect has been carried out based on the students' need. (2) Scientific approach in for middle-grade age has already been appropriate,(3) The supporting factors are: a good headmaster, professional teache, The conductive school climate, the complete facilities and infrastructures. The inhibiting factors are: the non-transparent admission system, students who have not been able to read and write, the inappropriate assessment, and  limited schedule of social studies the teacher do not limit the range of Social Studies material based on student’s cognitive development stage.Keywords: implementation, scientific approach, middle grade, social studies