Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

KEMAMPUAN PENGRAJIN DALAM UPAYA INOVASI KERAJINAN ANYAMAN TIKAR PURUN DI DESA TANJUNG ATAP KECAMATAN TANJUNG BATU Rini Atika; Shomedran; Azizah Husin; Ardi Saputra
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 12 No. 02 (2026): Volume 12 Nomor 02, Juni 2026 Published
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v12i02.12551

Abstract

This study aims to analyze the ability of craftsmen in innovating purun woven mat products in Tanjung Atap Village, Tanjung Batu District. The research employed a descriptive qualitative approach to explore the innovation practices carried out by local craftsmen. Data were collected through observation, interviews, and documentation. The subjects of this study consisted of craftsmen, village government officials, and related stakeholders involved in supporting the development of purun woven mat handicrafts. Data analysis was conducted through data reduction, data display, and conclusion drawing to obtain comprehensive findings. The results showed that the craftsmen's innovation ability was reflected in mastering basic weaving techniques, production skills, work experience, product design updates, individual creativity, government support, and availability of raw materials. Craftsmen also demonstrated adaptability to market demands by modifying products according to consumer preferences. The innovations carried out include changes in shape, motif, color, and size of products to increase product attractiveness, functionality, and market value. These innovations also contribute to improving product competitiveness and expanding marketing opportunities. The findings indicate that the craftsmen's innovation ability has developed, although it has not yet been optimal. Several challenges are still faced, such as limited training, lack of product diversification, and limited market access. Therefore, continuous support is needed through training, product development assistance, and marketing expansion. Keywords: Craftsmen Ability, Innovation, Purun Mat, Community Empowermen ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan pengrajin dalam melakukan inovasi pada kerajinan anyaman tikar purun di Desa Tanjung Atap Kecamatan Tanjung Batu. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif untuk menggali praktik inovasi yang dilakukan oleh pengrajin lokal. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subjek penelitian terdiri dari pengrajin, pemerintah desa, serta pihak terkait yang mendukung pengembangan kerajinan anyaman tikar purun. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan untuk memperoleh temuan penelitian secara komprehensif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan inovasi pengrajin terlihat dari penguasaan teknik dasar anyaman, keterampilan proses produksi, pengalaman kerja, pembaruan desain produk, kreativitas individu, dukungan pemerintah, serta ketersediaan bahan baku. Pengrajin juga menunjukkan kemampuan beradaptasi terhadap kebutuhan pasar dengan melakukan modifikasi produk sesuai preferensi konsumen. Inovasi yang dilakukan meliputi perubahan bentuk, motif, warna, dan ukuran produk guna meningkatkan daya tarik, fungsi, serta nilai jual produk. Inovasi tersebut turut meningkatkan daya saing produk dan memperluas peluang pemasaran. Temuan penelitian menunjukkan bahwa kemampuan inovasi pengrajin telah berkembang, namun belum optimal. Beberapa kendala masih dihadapi seperti terbatasnya pelatihan, kurangnya diversifikasi produk, serta keterbatasan akses pasar. Oleh karena itu, diperlukan dukungan berkelanjutan melalui pelatihan, pendampingan pengembangan produk, dan perluasan pemasaran. Kata Kunci: Kemampuan Pengrajin, Inovasi, Tikar Purun, Pemberdayaan Masyarakat
STRATEGI PEMBENTUKAN DISIPLIN BELAJAR DI SANGGAR TARI RADEN KUNING DESA SERI TANJUNG KABUPATEN OGAN ILIR Yeka Ramadhani; Ardi Saputra; Erna Retna Safitri; Aswasulasikin
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 12 No. 02 (2026): Volume 12 No. 2, Juni 2026 Release
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v12i02.12567

Abstract

This study aims to investigate the strategies for forming learning discipline at Sanggar Tari Raden Kuning, Seri Tanjung Village, Ogan Ilir Regency. A descriptive qualitative approach was employed. Research subjects consisted of one trainer, two students, and two parents selected through purposive sampling. Data were collected through in-depth interviews, non-participant observation, and documentation. Results indicate that learning discipline formation was implemented through three main strategies based on B.F. Skinner’s behaviorism theory: (1) reinforcement through verbal praise, small rewards, and front-row placement; (2) educational punishment through gentle reprimands and movement repetition; and (3) behavioral conditioning through consistent training routines. The success of these strategies was evidenced by the achievement of four learning discipline indicators: punctuality, compliance with instructions, consistency in practice, and responsibility for movement tasks. Furthermore, cultural values embedded in Tari Gending Sriwijaya, Tari Tanggai, and Tari Zapin Rodat reinforced discipline formation, transforming it from mere external compliance into internal commitment rooted in the nation’s noble cultural values.
PRAKTIK PENGASUHAN ORANG TUA PEKERJA SEKS KOMERSIAL DAN IMPLIKASINYA TERHADAP PENDIDIKAN ANAK (Studi kasus di Desa Permata Baru, Kecamatan Indralaya Utara) Syawalludin; Shomedran; Ardi Saputra; Henny Helmi
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 12 No. 02 (2026): Volume 12 Nomor 02, Juni 2026 Published
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to analyze parenting patterns in shaping children's education within families of commercial sex workers (CSWs) in Permata Baru Village, North Indralaya District, Ogan Ilir Regency. This research uses a qualitative descriptive approach with data collected through observation, interviews, and documentation. The results show that the dominant parenting style is authoritarian, influenced by limited time, economicconditions, and the social environment. Parents’ low educational background and social stigma also affect children's educational development. The study concludes that children's education in CSW families is influenced by both family and social environmental factors, requiring support from various parties to create a conducive educational environment.
PERAN MASYARAKAT DALAM MENINGKATKAN KEBERSIHAN LINGKUNGAN DI SEKITAR TPA DESA PALEM RAYA KABUPATEN OGAN ILIR Nadia Afifa; Azizah Husin; Erna Retna Safitri; Ardi Saputra
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 12 No. 02 (2026): Volume 12 No. 2, Juni 2026 Release
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v12i02.12669

Abstract

This study aims to analyze the community's role in improving environmental cleanliness around the Palem Raya Village Landfill (TPA) in Ogan Ilir Regency using a descriptive qualitative approach. Seven informants participated in the study, and data were collected through interviews, observation, and documentation. Data analysis was conducted through data reduction, presentation, and triangulation. The results indicate that community contributions are still suboptimal. Material participation is voluntary, non-material participation is still individual, action participation is limited to household cleanliness, and social participation is low due to the lack of collective activities by the village government. Thus, community contributions tend to be passive, and efforts are needed to increase more active and organized participation.
Preferensi Karier Mahasiswa Program Studi Pendidikan Masyarakat Universitas Sriwijaya M Maulana Aban Najwa; Ardi Saputra; Erna Retna Safitri
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 10 No. 3 (2025): Agustus
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v10i3.3468

Abstract

Karier merupakan salah satu aspek penting dalam kehidupan mahasiswa yang akan menentukan arah masa depan mereka setelah menyelesaikan studi. Preferensi karier mahasiswa menjadi indikator dalam melihat kecenderungan pilihan dunia kerja yang dianggap sesuai dengan minat, kompetensi, serta peluang yang tersedia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui preferensi karier mahasiswa Program Studi Pendidikan Masyarakat Universitas Sriwijaya. Penelitian dilakukan di Program Studi Pendidikan Masyarakat Universitas Sriwijaya dengan populasi sebanyak 137 mahasiswa akhir. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner, sedangkan teknik analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sektor PNS/PPPK menjadi pilihan karier yang paling banyak diminati mahasiswa dengan persentase 38%, diikuti oleh LSM/NGO sebesar 26%, wirausaha sosial sebesar 22%, dan tutor/instruktur pendidikan nonformal sebesar 14%. Kesimpulannya, mahasiswa lebih cenderung memilih jalur karier yang menawarkan stabilitas maupun peluang kemandirian ekonomi, sementara sektor pendidikan nonformal kurang diminati karena masih rendahnya persepsi terhadap kestabilan karier dan kesejahteraan finansial.
Pengaruh Penggunaan Media Video Edukasi terhadap Pengetahuan Remaja tentang Pengelolaan Sampah di Desa Lubuk Sakti Kabupaten Ogan Ilir Khusnul Khotimah; Azizah Husin; Aswasulasikin; Ardi Saputra
Journal of Science and Education Research Vol. 5 No. 1 (2026): Journal of Science and Education Research
Publisher : Yayasan Pendidikan Insan Mulia Utan Sumbawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62759/jser.v5i1.420

Abstract

Permasalahan sampah merupakan salah satu isu lingkungan yang semakin meningkat seiring dengan bertambahnya jumlah penduduk dan aktivitas masyarakat. Rendahnya kesadaran masyarakat dalam mengelola sampah menunjukkan pentingnya upaya edukasi lingkungan, khususnya kepada remaja sebagai generasi muda yang memiliki peran penting dalam menjaga kelestarian lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan media video edukasi terhadap pengetahuan remaja mengenai pengelolaan sampah di Desa Lubuk Sakti Kabupaten Ogan Ilir. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif dengan metode pre-eksperimen melalui desain One Group Pretest-Posttest Design. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dengan jumlah responden sebanyak 30 remaja. Metode pengumpulan data dilakukan melalui tes pengetahuan yang diberikan sebelum dan sesudah perlakuan menggunakan media video edukasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rata-rata pengetahuan responden meningkat dari 61,07 pada pre-test menjadi 79,93 pada post-test. Hasil analisis N-Gain menunjukkan nilai sebesar 0,49 yang termasuk dalam kategori sedang. Hal ini menunjukkan bahwa penggunaan media video edukasi cukup efektif dalam meningkatkan pengetahuan remaja mengenai pengelolaan sampah. Berdasarkan hasil penelitian ini, disarankan agar penggunaan media video edukasi dapat dikembangkan sebagai salah satu media pembelajaran atau penyuluhan lingkungan. Selain itu, peneliti selanjutnya diharapkan dapat mengembangkan penelitian dengan cakupan yang lebih luas serta menambahkan variabel lain seperti sikap dan perilaku dalam pengelolaan sampah.
Training on the Production and Use of Organic Liquid Fertilizer for the Community in Suka Merindu Village to Support of Environmentally Friendly Agriculture Eka Mulyana; Ardi Saputra; Reno Mardhotillah
Unram Journal of Community Service Vol. 6 No. 4 (2025): December
Publisher : Pascasarjana Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/ujcs.v6i4.1405

Abstract

This community service program aimed to enhance community capacity in producing and utilizing organic liquid fertilizer to support environmentally friendly agricultural practices in Suka Merindu Village, West Pemulutan Subdistrict, Ogan Ilir Regency. The activity was conducted using a participatory approach that positioned the community as active participants throughout the process. The program stages included initial socialization with community leaders, identification of local potential and problems through focus group discussions, hands-on training on organic liquid fertilizer production using locally available organic waste, and post-training mentoring and monitoring to ensure sustainability. The results indicate that the training program effectively improved participants’ knowledge and technical skills, as evidenced by a substantial increase in post-test scores compared to pre-test results. Participants also reported high levels of satisfaction with the training materials, facilitation, and practical sessions. Furthermore, most participants began applying organic liquid fertilizer in their farming practices, demonstrating the practical relevance and sustainability of the program outcomes. In addition to technical improvements, the activity increased community awareness of the environmental and economic benefits of reducing dependence on chemical fertilizers and utilizing organic waste more productively. Overall, this community service program demonstrates that participatory training on organic liquid fertilizer production can serve as an effective strategy for promoting sustainable agriculture, strengthening farmers’ economic resilience, and encouraging environmentally responsible resource management in rural areas.
Survei Kepuasan Mahasiswa Program Studi Pendidikan Masyarakat Universitas Sriwijaya terhadap Pelaksanaan Hybrid Learning Pasca Covid 19 Dian Sri Andriani; Ardi Saputra; Azizah Husin; Evy Ratna Kartika Waty
Sustainable Vol. 5 No. 2 (2022): Sustainable
Publisher : Lembaga Penjaminan Mutu, IAIN Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32923/kjmp.v5i2.2796

Abstract

Penerapan sistem perkuliahan secara hybrid learning sebagai solusi dari pembelajaran pasca covid 19 pada tahun 2022 menimbulkan berbagai polemik, khususnya mahasiswa sebagai objek dari pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kepuasan mahasiswa Program Studi Pendidikan Masyarakat FKIP Universitas Sriwijaya terhadap penerapan hybrid learning yang telah berlangsung pada Semester Ganjil Tahun Ajaran 2022/2023. Jenis penelitian ini adalah deskriptif dengan pendekatan kuantitatif menggunakan metode survey. Pengukuran sampel dilakukan dengan menggunakan taraf kesalahan sebesar 1% sehingga diperoleh jumlah sampel sebanyak 148 mahasiswa. Selanjutnya, pengambilan sampel dilakukan menggunakan teknik simple random sampling. Mahasiswa yang menjadi sampel dalam penelitian ini diminta mengisi kuesioner yang disebarkan secara online melalui tautan google form. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara keseluruhan, 58.8% mahasiswa menyatakan puas terhadap pelaksanaan hybrid learning, 19.6% sangat puas, 19.6% kurang puas, dan hanya 2% yang menyatakan tidak puas. Tingkat kepuasan mahasiswa tersebut diukur melalui indikator 1) fasilitas yang mendukung dengan persentase sangat puas sebesar 16.2%, puas 43.2%, kurang puas 30.6%, dan tidak puas 9.9%. 2) kolaborasi selama perkuliahan dengan hasil sebesar 34.9% sangat puas, puas 53.4%, kurang puas 10.1%, dan tidak puas 2.3%. 3) assessment dengan hasil bahwa mahasiswa sangat puas sebesar 22.3%, puas 65.6%, kurang puas 11.1%, dan tidak puas 1.0%. 4) support material dengan hasil bahwa 29.4% sangat puas, puas 56.1%, kurang puas 13.2%, dan tidak puas 1.3%. Berdasarkan data tersebut, indikator yang memperoleh survey kepuasan paling rendah adalah fasilitas. Peralatan yang mendukung hybrid learning belum tersedia dengan lengkap sehingga mahasiswa yang mengikuti perkuliahan secara online mengalami kesulitan mengikuti pembelajaran.
PENGEMBANGAN MEDIA BUKU SAKU EDUKATIF SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN MASYARAKAT DALAM PENGELOLAAN LIMBAH PRODUKSI RUMAH KAYU DI DESA TANJUNG BATU SEBERANG Mayang Bunga Kurnia; Ardi Saputra; Erna Retna Safitri; Shomedran
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 12 No. 02 (2026): Volume 12 No. 2, Juni 2026 Public
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v12i02.13340

Abstract

This study aims to develop an educational pocketbook as a community learning medium for managing wood house production waste in Tanjung Batu Seberang village and to determine its validity and practically. The method used in this study was Research and Development (R&D) with the ADDIE model, which consists of five stages: analysis, design, development, implementation, and evaluation. The research subjects included the community of Tanjung Batu Seberang village who work as wood house craftsmen and expert validators. Data were collected through validation questionnaires and user response questionnaires, which were analyzed using a rating scale. The validation results showed that the developed pocketbook achieved a very good level of validity in terms of material (83%), media (93%), and language (95%). The practicality test results at the one to one and small group stages showed a percentage of 100%, categorized as very practical. The educational pocketbook was considered easy to use, attractive, and effective in improving community understanding of managing and utilizing wood house production waste. Therefore, the developed educational pocketbook is feasible to be used as a community learning medium.
PROBLEMATIKA REGENERASI PENENUN SONGKET DI DESA MUARA PENIMBUNG ULU Uchie Masyiroh; Ardi Saputra; Aswasulasikin; Shomedran
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 12 No. 02 (2026): Volume 12 No. 2, Juni 2026 Release
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v12i02.13352

Abstract

This study aims to analyze the problems of songket weaver regeneration in Muara Penimbung Ulu Village, Indralaya District, Ogan Ilir Regency. Regeneration is important in maintaining the sustainability of weaving skills as part of preserving local culture, but the involvement of the younger generation is still low. This study used a descriptive qualitative method with a purposive sampling technique involving 8 informants. Data were collected through interviews, observations, and documentation, then analyzed through the stages of data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The results of the study indicate that the regeneration of songket weavers faces social, economic, and policy barriers. Social barriers include low interest from the younger generation and low environmental support. Economic barriers are related to low income and the attractiveness of weaving. Policy barriers are evident in the limitations and suboptimal implementation of programs. Government efforts through training have been carried out, but participation from the younger generation is still limited. The conclusion of this study indicates that the regeneration process of songket weavers has not been running optimally. Synergy is needed between the government, the community, and educational institutions to increase interest from the younger generation and strengthen the sustainability of weaving culture.