Claim Missing Document
Check
Articles

Found 21 Documents
Search

PENGARUH KEPEMIMPINAN TRANSFORMASIONAL TERHADAP KOMITMEN AFEKTIF DI SUSHI TEI SURABAYA Hadi Purnomo Hadiyitno; Elia Stesiana Kodiat; Agustinus Nugroho
Jurnal Hospitality dan Manajemen Jasa Vol 4, No 2 (2016): Jurnal Hospitality dan Management Jasa
Publisher : Jurnal Hospitality dan Manajemen Jasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui pengaruh dari gaya kepemimpinan transformasional seorang pemimpin terhadap komitmen afektif kayawan pada Restoran Sushi Tei Surabaya. Gaya kepemimpinan transformasional diukur menggunakan teori Bass & Avolio (2004) dan komitmen afktif diukur dengan menggunakan teori Meyer & Allen (1997). Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan Partial Least Square (PLS) dengan proses perhitungan yang dibantu menggunakan software aplikasi SmartPLS untuk mengolah data – data kuisioner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang positif dan signifikan antara gaya kepemimpinan transformasional terhadap komitmen afektif karyawan.   
ANALISA PENGARUH PERCIEVED ORGANIZATIONAL SUPPORT TERHADAP PERFORMANCE MELALUI AFFECTIVE COMMITMENT SEBAGAI VARIABEL MEDIASI DI PIZZA HUT RAYA KUPANG INDAH SURABAYA William Setiomuliono; Jeffran Stevanus Gunawan; Agustinus Nugroho
Jurnal Hospitality dan Manajemen Jasa Vol 3, No 2 (2015): Jurnal Hospitality dan Manajemen Jasa
Publisher : Jurnal Hospitality dan Manajemen Jasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (280.848 KB)

Abstract

Performance merupakan salah satu aspek terpenting yang harus dimiliki oleh seluruh karyawan dalam suatu organisasi. Dalam penelitian kali ini, peneliti menggunakan affective commitment sebagai variabel yang mempengaruhi performance pada karyawan Pizza Hut. Dalam penelitian ini, teknis analisis data yang digunakan adalah structural equation modelling berbasis partial least square untuk menjawab rumusan masalah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh POS terhadap performance melalui affective commitment sebagai mediasi perantara. Penelitian ini melibatkan 32 karyawan Pizza Hut Raya Kupang Indah Surabaya. Hasil penelitian ini adalah perceived organizational support berpengaruh secara positif dan signifikan terhadap affective commitment dan performance, namun affective commitment berpengaruh secara positif tetapi tidak signifikan terhadap performance.
ANALISA PENGARUH PERCEIVED ORGANIZATIONAL SUPPORT (POS) TERHADAP EMPLOYEE PERCEIVED SERVICE (EPSQ) QUALITY DENGAN MEDIASI AFFECTIVE COMMITMENT (AC) PADA RESTORAN “X” DI SURABAYA APRICILIA LAKSMITA DEWI; DEBORAH OCTAVIA CHANDRA; AGUSTINUS NUGROHO
Jurnal Hospitality dan Manajemen Jasa Vol 3, No 2 (2015): Jurnal Hospitality dan Manajemen Jasa
Publisher : Jurnal Hospitality dan Manajemen Jasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (522.615 KB)

Abstract

Berkembangnya industri makanan tidak hanya memperhatikan penyajian makanan dan minuman tetapi juga kualitas layanan yang diberikan harus tetap diperhatikan. Oleh karena itu, penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh Perceived Organizational Support terhadap Employee Perceived Service Quality dengan mediasi Affective Commitment. Structural Equation Modeling (SEM) dengan metode Partial Least Square digunakan dalam penelitian ini. Hasil penelitian adalah Perceived Organizational Support berpengaruh secara positif dan signifikan terhadap Affective Commitment, Affective Commitment berpengaruh secara positif tetapi tidak signifikan terhadap Employee Perceived Service Quality, Perceived Organizational Support berpengaruh positif dan signifikan terhadap Employee Perceived Service Quality.
ANALISA PERSEPSI ATAS FIVE ASPECT MEAL MODEL DAN PENGARUHNYA TERHADAP MINAT BELI ULANG KONSUMEN FOLKS COFFEE AND TEA Stefani Wijaya Nio; Derry Wira Kosasi; Agustinus Nugroho
Jurnal Hospitality dan Manajemen Jasa Vol 1, No 2 (2013): Jurnal Hospitality dan Manajemen Jasa
Publisher : Jurnal Hospitality dan Manajemen Jasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (210.889 KB)

Abstract

Dewasa ini, orang-orang memperhatikan hal-hal lain di luar produk dan jasa yang ditawarkan. Perhatian tersebut lebih besar lagi diberikan pada hospitality industry. Kepuasan secara keseluruhan yang dirasakan oleh konsumen di dalam restoran disebut dining experience. Untuk menciptakan suatu pengalaman berkesan (dining experience) ada 5 aspek penting yang harus diperhatikan, yaitu room, meeting, product, management control system, dan atmosphere. Teknik analisa yang digunakan adalah deskriptif dan kausal dengan pendekatan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variable room, product, dan atmosphere merupakan variabel-variabel yang mempengaruhi minat beli ulang konsumen di Folks Coffee and Tea.
ANALISA PENGARUH KUALITAS LAYANAN TERHADAP LOYALITAS PELANGGAN DI RESTORAN X SURABAYA Cindy Sugandhy; Gisela Odelia; Agustinus Nugroho
Jurnal Hospitality dan Manajemen Jasa Vol 4, No 1 (2016): Jurnal Hospitality dan Manajemen Jasa
Publisher : Jurnal Hospitality dan Manajemen Jasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (327.106 KB)

Abstract

Restoran X merupakan restoran buffet yang menyajikan menu internasional. Penelitian ini dilakukan, bertujuan untuk mengetahui apakah ada pengaruh yang signifikan dari kualitas layanan (tangibles, reliability, responsiveness, assurance dan empathy )terhapad loyalitas pelanggan di Restoran X dan untuk mengetahui manakah variabel kualitas layanan yang lebih dominan berpengaruh terhadap loyalitas pelanggan di Restoran X tersebut. Untuk menjawab tujuan penelitian tersebut , metode penelitian yang digunakan adalah teknik analisa regresi linear berganda. Berdasarkan hasil analisa data yang ada, dapat disimpulkan bahwa kualitas layanan memiliki pengaruh yang signifikan terhadap loyalitas pelanggan di Restoran X. Variabel tangibles dan empathy dari kualitas layanan yang lebih berpengaruh dominan terhadap loyalitas pelanggan di Restoran X
STUDI EKSPLORATORI TERKAIT ENTREPRENEURIAL ACCULTURATION DAN ENTREPRENEURIAL TRAITS PADA ENTREPRENEUR GUEST HOUSE DI SURABAYA Alexander Andre Agassi; Kevin Halim; Agustinus Nugroho
Jurnal Hospitality dan Manajemen Jasa Vol 4, No 2 (2016): Jurnal Hospitality dan Management Jasa
Publisher : Jurnal Hospitality dan Manajemen Jasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (159.058 KB)

Abstract

Abstrak: Banyaknya jumlah jasa akomodasi di Surabaya menyebabkan persaingan yang ketat dalam berwirausaha. Para entrepreneur di Surabaya mulai banyak terjun dalam bisnis guest house. Guest house yang ada di Surabaya pun mencapai 17,8 persen dari jumlah hotel berbintang dan hotel non bintang yang ada. Penelitian ini mencari tahu bagaimana entrepreneurial acculturation dan entrepreneurial traits yang ada di kota Surabaya. Penelitian ini menggunakan teknik wawancara dengan 3 entrepreneur guest house dipilih sebagai narasumber. Entrepreneurial acculturation adalah faktor-faktor yang berkontribusi pada usaha wirausaha. Entrepreneurial traits adalah karakteristik yang dimiliki seorang wirausaha. Hasil penelitian menunjukkan bahwa entrepreneurial acculturation mendukung usaha entrepreneur. Entrepreneurial traits para entrepreneur di Surabaya kuat dalam mengelola usaha guest house.Abstract: A large number of accommodation services in Surabaya is causing intense competition in entrepreneurship. Entrepreneurs in Surabaya begin to start guest house business. Guest houses in Surabaya have reached 17.8 percent in number of starred hotels and non-starred hotels that exist. This research is to find out how are entrepreneurial acculturation and entrepreneurial traits that exist in the city of Surabaya. This study uses an interview technique with 3 guest house owners as interviewees. Entrepreneurial acculturation are factors contributing in entrepreneurial businesses. Entrepreneurial traits are characteristics of an entrepreneur. The results of this research showed that the entrepreneurial acculturation in Surabaya is good. Entrepreneurial traits of entrepreneurs in Surabaya are strong in managing guest house businesses.
ANALISA HUBUNGAN STRES KERJA DENGAN KEPUASAN KERJA SERTA TURNOVER INTENTION DI HOTEL “X” SURABAYA Adeline Stephanie Winata; Amelia Rosalin; Endo Wijaya Kartika; Agustinus Nugroho
Jurnal Hospitality dan Manajemen Jasa Vol 3, No 1 (2015): Jurnal Hospitality dan Manajemen Jasa
Publisher : Jurnal Hospitality dan Manajemen Jasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (248.144 KB)

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui adanya hubungan stres kerja dengan kepuasan kerja dan kepuasan kerja dengan turnover intention di Hotel “X” Surabaya. Peneliti ingin menganalisa adakah hubungan negatif signifikan antara stres kerja dengan kepuasan kerja, dan adakah hubungan negatif signifikan antara kepuasan kerja dengan turnover intention di Hotel “X” Surabaya. Dari penelitian yang telah dilakukan dapat dinyatakan bahwa: (1) Stres kerja memiliki hubungan negatif dan tidak signifikan terhadap kepuasan kerja. (2) Kepuasan kerja memiliki hubungan negatif dan tidak signifikan terhadap turnover intention.
Training to Improve The Skills and Professionalism of Museum Tour Guides in Mojokerto, East Java Rizki Adityaji; Agoes Tinus Lis Indrianto; Agustinus Nugroho; Adrie Oktavio; Hendra
GANDRUNG: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2025): GANDRUNG: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Fakultas Olahraga dan Kesehatan, Universitas PGRI Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36526/gandrung.v6i1.4466

Abstract

Mojokerto, a city in East Java rich in history and culture, has a number of fascinating museums. These museums are silent witnesses to the glory of the past and a window for us to peek into the civilization that has developed in the land of Java. Mojokerto is known for its rich cultural heritage and history, but its potential as a tourist destination is still underutilized due to the lack of quantity and quality of skilled museum guides. With a better visiting experience, organized and informative narratives, it is hoped that more people will be interested in visiting museums in Mojokerto and participating in supporting the preservation of the history and culture of the Indonesian nation. This PKM uses in-depth interviews with 10 museum guides who have undergone training and informant observations of training activities and their implementation in the field. The findings in this PKM activity show a significant increase in guide skills, historical knowledge, and visitor guiding techniques, resulting in a better visitor experience in the museum. This PKM ends with recommendations to improve community service programs aimed at developing local human resources in sustainable heritage tourism. This PKM examines the impact of community service initiatives organized by lecturers at Ciputra University Surabaya, with a focus on museum guide training in Mojokerto, East Java.
PENGARUH SOCIAL MEDIA MARKETING, TERHADAP BRAND AWARENESS, BRAND IMAGE DAN REPURCHASE INTENTION DI KOPITIAM SURABAYA Nur Aini Madjid; Toreh, Joaquin Levi; Agustinus Nugroho
JURNAL ILMIAH EDUNOMIKA Vol. 10 No. 2 (2026): EDUNOMIKA
Publisher : ITB AAS Indonesia Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29040/jie.v10i2.19648

Abstract

The food and beverage industry in Indonesia, particularly in the restaurant and cafe segment, is experiencing rapid growth, including the emergence of modern kopitiams in Surabaya. This study aims to examine and analyze the influence of social media marketing on brand awareness, brand image, and repurchase intention, while also exploring the mediating roles of brand awareness and brand image. Using an explanatory quantitative design, data were collected via Google Form questionnaires from 160 respondents in Surabaya, aged 17–27, who are active social media users and have visited a modern kopitiam at least twice. Data analysis was performed using Structural Equation Modeling-Partial Least Squares (SEM-PLS). The structural model (inner model) shows that social media marketing significantly influences brand awareness (t=4.713, p=0.000) and brand image (t=5.700, p= 0.000). Furthermore, brand image (t= 4.236, p=0.000) and brand awareness (t= 1.815, p=0.035) both have a positive and significant impact on repurchase intention. The R-Square values indicate that the model explains 23.2% of brand awareness, 21.6% of brand image, and 37.8% of repurchase intention. Both brand awareness and brand image were proven to serve as partial mediators in the relationship between social media marketing and repurchase intention. These findings suggest that consistent digital engagement and a strong brand identity are essential for driving customer loyalty in Surabaya's competitive culinary industry.
Gen Z's Coffee Culture: How TikTok eWOM and Brand Image Build Trust and Shape Preference for Local Coffee Shops Warren Warren; Patricia Idella Saputra; Agustinus Nugroho
International Journal of Economics and Management Research Vol. 5 No. 2 (2026): August : International Journal of Economics and Management Research
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/ijemr.v5i2.845

Abstract

This study aims to analyze the role of electronic word of mouth (eWOM) on TikTok and brand image in shaping Generation Z's brand preference for local coffee shops, with brand trust as a mediating variable. The growth of coffee consumption culture among Gen Z and the increasing use of TikTok as a digital platform have changed the way consumers form perceptions and choose brands. However, research integrating eWOM, brand image, brand trust, and brand preference in the context of local coffee shops is still limited. This study fills this gap by analyzing the direct and indirect relationships between variables. A quantitative approach was used through a survey method with a purposive sampling technique on a minimum of 130 Generation Z respondents in Surabaya who actively use TikTok and have visited local coffee shops. Data analysis was conducted using Partial Least Squares-Structural Equation Modeling (PLS-SEM). The results show that eWOM and brand image have a positive and significant effect on brand trust, and eWOM, brand image, and brand trust have a significant effect on brand preference. In addition, brand trust is proven to partially mediate the relationship between eWOM and brand preference, as well as between brand image and brand preference. Among all variables, eWOM has the most dominant influence on brand preference. This finding indicates that local coffee shops need to integrate TikTok-based eWOM strategies with consistent brand image building to strengthen brand trust and increase Gen Z consumer preference. Keywords: eWOM; TikTok; brand trust; brand image; brand preference; Gen Z; local coffee shops.