Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

RESPON PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI TANAMAN MELON (CucumismeloL) PADA PEMUPUKAN NPK DAN PEMANGKASAN CABANG Defy Nur Fitriani; Nikmah Musa; Wawan Pembengo
Jurnal Lahan Pertanian Tropis (JLPT) Vol 1, No 2 (2022): Jurnal Lahan Pertanian Tropis
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (165.509 KB) | DOI: 10.56722/jlpt.v1i2.17649

Abstract

Budidaya tanaman melon dapat ditingkatkan dengan cara pemeliharaan yang tepat untuk mendapatkan hasil yang maksimal. Teknik budidaya yang dilakukan harus sesuai dengan kondisi morfologi tanaman. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui interaksi  pemupukan dan pemangkasan serta pengaruh keduanya terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman melon (Cucumis melo L.). penelitian ini dilaksanakan pada bulan Agustus sampai Oktober 2021 di Balai Pengkajian Teknologi Pertanian Gorontalo.  Penelitian ini Menggunakan Rancangan Acak Kelompok Faktorial, dengan faktor pertama yaitu pupuk NPK dengan dosis 0, 200, 300, dan 400 kg/ha, dan faktor kedua yaitu pemangkasan cabang yang menyisakan cabang 5, 6, 7, 8, 9, 10, 11, 12 dan 13. Data dianalisis menggunakan Analisis Of Variance (ANOVA) kemudian uji lanjut dengan uji BNT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Perlakuan pemangkasan tidak berpengaruh pada pertumbuhan dan produksi tanaman melon. Akan tetapi Pemupukan NPK Phoska memberikan respon  pada parameter tinggi tanaman, jumlah daun, dan bobot buah, sebaliknya. Pemberian dosis 300 kg/ha memberikan pengaruh lebih efektif pada tinggi tanaman, jumlah daun, dan bobot buah tanaman melon. Kata Kunci: Melon, pemupukan NPK, pemangkasan cabang.
PENGARUH PUPUK ORGANIK GULMA SIAM (Chromolaena odorata) TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN SELADA (Lactuca sativa L) Bayu Nugroho; Nikmah Musa; Yunnita Rahim
Jurnal Lahan Pertanian Tropis (JLPT) Vol 1, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (174.755 KB) | DOI: 10.56722/jlpt.v1i1.15139

Abstract

This study aims to determine the growth and yield of lettuce with the application of Siam weed (Chromolaena odorata) organic fertilizer. This research was conducted in North Huntu Village, South Bulango District, Bone Bolango Regency, Gorontalo Province from August to November 2020. The design used was a randomized block design with 4 treatments of siam weed organic fertilizer, namely: P0 = control, P1 = 10 t ha-1, P2 = 20 t ha-1, and P3 = 30 t ha-1. Parameters observed were plant height, number of leaves and plant fresh weight. The data were analyzed using analysis of variance (ANOVA), then further test was carried out at 5% level of least significant different (LSD). The results showed that the application of Siam weed organic fertilizer had an effect on the growth and yield of lettuce plants, including plant height, number of leaves and plant fresh weight. The best dosage that effect on the growth and yield of lettuce was 30 t ha-1.Keywords: fertilizer, siam weed, lettuce 
PENGARUH PEMBERIAN PUPUK ORGANIK DAN ANORGANIK TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN JAGUNG MANIS (zea mays saccharata Sturt) DI KECAMATAN DULUPI KABUPATEN BOALEMO Yulin Sudin; Nikmah Musa; Nurdin Nurdin
Jurnal Lahan Pertanian Tropis (JLPT) Vol 2, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56722/jlpt.v2i2.23215

Abstract

Tanaman jagung manis adalah salah satu komoditas pangan yang semakin populer dan mempunyai prospek penting di Indonesia, karena memiliki rasa yang lebih manis bila dibandingkan dengan jagung biasa, sehingga banyak dikonsumsi oleh masyarakat. Jagung manis mempunyai biji-biji yang berisi endosperm manis, mengkilap, tembus pandang sebelum masak dan berkerut bila kering. Ketersediaan unsur hara bagi tanaman sering menjadi masalah untuk lahan dengan kondisi  defisiensi hara. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui  pengaruh pemberian  pupuk organik dan anorganik serta yang  memberikan hasil terbaik terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman jagung manis. Penelitian dilaksanakan di Kecamatan Dulupi Kabupaten Boalemo Provinsi Gorontalo pada Bulan Oktober 2022 – Januari 2023,  menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) terdiri dari 2 faktor. Faktor pertama yaitu pemberian pupuk organik terdiri dari 3 taraf (Kontrol, 10 ton/ha dan 15 ton/ha) dan faktor kedua yaitu pemberian pupuk anorganik yang terdiri dari 3 taraf (Kontrol, 200 kg/ha dan 400 kg/ha). Hasil penelitian  menunjukan bahwa pemberian pupuk organik berpengaruh terhadap tinggi dan panjang daun tanaman, sedangkan pupuk anorganik berpengaruh terhadap tinggi, panjang daun, jumlah daun, berat berkelobot, berat tanpa kelobot, dan panjang tongkol. Pupuk organik 15 ton/ha dan pupuk anorganik 400 kg/ha memberikan hasil terbaik terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman jagung manis. Kata kunci : jagung manis, pupuk organik, pupuk anorganik
Pengembangan Aplikasi Sistem Pakar Deteksi Dini Hama dan Penyakit Tanaman Jagung Lihawa, Mohamad; Ilahude, Zulzain; Latief , Mukhlisulfatih; Ikbal Bahua, Mohamad; Gubali, Hayatiningsih; Musa, Nikmah; Tansa, Salmawaty
Jurnal Penelitian Pertanian Terapan Vol 24 No 1 (2024)
Publisher : Politeknik Negeri Lampung.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25181/jppt.v24i1.3039

Abstract

Pests and diseases of maize plants have the potential to cause crop failure. Lack of information and knowledge about plant pests and diseases and limited field extension workers lead to errors in diagnosing maize pests and diseases. This results in inappropriate crop management that decreases production. Therefore, farmers need a tool to detect pest and disease attacks through physical symptoms seen on plants in the field. This research aims to produce an Agricultural Information System, namely an android-based expert system to detect pests and diseases in corn plants. The method used is software with prototyping to get an overview of the application to be built through a prototype application design and then evaluated by the user. The research stages include; gathering needs, building prototypes, evaluating protoype, coding the system, testing the system, evaluating the system, and using the system.  The result is the symptoms of pest and disease attacks on corn plants in the field, can be detected through the form of symptoms that are matched with images and characteristics of symptoms displayed on the Agricultural Information System software installed on android-based mobile phones or Tablets. Test results from 28 respondents showed that the success rate of detection of pest symptoms on corn plants was 75%, and for disease symptoms was 90%.   
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT KAWASAN TELUK TOMINI MELALUI PENGELOLAAN PEKARANGAN DENGAN TANAMAN HORTIKULTURA DI DESA MODELOMO KECAMATAN KABILA BONE KABUPTEN BONE BOLANGO Lihawa, Mohammad; Musa, Nikmah; Iswati, Rida
Jurnal Abditani Vol. 7 No. 1 (2024): April
Publisher : FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS ALKHAIRAAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31970/abditani.v7i1.306

Abstract

Program pemberdayaan masyarakat dalam mengelola pekarangan dengan tanaman hortikultura secara berkesinambungan dapat menjaga kelestarian lingkungan hidup, adalah sesuai dengan harapan Undang Undang Nomor 22 Tahun 2019, yaitu memanfaatkan lahan pekarangan, dengan pengelolaan tanaman hortikultura yang ramah lingkungan, karena berbahan dasar hayati, sehingga lebih aman bagi kelestarian lingkungan hidup, terutama produk panen, ekosistem pertanian dan petani serta masyarakat desa Modelomo. Program pemberdayaan masyarakat ini melibatkan mahasiswa, kelompok tani, kelompok Wanita tani, masyarakat Desa Modelomo dan sekitarnya serta dosen pembimbing lapangan. Melalui program ini diharapkan desa Modelomo menjadi kawasan pertanian ramah lingkungan dengan mengurangi input bahan kimia sintetik. Dampak kegiatan ini akan memotivasi pertanian yang bebas dari racun kimia sintetik, menuju pertanian berkelanjutan. Dimulai dari kelompok tani dan kelompok Wanita tani Desa Modelomo. Penetapan lokasi dilakukan melalui serangkaian proses penilaian yang dilaksanakan oleh Tim Dosen. Hasil kegiatan terlaksananya pembuatan rak vertikultur untuk tempat meletakkan wadah untuk penanaman tanaman hortikultura sebagai kegiatan utama/inti di setiap dusun sebagai percontohan dan kegiatan tambahan berupa kegiatan sosial keagamaan, kegiatan Kesehatan ibu dan anak, dan kegiatan game. Semua kegiatan ini terlaksana dengan baik dan selesai sesuai jadwal pelaksanaan sebelum penarikan mahasiswa dari desa.
PENGELOLAAN RUMAH PANGAN LESTARI DALAM PENCEGAHAN STUNTING PADA RUMAH TANGGA PETANI Bahua, Mohamad Ikbal; Musa, Nikmah; Irsan, Laode Muhamad
Jurnal Abditani Vol. 7 No. 2 (2024): Oktober
Publisher : FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS ALKHAIRAAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31970/abditani.v7i2.372

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) di Kelurahan Padengo Kecamatan Kabila Kabupaten Bone Bolango bertujuan untuk mencegah stunting dengan memanfaatkan pekarangan rumah sebagai sumber pangan sehat dan bergizi.Metode pengabdian masyarakat yang digunakanan adalah metode ParticipatoryActionResearch (PAR) yang merupakan metode penyadaran masyarakat. Program ini memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai teknik menanam, memelihara, memanen, serta mengolah hasil tanaman, sehingga keluarga dapat memenuhi kebutuhan gizi secara mandiri.Rumah Pangan Lestari mendorong penanaman berbagai jenis tanaman seperti sayuran, buah, dan tanaman obat yang kaya akan vitamin dan mineral. Hasil panen dari RPL membantu keluarga mengakses makanan bergizi yang lebih segar dan aman, sekaligus mengurangi ketergantungan pada bahan pangan dari pasar. Selain untuk konsumsi keluarga, kelebihan hasil panen juga bisa diolah atau dijual, memberikan dampak ekonomi positif bagi rumah tangga.Kegiatan ini berdampak langsung pada peningkatan kualitas gizi anak-anak, terutama dalam 1000 hari pertama kehidupan, yang merupakan periode krusial dalam mencegah stunting di Kelurahan Padengo. Dengan penerapan RPL secara berkelanjutan, program ini tidak hanya meningkatkan kemandirian pangan, tetapi juga kesejahteraan keluarga, serta berpotensi mengurangi angka stunting dalam jangka panjang. PkM ini memperlihatkan bahwa RPL adalah solusi efektif dalam mendukung ketahanan pangan dan kesehatan masyarakat
A Pengaruh Metode Pematahan Dormansi Dan Posisi Tanam Benih Terhadap Viabilitas Benih Salak (Salacca edulis Reinw) Leddy, I Made; Gubali, Hayatiningsih; Musa, Nikmah
Jurnal Penelitian Pertanian Terapan Vol 24 No 3 (2024)
Publisher : Politeknik Negeri Lampung.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25181/jppt.v24i3.3374

Abstract

The hard and thick structure of snakefruit seeds makes it difficult for snakefruit seeds to germinate, therefore efforts are needed to break the dormancy of snakefruit seeds. The aim of the research was to determine the method of breaking dormancy and the appropriate seed planting position to increase the viability of snakefruit (Salacca edulis Reinw) seeds, which was carried out at the Green House of the Agriculture, Fisheries and Forestry Extension Center (BP3K). The research method uses a factorial pattern in a completely randomized design. The first factor is the dormancy breaking method which consists of 5 levels, namely control, atonic, gibberellin (GA3), 60oC hot water, and sanding. The second factor is the position of planting seeds which consists of 3 levels, namely upright, lying down and upside down. Data analysis was carried out using ANOVA with a DMRT further test at 5% level. The research results showed that the method of breaking dormancy had an effect on the viability of snakefruit seeds. A good method of breaking dormancy is with GA3. The position of seed planting influences the viability of snakefruit seeds. The positions for planting seeds that have a good effect are the upright and lying positions. There was an interaction between the method of breaking dormancy using GA3 and the planting position of the lying seeds on the viability of the snakefruit seeds.
Serangan Kumbang Badak pada Tanaman Kelapa di Desa Jati Mulya Kecamatan Wonosari Kabupaten Boalemo Zhahrani, Eksanty Mustika; Lihawa, Mohamad; Musa, Nikmah
Jurnal Agro Industri Perkebunan Vol. 12 No. 3 (2024)
Publisher : Politeknik Negeri Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25181/jaip.v12i3.3430

Abstract

Pest organisms threaten plant cultivation by disrupting plant reproduction, reducing yields, and diminishing production and quality. The Oryctes rhinoceros pest is known for its highly destructive capabilities, particularly in coconut plants. A safe method for controlling a rhinoceros is by employing pheromone traps. This research aims to determine the population and infestation intensity of O. rhinoceros pests. The study was conducted from June 2023 to August 2023 in Jati Mulya Village, Wonosari Subdistrict, Boalemo Regency, Gorontalo Province, using a survey method with a census technique (collecting data comprehensively) through direct field observations. The results indicate that the highest trapped population of O. rhinoceros occurred in the first week, with ten individuals, while the lowest capture was recorded in the eleventh week. The average intensity of O. rhinoceros pest infestation was 17.85%. This infestation intensity falls into the category of mild attacks.
Pengaruh Komposisi Media Tanam dan Konsentrasi Pemberian Pupuk Organik Cair Bonggol Pisang Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Terong (Solanum melongena L.) Lamasika, Ghazaly; Musa, Nikmah; Zakaria, Fauzan
Jurnal Lahan Pertanian Tropis (JLPT) Vol 3, No 2 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56722/jlpt.v3i2.26557

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh komposisi media tanam dan konsentrasi pemberian pupuk organic (POC) cair bonggol pisang terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman terong. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Tunggulo, Kecamatan Limboto Barat, Kabupaten Gorontalo, dari bulan Februari sampai dengan Mei 2024. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) faktorial. Faktor pertama komposisi media tanam yaitu S0 (kontrol), S1 (2 kg tanah : 1 kg arang sekam : 3 kg pupuk kandang ayam), S2 (1 kg tanah : 2 kg arang sekam : 3 kg pupuk kandang ayam), dan S3 (3 kg tanah : 2 kg arang sekam : 1 kg pupuk kandang ayam) dan faktor kedua konsentrasi pemberian (POC) bonggol pisang  yaitu J0 (Kontrol), J1 (300 ml/liter air), J2 (600 ml/liter air), dan J3 (900 ml/liter air) yang dianalisis menggunakan Analysis Of Variance (ANOVA) dengan uji lanjut DMRT pada taraf 5%. Hasil penelitian menunjukkan komposisi media tanam S1 yang berpengaruh terhadap jumlah buah, panjang buah, dan berat buah. Konsentrasi pemberian POC bonggol pisang tidak berpengaruh terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman terong. Terdapat interaksi pada kombinasi perlakuan komposisi media tanam dan konsentrasi pemberian POC bonggol pisang perlakuan S3 dan J0 (3 kg tanah : 2 kg arang sekam : 1 kg pupuk kandang ayam) dan (kontrol POC bonggol pisang) terhadap luas daun, dan laju pertumbuhan. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penmggunaan media tanam dengan kombinasi tanah, arang sekam dan pupujk kandang dapat mempengaruhi hasil dari tanaman terong sedangkan penggunaan POC bongol pisang tidak berpengaruh terhadap pertuimbuhan dan hasil namun terdapat interaksi antara kombinasi media tanam yang diggunakan dengan perlakuan POC bonggol pisang.Kata Kunci: Media Tanam, Pupuk Organik Cair, Bonggol Pisang, Terong
Pertumbuhan dan Produksi Dua Varietas Sorgum (Sorghum bicolor) dengan Aplikasi Bahan Organik Eceng Gondok (Eichhornia crassipes): Growth and Production of two varieties of Sorghum (Sorghum bicolor) with the Application of Water Hyacinth (Eichhornia crassipes) Organic Matter Nurmi, Nurmi; Musa, Nikmah; Solihin, Angry Pratama
Produksi Tanaman Vol. 11 No. 3 (2023): Maret
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.protan.2023.011.03.02

Abstract

Tanaman sorgum (Sorghum bicolor) merupakan salah satu jenis tanaman budidaya yang dapat dimanfaatkan baik sebagai bahan pangan maupun pakan.  Pertumbuhan dan produksi sorgum yang baik memerlukan kondisi lingkungan yang sesuai, baik iklim maupun tanah.  Tanah dengan kadar bahan organik yang rendah kurang mampu mendukung pertumbuhan dan produksi tanaman yang baik.  Salah satu jenis bahan organik yang dapat digunakan untuk meningkatkan kadar bahan organik tanah pada pertanaman sorgum adalah eceng gondok (Eichhornia crassipes) karena produksi biomassnya cukup tinggi.  Penelitian ini bertujuan  mengetahui pengaruh bahan organik eceng gondok untuk meningkatkan pertumbuhan dan produksi tanaman sorgum.  Penelitian ini didesain dalam Rancangan Lingkungan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan Rancangan Perlakuan 2 Faktor (RAK-Faktorial).  Faktor pertama adalah varietas sorgum yang terdiri dari 2 taraf sebagai berikut: V1 = Varietas Numbu V2 = Varietas Kawali.  Faktor kedua adalah dosis bahan organik eceng gondok yang terdiri dari lima taraf sebagai berikut: P0 = tanpa bahan organik eceng gondok; P1 = 10 ton.  ha-1; P2 =  20 ton.ha-1; P3 =  30 ton.    ha-1;  P4 = 40 ton.ha-1. Penelitian ini dilaksanakan dilahan pertanian Desa Hulawa, Kecamatan Telaga, Kabupaten Gorontalo selama 4 bulan.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan varietas dan bahan organik eceng gondok berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman, panjang malai dan hasil biji kering panen, tetapi tidak berpengaruh nyata terhadap jumlah daun.  Terdapat interkasi antara varietas dengan bahan organik eceng gondok terhadap panjang malai dengan interaksi terbaik pada kombinasi perlakuan V2P4 =  Varietas Kawali dengan bahan organik eceng gondok 40 ton.ha-1 dengan panjang malai 28,90 cm.