Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

Cerdas Digital: Peluang Bisnis di Media Sosial untuk Generasi Z Nur Shabrina Meutia; Dike Bayu Magfira; Zujajatul Ilmi; Rizqi Putri Nourma Budiarti
Indonesia Berdaya Vol. 7 No. 2 (2026)
Publisher : UKInstitute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47679/ib.20261310

Abstract

Abstract. Social media has evolved into one of the most effective platforms for communication, marketing, and business transactions. Generation Z, as digital natives, holds significant potential in leveraging social media as a business platform. However, various challenges remain, ranging from low levels of digital literacy to limited understanding of social media algorithms. This community engagement program was conducted at SMP Insan Cendekia Mandiri Boarding School, Sidoarjo, with the aim of enhancing students’ understanding of digital entrepreneurship, introducing the use of artificial intelligence (AI) for promotion, and training them in creating marketable digital content. The implementation method consisted of four stages: initiation, preparation, execution in the form of socialization and training, and evaluation through pre-tests and post-tests. The results indicated an improvement in students’ comprehension of digital entrepreneurship concepts, their ability to utilize social media productively, and their creativity in content creation. The average pre-test score of 95.14 increased to 96.00 in the post-test, reflecting strengthened conceptual understanding and practical skills. This article underscores the importance of educational strategies and the sustainability of training programs to ensure that young generations can optimize social media as a business tool. Abstrak. Media sosial telah berkembang menjadi salah satu sarana paling efektif untuk komunikasi, pemasaran, sekaligus transaksi bisnis. Generasi Z sebagai generasi digital native memiliki potensi besar dalam memanfaatkan media sosial sebagai platform bisnis. Namun, berbagai tantangan masih dihadapi, mulai dari rendahnya literasi digital hingga pemahaman yang terbatas terkait algoritma media sosial. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan di SMP Insan Cendekia Mandiri Boarding School Sidoarjo dengan tujuan meningkatkan pemahaman siswa tentang digital entrepreneurship, memperkenalkan pemanfaatan kecerdasan buatan (AI) untuk promosi, serta melatih keterampilan pembuatan konten digital bernilai jual. Metode pelaksanaan terdiri dari tahap inisiasi, persiapan, eksekusi berupa sosialisasi dan pelatihan, serta evaluasi menggunakan pre-test dan post-test. Hasil menunjukkan adanya peningkatan pemahaman siswa terkait konsep kewirausahaan digital, kemampuan memanfaatkan media sosial secara produktif, serta kreativitas dalam pembuatan konten. Nilai rata-rata pre-test sebesar 95,14 meningkat menjadi 96,00 pada post-test, menunjukkan adanya penguatan pemahaman konseptual dan keterampilan praktis. Artikel ini menegaskan pentingnya strategi edukatif dan keberlanjutan program pelatihan agar generasi muda mampu mengoptimalkan media sosial sebagai sarana bisnis.
Optimalisasi Troubleshooting Sistem TI Melalui SOP Birrul Walidain Al Musthofa; Fajar Annas Susanto; Endang Sulistiyani; Tri Deviasari Wulan; Dike Bayu Magfira
JURNAL TECNOSCIENZA Vol. 10 No. 2 (2026): JURNAL TECNOSCIENZA
Publisher : JURNAL TECNOSCIENZA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51158/k5xk7s94

Abstract

Information technology systems play an important role in supporting company operations. However, at PT Berlian Jasa Terminal Indonesia (BJTI), troubleshooting of IT devices was previously carried out incidentally without official documentation, making evaluation difficult and increasing downtime risk. This study aims to optimize troubleshooting activities through the development of new, structured, and documented Standard Operating Procedures (SOPs). The research method includes observation, analysis of existing conditions, troubleshooting workflow design, SOP development, and testing through logbook implementation. The results show that the new SOP makes the troubleshooting process more systematic, accountable, and easier to evaluate, while also reducing repair time and the number of device failures. 
Perancangan User Experience Aplikasi Hospitality Menggunakan Metode Human Centered Design M. Wava Ferdianyah Putra; Dike Bayu Magfira; Firman Yudianto; Teguh Herlambang; Airlangga Bhumintara Amitaba; Nicko Satria Utama
JURNAL TECNOSCIENZA Vol. 10 No. 2 (2026): JURNAL TECNOSCIENZA
Publisher : JURNAL TECNOSCIENZA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51158/h647bx68

Abstract

The development of digital applications in the hospitality sector demands the design of user experiences that can clearly represent interaction flows. However, Boksem Technology does not yet have a structured User Experience (UX) design for hospitality applications based on Artificial Intelligence and blockchain. This study is a preliminary investigation aimed at designing the application’s UX through the development of mid-fidelity wireframes. The research method employed is descriptive qualitative with a Human Centered Design (HCD) approach. Data were collected through literature review, analysis of public reviews, and requirement elicitation with the company owner. The results of this study produce mid-fidelity wireframe designs that include the visualization of an AIbased intelligent travel assistant workflow and the integration of a dual payment gateway (bank and crypto). This design provides a modular information architecture that has been validated by stakeholders as an operational blueprint for further interface development. These findings bridge the gap between complex business ideation and early technical implementation in the hospitality industry.
Perancangan IoT Sederhana Untuk Sistem Pendeteksi Kemurnian Kopi Bubuk Dike Bayu Magfira; Firman Yudianto; Tri Deviasari Wulan; Teguh Herlambang; Rizqi Putri Nourma Budiarti; Anas Tifa Rahma Siswanti
JURNAL TECNOSCIENZA Vol. 9 No. 1 (2024): JURNAL TECNOSCIENZA
Publisher : JURNAL TECNOSCIENZA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51158/cykvay82

Abstract

Kopi adalah salah satu komoditas ekspor utama Indonesia yang memiliki nilai ekonomi tinggi. Kemurnian kopi bubuk sangat penting untuk memastikan kualitas dan rasa yang konsisten. Proses pengujian kemurnian kopi yang dilakukan secara manual seringkali memakan waktu dan rentan terhadap kesalahan manusia. Penelitian ini mengembangkan sistem pendeteksi kemurnian kopi bubuk menggunakan teknologi Internet of Things (IoT). Sistem ini memanfaatkan sensor-sensor canggih yang terhubung ke perangkat IoT untuk mengukur berbagai parameter terkait kemurnian kopi. Data yang dikumpulkan oleh sensor-sensor ini dikirimkan melalui jaringan nirkabel ke platform pengolah data di cloud untuk dianalisis lebih lanjut. Dengan menggunakan teknologi IoT, sistem ini dapat meningkatkan efisiensi dan akurasi dalam menentukan kemurnian kopi bubuk, sehingga dapat mengurangi biaya produksi dan meningkatkan kualitas produk kopi.
Perancangan Desain Prototipe Sistem Pemantauan Kelembapan dan Potensi Pertumbuhan Jamur Berbasis Internet of Things (IoT) Dike Bayu Magfira; Firman Yudianto; Ima Kurniastuti; Maula Nahdliyah Muchlis; Mochammad Bakhri Ilmi Kurniawan; Mohammad Qo'is Fathur Rohmani
JURNAL TECNOSCIENZA Vol. 10 No. 1 (2025): JURNAL TECNOSCIENZA
Publisher : JURNAL TECNOSCIENZA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51158/6z4y0s95

Abstract

 Kelembapan udara yang tinggi pada ruangan tertutup dapat memicu pertumbuhan jamur yang berdampak negatif terhadap kesehatan manusia serta menurunkan kualitas dan keawetan material bangunan. Oleh karena itu, diperlukan sistem pemantauan yang mampu memonitor kondisi kelembapan secara berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk merancang desain prototipe sistem pemantauan kelembapan dan potensi pertumbuhan jamur berbasis Internet of Things (IoT). Metode penelitian difokuskan pada tahap perancangan sistem, meliputi desain perangkat keras dan perangkat lunak, tanpa melakukan implementasi langsung di lapangan. Perangkat keras yang dirancang terdiri dari sensor kelembapan DHT22 dan mikrokontroler ESP32 yang dilengkapi dengan konektivitas Wi-Fi untuk transmisi data. Pada sisi perangkat lunak, sistem menggunakan antarmuka berbasis web yang berfungsi menampilkan data kelembapan secara real-time dalam bentuk grafik harian. Proses perancangan mencakup integrasi antar komponen, alur kerja sistem, serta logika pemrograman untuk pengiriman dan visualisasi data. Selain itu, prototipe ini juga dilengkkapi dengan rancangan sistem notifikasi berbasis ambang batas yang memberikan peringatan ketika nilai kelembapan melebihi batas aman yang berpotensi memicu pertumbuhan jamur. Desain sistem ini direncanakan untuk diterapkan pada area rentan seperti gudang, laboratorium, dan ruang penyimpanan arsip. Hasil penelitian berupa desain prototipe yang siap dikembangkan pada penelitian lanjutan. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi dalam pengembangan sistem monitoring lingkungan berbasis IoT yang efisien, adaptif, dan berkelanjutan. 
Sistem Informasi Presensi (SIP) di MI AL-IHSAN: Integrasi Teknologi Absensi Digital dalam Meningkatkan Efisiensi Pendidikan: Attendance Information System (SIP) at MI Al-Ihsan: Integrating Digital Attendance Technology to Improve Educational Efficiency Dike Bayu Magfira; Mulya Nafa; Siti Khotimah; M. Muaffa Aditya; Afrah Amani; Hamidah Izzatul Laila
Indonesia Berdaya Vol. 7 No. 4 (2026)
Publisher : UKInstitute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47679/ib.20261620

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan mengimplementasikan Sistem Informasi Presensi (SIP) berbasis digital di MI Al-Ihsan Tebel, Sidoarjo, guna meningkatkan efisiensi dan akurasi pengelolaan kehadiran tenaga pendidik dan staf administrasi. Permasalahan utama yang dihadapi adalah penggunaan sistem absensi manual yang tidak efisien, rentan terhadap kesalahan pencatatan, serta memerlukan waktu lama dalam proses rekapitulasi data. Penelitian ini menggunakan pendekatan Research and Development (R&D) dengan model pengembangan Waterfall yang meliputi tahap analisis kebutuhan, perancangan sistem, implementasi, dan pengujian. Partisipan penelitian berjumlah 13 orang, terdiri atas kepala madrasah, tenaga pendidik, dan staf tata usaha MI Al-Ihsan Tebel, yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Sistem dikembangkan berbasis web dengan integrasi teknologi Global Positioning System (GPS) untuk validasi lokasi keberadaan secara real-time (geofencing radius 5 meter). Data perbandingan efisiensi sebelum dan sesudah implementasi diperoleh melalui observasi langsung dan pencatatan waktu pada proses absensi serta rekapitulasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara deskriptif, sistem yang dikembangkan mampu mempercepat waktu absensi dari rata-rata 2–3 menit menjadi kurang dari 10 detik per pengguna, mempercepat proses rekapitulasi dari 2–3 hari menjadi real-time, serta menurunkan tingkat kesalahan pencatatan dari 10–15% menjadi kurang dari 2%. Pengujian fungsional dengan metode black box testing menunjukkan tingkat keberhasilan 100% pada 127 skenario uji. Mengingat keterbatasan skala sampel serta belum dilakukannya uji statistik inferensial dan evaluasi usability formal, temuan ini bersifat deskriptif dan kontekstual pada satu institusi, sehingga generalisasi memerlukan penelitian lanjutan. Dengan demikian, implementasi SIP menunjukkan potensi yang menjanjikan dalam mendukung transformasi digital di lingkungan pendidikan dasar serta meningkatkan kualitas pengelolaan data kehadiran. Abstract. This study aimed to develop and implement a digital Attendance Information System (Sistem Informasi Presensi/SIP) at MI Al-Ihsan Tebel, Sidoarjo, to improve the efficiency and accuracy of attendance management for teaching and administrative staff. The primary problem addressed was the use of a manual attendance system, which was inefficient, prone to recording errors, and time-consuming in the data recapitulation process. This study employed a Research and Development (R&D) approach using the Waterfall development model, consisting of needs analysis, system design, implementation, and testing stages. The study involved 13 participants, including the head of the madrasah, teaching staff, and administrative staff of MI Al-Ihsan Tebel, who were selected through purposive sampling. The system was developed as a web-based application integrated with Global Positioning System (GPS) technology to validate users’ real-time locations using a geofencing radius of 5 meters. Comparative efficiency data before and after system implementation were obtained through direct observation and time recording of attendance and data recapitulation processes. The findings descriptively indicated that the developed system reduced attendance recording time from an average of 2–3 minutes to less than 10 seconds per user, shortened the data recapitulation process from 2–3 days to real-time processing, and decreased the recording error rate from 10–15% to less than 2%. Functional testing using the black-box testing method demonstrated a 100% success rate across 127 test scenarios. Given the limited sample size, the absence of inferential statistical testing, and the lack of a formal usability evaluation, these findings are descriptive and context-specific to a single institution; therefore, further research is required before broader generalizations can be made. Overall, the implementation of SIP demonstrates promising potential to support digital transformation in primary education and improve the quality and efficiency of attendance data management.