Claim Missing Document
Check
Articles

Found 34 Documents
Search

Analisis Pusat Pertumbuhan Dan Wilayah Hinterland Di Kota Samarinda Asmara, Novyanto Panji; Aprianti, Yesi
AGRI-SOSIOEKONOMI Vol. 19 No. 3 (2023): Agri-Sosioekonomi
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35791/agrsosek.v19i3.45749

Abstract

This study aims to determine the sub-district which is the center of growth and the sub-district that is the Hinterland area to the growth center in the city of Samarinda. The research method used in this research is descriptive quantitative method. The type of data from this research is secondary data in 2021 in 10 sub-districts in Samarinda City. The variables used in this study are the number of available educational facilities, health facilities, economic facilities, facilities for places of worship, transportation facilities, population and distance from each sub-district in Samarinda City. This study also accommodates the adequacy of facilities in each sub-district in Samarinda City to see the interaction factors between regions. The analytical tools used in this research are scalogram analysis, centrality index analysis and gravity analysis. The data was processed using Microsoft Excel 2016. The results of this study indicate that the Samarinda Kota, Sungai Pinang and North Samarinda sub-districts are the sub-districts that are the center of growth in Samarinda City. Samarinda Ulu District, Samarinda Ilir District and Sungai Pinang District are hinterland areas that have the highest interaction value with sub-districts that are growth centers in Samarinda City.
DETERMINAN INDEKS PEMBANGUNAN MANUSIA DI INDONESIA Sari, Rinda Aliana; Aprianti, Yesi
JURNAL RISET PEMBANGUNAN Vol 7, No 1 (2024)
Publisher : BADAN PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN DAERAH PROVINSI KALIMANTAN TIMUR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36087/jrp.v7i1.172

Abstract

Kesejahteraan manusia pada suatu wilayah di proyeksikan dengan IPM. Peneltian ini bertujuan mengukur variabel-variabel yang mempengaruhi kesejahteraan manusia pada kabupaten/kota di Indonesia tahun 2021. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dimana data cross section yang dikumpulkan dianalisis dengan regresi. Variabel yang digunakan dalam peneltian ini yaitu PDRB, kemiskinan, pendidikan, kesehatan, dan dummy status wilayah. Penelitian ini dianalisis dengan menggunakan pengujian statistik dibantu EVIEWS 10 (Economic Views). Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel PDRB berpengaruh positif namun tidak signifikan terhadap IPM. Sedangkan variabel kemiskinan berpengaruh negatif terhadap IPM di Indonesia. Selanjutnya, variabel pendidikan dan kesehatan yang diproyeksikan dengan jumlah tenaga kerja pada sektor tersebut memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap IPM. Kondisi kota dan kabupaten juga memiliki dampak terhadap pembentukan IPM, dimana wilayah perkotaan secara statistik berdampak positif terhadap peningkatan IPM Indonesia. Kondisi ini berimplikasi pada diperlukannya kesetaraan pembangunan antara tingkat kota dan kabupaten yang pada akhirnya akan menunjang peningkatan kesejahteraan penduduk Indonesia. Dimana jumlah akses dan ketersediaan sarana publik di Kota secara empiris menunjang kesejahteraan penduduk.
Regional Fiscal Policy and The Phenomenon of Poverty in Indonesia Aprianti, Yesi; Hotsawadi; Gaffar, Emmilya Umma Azizah; Muliati
Jurnal Pendidikan Ekonomi Dan Bisnis (JPEB) Vol. 13 No. 01 (2025): Jurnal Pendidikan Ekonomi & Bisnis (DOAJ & SINTA 2 Indexed)-In press
Publisher : Faculty of Economics, Universitas Negeri Indonesia,Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/JPEB.013.1.4

Abstract

The poor population in Indonesia is unevenly distributed across districts and cities. This research aims to measure the impact of regional fiscal policy on reducing poverty levels. Regional financial transfers (TKD) serve as an instrument for central government intervention. The study also focuses on the classification of regional government spending and its relationship to poverty levels. Data were collected from 2016 to 2022 across Indonesian districts and cities, excluding regions with divergent data trends. The hypothesis posits that the impact of expenditure allocation across sectors varies in its effectiveness in alleviating poverty. To test this, the study employs a panel ARDL analysis to capture potential lag effects in the predictors. The main finding reveals the consistent influence of regional income on poverty reduction in both the short and long term. Meanwhile, TKD has a positive impact, as part of its fiscal gap component targets assistance to areas with high poverty levels. However, regional spending from various sources also shows a positive correlation with poverty rates, although with relatively low coefficient values. This suggests that poverty reduction is not yet a central focus of regional government spending
Penyuluhan Pengembangan Kesejahteraan Ditinjau dari Komposisi Kependudukan di Kota Balikpapan Muliati, Muliati; Gaffar, Emmilya Umma Aziza; Aprianti, Yesi; Auliansyah, Auliansyah; Indra, Indra; Sulindrina, Andra
ABDIMU Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2025): Juni
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/abdimu.v4i1.15401

Abstract

Penyuluhan ini bertujuan memberikan sosialisasi kepada Pemerintah terkait komposisi penduduk sebagai bentuk persiapan dalam perumusan kebijakan ketenagakerjaan. Sehingga indikator keberhasilan adalah pemahaman kondisi dan teori kependudukan untuk diaplikasikan pada program kesejahteraan penduduk. Pemerintah memiliki persiapan, dapat menghimpun data kependudukan. Hasil penyuluhan pada Dinas Ketenagakerjaan Kota Balikpapan telah melakukan kordinasi lintas OPD untuk menghimpun data dan pelaksanaan program. Dinas Ketenagakerjaan Kota Balikpapan melakukan Perencanaan ketenagakerjaan di Kota Balikpapan, mengacu kepada dokumen RTKK (Rencana Ketenagakerjaan Kota) yang menggambarkan secara lengkap data dan kebijakan ketenagakerjaan. Pemetaan tenagakerja dilakukan dengan melihat komposisi ketenagakerjaan di Kota Balikpapan tersedia dari level non sarjana
Partisipasi Masyarakat Kelompok Sadar Wisata Terhadap Peningkatan Kesejahteraan Pada Objek Wisata Buatan di Kota Balikpapan Rissa Raehana Purwanto; Yesi Aprianti
Journal of Tourism and Economic Vol. 8 No. 1 (2025): Edisi 15 Jun 2025
Publisher : STIE Pariwisata API Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36594/jtec/adrev628

Abstract

The purpose of this study is: To find out how the role of Pokdarwis in improving the welfare of the community around artificial tourist attractions in Balikpapan City, in addition to that this study is also aimed at seeing how the positive impact given by the participation of the Pokdarwis community to improve community welfare, both of these things are complemented by the Pokdarwis who work to have a fixed income or additional income. The problems that are often faced by a community institution are usually caused by a lack of participation. The form of community participation is contained in the form of institutions, namely Pokdarwis which plays a role as a driver and facilitator in the development of tourist destinations. Therefore, this study is needed to examine the role of Pokdarwis as a community institution that can be a forum for the development of an artificial tourist attraction in the city of Balikpapan. This research method uses a type of qualitative research with a descriptive approach with data collection through observation, interviews and documentation as well as, the target of this study is the management of Pokdarwis, the Regional Government, and the Surrounding Community. The results of the study found that institutions are a forum for the development of tourism and the welfare of the surrounding community. Pokdarwis plays a role as an official institution that bridges the channels of assistance from the government and the realization of community needs for the development of tourist destinations which ultimately have an impact on the community's economy in a sustainable manner.
Pengaruh Pendidikan dan Kesehatan serta Akumulasi Dana Desa terhadap Kemiskinan di Indonesia Forestri, Citra Rafika; Aprianti, Yesi
INOVASI: Jurnal Ekonomi, Keuangan, dan Manajemen Vol. 20 No. 1 (2024): Februari
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/jinv.v20i1.1713

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengukur variabel kemiskinan di Indonesia dengan menggunakan data kabupaten/kota di Indonesia di tahun 2021. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dimana data cross section yang dikumpulkan dianalisis dengan regresi. Variabel yang dipakai pada penelitian ini yakni pendidikan, kesehatan, dan akumulasi dana desa. Dalam penelitian data terdapat pelanggaran asumsi klasik yang tidak dapat diselesaikan dengan transformasi data sehingga pengelolaan data menggunakan teknis Generalized Linier Model (GLM). Hasil penelitian menunjukan terdapat kesesuaian dengan hipotesis bahwa pendidikan dan kesehatan berpengaruh menurunkan pada kemiskinan, namun secara empiris varibael dana desa yang merupakan akumulasi dana desa pada masing-masing desa di kabupaten/kota memiliki dampak positif pada kemiskinan di Indonesia.
Penyusunan Skema Rantai Pasok Perikanan di Kota Bontang Aprianti, Yesi; Raharjo, Sugeng; Auliansyah
Jurnal Abdimas Mahakam Vol. 9 No. 02 (2025): Juli
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24903/jam.v9i02.3498

Abstract

Tekanan ekologis akibat perubahan iklim berdampak pada menurunnya ketersediaan sumber daya ikan. Kondisi tersebut mengkhawatirkan karena ikan merupakan sumber protein untuk membangun bangsa. Hal tersebut diperparah karena, seiring dengan terus menurunnya stok sumber daya ikan, ternyata belum mampu mensejahterakan nelayan skala kecil bahkan nelayan berkontribusi signifikan pada kemiskinan ekstrim yang tersebar di wilayah pesisir. Kondisi lain, nelayan memiliki keterbatasan terhadap pilihan pasar dan modal sehingga seringkali nelayan tidak memiliki pilihan selain menjual kepada pengepul. Selain itu, tidak tersedianya fasilitas infrastruktur penyimpanan ikan untuk menjamin stabilitas harga juga turut mempengaruhi ketidakstabilan pendapatan nelayan. Kegiatan dilakukan dengan pendekatan kualitatif berupa survey memotret fenomena rantai pasok sektor perikanan di Kota Bontang untuk menemukan kekurangan pada saluran rantai pasok dan pada akhirnya dapat menentukan saluran mana yang dapat meningkatkan kesejahteraan nelayan. Pendekatan kualitaif dilakukan dengan survey yang di fokuskan pada Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Tanjung Limau. Hasil akhir menemukan bahwa terdapat beberapa skema alur perikanan dari nelayan sampai dengan konsumsi akhir. Namun skema terbaik adalah jika dilakukan hilirisasi produk perikanan yang berdampak pada peningkatan pendapatan nelayan serta memperluas kesempatan kerja sehingga inklusifitas ekonomi pada sektor ini mengalami peningkatan.
Peningkatan Program Kreatifitas Pkk Di Desa Long Lalang Kalimantan Timur Aprianti, Yesi; Nurfadillah, Fitri; Putri, Amelia; Bunga, Nober
DIKEMAS (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol 6 No 1 (2022)
Publisher : Politeknik Negeri Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32486/dikemas.v6i1.246

Abstract

Pengembangan kreativitas kelompok PKK di Desa Long Lalang menjadi sangat penting untuk kemajuan desa. Permasalahan yang di hadapi oleh masyarakat di desa Long Lalang adalah kurangnya pengetahuan dalam memanfaatkan bahan-bahan sisa untuk di hasilkan kembali menjadi hal yang berbeda atau bahan yang dapat dikonsumsi kembali. Solusi dari permasalahan yang ada yaitu dengan memberikan edukasi kepada masyarakat khususnya kepada kelompok PKK di desa Long Lalang tentang memanfaatkan kembali bahan bahan sisa untuk di olah kembali menjadi produk yang baru. Serta kepada pekerja perkebunan, dilakukan penyuluhan pembuatan pupuk. Hasil yang diperoleh dari kegiatan ini adalah tercipta kreatifitas kemandirian masyrakat untuk menambah penghasilan dari pemanfaatan bahan disekitar lingkungan. Kegiatan penyuluhan yang kami lakukan juga bersifat berkelanjutan sehingga peningkatan kelompok PKK dapat terus menjadi sumber penghasilan masyarakat desa.
Determinan Ketenagakerjaan pada Kabupaten/Kota di Indonesia Sulindrina, Andra; Muliati, Muliati; Gani, Irwan; Aprianti, Yesi
FORUM EKONOMI: Jurnal Ekonomi, Manajemen dan Akuntansi Vol. 26 No. 4 (2024): Oktober
Publisher : FEB Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/jfor.v26i4.2309

Abstract

Ketenagakerjaan merupakan variabel makro dimana masyarakat sebagai penawar, swsasta sebagai peminta, dan pemerintah dapat bertindak sebagai peminta dan distributor. Kompleksifitas ketenagakerjaan pada akhirnya akan berdampak pada meningkatan kemiskinan dan memperbesar ketimpangan pendapatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur determinan pengangguran sebagai variabel utama dan penyerapan tenaga kerja sebagai variabel komplementer, dengan menggunakan data kabupaten dan kota di Indonesia pada tahun 2021. Urgensi dari penelitian ini adalah melakukan kajian empiris untuk mengukur varibael laten demografi yang dibentuk dari jumlah penduduk sabagai proyeksi penyebab (pengaruh positif) pengangguran. Selanjutnya variabel ekonomi yang dibentuk dari PDRB, Upah dan rata-rata lama sekolah sebagai variabel kontrol. Pembentukan model dengan adanya variabel laten menggunakan alat analisis Structural Equation Model-Partial Least Square (SEM-PLS). Hasil pengujian data menunjukan bahwa terdapat hubungan langsung antara variabel eksogen terhadap variabel endogen di dalam model penelitian. Variabel laten ekonomi dan demografi berpangaruh positif terhadap variabel ketenagakerjaan
Penentu Nilai Tukar Mata Uang Indonesia terhadap Nilai Tukar Mata Uang Tiga Negara Sinulingga, Kenny Robert; Aprianti, Yesi
FORUM EKONOMI: Jurnal Ekonomi, Manajemen dan Akuntansi Vol. 27 No. 1 (2025): Januari
Publisher : FEB Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/jfor.v27i1.2614

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui determinan nilai tukar mata uang Indonesia terhadap nilai tukar mata uang tiga negara. Alat analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah Autoregressive Distributed Lag dengan rentang waktu 20 tahun dengan menggunakan data sekunder yang diperoleh melalui website Badan Pusat Statistik Provinsi Kalimantan Timur dan Bank Indonesia. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa laju inflasi berpengaruh signifikan terhadap nilai tukar USD dan SGD tahun berjalan, begitu pula terhadap CHF dengan menggunakan lag 1 tahun. Dalam jangka panjang, laju inflasi berpengaruh signifikan terhadap nilai tukar USD, SGD dan CHF. Nilai ekspor berpengaruh signifikan terhadap nilai tukar SGD tahun berjalan dan terhadap CHF dengan menggunakan lag 1 dan 2 tahun, tetapi tidak berpengaruh terhadap USD. Dalam jangka panjang, nilai ekspor tetap akan memberikan pengaruh terhadap nilai tukar SGD. Lebih lanjut, parameter impor memiliki pengaruh yang signifikan terhadap SGD pada tahun berjalan dengan jeda waktu 1 tahun, dan terhadap CHF dengan jeda waktu 1 tahun. Namun, dalam jangka panjang, nilai impor tidak memiliki pengaruh yang signifikan terhadap nilai tukar USD, SGD, dan CHF