Claim Missing Document
Check
Articles

Found 34 Documents
Search

Efektivitas penerapan e-parking di kota samarinda terhadap peningkatan pendapatan asli daerah Anggraini, Selphia; Pramudinata, Nurril Azhar; Faza, Nabila Dhiya; Maulana, Ahmad; Elriza, Chiquita; Resta, Rama Ananda; Nur Fadilla, Shofia; Aprianti, Yesi
FORUM EKONOMI: Jurnal Ekonomi, Manajemen dan Akuntansi Vol. 25 No. 1 (2023): Januari
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/jfor.v25i1.12342

Abstract

Pemerintah Kota Samarinda berupaya meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD), kegiatan yang dilakukan adalah meningkatkan retribusi parkir di tepi jalan dengan menggunakan E-Parking (pembayaran non-tunai). Penerapan E-Parking ini diharapkan akan membuat perparkian di Kota Samarinda lebih tertata rapi dan teratur serta mengurangi pungli parkir yang kebanyakan terjadi. Untuk itu dilakukannya penelitian ini guna mengetahui bagaimana progres penerapan E-Parking sampai saat ini di Kota Samarinda; mengetahui bagimana efektifitas kebijakan E-Parking dalam penerapannya; dan bagaimana dampak penerimaan retribusi parkir terhadap peningkatan PAD. Metode yang digunakan ialah metode penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah Teknik studi Pustaka, desc reserch, observasi, dokumentasi dan juga wawancara yang dilakukan secara mendalam terhadap Dinas Pendapatan Asli Kota Samarinda, Kepala UPT Parkir Dinas Pehubungan Kota Samarinda dan pengawas serta petugas parkir (juru parkir). Hasil penelitian menunjukan lokasi penerapan merupakan lokasi dengan potensi besar dalam penggunaannya. Sampai saat ini penerapan E-Parking berjalan dengan  baik karena terus mengalami perkembangan dalam kontribusi retribusi ke PAD, meskipun dilihat dari sisi keefektivannya belum dapat dikatakan belum efektif karena kontribusi yang masih sangat jauh terhadap target yang ditetapkan pada tahun 2022. Sampai saat ini terdapat 66 titik lokasi penerapan E-parkir di Kota Samarinda. 
The impact of fiscal policy on the underprivileged population in Indonesia Damai, Andrianus; Aprianti, Yesi
Jurnal Perspektif Pembiayaan dan Pembangunan Daerah Vol. 12 No. 3 (2024): Jurnal Perspektif Pembiayaan dan Pembangunan Daerah
Publisher : Program Magister Ilmu Ekonomi Pascasarjana Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/ppd.v12i3.33824

Abstract

This study examines the impact of government spending across various sectors on poverty in Indonesia, motivated by the need to understand how fiscal policies affect the well-being of people experiencing poverty. Using Ordinary Least Square (OLS) and Least Square Dummy Variable (LSDV) models, the findings reveal that government spending on public services, health, education, and social protection significantly affects the number of poor people. However, spending on public services and education shows a positive coefficient, which may result from mandatory spending regulations not directly aimed at improving welfare. In contrast, government spending in the economic sector has an insignificant impact on poverty, indicating that the effects may require more than one period to manifest. Further analysis is necessary to explore this relationship. The consistency of the results was enhanced by incorporating district/city status as a predictor. These findings highlight the need for a more targeted approach to government spending to reduce poverty in Indonesia effectively.
Daya saing dan keberlanjutan destinasi wisata desa kabupaten Kutai Kartanegara Rian Hilmawan; Yesi Aprianti; Muliati; Andriawan Kustiawan
Journal of Tourism and Economic Vol. 6 No. 1 (2023): Edisi 11 Jun 2023
Publisher : STIE Pariwisata API Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36594/jtec/e6v6n1a7

Abstract

This research aims to descriptively identify the competitiveness of tourist destinations in Kutai Kartanegara, East Kalimantan Province, according to the perspective of stakeholders, namely the local government and owners of tourist destination. It then classifies the strengths, weaknesses, opportunities and threats under SWOT Analysis framework. This study also explains the sustainability of tourist destinations measured from economic, socio-cultural and environmental componentsUsing qualitative descriptive technique, our data. were taken from secondary and primary sources, namely from the Tourism Office of Kutai Kartanegara, Indonesian. and through sample field visits by interviewing informants from Benua Elai (Belai) Tourism Village (Desa Wisata Benua Elai) in Sub-District of Loa Janan. The research results show that the competitiveness of tourist destinations in Kutai Kartanegara has comparative and competitive advantages. Comparatively, natural tourism has 74 destinations, followed by cultural tourism with 157 destinations. There are also 21 artificial tourist destinations. In terms of competitive advantage, institutional support from the district government in supporting the development of community-managed tourist destinations through Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) has been carried out. From the aspect of sustainability, tourist destinations such as Desa Belai have the potential to improve well-being of surrounding communities, though the position of tourist destinations has been threatened by large-scale mining activities. These coal mining explorations may harm sustainability of village tourism and its prospect to be leading growth sector.
Pengaruh Kepemilikan Sumber Daya Wisata terhadap Kinerja Desa Membangun di Provinsi Kalimantan Timur Hilmawan, Rian; Aprianti, Yesi; Widiya, Nurfiza
INOVASI: Jurnal Ekonomi, Keuangan, dan Manajemen Vol. 20 No. 3 (2024): Agustus
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/jinv.v20i3.1819

Abstract

Dengan menggunakan data cross-section pada 80 kecamatan di Kalimantan Timur, data kemudian dianalisis dengan teknik regresi Ordinary Least Square, baik secara langsung maupun menggunakan instrumen variabel kontrol. Secara empiris, terdapat bukti adanya pengaruh positif dan signifikan dari kepemilikan sumber daya wisata terhadap indeks desa membangun pada tahun 2021. Pengaruh ini konsisten dengan mengendalikan beberapa variabel kontrol, termasuk dalam hal ini tingkat pendidikan kepala desa, tingkat pendidikan sekretaris desa dan jumlah BUMDes. Selanjutnya,  tingkat pendidikan kepala desa dan sekretaris desa berpengaruh positif namun tidak signifikan terhadap indeks desa membangun pada tingkat kecamatan. Jumlah BUMDes juga berpengaruh positif namun tidak signifikan dalam studi ini. Hasil pengujian tahap akhir, dengan menggunakan variabel moderasi, di mana baik menggunakan tingkat pendidikan kepala desa dan sekretaris desa, maupun jumlah BUMDes, kesemua variabel ini tidak terbukti secara statistik menjadi variabel yang memoderasi pengaruh kepemilikan sumber daya wisata terhadap indeks desa membangun di tingkat kecamatan di Provinsi Kalimantan Timur. Kondisi tersebut mengindikasikan pentingnya sumber daya terdapat pembangunan desa