Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search
Journal : DeKaVe

Kolaborasi dalam Ruang Multi Disiplin Ilmu melalui Service-Learning di Era Pandemi Listia Natadjaja
DeKaVe Vol 15, No 1 (2022): DeKaVe Vol. 15 No. 1 2022
Publisher : Institut Seni Indonesia Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24821/dkv.v15i1.7108

Abstract

Program studi Desain Komunikasi Visual (DKV) tidak bisa lepas dalam ruang multi disiplin ilmu, teknologi dan industri. Masa pandemi ini ”memaksa” dunia pendidikan Desain Komunikasi Visual untuk beradaptasi dengan kondisi yang disebut dengan new normal ini. Metode pembelajaran yang tadinya dilakukan secara manual saat ini berubah menjadi digital. Bagaimanapun juga kualitas pembelajaran harus dapat ditingkatkan dengan fokus kepada outcome, dimana kontribusi civitas akademika diharapkan bisa lebih berdampak ke masyarakat. Prodi DKV sejak tahun 2006 telah melihat perlunya mahasiswa beraktivitas di luar kampus dan mendedikasikan ilmunya sekaligus menggali ilmu dari dunia luar lewat program yang dinamakan Service-Learning (S-L). Service-Learning adalah suatu program dimana mahasiswa belajar sekaligus memberikan pelayanan kepada masyarakat dan dalam prosesnya membutuhkan refleksi. Proses ini melibatkan kolaborasi dengan berbagai pihak, baik dari mahasiswa, UMKM, dosen dan juga industri. Melalui kurikulum baru, prodi DKV Universitas Kristen Petra mengembangkan Outcome Based Education Leadership Enhancement Program (OBE LEAP) yang memberikan kebebasan pada mahasiswa untuk memilih jalur minat pada tugas akhirnya, sehingga Service-Learning yang dulunya hanya dilakukan di mata kuliah, saat ini banyak diangkat sebagai tugas akhir. Pemanfaatan media digital menjadi suatu keharusan untuk menggantikan cara-cara yang konvensional seperti diskusi dan konsultasi dengan tatap muka, pameran dan penjualan. Media digital ternyata dapat memberikan berbagai inovasi dan kreativitas  yang selain berfungsi sebagai sarana komunikasi dapat memberikan nilai ekonomis. Bahkan peran media digital dapat membuat Service-Learning ini berkelanjutan.