Claim Missing Document
Check
Articles

INFLASI INDONESIA MODEL CONVENTIONAL PHILLIPS-CURVE Sri Nawatmi; Agung Nusantara
PROCEEDINGS Vol 1, No 1 (2017): PROCEEDING Bingkai Manajemen (BIMA)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Dharmaputra Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (170.43 KB)

Abstract

AbstrakData dalam penelitian ini adalah data sekunder periode 1990 q1-2014 q4d. Untuk menganalisisnya digunakan Error Correction Model (ECM). Data tersebut di split dengan menggunakan Chow Test menjadi tiga periode. Periode pertama adalah periode krisis 1998 dan sebelumnya, periode kedua adalah periode sesudah krisis 1998 dan periode ketiga adalah periode sesudah krisis 2008. Hasil estimasi dengan menggunakan model conventional Phillips-Curve menunjukkan bahwa ect (error correction term) pada setiap periode adalah negatif dan signifikan. Sensitivitas dari inflasi terhadap output gap domestic cenderung menurun baik pada jangka pendek maupun pada jangka panjang. Bahkan pada periode sesudah krisis 2008, output gap domestik menjadi tidak signifikan.Sedangkan, variabel ekspektasi inflasi hanya signifikan pada jangka pendek dan jangka panjang pada periode krisis 1998 dan sebelumnya dan pada periode sesudah krisis 2008 pada jangka pendek. Hal ini menunjukkan bahwa faktor domestik dalam mempengaruhi inflasi di Indonesia seiring waktu menjadi tidak berpengaruh. Kata kunci: ECM, Chow test, conventional Phillips-curve dan  ect AbstractThe research used secondary data 1990q1-2014q4d period. It’s used Error Correction Model (ECM) analyze. Split data is  using Chow Test into three periods. The first period is the 1998 crisis period and earlier, the second period is the period after the 1998 crisis and the third period is the period after the 2008 crisis. The estimation result using conventional Phillips-Curve model showed that the ect (error correction term) in each period is negative and significant. The sensitivity of inflation to the domestic output gap tends to decline both in the short term and in the long run. Even in the period after the 2008 crisis, the domestic output gap was insignificant. Meanwhile, the expected inflation variable is only significant in period of 1998 crisis and previous in the short and long term and in the period after the crisis 2008 in the short term. This indicates that domestic factors are increasingly not affecting inflation in Indonesia over time. Keywords: ECM, Chow test, conventional Phillips-curve and ect
The Influence of Psychological Capital and Person Organization Fit on Teacher Performance with Organizational Commitment as Mediation Agus Budi Santosa; Agung Nusantara; Sri Nawatmi
J-MAS (Jurnal Manajemen dan Sains) Vol 7, No 1 (2022): April
Publisher : Universitas Batanghari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33087/jmas.v7i1.331

Abstract

Abstract. The teacher is a key element in the education system, especially in schools because of the teacher's role in transforming knowledge in education. Therefore, schools can improve teacher performance in order to achieve predetermined educational goals. This article will analyze the influence of psychological capital and person organization fit on teacher performance by mediating organizational commitment. This research uses quantitative analysis. The population in this study were 108 teachers of Junior High School in Bantarbolang District. Analysis of data techniques used regression analysis. The results of the research on model 1 show that psychological capital and person organization fit have a positive effect on organizational. In model 2, psychological capital and organizational commitment have a positive effect on teacher performance while organizational people do not. The results of the mediation test show that organizational influence does not mediate the effect of psychological capital on teacher performance, but organizational commitment mediates.
Data Driven Perspective on Stock Price - Macroeconomic Variables: Indonesia Economy 2016-2020 Agung Nusantara; Sri Nawatmi; Agus Budi Santosa
Media Ekonomi dan Manajemen Vol 37, No 2 (2022): July 2022
Publisher : Fakultas Ekonomika dan Bisnis UNTAG Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24856/mem.v37i2.2818

Abstract

AbstractThe use of a theory-driven perspective is very common, especially in economics research, and even becomes an inevitable approach. Problems arise when data, as a form of reality, does not synergize with theory. The resulting conclusion is very likely to be different from the theoretical statement. One method that refers to data-driven is the Vector Auto-Regressive (VAR) model, which puts all the variables involved in a position as endogenous variables. This study seeks to identify a statistically more accurate relationship in the relationship between variables, stock prices, consumer price index, Jakarta Inter-Bank Over rate, exchange rate, and Net Balance Trade. Observations were made from January 2016 to December 2020. This study found evidence that there is a recursive relationship between stock price variables and macroeconomic variables. The VAR model identifies the Net Balance Trade variable as an endogenous variable in 3 types of sectoral stocks and only manufacturing sector stocks that resemble it. These results have two theoretical consequences: first, setting stock prices without differentiating sectors carries the risk of generalization errors. Second, setting stock prices as the endogenous variable means assuming that the market is perfect, and efficient and market participants have rational behavior.
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PENYERAPAN ANGGARAN DENGAN KOMITMEN ORGANISASI SEBAGAI VARIABEL MODERASI (Studi Empiris pada Universitas Negeri Semarang) Nurchayati Nurchayati; Sri Nawatmi
JMBI UNSRAT (Jurnal Ilmiah Manajemen Bisnis dan Inovasi Universitas Sam Ratulangi). Vol 9 No 3 (2022): JMBI UNSRAT Volume 9 Nomor 3
Publisher : FEB Universitas Sam Ratulangi Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35794/jmbi.v9i3.43130

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh perencanaan anggaran, pelaksanaan anggaran, kualitas sumber daya manusia dan pengadaan barang/jasa terhadap penyerapan anggaran. Selain itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh perencanaan anggaran, pelaksanaan anggaran, kualitas sumber daya manusia dan pengadaan barang/jasa terhadap penyerapan anggaran dengan komitmen organisasi sebagai variabel moderasi.Penelitian ini dilakukan dengan metode kuantitatif menggunakan data primer. Sampel dari penelitian ini adalah 115 pegawai di lingkungan Universitas Negeri Semarang. Metode pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik acak sederhana. Metode statistik yang digunakan adalah dengan alat analisis SmartPLS v.3.3.3 dan menggunakan pendekatan bootstrapping dalam pengujian statistik.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa perencanaan anggaran, pelaksanaan anggaran, kualitas sumber daya manusia dan pengadaan barang/jasa berpengaruh positif terhadap penyerapan anggaran. Selanjutnya, variabel komitmen organisasi tidak memperkuat pengaruh perencanaan anggaran, pelaksanaan anggaran, kualitas sumber daya manusia dan pengadaan barang/jasa terhadap penyerapan anggaran.
Pengaruh Disiplin Kerja Lingkungan Kerja dan Kompensasi terhadap Kinerja Karyawan PT. Antarakata Group Semarang Reynaldi Arsyad; Sri Nawatmi
SEIKO : Journal of Management & Business Vol 5, No 2 (2022): July - December
Publisher : Program Pascasarjana STIE Amkop Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37531/sejaman.v5i2.2154

Abstract

Abstract Kinerja karyawan berperan penting dalam meningkatkan bisnis perusahaan atau organisasi. Penelitian ini bertujuan untuk menemukan bukti empiris perihal pengaruh disiplin kerja, lingkungan kerja dan kompensasi terhadap kinerja karyawan di PT Antarakata Group. Metode dalam penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif. Teknik sampling yang digunakan adalah kuota sampling dan jumlah sampel penelitian ini adalah 96 karyawan. Metode analisis yang digunakan adalah analisis regresi dan koefesien determinasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa disiplin kerja, lingkungan kerja dan kompensasi berpengaruh positif terhadap kinerja karyawan PT Antarakata Group. Dari tiga variable bebas yang digunakan, kompensasi merupakan variabel yang paling besar pengaruhnya terhadap kinerja karyawan. Keywords: Disiplin Kerja, Lingkungan Kerja, Kompensasi dan Kinerja Karyawan
Pengaruh Lingkungan Kerja, Kepuasan Kerja, dan Beban Kerja terhadap Kinerja Karyawan BLU UPTD Trans Semarang Diah Puji Alfiah; Sri Nawatmi
SEIKO : Journal of Management & Business Vol 5, No 2 (2022): July - December
Publisher : Program Pascasarjana STIE Amkop Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37531/sejaman.v5i2.2111

Abstract

Abstrak Kritik dan saran pada pelayanan BRT (Bus Rapid Transit) Trans Semarang pada bulan Maret mencapai 71 data yang masuk, dibulan berikutnya mengalami penurunan, dan dibulan Oktober naik menjadi 77 data, meskipun di bulan November menurun menjadi 56 namun di bulan Desember dan Januari mengalami lonjakan yang sangat tinggi mencapai 195 data saran dan kritik yang masuk. Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan pengaruh lingkungan kerja, kepuasan kerja, dan beban kerja terhadap kinerja karyawan. Objek pada penelitian ini ialah karyawan BLU UPTD Trans Semarang dan yang dijadikan responden adalah sebanyak 115 responden. Analisis data yang digunakan adalah analisis regresi linier berganda. Berdasarkan analisis data, maka didapatkan hasil bahwa lingkungan kerja secara statistik berpengaruh positif terhadap kinerja karyawan sehingga hasil ini sesuai dengan hipotesis yang diajukan. Kepuasan kerja secara statistik berpengaruh positif terhadap kinerja karyawan sehingga hasil ini sesuai dengan hipotesis yang diajukan. Beban kerja secara statistik berpengaruh negatif terhadap kinerja karyawan sehingga hasil ini sesuai dengan hipotesis yang diajukan. Variabel lingkungan kerja secara statistik memiliki pengaruh yang paling besar dibandingkan dengan variabel yang lain dilihat dari nilai koefisien. Nilai koefisien determinasi adalah 0,585 yang artinya sebesar 58,5% variansi dari semua variabel bebas (lingkungan kerja, kepuasan kerja, dan beban kerja) dapat menerangkan variabel terikat (kinerja karyawan), sedangkan sisanya sebesar 41,5% diterangkan oleh variabel bebas lain yang tidak dimasukkan dalam model penelitian ini. Kata Kunci: Lingkungan Kerja, Kepuasan Kerja, Beban Kerja, Kinerja Karyawan Abstract Criticisms and suggestions on the Trans Semarang BRT (Bus Rapid Transit) service in March reached 71 incoming data, the following month it decreased, and in October it rose to 77 data, although in November it decreased to 56 but in December and January experienced a spike which is very high, reaching 195 data for suggestions and criticisms that come in. This study aims to prove the effect of work environment, job satisfaction, and workload on employee performance. The object of this research is the employees of BLU UPTD Trans Semarang and the respondents are 115 respondents. Analysis of the data used is multiple linear regression analysis. Based on the data analysis, it is found that the work environment has a statistically positive effect on employee performance so that these results are in accordance with the proposed hypothesis. Job satisfaction has a statistically positive effect on employee performance so that this result is in accordance with the proposed hypothesis. Workload has a statistically negative effect on employee performance so that this result is in accordance with the proposed hypothesis. The work environment variable statistically has the greatest influence compared to other variables seen from the coefficient value. The value of the coefficient of determination is 0.585, which means that 58.5% of the variance of all independent variables (work environment, job satisfaction, and workload) can explain the dependent variable (employee performance), while the remaining 41.5% is explained by other independent variables. not included in this research model. Keywords: Work Environment, Job Satisfaction, Workload, Employee Performance
Developing Creative Fashion Industry in Central Java Province Agus Budi Santosa; Agung Nusantara; Sri Nawatmi
MediaTrend Vol 17, No 2 (2022): OKTOBER
Publisher : Trunojoyo University of Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/mediatrend.v17i2.17101

Abstract

The advantage of the fashion industry are contributing to creating a workforce and creating high values of various commodities. The growth of the industrial sector becomes the mainstay of local government to increase Indonesia’s economy as one of the most dominant economic sectors. This article will analyze strategies and policies to develop the fashion industry with SWOT analysis. The research results showed the strengths aspects, like supportive local sources, cultural wealth, and available facilities and infrastructures. The supporting of opportunity aspects is the open chances of domestic and foreign markets and government concern and support. Developing human resources competencies, developing promotion as well as fashion product marketing, and cost aspects were conducted to develop the creative industry.
Cost Benefit Analysis Pembangunan Gedung Instalasi Bedah Sentral Rumah Sakit Umum Daerah Bendan Kota Pekalongan Desi Testiyanto; Sri Nawatmi
SEIKO : Journal of Management & Business Vol 5, No 2 (2022): July - December
Publisher : Program Pascasarjana STIE Amkop Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37531/sejaman.v5i2.3355

Abstract

Dalam Dokumen Review Master Plan (2017) RSUD Bendan direkomendasikan untuk membangun ruang operasi atau instalasi bedah sentral (IBS) yang baru, agar memenuhi persyaratan yang berlaku. Oleh karena Detail Engineering Design (DED) pembangunan gedung IBS sudah tersedia namun belum ada analisa kelayakan proyek, peneliti sangat tertarik untuk mendalami kelayakan proyek dilihat dari analisa biaya dan manfaat. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis kuantitatif perbandingan dengan analisis Cost Benefit Analysis. Dalam penelitian ini akan dihitung biaya (cost) dan manfaat (benefit) dalam rencana pembangunan gedung IBS RSUD Bendan, untuk kemudian dihitung NPV, IRR dan BCR. Proyek pembangunan gedung dianggap layak jika NPV>0 dan/atau IRR>i dan/atau BCR>1. Hasil penelitian menunjukkan bahwa biaya yang terdiri dari biaya pembangunan, pengadaan alat kesehatan, bahan habis pakai, jasa pelayanan, biaya pemeliharaan, listrik dan penyusustan aset sebesar Rp 208.384.610.019,74 yang setara dengan present value Rp 135.391.834.736,91. Total manfaat yang diperoleh dari pembangunan Gedung IBS RSUD Bendan hingga operasionalisasi selama 10 tahun, Rp 274.894.174.289,80 yang setara dengan present value Rp 162.437.079.846,90. Hasil penghitungan menunjukkan NPV=27.045.245.109,99 (NPV>0); IRR= 23,5150253364%, lebih besar dari bunga yang ditetapkan (9%); dan BCR=1,20 (BCR>1). Sehingga dapat diambil kesimpulan bahwa proyek pembangunan gedung IBS RSUD Bendan layak untuk dilaksanakan. Kata Kunci : Instalasi Bedah Sentral, Cost Benefit Analysis, NPV, IRR, BCR
Pengaruh Displin Kerja, Motivasi Kerja, Kepuasan Kerja Terhadap Kinerja Karyawan PT. Hisheng Luggage Accessory Fajar Rudiyanto; Sri Nawatmi
YUME : Journal of Management Vol 5, No 1 (2022)
Publisher : Pascasarjana STIE Amkop Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37531/yum.v6i1.3658

Abstract

Penelitian dilaksanakan untuk mengetahui pengaruh disiplin kerja, motivasi kerja dan kepuasan kerja terhadap kinerja karyawan PT. Hisheng Luggage Accessory Demak. Populasi yang digunakan adalah seluruh karyawan PT. Hisheng Luggage Accessory Demak sejumlah 258 karyawan. Sampel yang diambil dalam penelitian ini adalah sejumlah 156 karyawan. Sampel didapatkan dengan metode random sampling. Analisis data menggunakan analisis regresi berganda.Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa disiplin kerja, motivasi kerja, dan kepuasan kerja berpengaruh terhadap kinerja karyawan.Keywords : Disiplin kerja, Motivasi Kerja,  Kepuasan Kerja, Kinerja Karyawan
Pengaruh Displin Kerja, Lingkungan Kerja dan Kompensasi Terhadap Kinerja Karyawan CV Waras Swalayan Pekalongan Ade Intan Kurnia; Sri Nawatmi
Jesya (Jurnal Ekonomi dan Ekonomi Syariah) Vol 7 No 1 (2024): Forthcoming (IN PRESS) | Article Research Volume 7 Number 1, January 2024
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Al-Washliyah Sibolga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36778/jesya.v7i1.1338

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis mengenai pengaruh disiplin kerja, lingkungan kerja dan kompensasi terhadap kinerja karyawan. Objek yang digunakan pada penelitian ini yaitu pegawai CV Waras Swalayan. Dalam penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif serta teknik sampling dengan jumlah sampel sebanyak 86 responden. Untuk metode pengumpulan data yang digunakan yaitu kuesioner dan menggunakan analisis regresi untuk metode analisis. Pada hasil penelitian ini menunjukan bahwa disiplin kerja, lingkungan kerja berpengaruh terhadap kinerja karyawan CV Waras Swalayan. Namun, pada variabel kompensasi tidak berpengaruh terhadap kinerja karyawan. Dari ketiga variabel tersebut yang memiliki pengaruh paling besar terhadap kinerja karyawan adalah variabel lingkungan kerja.