Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Learning Individual Counseling Practicum Courses in Using Google Classroom-based LMS (Learning Management System). Nuzliah; Mawaddah, Sri
International Journal on Education Issues Vol. 1 No. 1 (2025): JANUARY
Publisher : CV Kalimasada Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59966/d83sxb20

Abstract

Purpose - The individual counseling course is one of the courses that must be mastered by lecturers and students both online and offline. The aim of this research is to produce a product in the form of an Individual Counseling guidebook in the use of a Google Classroom-based LMS that can be used by lecturers and students of the BK Study Program in the BK Study Program in UIN Ar-Raniry and IAIN Lhoksemawe which are appropriate in terms of material and appearance, Describe the level of use of the Individual Counseling guidebook which can be used by BK lecturers and students as a learning reference. Design/Methodology/Approach - Method The research used is development research by following the development steps of the ADDIE model (Analysis, Design, Development, Implementation and Evaluation). The research data were analyzed using descriptive statistical analysis and inferential statistics. Findings -The research results showed that (1) The individual counseling learning guidebook through the Google Classroom-based LMS (Learning Management System) is suitable for use by BK lecturers and BK students, (2) the level of use of the individual counseling learning guidebook through the Google Classroom-based LMS (Learning Management System) is good for use in individual counseling practice.. Originality/Value -The resulting individual counseling learning guidebook via Google Classroom-based LMS is declared feasible and can be used by BK Lecturers and BK Students to facilitate the teaching and learning process in individual counseling courses
Penerapan Kedisiplinan Berpakaian Santri Pondok Pesantren Tgk. Chiek Eumpe Awee Kecamatan Montasik Kabupaten Aceh Besar Yurnalis; Mawaddah, Sri
TARBAWI : Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol. 10 No. 02 (2025): TARBAWI: JURNAL PENDIDIKAN AGAMA ISLAM
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/cebaxj31

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji penerapan kedisiplinan berpakaian di Pondok Pesantren Tgk Chiek Eumpe Awee, Kecamatan Montasik, Kabupaten Aceh Besar. Fokus utama penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi metode yang digunakan oleh ustadz dan ustazah dalam menanamkan kedisiplinan berpakaian kepada santri, serta menilai pengaruhnya terhadap pembentukan karakter dan kepribadian santri. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, angket, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan kedisiplinan berpakaian memiliki dampak positif terhadap internalisasi nilai-nilai kesopanan, tanggung jawab, dan kepatuhan terhadap norma-norma Islam. Ustadz dan ustazah menerapkan metode uswah hasanah (keteladanan), metode edukatif (pengajaran langsung), serta metode preventif (pencegahan pelanggaran sejak dini). Faktor pendukung keberhasilan penerapan meliputi keterlibatan aktif pimpinan pondok, adanya peraturan tertulis, serta dukungan dari orang tua. Namun, beberapa tantangan tetap muncul, seperti pengaruh negatif media sosial, keterbatasan ekonomi santri, dan kurangnya pengawasan saat hari libur. Dengan demikian, penerapan disiplin berpakaian merupakan bagian integral dari pembinaan karakter santri dan harus dilakukan secara konsisten dan kolaboratif.
STRATEGI PENGASUHAN SANTRI DALAM MENINGKATKAN KEDISIPLINAN SHALAT BERJAMA’AH SANTRI DI PESANTREN MODERN TGK. CHIEK OEMAR DIYAN, INDRAPURI-ACEH BESAR Ferdiansyah, Ronal; Mawaddah, Sri
AT-TAJDID Vol 9, No 2 (2025): JULI-DESEMBER 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/att.v9i2.4418

Abstract

Dinamika pesantren modern dan perubahan karakter santri menuntut pola pengasuhan yang tidak hanya bersifat normatif, tetapi juga adaptif dalam membentuk kedisiplinan shalat berjama’ah. Permasalahan kedisiplinan ibadah yang masih ditemukan di lingkungan pesantren menunjukkan adanya kesenjangan antara tujuan pendidikan spiritual dan praktik keseharian santri. Penelitian ini bertujuan menganalisis peran, strategi, serta faktor pendukung, kendala, dan solusi bagian pengasuhan santri dalam meningkatkan kedisiplinan shalat berjama’ah di Pesantren Modern Tgk. Chiek Oemar Diyan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi terhadap pimpinan pesantren, ketua pengasuhan, wali kamar, dan santri, yang dianalisis melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keberhasilan pembinaan kedisiplinan shalat berjama’ah ditentukan oleh keteladanan pengasuh, kedekatan emosional, pembiasaan ibadah, serta pendekatan personal yang diterapkan secara konsisten. Strategi pengasuhan dikonstruksi melalui integrasi pendekatan preventif, edukatif, dan korektif dalam sistem pesantren yang religius dan terstruktur. Kendala utama meliputi rendahnya motivasi, kelelahan fisik, dan pengaruh lingkungan eksternal. Temuan ini menegaskan bahwa strategi pengasuhan yang holistik dan humanis efektif menginternalisasi nilai disiplin shalat berjama’ah sebagai kesadaran spiritual santri, bukan sekadar kepatuhan terhadap regulasi institusional.The dynamics of modern Islamic boarding schools and changes in the character of students require a parenting style that is not only normative but also adaptive in shaping the discipline of congregational prayer. The problem of worship discipline that is still found in the pesantren environment shows a gap between the goals of spiritual education and the daily practices of santri. This study aims to analyze the role, strategies, as well as supporting factors, obstacles, and solutions of santri parenting in improving the discipline of congregational prayer at the Modern Pesantren Tgk. Chiek Oemar Diyan Islamic Boarding School. This study uses a qualitative approach with techniques of in-depth interviews, observation, and documentation of the boarding school leadership, the head of student care, room supervisors, and students, which are analyzed through the stages of data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The results of the study show that the success of fostering discipline in congregational prayer is determined by the exemplary behavior of the caregivers, emotional closeness, the habit of worship, and a personal approach that is applied consistently. Parenting strategies are constructed through the integration of preventive, educational, and corrective approaches in a religious and structured pesantren system. The main obstacles include low motivation, physical fatigue, and external environmental influences. These findings confirm that holistic and humanistic parenting strategies are effective in internalizing the value of congregational prayer as a spiritual awareness of students, rather than mere compliance with institutional regulations.
NILAI-NILAI ANTI DISKRIMINASI DALAM SURAT AL-HUJURAT AYAT 13 Muhibuddin, Muhibuddin; Mawaddah, Sri
AT-TAJDID Vol 9, No 2 (2025): JULI-DESEMBER 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/att.v9i2.4350

Abstract

Diskriminasi merupakan tantangan serius yang menghambat kehidupan sosial masyarakat modern, muncul dalam berbagai bentuk seperti rasisme, seksisme, dan intoleransi agama. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji nilai-nilai anti-diskriminasi dalam QS Al-Hujurat ayat 13, yang menekankan kesetaraan dan penghormatan terhadap keragaman manusia. Meskipun ajaran ini telah ada, tantangan yang dihadapi dalam implementasinya sangat kompleks, termasuk ketidakpahaman masyarakat terhadap nilai-nilai Qur’ani, serta praktik diskriminasi yang masih marak di berbagai sektor, seperti pendidikan dan dunia kerja. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif-analitis, membandingkan penafsiran klasik dan kontemporer dari para mufasir, seperti Ibnu Katsir dan M. Quraish Shihab. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun terdapat konsensus mengenai penolakan terhadap diskriminasi, penerapan nilai-nilai ini dalam kehidupan sehari-hari masih menghadapi hambatan, seperti fanatisme kelompok dan stigma sosial. Oleh karena itu, penting untuk menginternalisasi nilai-nilai ini dalam kurikulum pendidikan dan kebijakan publik guna membangun masyarakat yang inklusif dan adil. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam menjawab problematika sosial melalui pendekatan nilai-nilai Qur’ani yang humanis dan transformatif.Discrimination is a serious challenge that hampers the social life of modern society, appearing in various forms such as racism, sexism, and religious intolerance. This study aims to examine the anti-discrimination values in QS Al-Hujurat verse 13, which emphasizes equality and respect for human diversity. Despite the existence of this teaching, the challenges faced in its implementation are very complex, including people's lack of understanding of Qur'anic values, as well as discriminatory practices that are still rampant in various sectors, such as education and the world of work. This research uses a descriptive-analytical approach, comparing classical and contemporary interpretations from mufasirs, such as Ibn Kathir and M. Quraish Shihab. The results show that although there is consensus on the rejection of discrimination, the application of these values in daily life still faces obstacles, such as group fanaticism and social stigma. Therefore, it is important to internalize these values in the education curriculum and public policies in order to build an inclusive and just society. This research is expected to contribute in addressing social problems through a humanist and transformative Qur'anic values approach.