Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Keagamaan Melalui KUA Ngrambe: Implementasi Program GEBRAKAN (Gerakan Berantas Buta Aksara Al-Qur’an) Fadhila Sukur Indra; Siti Nur Adila Yuli Saputri; Amelia Ayuningtias; Wintri Ningsih; Mayasa Ilahi; Arjuw Fayyaza; Siti Nur Aisyah; Zalfarani Abdillah; Henin Justitia; Amary Khoirunnisa; Suhaila Izzati
Al Khidma: Jurnal Pengabdian Masyarakat Al Khidma Vol. 6 No. 3 Juli - September 2026
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an (STIQ) Amuntai Kalimantan Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35931/ak.v6i3.6666

Abstract

Pemberdayaan masyarakat berbasis keagamaan merupakan strategi penguatan kapasitas spiritual dan sosial melalui optimalisasi peran institusi keagamaan, salah satunya Kantor Urusan Agama Ngrambe. Permasalahan mitra berupa tingginya angka buta aksara Al-Qur’an pada ibu-ibu majelis taklim, yang berdampak pada rendahnya partisipasi dan kepercayaan diri dalam aktivitas keagamaan. Untuk mengatasi hal tersebut, diimplementasikan program GEBRAKAN sebagai model pemberdayaan partisipatif melalui pembelajaran membaca Al-Qur’an menggunakan metode Tarsanah. Kegiatan dilaksanakan dengan pendekatan penelitian aksi partisipatif yang meliputi identifikasi kebutuhan, pelatihan tahsin dan tartil secara bertahap, serta evaluasi melalui pre-test dan post-test. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan pada pengenalan huruf hijaiyah, kelancaran menyambung huruf, ketepatan pelafalan, serta kepercayaan diri peserta dalam membaca secara mandiri. Secara sosial, program ini juga memperkuat interaksi dan budaya belajar kolektif di lingkungan majelis taklim. Dengan demikian, implementasi metode Tarsanah dalam program GEBRAKAN efektif sebagai instrumen pemberdayaan masyarakat berbasis keagamaan yang berkelanjutan.
Hifzh Mal: Premium Payment Due at PT Takaful Keluarga RO Al-Jannah Agency Sagulung Batam Fadhila Sukur Indra; Febri Faila; Andi Muhammad Fuad; A Zamakhsyari Baharuddin
Syarah: Jurnal Hukum Islam dan Ekonomi Vol. 14 No. 1 (2025): SYARAH : Jurnal Hukum Islam dan Ekonomi
Publisher : Fakultas Syariah Universitas Islam Negeri Sultanah Nahrasiyah Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47766/syarah.v14i1.5955

Abstract

The term premium in insurance is no longer unfamiliar to the public, including insurance customers. Premiums are paid on a regular basis (monthly, quarterly, semi-annually, or annually). However, many customers face financial or non-financial difficulties that result in late premium payments, as was the case with insurance customers at PT Takaful Keluarga RO Al-Jannah Agency Sagulung Batam. The difficulties experienced also impact individuals and companies, including insurance companies, due to the large number of participants who are late in paying their premiums. This study aims to examine the issue of late premium payments at PT Takaful Keluarga RO Al-Jannah Agency Sagulung, Batam, and how premium payment delays are viewed from the perspective of the maqasid syariah hifz mal. This study is a field study using qualitative methods, with data collection techniques through interviews and observations. Analysis was conducted using inductive reasoning. The research findings indicate that, from the perspective of the maqasid syariah hifz mal, delays in premium payments by customers do not affect the benefits customers receive from insurance products. However, if customers consistently fail to make premium payments, their insurance policies will automatically become inactive or void, and customers will lose the benefits they receive.