Claim Missing Document
Check
Articles

Found 31 Documents
Search

Pengaruh Penggunaan Media Berbasis Artificial Intelligence (AI) terhadap Kemampuan Berpikir Kritis dan Keterampilan Menulis Teks Eksposisi Siswa Kelas X UPT SMA Negeri 4 Luwu Magvira, Magvira; Nensilianti, Nensilianti
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 11 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v11i2.5700

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan pengaruh signifikan penggunaan media berbasis Artificial Intelligence (AI) terhadap (1) kemampuan berpikir kritis (2) keterampilan menulis teks eksposisi dan (3) perbedaan hasil antara kelas eksperimen dan kelas kontrol pada siswa kelas X UPT SMA Negeri 4 Luwu. Penelitian ini menggunakan true experimental design dengan model pretest-posttest control group design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X UPT SMA Negeri 4 Luwu. Data dikumpulkan melalui tes tertulis sebelum dan setelah perlakuan. Hasil analisis menunjukkan bahwa penggunaan media berbasis Artificial Intelligence secara signifikan meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa. Hasil Paired Sample T Test menunjukkan = 30.668 > ​=2.013 dengan nilai Sig. (2-tailed) = 0,000 < 0,05 sehingga H₁ diterima. Rata-rata kemampuan berpikir kritis meningkat dari 47,13 (kategori rendah) menjadi 75,96 (kategori tinggi). Media Artificial Intelligence juga berpengaruh signifikan terhadap keterampilan menulis teks eksposisi. Hasil Paired Sample T Test menunjukkan = 8.935 > ​=2.013 dengan nilai Sig. (2-tailed) = 0,000 < 0,05 sehingga H₁ diterima. Rata-rata keterampilan menulis meningkat dari 58,94 (kategori kurang) menjadi 76,38 (kategori cukup). Hasil Independent Sample T Test menunjukkan adanya perbedaan signifikan antara kelas eksperimen dan kontrol. Untuk Kemampuan berpikir kritis, =9.636 > ​=1.989 dengan nilai Sig. 0,000 < 0,05. Untuk Keterampilan menulis teks eksposisi, ​=4.719 > ​=1.989 dengan nilai Sig. 0,000 < 0,05. Selisih rata-rata posttest menunjukkan bahwa kelas eksperimen memiliki hasil lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol. Hal ini menunjukkan bahwa penggunaan media berbasis Artificial Intelligence (AI) terbukti memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kemampuan berpikir kritis dan keterampilan menulis teks eksposisi siswa kelas X UPT SMA Negeri 4 Luwu.
Implementasi Pembelajaran Berdiferensiasi pada Mata Pelajaran Bahasa Indonesia Sesuai Kurikulum Merdeka di SMK Negeri 2 Gowa Rini Amriani; Johar Amir; Nensilianti, Nensilianti
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 11 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v11i2.5760

Abstract

Penelitian ini mengkaji implementasi pembelajaran berdiferensiasi pada mata pelajaran Bahasa Indonesia Sesuai Kurikulum Merdeka di SMK Negeri 2 Gowa. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan rancangan, pelaksanaan, asesmen, serta tantangan yang dihadapi guru dalam menerapkan pembelajaran berdiferensiasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi terhadap guru Bahasa Indonesia kelas X SMK Negeri 2 Gowa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru telah mengimplementasikan pembelajaran berdiferensiasi dimulai dengan tahap perancangan dengan melakukan pemetaan kebutuhan belajar peserta didik melalui asesmen diagnostik. Pelaksanaan pembelajaran diferensiasi diterapkan pada aspek konten, proses, dan produk, dengan menyesuaikan gaya belajar, minat, dan tingkat kesiapan peserta didik. Pada aspek asesmen, guru menyesuaikan bentuk penilaian dengan kebutuhan peserta didik. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pembelajaran berdiferensiasi memiliki potensi besar dalam meningkatkan motivasi dan hasil belajar peserta didik, namun memerlukan dukungan lebih lanjut berupa pelatihan, pendampingan, dan kebijakan yang mendukung fleksibilitas pembelajaran. Temuan ini memberikan kontribusi bagi pengembangan strategi pembelajaran yang adaptif dan inklusif, khususnya di tingkat pendidikan menengah kejuruan.
OPOSISI BINER PADA UNGKAPAN PAMALI MASYARAKAT TOLOTANG DESA OTTING: KAJIAN ANTROPOLOGI LEVI-STRAUSS Syukur, Fandi; Nensilianti, Nensilianti; Saguni, Suryani SYam
Jurnal Tradisi Lisan Nusantara Vol 5, No 1 (2025): Volume 5, Nomor 1, Maret 2025
Publisher : ppjbsip

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51817/jtln.v5i1.1510

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan oposisi biner dalam pamali masyarakat Tolotang serta miteme dan mitos yang terdapat dalam pamali masyarakat Tolotang sebagai sumber data yang dapat dianalisis. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan mendeskripsikan data yang diperoleh berdasarkan dengan kajian teori yang digunakan. Data yang digunakan ini adalah ungkapan yang dijadikan kalimat yang menunjukkan serta mengambarkan oposisi biner, miteme dan mitos yang terdapat pada ungkapan pamali masyarakat Tolotang desa Otting kecamatan Pitu Riawa Kabupaten Sidenreng Rappang menngunakan kajian antropologi Levi-Strauss. Hasil penelitian menunjukkan enam kategori oposisi biner dalam pamali yang menggambarkan aspek sosial dalam masyarakat Tolotang di Desa Otting, Kecamatan Pitu Riawa, Kabupaten Sidenreng Rappang. Pamali dalam masyarakat Tolotang berperan sebagai sistem kontrol sosial yang mencerminkan nilai-nilai budaya, moral, dan spiritual, mengatur hubungan antara individu, masyarakat, dan dunia spiritual. Melalui analisis struktural Levi- Strauss, pamali dipahami sebagai larangan simbolik yang berbasis oposisi biner, seperti sehat vs. sakit atau sopan vs. tidak sopan, dengan makna mendalam. Kepatuhan terhadap pamali diperkuat oleh struktur sosial hierarkis masyarakat Tolotang, memastikan stabilitas sosial dan spiritual yang harmonis.This study aims to describe the binary opposition in the Tolotang community's taboos and the myths and myths contained in the Tolotang community's taboos as a source of data that can be analyzed. This study uses a descriptive qualitative method by describing the data obtained based on the theoretical study used. The data used are expressions that are used as sentences that show and describe binary oppositions, myths and myths contained in the expressions of the Tolotang community's taboos in Otting Village, Pitu Riawa District, Sidenreng Rappang Regency using Levi-Strauss' anthropological study. The results of the study show six categories of binary oppositions in the taboos that describe social aspects in the Tolotang community in Otting Village, Pitu Riawa District, Sidenreng Rappang Regency. Pamali in the Tolotang community acts as a social control system that reflects cultural, moral, and spiritual values, regulating the relationship between individuals, society, and the spiritual world. Through Levi-Strauss' structural analysis, pamali is understood as a symbolic prohibition based on binary opposition, such as healthy vs. sick or polite vs. impolite, with deep meaning. Compliance with taboos is reinforced by the hierarchical social structure of Tolotang society, ensuring harmonious social and spiritual stability.
PERKEMBANGAN KOGNITIF TOKOH ANAK DALAM NOVEL œKADO TERBAIK KAERYA J.S KHAIREN (KAJIAN PSIKOLOGI JEAN PIAGET) Nensilianti, Nensilianti; Ridwan, Ridwan; Imran, Mirna
JURNAL SASTRA INDONESIA (SASINDO) Vol. 13 No. 2 (2024): JURNAL SASTRA INDONESIA (SASINDO) EDISI AGUSTUS
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/sasindo.v13i2.57860

Abstract

Potret perkembangan kognitif tokoh anak dalam Novel Kado Terbaik karya J.S Khairen (Kajian Psikologi Jean Piaget). Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tahapan-tahapan yang didapatkan tokoh utama anak dalam Novel œKado Terbaik karya J.S Khairen dengan menggunakan tinjuan Psikologi Perkembangan Kognitif Jean Piaget. Penelitian yang digunakan merupakan penelitian kualitatif yang bersifat deskriptif. Datanya berupa kutipan edisi pertama. Hasil penelitian ini diketahui adanya 4 aspek perkembangan kognitif pada tokoh utama anak dalam novel œKado Terbaik karya J.S Khairen yakni: 1. Tahap Sensimotor, 2. Tahap Pra-operasional, 3. Tahap operasional konkret, 4. Tahap operasional formal.Kata kunci: novel, psikologi kognitif, tahap perkembangan kognitif
Inspirasi dan masalah sosial dalam Kafilah Cinta karya Syakaro Ahmad el Alyyi: Pendekatan sosiologi sastra Ian Watt Nensilianti, Nensilianti; Hastab, Nur Amalia; Ridwan, Ridwan
SULUK : Jurnal Bahasa, Sastra, dan Budaya Vol. 5 No. 2 (2023): September
Publisher : Program Studi Sastra Indonesia UIN Sunan Ampel Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15642/suluk.2023.5.2.154-173

Abstract

Karya sastra menghadirkan hiburan dan nilai kemanusiaan melalui proyeksi peristiwa, tokoh dan pelbagai unsur yang membangunnya. Dalam konteks tersebut karya sastra Islami mampu mengkombinasikan unsur percintaan dan nilai-nilai Islam menjadi hiburan dan pengajaran kepada pembaca. Artikel ini yang bertujuan memaparkan permasalahan serta inspirasi sosial tokoh, penulis memilih teori sosiologi sastra dalam mengkaji novel Kafilah Cinta, paradigma sosiologis Ian Watt tentang karya sastra dipilih sebagai pisau bedah karena dapat merepresentasikan aspek-aspek sosial di dalamnya. Hasil analisis yang ditemukan dari konteks sosial pengarang, novel Kafilah Cinta memaparkan peristiwa dalam masyarakat dan tidak terlepas dari pandangan pengarang dan konteks sosialnya. Sebagai cerminan sosial masyarakat, Syakaro Ahmad el Alyyi menampilkan peristiwa sosial yang dialami para tokoh dan tidak lepas dari nilai-nilai sosial yang dapat menginspirasi pembaca, misalnya masalah ekonomi yang dihadapi salah tokoh. Novel Kafilah Cinta dengan mengangkat tema perjuangan dalam menggapai ilmu, mampu menampilkan peristiwa bagaimana masalah ekonomi bukan hambatan dalam mengejar ilmu. Berdasarkan fungsi sosialnya sebagai karya sastra, novel Kafilah Cinta memberikan pengajaran agama, inspirasi, dan pemahaman tentang pentingnya ilmu. Bahkan isu percintaan pun diangkat pada novel ini sebagai salah satu pengajaran serta hiburan untuk pembaca.
Lanskap Linguistik Pulau Kambuno Kabupaten Sinjai (Tinjauan Etnografi James P. Spradley 1997) Rustan, Megawati; Nensilianti, Nensilianti; Mahmudah, Mahmudah
Cakrawala Indonesia Vol 9 No 1 (2024): Mei-Oktober
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Sidenreng Rappang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55678/jci.v9i1.1157

Abstract

Bahasa ruang publik atau disebut lanskap linguistik (LL) yang semakin marak saat ini, namun banyak masyarakat belum memahami makna dari bahasa yang terpajang. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk dan makna LL di Pulau Kambuno dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif melalui dua belas tahapan penelitian model James P. Spradley 1997. Data dalam penelitian ini adalah tanda-tanda lingual dan non lingual pada LL. Sumber data penelitian ini LL atau papan reklame yang terpajang di Pulau Kambuno. Data dikumpulkan dengan metode teknik potret, perekaman, dan wawancara. Hasil peneltian kategori bentuk bahasa di Pulau Kambuno menunjukkan bentuk frasa berdasarkan jenis kelas kata meliputi nomina, verba, adjektiva, adverbia, numeralia; bentuk kata meliputi kata dasar, kata berimbuhan, kata majemuk; kata ulang; bentuk kalimat meliputi kalimat majemuk bertingkat hubungan alat, kalimat majemuk bertingkat hubungan cara, kalimat majemuk bertingkat hubungan waktu, kalimat majemuk bertingkat hubungan atribut; bentuk akronim; warna, jenis font, penggunaan media, logo. Sedangkan hasil makna bahasa ditemukan makna konseptual, makna tematik, dan makna sosial.
Pembentukan Moralitas Anak Melalui Cerita Anak Pilihan pada Media Daring Majalah Anak Cerdas.Com Amir, Johar; Nurmuslimah, Rahmi; Nensilianti, Nensilianti; Irmawati, Irmawati
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 8 No. 4 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v8i4.6089

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mengeksplorasi nilai-nilai moral dalam cerita-cerita anak pilihan media daring Majalah Anak Cerdas.com. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Sumber data berasal dari web https://majalahanakcerdas.com Series Beternak Ayam bagian 22, 23 dan 24. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik noninteraktif dengan melakukan intensifitasi bacaan dan melakukan pencatatan secara aktif dengan metode analisis isi. Validitas data untuk menguji validitas penelitian ini menggunakan teknik triangulasi data dan triangulasi metode. Teknik analisis data menggunakan model analisis interaktif. Analisis data dilakukan dengan mengikuti model Miles dan Huberman (1994), yaitu melakukan identifikasi cerita anak sebagai objek penelitian, melakukan reduksi data, menyajikan data, melakukan verifikasi datadan dan menyusun kesimpulan. Nilai-nilai moral untuk embentukan karakter dasar anak ditemukan ada empat yaiitu: kreatif, tekun, sopan santun dan tolong menolong. Potret nilai-nilai moral dalam cerita anak dapat digunakan untuk melatih kepekaan sosial, mental yang tangguh, dan berketuhanan anak yang kuat.
Estetika Postmodernisme dalam Novel "Jakarta Sebelum Pagi" karya Ziggy Z. Nensilianti, Nensilianti; Ridwan, Ridwan; Syafiqah*, Nurul
Dinamika: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya Vol 7, No 2 (2024): Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya
Publisher : Universitas Suryakancana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35194/jd.v7i2.4277

Abstract

This article will explain the postmodern aesthetics contained in the text in the form of "Jakarta Sebelum Pagi" novels This study adopted a descriptive approach to the results of the study showed that there were postmodern social characteristics in the Jakarta novel before the morning by Ziggy Z. The postmodern characteristics could be identified as cultural values that emerged through the combination of eclectic languages, disclosure of happiness through a dialogue situation that described parodies , the portrayal of past situations and reinforcement of events in the present showing sure, the rejection of the desires and disappointment that represent the irony, as well as the doubt of the attitudes of the characters through the camp.Keywords: camp; ecleticime; postmodern aesthetics; irony; parody; and surecheABSTRAKArtikel ini akan menjelaskan estetika postmodern yang terdapat dalam teks berupa novel “Jakarta Sebelum Pagi”  karya Ziggy Z. Penelitian bertujuan mengidentifikasi penggunaan eklektisisme, parodi, pastiche, ironi, dan camp sebagaimana dijelaskan dalam teori sastra postmodernisme Jean Francois Lyotard. Penelitian ini mengadopsi pendekatan deskriptif Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat ciri-ciri sosial postmodern dalam novel Jakarta Sebelum Pagi karya Ziggy Z. Ciri postmodern tersebut dapat diidentifikasi sebagai nilai-nilai budaya yang muncul melalui perpaduan bahasa eklektis, pengungkapan perasaan bahagia melalui situasi dialog yang menggambarkan parodi, penggambaran situasi masa lalu dan keterulangan kejadian di masa sekarang yang menunjukkan pastiche, penolakan keinginan dan kekecewaan yang mewakili ironi, serta pengelabuan sikap tokoh melalui camp. Kata Kunci: camp; ekletisime; estetika postmodern; ironi; parodi; dan pastiche
DOMINASI MASKULIN DALAM NOVEL LA BARKA KARYA NH. DINI: PERSPEKTIF PIERRE BOURDIEU Adriani, Milka; Nensilianti, Nensilianti; Hajrah, Hajrah
Wahana Literasi: Journal of Language, Literature, and Linguistics Vol 5, No 1 (2025): Wahana Literasi: Journal of Language, Literature, and Linguistics
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59562/wl.v5i1.68534

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan bentuk-bentuk dominasi maskulin dalam habitus, ranah, dan modal terhadap tokoh perempuan dalam novel yang dikaji menggunakan perspektif Pierre Bourdieu. Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan mendeskripsikan data yang telah diperoleh berdasarkan teori yang digunakan. Sumber data penelitian ini adalah novel yang berjudul La Barka karya Nh. Dini yang diterbitkan pada tahun 2010 oleh PT Dunia Pustaka Jaya. Data yang diperoleh dikumpulkan dengan teknik baca dan teknik catat, sedangkan analisis data dilakukan dengan reduksi data, penyajian data, dan menarik kesimpulan. Penelitian ini menemukan bahwa tokoh-tokoh perempuan dalam novel mengalami penindasan dan ketidakadilan yang dilakukan oleh tokoh laki-laki karena laki-laki dalam novel adalah sosok yang mendominasi. Bentuk penindasan yang dilakukan oleh laki-laki didasari dengan kekuasaannya atas habitus, ranah, dan modal di atas perempuan.Kata Kunci: Dominasi Maskulin, Habitus, Ranah, Modal. 
TIPE DAN MAKNA REDUPLIKASI: TINJAUAN HUBUNGAN MORFOLOGI DAN SINTAKSIS PADA BAHASA DAERAH BUGIS Putra, Muhammad Alif; Cahyani, Regita Purnama; Nensilianti, Nensilianti; Amir, Johar
Manifestasi: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Vol 5, No 3 (2025): NOVEMBER
Publisher : Manifestasi: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tipe-tipe reduplikasi dan maknanya, serta menganalisis hubungan morfologi dan sintaksis yang muncul dari proses reduplikasi dalam Bahasa Bugis. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan meninjau data linguistik dari berbagai sumber referensi mengenai Bahasa Bugis. Analisis data dilakukan dengan mengelompokkan bentuk-bentuk reduplikasi berdasarkan proses morfologisnya dan mengidentifikasi makna gramatikal atau leksikal yang dihasilkannya, termasuk peranannya dalam tataran sintaksis seperti valensi verba. Hasil penelusuran menunjukkan bahwa reduplikasi dalam Bahasa Bugis meliputi reduplikasi penuh, reduplikasi sebagian, reduplikasi berimbuhan, dan terkadang reduplikasi dengan perubahan fonem. Proses ini berfungsi baik secara derivasional (membentuk kata baru) maupun infleksional (memberi makna gramatikal), dengan makna yang diungkapkan seperti pluralitas (banyak), frekuentatif (berulang kali), intensitas, serta perbuatan yang dilakukan dengan santai atau tidak serius. Temuan ini menegaskan bahwa reduplikasi merupakan proses morfologis yang memiliki implikasi signifikan terhadap struktur sintaksis dan kekayaan makna dalam Bahasa Bugis.