Claim Missing Document
Check
Articles

Found 36 Documents
Search

Pendidikan Membaca Al-Quran Dengan Mata Hati Bagi Komunitas Penyandang Disabilitas Sensorik Runggu Wicara Martono, Galih Hendro; Sulistianingsih, Neny; Fathoni, Muhammad
Jurnal Masyarakat Madani Indonesia Vol. 4 No. 4 (2025): November
Publisher : Alesha Media Digital

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59025/9p4xsx62

Abstract

Anak-anak dengan disabilitas rungu-wicara sering kali menghadapi hambatan dalam proses pembelajaran Al-Qur’an secara tradisional, terutama karena keterbatasan akses terhadap media yang ramah disabilitas serta kurangnya tenaga pengajar yang menguasai bahasa isyarat. Menanggapi tantangan ini, kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini difokuskan pada pengembangan dan penerapan aplikasi pembelajaran berbasis Bahasa Isyarat Indonesia untuk mendukung proses belajar anak-anak PDSRW secara lebih inklusif. Program ini dilaksanakan di Lembaga Pendidikan Quran Isyarat dengan melibatkan tim dosen, dan mahasiswa. Peserta program melibatkan 35 anak, 12 guru pendamping, dan 35 orang tua dalam proses pelatihan, pendampingan, dan evaluasi. Aplikasi yang dikembangkan, bernama QuranIsyarat, mencakup fitur seperti video huruf hijaiyah dalam BISINDO, kuis interaktif, latihan visual, dan sistem pemantauan perkembangan belajar anak oleh orang tua. Rangkaian kegiatan mencakup sosialisasi, pelatihan penggunaan aplikasi, pendampingan intensif, serta evaluasi untuk penyempurnaan. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan signifikan terhadap motivasi dan efektivitas belajar. Sebanyak 98,1% responden menyatakan aplikasi membantu memahami materi Al-Qur’an, 92,5% menilai aplikasi mudah digunakan, dan 94,3% merasa nyaman serta termotivasi belajar. Frekuensi penggunaan juga tinggi, 56,6% pengguna aktif memakai aplikasi 2–3 kali per minggu dan 26,4% setiap hari dengan durasi rata-rata 15–30 menit per sesi. Evaluasi berbasis model TAM menegaskan bahwa aplikasi diterima secara positif oleh lebih dari 90% pengguna pada seluruh indikator (kemanfaatan, kemudahan, sikap, dan niat berkelanjutan). Dampak yang dirasakan meliputi peningkatan aksesibilitas belajar, interaksi sosial anak–guru–orang tua, serta kepercayaan diri peserta didik. Dengan demikian, program ini berhasil menghadirkan solusi teknologi inklusif yang efektif untuk pembelajaran Al-Qur’an bagi anak-anak penyandang disabilitas rungu-wicara
Analisis Sentimen Dampak Putusan MK Batas Usia Minimum Capres-Cawapres dengan SVM, Naïve Bayes, dan KNN Lukmana, Aldi; Martono, Galih Hendro; Sulistianingsih, Neny
CORISINDO 2025 Vol. 1 (2025): Prosiding Seminar Nasional CORISINDO 2025
Publisher : CORISINDO 2025

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30812/corisindo.v1.5523

Abstract

Mahkamah Konstitusi (MK) berperan penting dalam menegakkan konstitusi, termasuk menetapkan batas usia minimum pencalonan Presiden dan Wakil Presiden. Putusan ini memicu beragam reaksi di media sosial, mulai dari dukungan hingga penolakan yang dinilai politis. Penelitian ini bertujuan menganalisis sentimen publik terhadap putusan tersebut menggunakan Support Vector Machine (SVM), Naïve Bayes (NB), dan K-Nearest Neighbors (KNN), serta membandingkan kinerjanya berdasarkan akurasi, presisi, recall, dan F1-score. Penelitian dilakukan melalui enam tahap: (1) Business Understanding – menentukan kebutuhan, tujuan, dan pengumpulan data; (2) Data Understanding – mengumpulkan, mendeskripsikan, dan mengevaluasi kualitas data; (3) Data Preparation – membersihkan, memilih, dan mentransformasi data; (4) Modelling – menerapkan algoritma SVM, NB, dan KNN; (5) Evaluation – mengukur kinerja model menggunakan confusion matrix; serta (6) Deployment – menyusun laporan dan dokumentasi hasil analisis. Data diambil dari media sosial X dan YouTube, diolah menggunakan teknik text mining dan machine learning. Hasil menunjukkan SVM dan KNN memiliki akurasi tertinggi, masing-masing 89,5%, sedangkan NB mencapai 88,5%, sehingga SVM dan KNN dinilai lebih efektif dalam menganalisis sentimen publik terhadap putusan MK.
Pengembangan Sistem Pakar Menggunakan Metode Rule-Based Reasoning untuk Memprediksi Waktu Pelaksanaan Kegiatan Pertanian dan Melaut Berdasarkan Sistem Penanggalan Wariga Putradi, Angga; Hidjah, Khasnur; Sulistianingsih, Neny
CORISINDO 2025 Vol. 1 (2025): Prosiding Seminar Nasional CORISINDO 2025
Publisher : CORISINDO 2025

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30812/corisindo.v1.5529

Abstract

Wariga merupakan sistem penanggalan tradisional masyarakat Suku Sasak yang digunakan untuk menentukan hari baik dalam berbagai aspek kehidupan seperti bertani, melaut, membangun rumah, dan melaksanakan ritual adat. Pengetahuan ini bersifat lokal dan umumnya hanya dikuasai oleh Maestro Wariga. Namun, keberadaan Maestro semakin langka, sehingga dibutuhkan inovasi digital untuk melestarikan dan mendokumentasikan pengetahuan tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk membangun sistem pakar berbasis aturan (Rule-Based System) guna merepresentasikan logika penentuan hari baik secara digital, sebagaimana dilakukan Maestro Wariga. Sistem dirancang menggunakan metode IF–AND–AND–THEN berdasarkan kombinasi tanggal adat, naptu hari, dan zona wilayah. Fokus penelitian berada di wilayah Bayan, Kabupaten Lombok Utara. Pengujian dilakukan melalui perbandingan hasil sistem dengan perhitungan manual Maestro dan uji Black-Box untuk memastikan fungsionalitas sistem. Hasilnya menunjukkan bahwa sistem memiliki tingkat kesesuaian tinggi dan berjalan sesuai logika yang dirancang. Diharapkan, sistem ini menjadi media aksesibel bagi generasi muda untuk memahami Wariga sekaligus sebagai upaya pelestarian budaya lokal melalui pemanfaatan teknologi. 
Perbandingan Algoritma Machine Learning Untuk Mendeteksi Gagal Jantung Berbasis Seleksi Fitur Rfecv Dan Penyeimbangan Data Smote Setyawan, Ari; Sulistianingsih, Neny; Rismayati, Ria
CORISINDO 2025 Vol. 1 (2025): Prosiding Seminar Nasional CORISINDO 2025
Publisher : CORISINDO 2025

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30812/corisindo.v1.5605

Abstract

Deteksi dini gagal jantung merupakan tantangan signifikan dalam dunia medis karena kompleksitas faktor risikonya. Penelitian ini bertujuan membandingkan kinerja enam algoritma machine learning dalam memprediksi risiko gagal jantung dengan pendekatan CRISP-DM. Data klinis sebanyak 299 pasien diproses melalui seleksi fitur menggunakan Recursive Feature Elimination with Cross-validation (RFECV) serta penyeimbangan kelas dengan Synthetic Minority Over-sampling Technique (SMOTE). Algoritma yang dievaluasi meliputi Logistic Regression, K-Nearest Neighbors, Support Vector Machine, Decision Tree, Random Forest, dan Gradient Boosting. Evaluasi dilakukan menggunakan validasi silang berstrata dengan metrik akurasi, presisi, recall, dan F1-score. Hasil menunjukkan Random Forest mencapai performa terbaik dengan akurasi dan F1-score sebesar 91,20%, diikuti Gradient Boosting dengan 90,20%. Implementasi SMOTE terbukti meningkatkan kemampuan model, terutama dalam mendeteksi kelas minoritas. Temuan ini menegaskan bahwa metode ensemble seperti Random Forest, dikombinasikan dengan RFECV dan SMOTE, efektif untuk klasifikasi risiko gagal jantung secara akurat dan andal.
Prediction of Patient Arrivals per Room at NTB Provincial Hospital Using the Auto SARIMA Model Mayasari, Novyta Indah; Sulistianingsih, Neny; Rismayanti, Ria
CORISINDO 2025 Vol. 1 (2025): Prosiding Seminar Nasional CORISINDO 2025
Publisher : CORISINDO 2025

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30812/corisindo.v1.5629

Abstract

Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Provinsi NTB merupakan rumah sakit rujukan utama di Nusa Tenggara Barat yang menghadapi tantangan dalam mengelola fluktuasi jumlah pasien. Lonjakan pasien dapat menyebabkan kekurangan sumber daya medis, sementara penurunan jumlah pasien berisiko menyebabkan pemborosan sumber daya. Oleh karena itu, diperlukan sistem prediksi yang mampu memperkirakan jumlah kedatangan pasien secara akurat guna mendukung manajemen rumah sakit. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan model prediksi jumlah pasien menggunakan Auto SARIMA (Seasonal AutoRegressive Integrated Moving Average). Data yang digunakan mencakup informasi tanggal masuk, tanggal keluar, asal masuk (IGD atau poli), serta jenis pembayaran pasien (BPJS, PBI, NPBI, dan umum). Selain itu, model ini mempertimbangkan faktor eksternal seperti hari libur, kondisi cuaca, dan kejadian khusus yang berpotensi memengaruhi jumlah pasien.Tahapan penelitian meliputi pengumpulan dan pra-pemrosesan data, pemodelan menggunakan Auto SARIMA, serta evaluasi hasil prediksi dengan Mean Absolute Error (MAE) dan Root Mean Square Error (RMSE). Hasil evaluasi model dengan menggunakan metrik statistik menunjukkan performa yang cukup baik, dengan nilai Mean Absolute Error (MAE) sebesar 3,61 dan Root Mean Square Error (RMSE) sebesar 5,33. Nilai ini mengindikasikan bahwa tingkat kesalahan prediksi relatif kecil, sehingga model Auto SARIMA dapat diandalkan dalam memperkirakan jumlah pasien per kamar. Prediksi Auto SARIMA memberikan manfaat praktis bagi rumah sakit. Pola musiman kedatangan pasien yang teridentifikasi dapat digunakan untuk mengoptimalkan pengelolaan kamar rawat inap, perencanaan sumber daya medis, serta penjadwalan pelayanan kesehatan secara lebih efisien.
Feature importance of using explanaible artificial intelligence (xai) and machine learning for diabetes disease classification Ahmad, Muhammad Maulana; Sulistianingsih, Neny; Hidjah, Khasnur
Journal Of Information System And Artificial Intelligence Vol. 6 No. 1 (2025): Vol. 6 No.1(2025): Journal of Information System and Artificial Intelligence Vo
Publisher : Universitas Mercu Buana Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26486/jisai.v6i1.252

Abstract

Diabetes is one of the most significant global health problems in the modern era. This disease not only has a serious impact on the quality of life of sufferers, but also poses a great economic and social burden, both for individuals and the health service system as a whole. Therefore, early detection and effective treatment are very important in an effort to reduce the prevalence and negative impact of this disease. Therefore, the purpose of this study is to design a machine learning classification model that is able to identify feature importance with the help of the Explainable Artificial Intelligence (XAI) method in the case of diabetes. This model is expected to provide a clear interpretation of the most relevant features or symptoms, making it easier to detect whether a person has diabetes or not based on the symptoms that have been selected more optimally. The results of this study in the treatment or prediction of diabetes show that the results of the selection of LIME model features are higher than the accuracy of the SHAP model, where the highest is the LIME model which is processed using classification using the XGBoost algorithm with an accuracy of 98.47%, in addition to the LIME model using the Decisien Tree and Random Forest algorithms producing an accuracy of 91.97% and 91.49%, respectively. then the SHAP model using the XGBoost algorithm produced an accuracy of 0.9094%, the Decisien Tree algorithm produced an accuracy of 0.8059% and the Random Forest produced an accuracy of 88.46%, with the amount of data used as many as 70000 data, with 80% training data and 20% test data. The findings of this study are that the LIME feature selection combined with the XGBoost classification method has the best accuracy rate of 98.47% compared to the SHAP feature selection which is the same in combination with XGBoost with an accuracy of 90.94%. These findings also show that the selection of LIME features combined with the XGBoost algorithm is able to improve the interpretability of the model as well as maintain or even improve the accuracy of the predictions. This approach allows for the identification of the most relevant features more efficiently, thus supporting more informed decision-making in the data analysis process