Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search

Pengaruh Variabel Laten Bauran Pemasaran Terhadap Kepuasan Konsumen melalui Store Image(Studi Kasus pada Hypermart Gajahmada Plaza, Jakarta Pusat) ., Novi; Nikijuluw, Victor P.H.
Ilmiah Manajemen Bisnis Vol. 14 No. 1 Mei 2014
Publisher : Ilmiah Manajemen Bisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ANALISIS PENGARUH GETARAN TERHADAP KONSENTRASI PEKERJA Novi Novi; Aan Darmawan; Olga Catherina Pattipawaej
Prosiding Semnastek PROSIDING SEMNASTEK 2016
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kerja sebagai aktivitas yang secara sengaja dan berguna dilakukan manusia untuk menjamin kelangsungan hidupnya. Salah satu modal untuk mencapai keberhasilan kerja adalah kemampuan berkonsentrasi. Ada banyak faktor yang mempengaruhi konsentrasi, salah satu diantaranya adalah kondisi lingkungan fisik,  dalam hal ini yaitu  getaran. Banyak pekerja yang dalam keseharian mengalami getaran pada saat bekerja, misalnya pekerja pengeboran, supir, dsb. Tubuh membutuhkan energi untuk menetralkan getaran. Hal ini dapat menyebabkan kelelahan dini, juga dapat mengganggu konsentrasi kerja. Oleh karena itu, perlu dilakukan penelitian untuk mengetahui sampai sejauhmana getaran dapat mempengaruhi konsentrasi dan adakah perbedaan antara getaran yang bersifat kontinu dengan getaran yang terjadi secara mendadak. Tahap awal penelitian diawali dengan pembuatan lantai getar dan perancangan 5 skenario pekerjaan (tanpa getaran, getaran ±8Hz, getaran ±10Hz, getaran ±13Hz, dan getaran yang muncul tiba-tiba). Selanjutnya dilakukan pemilihan responden yang harus memenuhi spesifikasi tertentu. Responden harus menyebutkan 60 warna yang tertera di layar untuk setiap skenario. Pengukuran konsentrasi dilakukan dengan menghitung jumlah kesalahan yang dibuat.  Pengamatan dilakukan selama 2 hari. Hari pertama dilakukan pengambilan data skenario 1,3,dan 5. Hari kedua  dilakukan pengambilan data skenario 2 dan 4.  Setelah data terkumpul, dilakukan uji statistik non parametrik. Hasilnya menunjukkan bahwa tidak terdapat perbedaan antara skenario 1 dengan skenario 3, juga antara skenario 2 dengan skenario 4. Namun terdapat perbedaan skenario 1 dengan skenario 5 maupun skenario 3 dengan skenario 5. Hal ini menunjukkan bahwa getaran sampai dengan batas ± 13Hz tidak mempengaruhi konsentrasi. Namun getaran yang muncul tiba-tiba akan menimbulkan kesalahan yang lebih banyak dibandingkan getaran yang sifatnya kontinu.  Kata kunci: getaran, konsentrasi, pengaruh
Peningkatan Kesadaran Penerapan Ergonomi dalam Keseharian pada Siswa SMAK “X” Bandung Wawan Yudiantyo; Novi Novi; Elty Sarvia; Winda Halim; Christina Christina
Jurnal Abdidas Vol. 2 No. 2 (2021): April, Pages 161-458
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/abdidas.v2i2.293

Abstract

Ergonomi ialah suatu ilmu yang sistematis, yang menggunakan data-data mengenai sifat, keterbatasan dan kemampuan manusia dalam merancang suatu sistem kerja, agar manusia dapat bekerja dalam sistem tersebut secara optimal, dalam arti baik, aman, nyaman, tepat, sederhana dan memberikan kepuasan. Dalam melaksanakan sebuah kegiatan tersebut, tentunya kita ingin agar semuanya dilakukan dengan baik, cepat, aman, sehat, ringan, mudah, hasil yang maksimal dan memberikan kepuasan. Metode untuk mengetahui peningkatan pemahaman dilakukan dengan menggunakan metode kuesioner yang dibagikan secara online sebelum dan sesudah pemberian materi. Hasil kuesioner tersebut disimpulkan bahwa terdapat peningkatan 7-38% pemahaman ergonomi dan aplikasinya terhadap pertanyaan yang diberikan. Pengenalan keilmuan ergonomi kepada anak didik, diharapkan sejak usia dini mereka dapat mulai menerapkan ilmu ergonomi dalam segala kegiatan dalam kehidupannya sehari-hari, sehingga kualitas kehidupannya dapat lebih ditingkatkan.
Penguatan Sektor Wisata Melalui Implementasi Bangunan Pendukung Wisata Berbasis Teknologi Laminasi di Kampung Stamplat Desa Indragiri Yosafat Aji Pranata; Novi Novi; Olga Catherina Pattipawaej; Jimmy Agustian Loekito; Deni Setiawan
E-Dimas: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 14, No 4 (2023): E-DIMAS
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/e-dimas.v14i4.14214

Abstract

Daerah Kampung Stamplat mempunyai beberapa potensi sektor wisata antara lain air terjun alami, kebun teh, hutan lindung, pemancingan, serta tempat camping dan outbond. Kegiatan dalam program ini merupakan langkah penguatan potensi Kampung Stamplat Desa Indragiri pada bidang/sektor wisata, melalui implementasi kepakaran/hasil penelitian dosen dan implementasi MBKM lintas disiplin ilmu. Mitra sasaran adalah Kampung Stamplat yang terletak di Dusun Ciparay, Desa Indragiri, Kecamatan Rancabali, Kabupaten Bandung. Permasalahan prioritas masyarakat Kampung Stamplat Desa Indragiri adalah minimnya infrastruktur pendukung wisata yang sangat dibutuhkan, sebagai contoh bangunan berbasis material kayu bagi wisatawan yang menginap, kurangnya promosi secara digital (digital marketing), serta penyuluhan dan manajemen pariwisata. Peningkatan layanan dapat dilakukan dengan membantu fasilitas layanan seperti bangunan kayu dengan fungsi untuk penginapan. Berdasarkan pertimbangan bahwa Desa Indragiri berada pada wilayah kegempaan moderat maka diperlukan perencanaan bangunan berbasis material kayu tahan gempa, sehingga hal ini berkaitan dengan fokus RIRN kebencanaan. Target dan indikator capaian adalah IKU 5 (Hasil kerja dosen yang diakui atau dimanfaatkan oleh masyarakat) dan IKU 2 (Mahasiswa berpengalaman 6 SKS di luar kampus dan SKPI). Indikator Kinerja Tambahan IKU 2 yaitu jumlah mahasiswa melakukan proyek di desa dan jumlah mahasiswa dari luar kampus yang mengambil mata kuliah MBKM. Indikator Kinerja Tambahan IKU 5 yaitu jumlah publikasi dosen di jurnal nasional terindeks SINTA dan jumlah karya dosen yang diadopsi masyarakat (mitra desa binaan). Selain itu pengalaman dosen berkontribusi di luar kampus berkaitan pula dengan IKU 3, serta IKU 7 kelas yang kolaboratif dan partisipatif dalam bentuk kegiatan team-based project tim dosen pengabdi dan tim mahasiswa peserta kegiatan. Target dan indikator capaian bagi desa binaan adalah peningkatan sektor wisata desa mitra/binaan. Kegiatan ini merupakan program kampung bangkit, dengan skema Program Insentif Pengabdian Masyarakat yang Terintegrasi dengan MBKM Berbasis Kinerja IKU bagi PTS Tahun 2022 dengan judul “Penguatan Sektor Wisata melalui Implementasi Bangunan Pendukung Wisata Berbasis Teknologi Laminasi di Kampung Stamplat” dengan tujuan mengimplementasikan hasil penelitian berupa “Perilaku Lentur Balok Kayu Laminasi Baut”. Luaran kegiatan dalam program ini adalah bangunan pendukung wisata dengan fungsi untuk penginapan, dengan kolom dan balok induk menggunakan teknologi laminasi mekanik (laminasi-baut), dibangun di Kampung Samplat, dan telah dilakukan berita acara Serah Terima pada tanggal 19 Desember 2022. Luaran lain yaitu 2 (dua) artikel ilmiah yang di-submit pada Jurnal Terakreditasi SINTA, 6 (enam) HKI berupa poster, publikasi artikel pada website, produk website wisata dengan laman https://wisatastamplatgirang.nicepage.io, publikasi 2 (dua) video pada youtube dan Instagram.
PENINGKATAN KESIAPSIAGAAN LANSIA TERHADAP KEBAKARAN MELALUI PENYULUHAN DAN PELATIHAN PENGGUNAAN APAR DI YAYASAN MINNAN BANDUNG Andrijanto; Novi; Elty Sarvia; Winda Halim; Wawan Yudiantyo
Jurnal Abdimas Ilmiah Citra Bakti Vol. 5 No. 3 (2024)
Publisher : STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jailcb.v5i3.4122

Abstract

Kebakaran merupakan ancaman serius yang dapat mengancam nyawa manusia dan harta benda. Pengetahuan tentang pencegahan dan penanganan kebakaran sangat penting, terutama bagi lansia yang merupakan kelompok yang lebih rentan. Yayasan Minnan adalah salah satu yayasan di Bandung yang menfasilitasi berbagai kegiatan lansia untuk dapat bersosialisasi, seperti kegiatan belajar bahasa dan kegiatan lainnya. Yayasan Minnan berupaya meningkatkan kesadaran keselamatan dan kesehatan kerja, terutama bagi lansia dalam organisasi ini. Penyuluhan diberikan untuk memberikan pemahaman tentang pencegahan dan penanggulangan kebakaran. Terdapat kuesioner dan wawancara yang dilakukan diawal dan akhir sesi kegiatan, yang bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas pelatihan keselamatan dan kesehatan kerja terhadap lansia dalam memahami, mencegah, dan menanggulangi bahaya kebakaran di lingkungan tempat tinggal mereka. Hasil analisis menunjukkan bahwa sebelum penyuluhan, peserta memiliki pemahaman, tingkat kepercayaan diri, dan kemampuan yang terbatas dalam mencegah dan menanggulangi kebakaran. Hasil dari kuesioner sebelum dilakukannya penyuluhan sangat rendah yaitu rata-rata hanya berkisar 26,32%. Namun, setelah penyuluhan terjadi peningkatan signifikan dalam pemahaman, kepercayaan diri, dan kemampuan peserta dalam hal tersebut. Rata-rata persentase peningkatan mencapai 54.16%, menunjukkan efektivitas pelatihan dalam meningkatkan kesadaran dan kesiapan peserta terhadap menangani bahaya kebakaran. Hasil PkM ini memberikan wawasan penting dalam upaya meningkatkan keselamatan dan kesehatan kerja lansia, khususnya terkait bahaya kebakaran, melalui pendekatan pelatihan yang tepat dan terukur.
PERANCANGAN ALAT BANTU PERPINDAHAN BARANG YANG ERGONOMIS (STUDI KASUS DI PT.”X”, BANDUNG) Novi Soesilo; Yohanna Alexander
Journal of Integrated System Vol. 1 No. 2 (2018)
Publisher : Universitas Kristen Maranatha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28932/jis.v1i2.1104

Abstract

Dewasa ini, persaingan usaha semakin ketat. Hal ini menyebabkan banyak perusahaan berusaha meningkatkan profuktifitas perusahaannya. Dengan jumlah output yang sama, tetapi dengan input yang lebih kecil, produktifitas akan meningkat.Salah satu aspek yang perlu dicermati terkait hal ini yaitu masalah tenaga kerja. PT. “X” sebagai salah satu perusahaan yang bergerak di bidang jasa transportasi angkutan barang, saat ini berusaha melakukan efisiensi tenaga kerja dalam rangka meningkatkan produktifitas perusahaan. Aktivitas yang dilakukan pekerja di perusahaan ini yaitu melakukan perpindahan barang dari mobil milik PT.”X” ke mobil lain. Saat ini ada 3 orang pekerja yang melakukan pekerjaan perpindahan barang. Perusahaan ingin mereduksi jumlah pekerja dengan cara merancang suatu alat bantu yang dapat membantu mempermudah dan mempercepat pekerjaan. Berdasarkan kondisi inilah maka dilakukan perancangan alat bantu perpindahan barang yang ergonomis sehingga proses perpindahan barang menjadi lebih mudah dan pada akhirnya jumlah pekerja dapat diminimasi. Sebagai langkah awal penelitian, dilakukan pengumpulan data meliputi kuesioner Nordic Body Map, proses perpindahan barang, dimensi mobil,jumlah dan dimensi barang yang dipindahkan,antropometri pekerja, serta postur pekerja. Selanjutnya dilakukan perancangan 3 alternatif alat bantu perpindahan barang. Alat bantu dirancang sesuai dengan ukuran antropometri pekerja juga mempertimbangkan postur kerja saat alat bantu digunakan. Metode REBA digunakan untuk mengetahui postur kerja dari para pekerja.Dari ketiga alternatif usulan, dipilih alternatif terbaik menggunakan metode penilaian konsep. Hasilnya menunjukkan bahwa alternatif 1 yang dipilih sebagai alat bantu usulan terbaik. Kata kunci : Produktifitas, alat bantu, ergonomis
Analisis Tingkat Kepuasan Masyarakat Terhadap Program Inovasi Pembangunan dan Pemberdayaan Kewilayahan (PIPPK) (Studi Kasus: RT. 04 Kelurahan Sukawarna, Kecamatan Sukajadi, Bandung) Raden Roro Christina; Melina Hermawan; Novi -; Moch Sofyan Arief S.; Khaterine Santika Wijaya
Journal of Integrated System Vol. 4 No. 2 (2021): Journal of Integrated System Vol. 4 No. 2 (Desember 2021):
Publisher : Universitas Kristen Maranatha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28932/jis.v4i2.3154

Abstract

Belum adanya evaluasi terkait tingkat kepuasan masyarakat di RT. 04 Kelurahan Sukawarna, Kecamatan Sukajadi, Bandung terhadap PIPPK pembangunan jalan lingkungan. Penelitian ini bertujuan mengetahui tingkat kepuasan masyarakat terhadap Program Inovasi Pembangunan dan Pemberdayaan Kewilayahan (PIPPK) di Kelurahan Sukawarna. Pengumpulan data dengan teknik sampling jenuh kepada 41 kepala keluarga di RT 04. Variabel penelitian disusun menggunakan metode Kanzei yang disesuaikan dengan variabel Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) Kepmen PAN nomor 25 tahun 2004. Hasil pengukuran diperoleh unsur pelayanan “Kualitas jalan yang dirasakan dari pembangunan jalan lingkungan” memperoleh nilai rata-rata kepuasan yang terendah (ranking 1) dengan nilai rata-rata unsur pelayanan sebesar 2,50 dari skala 1 sampai dengan 4, yang menunjukkan warga cukup puas terhadap pembangunan jalan lingkungan yang dilakukan oleh PIPPK. Secara keseluruhan masyarakat menyatakan puas terhadap program pembangunan jalan lingkungan dengan rata-rata 2,940 mutu pelayanan B, Warga menilai penarikan biaya yang didasari pemberdayaan masyarakt masih dalam batas kewajaran. Sebaiknya pemerintah dapat memfasilitasi pembangunan jalan menggunakan baja beton agar memberikan kualitas yang baik, daya tahan kualitas yang lama, masyarakat merasa puas. Untuk memenuhi prinsip partisipasi masyarakat, sebaiknya masyarakat tetap dilibatkan dalam perencanaan pembangunan melalui Focus Group Discussion. Kata Kunci : PIPPK, Kelurahan Sukawarna, Kanzei
Perancangan Alat Pengukur Ketinggian Air yang Ergonomis (Studi Kasus di Laboratorium Hidraulika Program Studi Teknik Sipil Universitas Kristen Maranatha) Novi Soesilo; Pin Panji Yapinus; Yokhanan Ezra Budhi Artha
Journal of Integrated System Vol. 5 No. 2 (2022): Journal of Integrated System Vol. 5 No. 2 (Desember 2022)
Publisher : Universitas Kristen Maranatha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28932/jis.v5i2.4520

Abstract

Laboratorium adalah tempat yang memiliki berbagai fungsi. Semakin baik fasilitas yang dimiliki oleh sebuah laboratorium maka akan semakin menunjang mahasiswa dalam menambah pengetahuan, wawasan, dan pengalaman. Saat ini, Laboratorium Hidraulika Program Studi Teknik Sipil Universitas Kristen Maranatha masih menggunakan alat pengukur ketinggian air yang konvensional sehingga resiko kesalahan pembacaan alat menjadi lebih besar. Oleh sebab itu, Robby Talar, dkk. melakukan perancangan alat elektronik yang dapat membantu mahasiswa dalam mengukur ketinggian air. Akan tetapi, alat elektronik yang dirancang tersebut belum memperhatikan aspek ergonomi sehingga alat masih sulit dalam penggunaannya, dan rentan terhadap air. Oleh karena itu, perlu dilakukan penelitian untuk mendapatkan rancangan alat pengukur ketinggian air yang ergonomis sehingga alat tersebut memiliki desain yang dapat melindungi komponen dari air dan dapat mempermudah mahasiswa untuk melakukan pencatatan data. Pengumpulan data penelitian dimulai melakukan analisis postur menggunakan metode REBA. Selanjutnya dilakukan survey untuk menentukan material prototype serta dilakukan pengukuran tingkat snellen acuity dan lebar bak air. Ada 3 jenis ukuran bak dengan jarak titik pengukuran per 3 m. Selanjutnya dilakukan pemilihan bahan dengan metode concept scoring dan penentuan dimensi yang ergonomis. Setelah diperoleh desain rancangan, dibuatlah prototype alat pengukur ketinggian air. Prototype diujicobakan di Laboratorium Hidraulika. Hasilnya memperlihatkan bahwa rancangan ergonomis karena data akurat dan pengukur dapat melihat display secara jelas dengan postur yang baik di seluruh titik pengukuran, baik jarak dekat maupun jarak jauh.