Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Journal of Integrated System

PERANCANGAN ALAT BANTU PERPINDAHAN BARANG YANG ERGONOMIS (STUDI KASUS DI PT.”X”, BANDUNG) Novi Soesilo; Yohanna Alexander
Journal of Integrated System Vol. 1 No. 2 (2018)
Publisher : Universitas Kristen Maranatha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28932/jis.v1i2.1104

Abstract

Dewasa ini, persaingan usaha semakin ketat. Hal ini menyebabkan banyak perusahaan berusaha meningkatkan profuktifitas perusahaannya. Dengan jumlah output yang sama, tetapi dengan input yang lebih kecil, produktifitas akan meningkat.Salah satu aspek yang perlu dicermati terkait hal ini yaitu masalah tenaga kerja. PT. “X” sebagai salah satu perusahaan yang bergerak di bidang jasa transportasi angkutan barang, saat ini berusaha melakukan efisiensi tenaga kerja dalam rangka meningkatkan produktifitas perusahaan. Aktivitas yang dilakukan pekerja di perusahaan ini yaitu melakukan perpindahan barang dari mobil milik PT.”X” ke mobil lain. Saat ini ada 3 orang pekerja yang melakukan pekerjaan perpindahan barang. Perusahaan ingin mereduksi jumlah pekerja dengan cara merancang suatu alat bantu yang dapat membantu mempermudah dan mempercepat pekerjaan. Berdasarkan kondisi inilah maka dilakukan perancangan alat bantu perpindahan barang yang ergonomis sehingga proses perpindahan barang menjadi lebih mudah dan pada akhirnya jumlah pekerja dapat diminimasi. Sebagai langkah awal penelitian, dilakukan pengumpulan data meliputi kuesioner Nordic Body Map, proses perpindahan barang, dimensi mobil,jumlah dan dimensi barang yang dipindahkan,antropometri pekerja, serta postur pekerja. Selanjutnya dilakukan perancangan 3 alternatif alat bantu perpindahan barang. Alat bantu dirancang sesuai dengan ukuran antropometri pekerja juga mempertimbangkan postur kerja saat alat bantu digunakan. Metode REBA digunakan untuk mengetahui postur kerja dari para pekerja.Dari ketiga alternatif usulan, dipilih alternatif terbaik menggunakan metode penilaian konsep. Hasilnya menunjukkan bahwa alternatif 1 yang dipilih sebagai alat bantu usulan terbaik. Kata kunci : Produktifitas, alat bantu, ergonomis
Analisis Tingkat Kepuasan Masyarakat Terhadap Program Inovasi Pembangunan dan Pemberdayaan Kewilayahan (PIPPK) (Studi Kasus: RT. 04 Kelurahan Sukawarna, Kecamatan Sukajadi, Bandung) Raden Roro Christina; Melina Hermawan; Novi -; Moch Sofyan Arief S.; Khaterine Santika Wijaya
Journal of Integrated System Vol. 4 No. 2 (2021): Journal of Integrated System Vol. 4 No. 2 (Desember 2021):
Publisher : Universitas Kristen Maranatha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28932/jis.v4i2.3154

Abstract

Belum adanya evaluasi terkait tingkat kepuasan masyarakat di RT. 04 Kelurahan Sukawarna, Kecamatan Sukajadi, Bandung terhadap PIPPK pembangunan jalan lingkungan. Penelitian ini bertujuan mengetahui tingkat kepuasan masyarakat terhadap Program Inovasi Pembangunan dan Pemberdayaan Kewilayahan (PIPPK) di Kelurahan Sukawarna. Pengumpulan data dengan teknik sampling jenuh kepada 41 kepala keluarga di RT 04. Variabel penelitian disusun menggunakan metode Kanzei yang disesuaikan dengan variabel Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) Kepmen PAN nomor 25 tahun 2004. Hasil pengukuran diperoleh unsur pelayanan “Kualitas jalan yang dirasakan dari pembangunan jalan lingkungan” memperoleh nilai rata-rata kepuasan yang terendah (ranking 1) dengan nilai rata-rata unsur pelayanan sebesar 2,50 dari skala 1 sampai dengan 4, yang menunjukkan warga cukup puas terhadap pembangunan jalan lingkungan yang dilakukan oleh PIPPK. Secara keseluruhan masyarakat menyatakan puas terhadap program pembangunan jalan lingkungan dengan rata-rata 2,940 mutu pelayanan B, Warga menilai penarikan biaya yang didasari pemberdayaan masyarakt masih dalam batas kewajaran. Sebaiknya pemerintah dapat memfasilitasi pembangunan jalan menggunakan baja beton agar memberikan kualitas yang baik, daya tahan kualitas yang lama, masyarakat merasa puas. Untuk memenuhi prinsip partisipasi masyarakat, sebaiknya masyarakat tetap dilibatkan dalam perencanaan pembangunan melalui Focus Group Discussion. Kata Kunci : PIPPK, Kelurahan Sukawarna, Kanzei
Perancangan Alat Pengukur Ketinggian Air yang Ergonomis (Studi Kasus di Laboratorium Hidraulika Program Studi Teknik Sipil Universitas Kristen Maranatha) Novi Soesilo; Pin Panji Yapinus; Yokhanan Ezra Budhi Artha
Journal of Integrated System Vol. 5 No. 2 (2022): Journal of Integrated System Vol. 5 No. 2 (Desember 2022)
Publisher : Universitas Kristen Maranatha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28932/jis.v5i2.4520

Abstract

Laboratorium adalah tempat yang memiliki berbagai fungsi. Semakin baik fasilitas yang dimiliki oleh sebuah laboratorium maka akan semakin menunjang mahasiswa dalam menambah pengetahuan, wawasan, dan pengalaman. Saat ini, Laboratorium Hidraulika Program Studi Teknik Sipil Universitas Kristen Maranatha masih menggunakan alat pengukur ketinggian air yang konvensional sehingga resiko kesalahan pembacaan alat menjadi lebih besar. Oleh sebab itu, Robby Talar, dkk. melakukan perancangan alat elektronik yang dapat membantu mahasiswa dalam mengukur ketinggian air. Akan tetapi, alat elektronik yang dirancang tersebut belum memperhatikan aspek ergonomi sehingga alat masih sulit dalam penggunaannya, dan rentan terhadap air. Oleh karena itu, perlu dilakukan penelitian untuk mendapatkan rancangan alat pengukur ketinggian air yang ergonomis sehingga alat tersebut memiliki desain yang dapat melindungi komponen dari air dan dapat mempermudah mahasiswa untuk melakukan pencatatan data. Pengumpulan data penelitian dimulai melakukan analisis postur menggunakan metode REBA. Selanjutnya dilakukan survey untuk menentukan material prototype serta dilakukan pengukuran tingkat snellen acuity dan lebar bak air. Ada 3 jenis ukuran bak dengan jarak titik pengukuran per 3 m. Selanjutnya dilakukan pemilihan bahan dengan metode concept scoring dan penentuan dimensi yang ergonomis. Setelah diperoleh desain rancangan, dibuatlah prototype alat pengukur ketinggian air. Prototype diujicobakan di Laboratorium Hidraulika. Hasilnya memperlihatkan bahwa rancangan ergonomis karena data akurat dan pengukur dapat melihat display secara jelas dengan postur yang baik di seluruh titik pengukuran, baik jarak dekat maupun jarak jauh.