Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Kegiatan Revitalisasi Ruang Usaha Kesehatan Sekolah dengan Pendekatan Manajemen Proyek Elty Sarvia; Wawan Yudiantyo; Andrijanto Andrijanto; Novi Novi
Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2026): Maret 2026 - Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Indonesian Scientific Journal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59395/altifani.v6i2.1105

Abstract

Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) berperan penting dalam menjamin keselamatan dan promosi kesehatan peserta didik di sekolah dasar. Namun, kondisi ruang UKS SDN 193 Caringin, Bandung belum memenuhi standar kesehatan, ditandai dengan kerusakan fisik ruang dan keterbatasan fasilitas medis. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan merevitalisasi ruang UKS agar layak, aman, dan fungsional. Metode yang digunakan adalah pendekatan proyek kecil dengan tahapan inisiasi, perencanaan, pelaksanaan dan pemantauan, serta penutupan dan serah terima. Kegiatan meliputi perbaikan kebocoran dan plafon, pengecatan ruang dan fasilitas UKS, penataan ulang ruang, serta penyediaan perlengkapan kesehatan standar. Hasil revitalisasi menunjukkan ruang UKS telah memenuhi standar dasar kesehatan, lebih nyaman digunakan, dan siap mendukung pelayanan kesehatan sekolah. Revitalisasi ini penting untuk meningkatkan keselamatan siswa, mendukung proses belajar-mengajar, serta memperkuat peran UKS sebagai sarana promotif dan preventif di sekolah dasar. 
Comparative Study of Flexural Behavior of Bolted-Laminated and Glue-Laminated Sengon Timber Beams (Albizia falcataria) Yosafat Aji Pranata; Anang Kristianto; Novi Novi
Wood Research Journal Vol 15, No 2 (2024): WOOD RESEARCH JOURNAL
Publisher : Masyarakat Peneliti Kayu Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51850/wrj.2024.15.2.43-48

Abstract

This study aimed to study the flexural behavior of bolt-laminated and glue-laminated sengon (Albizia falcataria) timber beams, which are flexural strength, modulus of rupture (MoR), and beam ductility. The study was conducted using an experimental testing method in the laboratory with reference to the ASTM D198. The number of test objects were three consecutively for bolt-laminated beams and glue-laminated beams. Results obtained from this study indicated that the flexural strength of bolt-laminated and glue-laminated sengon timber beams was not significantly different; the flexural strength of bolt-laminated beams were 3.1% higher compared to glue-laminated beams. The MoR and ductility of bolt-laminated beams were 8.4% and 14.2% higher compared to glue-laminated beams. These results indicate that the glue has an impact to the brittle behavior or limited ductility, while the bolts have an impact to make a more ductile beams. The general conclusion is that mechanical laminated timber technology can be an alternative to producing beams with larger cross-sectional sizes compared to solid timber, especially for low-grade wood, so that it can be used as part of the structural elements of buildings.
KAJIAN PERILAKU SEISMIK BANGUNAN KAYU BERUSIA MASA LAYAN 4-5 TAHUN DI ZONA GEMPA TINGGI KABUPATEN BANDUNG Yosafat Pranata; Hanny Juliani Dani; Novi Novi; Keysie Chelsie Shidney Rapar
Journal of Economic, Business and Engineering (JEBE) Vol. 7 No. 2 (2026): April
Publisher : Universitas Sains Al Qur'an

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32500/jebe.v7i2.11099

Abstract

Penelitian bertujuan mempelajari perilaku seismik dua bangunan kayu eksisting yang berlokasi di desa Indragiri, kecamatan Rancabali, kabupaten Bandung. Metode penelitian yaitu metode numerik analisis struktur tiga dimensi dengan modulus elastisitas kayu menggunakan acuan data dari bangunan eksisting. Urgensi penelitian yaitu perlunya monitoring berkala bangunan untuk mendeteksi potensi kerusakan dan tindakan perbaikan yang diperlukan. Ruang lingkup penelitian yaitu respons spektra gempa sesuai lokasi bangunan eksisting, data sifat mekanika kayu diperoleh dari referensi hasil pengujian mutu material bangunan eksisting, beban gempa rencana diperhitungkan dengan metode analisis statik ekivalen. Data pembanding yaitu kondisi bangunan mula-mula ketika mulai difungsikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kekakuan kedua bangunan mengalami penurunan meskipun tidak signifikan dan tidak melampaui batasan ijin drift acuan SNI 1726:2019. Kapasitas kolom dan balok bangunan eksisting secara umum juga mengalami penurunan dibandingkan kondisi bangunan mula-mula, namun demikian kapasitasnya lebih tinggi dibandingkan gaya dalam yang bekerja, hal ini mengindikasikan bahwa struktur mempunyai kapasitas kekuatan yang cukup. Hasil penelitian secara umum menghasilkan kesimpulan yaitu tidak diperlukan perbaikan pada kedua bangunan.