Ngadiwiyana M.Si. S.Si.
Department Of Chemistry, Faculty Of Science And Mathematics, Diponegoro University Jl. Prof. H. Soedarto SH Tembalang, Semarang 50275, Indonesia

Published : 50 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search
Journal : JURNAL KIMIA SAINS DAN APLIKASI

Hidrasi Metilisoeugenol dengan Metode Oksimerkurasi-Demerkurasi Ngadiwiyana, Ngadiwiyana
Jurnal Kimia Sains dan Aplikasi Vol 3, No 1 (2000): Volume 3 Issue 1 Year 2000
Publisher : Chemistry Department, Faculty of Sciences and Mathematics, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (3413.323 KB) | DOI: 10.14710/jksa.3.1.153-158

Abstract

Telah dilakukan hidrasi metilisoeugenol dengan metode oksimerkurasi-demerkurasi. Metilisoeugenol merupakan hasil isomerisasi metileugenol. Reaksi oksimerkurasi-demerkurasi dilakukan pada suhu 25°C. Pada tahap oksimerkurasi digunakan campuran merkuri asetat dengan pelarut THF + H2O dengan perbandingan volume (1:1), sedangkan pada tahap demerkurasi digunakan pereduksi NaBH4, dalam NaOH. Hasil reaksi berupa cairan berwama putih. Kemurnian hasil ditentukan dengan kromatografi gas, dihasilkan senyawa l-(3,4-dimetoksifenil)-1-propanol dengan kemurnian 19,20%. Analisis struktur dilakukan dengan spektrofotometer IR dan kromatografi gas-spektrometer massa.
Sintesis Metil Eugenol dan Benzil Eugenol dari Minyak Daun Cengkeh Ngadiwiyana, Ngadiwiyana; Ismiyarto, Ismiyarto
Jurnal Kimia Sains dan Aplikasi Vol 7, No 3 (2004): Volume 7 Issue 3 Year 2004
Publisher : Chemistry Department, Faculty of Sciences and Mathematics, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (526.819 KB) | DOI: 10.14710/jksa.7.3.55-60

Abstract

Eugenol merupakan komponen utama minyak daun cengkeh dan biasa digunakan sebagai obat sakit gigi, demam dan penyusun minyak wangi. Pengembangan eugenol mulai banyak dilakukan, khususnya membuat senyawa turunannya. Salah satunya dengan melakukan reaksi alkilasi terhadap gugus hidroksil. Dalam penelitian ini, alkilasi eugenol dilakukan melalui dua tahap yaitu dengan membuat garam eugenolat melalui reaks antara eugenol dengan NaOH dan dilanjutkan reaksi garam eugenolat dengan metil iodida dan benzil klorida. Hasil-hasil reaksi dipisahkan dan dianalisis menggunakan spektroskopi IR dan kromatografi gas-spektroskopi massa. Hasil reaksi berupa larutan berwarna kuning dengan rendemen metileugenol dan benzileugenol masing-masing 53 % dan 47 %.
Polimerisasi Eugenol Dengan Katalis Asam Sulfat Pekat Ngadiwiyana, Ngadiwiyana
Jurnal Kimia Sains dan Aplikasi Vol 8, No 2 (2005): Volume 8 Issue 2 Year 2005
Publisher : Chemistry Department, Faculty of Sciences and Mathematics, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (188.894 KB) | DOI: 10.14710/jksa.8.2.43-47

Abstract

Telah dilakukan polimerisasi kationik terhadap eugenol dengan menggunakan katalis asam sulfat pekat tanpa menggunakan media pelarut. Polimerisasi ini dilakukan pada suhu kamar, diperoleh hasil berbentuk padatan yang berwarna keungu-unguan dengan titik lebur 860C. Polimer yang terbentuk tidak larut dalamk air tetapi larut dalam aseton, etanol dan benzena. Identifikasi hasil dilakukan dengan spektrofotometri Infra Merah (FTIR) dan spektroskopi 1H-NMR. Berat molekul poli(eugenol) ditentukan dengan metode viskometri, diperoleh harga Mv = 7800,75 atau DP = 48
Identifikasi Senyawa Penyusun Minyak Kulit Batang Kayu Manis (Cinnamomum cassia) Menggunakan GC-MS Prasetya, Nor Basid Adiwibawa; Ngadiwiyana, Ngadiwiyana
Jurnal Kimia Sains dan Aplikasi Vol 9, No 3 (2006): Volume 9 Issue 3 Year 2006
Publisher : Chemistry Department, Faculty of Sciences and Mathematics, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (259.775 KB) | DOI: 10.14710/jksa.9.3.81-83

Abstract

The steam-distilled volatile oil of the cinnamon bark (Cinnamomum cassia) has been analysed by gas chromatography – mass spectrophotometer (GC-MS). It was resulted three chromatogram peaks, there were identified as cinnamaldehyde (91.18 %), eugenol (7.64 %) and cinnamyl acetate (1.18 %) respectively.Keywords: Cinnamomum cassia, GC-MS, Cinnamadehyde, eugenol, cinnamyl acetate
Sintesis 3-(3,4-Dimetoksi Fenil)-1-Propanol Melalui Hidroborasi Metileugenol Menggunakan H3B:Dietileter Ngadiwiyana, Ngadiwiyana; Ismiyarto, Ismiyarto; Fathoni, Ahmad
Jurnal Kimia Sains dan Aplikasi Vol 8, No 1 (2005): Volume 8 Issue 1 Year 2005
Publisher : Chemistry Department, Faculty of Sciences and Mathematics, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (290.282 KB) | DOI: 10.14710/jksa.8.1.9-16

Abstract

Penelitian ini merupakan usaha untuk meningkatkan nilai guna dari minyak daun cengkeh dengan memanfaatkan kandungan utamanya yaitu eugenol. Eugenol dapat diubah menjadi metileugenol lalu dikonversi menjadi 3-(3,4-dimetoksi fenil)-1-propanol melalui reaksi hidroborasi dengan menggunakan reagen H3B:dietileter. Kemudian, dioksidasi menggunakan hidrogen peroksida yang diikuti dengan hidrolisis dalam suasana basa untuk memperoleh alkohol. Produk sintesis dianalisis menggunakan spektrometer FTIR dan GC-MS. Data spektra FTIR memperlihatkan serapan kuat oleh gugus hidroksil pada bilangan gelombang 3448,5 cm-1. Hal ini menunjukkan bahwa senyawa 3-(3,4-dimetoksifenil)-1-propanol telah terbentuk. Hasil ini diperkuat oleh pola fragmentasi senyawa pada data MS yang menunjukkan adanya puncak dasar dengan m/z = 151 dan ion molekul dengan m/z = 196 yang merupakan berat molekul dari senyawa 3-(3,4-dimetoksi fenil)-1-propanol. Produk sintesis yang diperoleh memiliki rendemen mencapai 81,29%. Selanjutnya, senyawa ini digunakan sebagai senyawa antara dalam sintesis turunan antibiotik C-9154
Dimerisasi Metilisoeugenol dengan Katalis HCl Ngadiwiyana, Ngadiwiyana; Soelistyowati, Retno Dwi; Sastrohamidjojo, Hardjono
Jurnal Kimia Sains dan Aplikasi Vol 5, No 3 (2002): Volume 5 Issue 3 Year 2002
Publisher : Chemistry Department, Faculty of Sciences and Mathematics, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (6810.571 KB) | DOI: 10.14710/jksa.5.3.1-6

Abstract

Telah dilakukan reaksi adisi terhadap metilisoeugenol dengan HCl dalam pelarut CCl4, CH2Cl2, CH3OH, CH3CH2OH dan tanpa pelarut. Metilisoeugenol merupakan hasil isomerisasi metileugenol. Reaksi adisi metilisoeugenol dengan HCl dilakukan dengan mengalirkan gas HCl ke dalam metilisoeugenol sambil diaduk selama 3 jam. Reaksi adisi dilakukan pada suhu 15 oC. Pemurnian terhadap hasil reaksi menghasilkan endapan putih kecoklatan. Analisis menggunakan spektrofotometer IR, spektrometer 1H-NMR dan kromatografi gas-spektrometer massa terhadap hasil tersebut memberikan keterangan bahwa senyawa utama yang dihasilkan adalah senyawa dimer metilisoeugenol yaitu 9,10-dietil-2,3,6,7-tetrametoksi-9,10-dihidroantrasena.
Pemanjangan Sistem Terkonjugasi Sinamaldehid dan Uji Aktivitas sebagai Bahan Aktif Tabir Surya Ngadiwiyana Ngadiwiyana; Ismiyarto Ismiyarto; Khairul Anam
Jurnal Kimia Sains dan Aplikasi Vol 7, No 1 (2004): Volume 7 Issue 1 Year 2004
Publisher : Chemistry Department, Faculty of Sciences and Mathematics, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (407.81 KB) | DOI: 10.14710/jksa.7.1.22-27

Abstract

Telah dilakukan pemanjangan sistem terkonjugasi sinamaldehid dengan reaksi aldol kondensasi. Penelitian ini diawali dengan mengisolasi sinamaldehid dari minyak kayu manis menggunakan pelarut natrium bisulfit. Selanjutnya sinamaldehid direaksikan dengan asetofenon melalui reaksi kondensasi. Analisis struktur senyawa hasil menggunakan spektrometer UV-Vis dan spektrometer infra merah, selanjutnya penentuan SPF dari produk yang dihasilkan dilakukan dengan mengukur absorbansinya terhadap sinar UV.Sinamaldehid didapatkan sebagai cairan jernih kekuningan dengan kemurnian 99,87% dan rendemen 82,00%. Senyawa hasil kondensasi didapatkan sebagai padatan berwarna kuning dengan titik lebur 540C, rendemen 72,21%. Analisis dengan spektometer UV-Vis memberikan serapan pada 312 nm dan 224 nm, sedangkan dengan IR mempunyai pita pada 1676,0 cm-1 (-C=O), 1604 cm-1 (–C=C-), 3028 (=C-H), dan 1575 cm- (cincin aromatis). Sinamaldehid mampu memberikan perlindungan SPF maksimum pada konsentrasi 10 g/mL, sedangkan senyawa hasil reaksi mampu memberikan perlindungan maksimum pada konsentrasi 6 g/mL.
Antibacterial Activity of Cinnamic Acid - Chitosan Encapsulation Nur Amaliyah; Purbowatiningrum Ria Sarjono; Ngadiwiyana Ngadiwiyana; Ismiyarto Ismiyarto
Jurnal Kimia Sains dan Aplikasi Vol 21, No 1 (2018): Volume 21 Issue 1 Year 2018
Publisher : Chemistry Department, Faculty of Sciences and Mathematics, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (633.526 KB) | DOI: 10.14710/jksa.21.1.8-12

Abstract

The biggest cinnamon bark is cinnamic acid. The inhibitory activity of bacterial growth of S. aureus and E. coli and its abundance in nature becomes the superiority of cinnamic acid as antibacterial. However, the use of cinnamic acid as an antibacterial is still less than optimal because of low solubility in water. One of the latest technologies to address the problem is encapsulation in nanometer size. Encapsulation of cinnamic acid using chitosan nanoparticles as an encapsulation material was shown to increase the activity of cinnamic acid as antibacterial by protecting the active compound, as well as increasing its solubility in water through chitosan-TPP modification. Emulsion formation was performed using Corning LSE Compact at 6,000 rpm for 30 minutes. The formation of chitosan nanoparticles as encapsulation material was done using freeze dryer with freeze drying method. Chitosan was obtained from shrimp chitin with Deacetylation Degree (% DD) of 85.98%. The synthesis of chitosan nanoparticles yielded an average particle size of 330 nm with a percentage volume of 29.9% and 79.1% with an average size of 5570 nm. The morphological form of nanometer-sized chitosan was smaller and uniform than that of chitosan morphology. Encapsulation efficiency value of 67.304% makes cinnamic acid has higher activity inhibition of bacterial growth than pure cinnamic acid and chitosan nanoparticles. 
Sintesis Turunan Azomethin Sebagai Zat Aktif Inhibitor Korosi pada Logam Menggunakan Bahan Dasar Piperonal dan 2-Aminopiridin Intan Endah Rachmawati; Ngadiwiyana Ngadiwiyana; Ismiyarto Ismiyarto
Jurnal Kimia Sains dan Aplikasi Vol 20, No 3 (2017): Volume 20 Issue 3 Year 2017
Publisher : Chemistry Department, Faculty of Sciences and Mathematics, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (352.167 KB) | DOI: 10.14710/jksa.20.3.136-139

Abstract

Sintesis senyawa turunan azomethin dilakukan melalui reaksi kondensasi antara piperonal dan 2-aminopiridin dengan variasi pelarut toluen, benzen, etanol selama 3 jam.  Karakterisasi produk sintesis melalui uji titik leleh dan diidentifikasi menggunakan spektroskopi UV-Vis, FTIR dan LC-MS. Dilakukan pengujian antikorosi pada logam besi untuk mengetahui aktivitas inhibitor korosi menggunakan metode weight loss. Identifikasi menggunakan spektroskopi UV-Vis muncul pada serapan 233 nm dan pada FTIR pada bilangan gelombang 1604,77 cm-1 yang merupakan gugus C=N, serta menggunakan LC-MS diketahui bahwa senyawa mempunyai berat molekul 226,26 gram/mol identik senyawa N-(benzo[d][1,3]dioxol-5-ylmethylene)pyridin-2-amine. Laju korosi senyawa turunan azomethin pada konsentrasi 1% sebesar 1,2 mg cm-2 hari -1 dengan perendaman selama 4 jam.
Synthesis of Nano Chitosan as Carrier Material of Cinnamon’s Active Component Ngadiwiyana Ngadiwiyana; Enny Fachriyah; Purbowatiningrum Ria Sarjono; Nor Basid Adiwibawa Prasetya; Ismiyarto Ismiyarto; Agus Subagio
Jurnal Kimia Sains dan Aplikasi Vol 21, No 2 (2018): Volume 21 Issue 2 Year 2018
Publisher : Chemistry Department, Faculty of Sciences and Mathematics, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (739.352 KB) | DOI: 10.14710/jksa.21.2.92-97

Abstract

Development and innovation to improve the efficacy of active ingredients of a plant can be done by using nanoparticle encapsulation of chitosan, which has dual function of protecting natural extracts degradation and delivering natural extracts to the target site. Chitosan is a natural polymer that is nontoxic, mucoadhesive, biodegradable, and biocompatible. This polymer also has a low level of immunogenicity and can be prepared into nanoparticles in mild conditions that make it suitable for natural extracts delivery systems. This paper reported synthesis of chitosan nanoparticles for cinnamon’s natural extract delivery. Chitosan synthesis was carried out by chitin deacetylation isolated from shrimp shells. Chitosan characterization was done by measuring deacetylation degree by FTIR. Chitosan nanoparticles were prepared by ionic gelation method using tripolyphosphate as crosslinker. Morphology and particle size of nano chitosan were characterized using a scanning electron microscope (SEM) and a transmission electron microscope (TEM). The result found that the yield of deproteinated chitin was 62.60%. Further process of demineralization resulted a yield of 52.60%, then depigmentation with a yield of 75.56%, and deacetylation with a yield of 79.02%. FTIR analysis showed that deacetylation degree of chitin into chitosan was found of 87.78%. Characterization by SEM found that nano chitosan has a particle size of 87 nm. While TEM images showed that the nano chitosan has a uniform shape and a lower physical aggregation.