Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

UPAYA PENINGKATAN PENGETAHUAN DAN TINDAKAN MENGENAI KEBERSIHAN GIGI DAN MULUT PADA SANTRI PONDOK PESANTREN, KABUPATEN MALANG Shabrina Isybahiyah Rahma; Diniyah Kholidah; Sugianto Hadi; Pudji Suryani
HEARTY Vol 11 No 2 (2023): AGUSTUS
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Ibn Khaldun, Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/hearty.v11i2.15045

Abstract

Masalah kesehatan gigi dan mulut khususnya karies gigi merupakan penyakit yang dialami hampir setengah populasi penduduk dunia (3,58 milyar jiwa). Proporsi terbesar masalah gigi di Indonesia adalah gigi rusak/berlubang/sakit (45,3%). Agar kejadian masalah kebersihan gigi dan mulut tidak terus bertambah, upaya yang dapat dilakukan dengan pemberian edukasi. Pemberian edukasi didukung dengan media modul elektronik dan video. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui pengaruh pelatihan edukasi kebersihan gigi dan mulut terhadap pengetahuan dan media video terhadap tindakan gosok gigi santri di Pondok Pesantren Tahfidz Baitul Manshurin Pakis, Kabupaten Malang. Desain penelitian berupa pre-eksperimental dengan pendekatan one grup pretest posttest design dengan total sampling 30 orang yang termasuk dalam pembina dan pengurus UKP (Unit Kesehatan Pondok) dan 34 orang santri/santriwati usia 13-14 tahunInstrumen yang digunakan berupa kuesioner dan lembar observasi. Analisis data mengguakan uji Wilcoxon signed rank test. Hasil menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan sebelum dan sesudah dengan media modul elektronik (p = 0,000) dan adanya perubahan tindakan menggosok gigi sebelum dan sesudah (p = 0,000). Terdapat peningkatan pengetahuan pengurus dan pembina UKP dari kegiatan pelatihan serta dapat melakukan pemberdayaan masyarakat (edukasi mandiri), sehingga ada perubahan tindakan menggosok gigi pada santri/santriwati pondok. Perlu dilakukan kegiatan edukasi kebersihan gigi dan mulut secara berkala pada santri.
Pengaruh Pemberdayaan Masyarakat Terhadap Pencegahan Monkeypox (MPOX) di Sekitar Taman Rekreasi Wendit Pakis Kabupaten Malang Defia Dea Amanda; Sugianto Hadi; Sri Winarni; Farida Halis
Sehat Rakyat: Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol. 4 No. 3 (2025): Agustus 2025
Publisher : Yayasan Pendidikan Penelitian Pengabdian Algero

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54259/sehatrakyat.v4i3.5304

Abstract

Monkeypox (MPOX) is a zoonotic infection transmitted through direct contact between humans and animals. Although no confirmed cases have been reported in Malang Regency, Wendit Recreational Park (TRW) has a high potential for transmission due to human interaction with wild monkeys. This study aimed to determine the effect of community empowerment on preventive behavior (knowledge, attitudes, and practices) toward MPOX in the TRW area. This study used a quasi-experimental design with a pre-test and post-test control group. A total of 60 respondents were selected using stratified random sampling and divided into intervention and control groups. Community empowerment was conducted through handwashing with soap (CTPS) demonstrations and educational flyers. Data were collected using questionnaires and CTPS observation sheets. Following the community empowerment intervention, significant improvements were observed in knowledge (p=0.000), attitudes (p=0.000), and preventive practices (p=0.000) regarding MPOX in both the intervention and control groups. These results contributed to the commitment of the TRW community to engage in MPOX prevention efforts, including the consistent application of the six-step handwashing with soap (CTPS) method. Community empowerment significantly influences MPOX prevention behavior around Wendit Recreational Park, Pakis, Malang Regency.
PEMBERDAYAAN KADER POSYANDU MELALUI PELATIHAN KPSP DALAM DETEKSI DINI TUMBUH KEMBANG ANAK DI KELURAHAN KLOJEN WILAYAH KERJA PUSKESMAS RAMPAL CELAKET KECAMATAN KLOJEN KOTA MALANG: KADER POSYANDU MELALUI PELATIHAN KPSP DALAM DETEKSI DINI TUMBUH KEMBANG ANAK DI KELURAHAN KLOJEN WILAYAH KERJA PUSKESMAS RAMPAL CELAKET KECAMATAN KLOJEN KOTA MALANG Yudiernawati , Atti; Hadi, Sugianto
Jurnal Produk Pengabdian Masyarakat indonesia Vol 1 No 2 (2024): JPPMI- Oktober 2024
Publisher : CV.G-Techsolutions

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.810028/jppmi.v1i2.54

Abstract

Penyimpangan tumbuh kembang balita sebagai tindakan koreksi dengan memanfaatkan plastisitas otak anak agar tumbuh kembangnya kembali normal atau penyimpangannya tidak semakin berat. Apabila balita perlu dirujuk, maka rujukan juga harus dilakukan sedini mungkin sesuai dengan indikasi. Peran kader posyandu sangat penting untuk dapat melakukan pemantauan tumbuh kembang untuk itu diperlukan peningkatan pemahaman dan ketrrampilan melakukan deteksi dini tumbuh kembang, dengan menggunakan KPSP, Kuesioner Pra Skrining Perkembangan (KPSP) merupakan suatu instrumen deteksi dini dalam perkembangan anak usia 0 sampai 6 tahun. KPSP ini berguna untuk mengetahui perkembangan anak normal atau ada penyimpangan. Program Kemitraan Pemberdayaan Masyarakat Pelatihan KPSP Kader Posyandu Di Kelurahan Polowijen Wilayah Kerja Puskesmas Rampal Celaket Kecamatan Klojen Kota Malang. Pengabdian pada masyarakat ini dilakukan untuk memberikan pelatihan dan pendampingan kader posyandu balita agar mampu melakukan deteksi dini penyimpangan dan keterlambatan perkembangan, serta implementasi penerapan KPSP pada anak usia 0 72 bulan pada saat pelayanan penimbangan di posyandu balita dalam upaya deteksi dini tumbuh kembang anak.
Pemberdayaan PMR sebagai Tutor Sebaya dalam Pencegahan Anemia pada Remaja Putri di SMPN 1 Kraksaan: Empowering PMR as Peer Tutors in Anemia Prevention among Adolescent Girls at SMPN 1 Kraksaan Khoiria, Siti; Sugianto Hadi; Fiashriel Lundy
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 6 No. 12 (2023): December 2023
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v6i12.3957

Abstract

Latar belakang: Anemia Gizi Besi merupakan masalah gizi yang banyak dialami remaja di Indonesia. Salah satunya terjadi di SMPN 1 Kraksaan dengan jumlah 34 siswa tergolong anemia ringan dan 16 siswa tergolong anemia sedang. Salah satu faktor tejadinya anemia di SMPN 1 Kraksaan yaitu kurangnya pengetahuan tentang anemia yang juga mempengaruhi sikap dan tindakan remaja dalam mencegah anemia. Untuk mencegah anemia diperlukan pendidikan kesehatan. Pendidikan kesehatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah Tutor Teman Sebaya oleh anggota PMR. Tujuan: Tujuan penelitian ini mengetahui pengaruh pemberdayaan anggota PMR sebagai tutor teman sebaya terhadap pencegahan anemia pada remaja putri di SMPN 1 Kraksaan. Metode: Jenis penelitian ini yaitu penelitian kuantitatif dengan desain one grup pre-test post-test. Sampel pada penelitian ini menggunakan purposive sampling.Uji statistic menggunakan uji Wilcoxon Hasil: Hasil peneltian ini menunjukkan terdapat perbedaan yang signifikan sebelum dan sesudah diberikan edukasi menggunakan metode tutor teman sebaya oleh PMR dengan nilai pengetahuan p=0.000, sikap p=0.000, tindakan p=0.000 dengan taraf signifikansi 5% (p=0.000<p=0.05) Kesimpulan: Dapat disimpulkan bahwa metode tutor teman sebaya oleh PMR mempengaruhi pengetahuan,sikap, dan tindakan pada remaja putri Di SMPN 1 Kraksaan