Claim Missing Document
Check
Articles

Found 9 Documents
Search

PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN INQUIRY TERBIMBING TERHADAPKEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIS SISWAKELAS VIII SMP NEGERI 8 KENDARI Noer Juniaty; Suhar Suhar; Hasnawati Hasnawati
Jurnal Penelitian Pendidikan Matematika Vol 8, No 2 (2020)
Publisher : Jurusan Pendidikan Matematika Universitas Halu Ole

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/jppm.v8i2.13654

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran inkuiri terbimbing terhadap kemampuan pemecahan masalah matematis siswa kelas VIII SMP Negeri 8 Kendari.Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII SMP Negeri 8 Kendari tahun pelajaran 2019/2020 yang terdistribusi dalam 6 kelas.Penentuan sampel dilakukan dengan teknik purposive sampling. Dari cara tersebut, dipilih dua kelas sebagai sampel, yakni kelas VIII1 sebagai kelas eksperimen yang diajar model pembelajaran inkuiri terbimbing dan kelas VIII3 sebagai kelas kontrol yang diajar model pembelajaran langsungDesain penelitian menggunakanposttest-only control design.Data hasil penelitian, diperoleh kesimpulan terdapat pengaruh yang signifikan model pembelajaran inkuiri terbimbing terhadap kemampuan pemecahan masalah matematis siswa dikelasVIII SMP Negeri 8 Kendari.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN INKUIRI TERBIMBING TERHADAP PEMAHAMAN MATERMATIS SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 45 BUTON Nalisa Nalisa; Suhar Suhar; Rahmad Prajono
Jurnal Penelitian Pendidikan Matematika Vol 9, No 2 (2021)
Publisher : Jurusan Pendidikan Matematika Universitas Halu Ole

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/jppm.v9i2.17470

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh yang signifikan model pembelajaran inkuiri terbimbing terhadap pemahaman matematis siswa kelas VIII SMP Negeri 45 Buton. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII SMP Negeri 45 Buton tahun ajaran 2019/2020 yang terdistribusi dalam 2 kelas. Teknik pengambilan sampelnya menggunakan teknik simple random. Dari cara tersebut, dipilih satu kelas sebagai sampel yakni kelas VIIIB sebagai kelas eksperimen yang diajar dengan menggunakan model pembelajaran inkuiri terbimbing. Desain penelitian menggunakan pretest-posttest design. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan pemberian instrumen penelitian berupa tes pemahaman matematis berbentuk soal uraian dan lembar observasi aktivitas guru dan siswa. Dalam pemberian tes pemahaman matematis dilakukan sebanyak dua kali yakni sebelum dan sesudah digunakan model pembelajaran inkuiri terbimbing. Teknik analisis data menggunakan statistik deskriptif dan statistik inferensial. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh kesimpulan  terdapat pengaruh yang signifikan model pembelajaran inkuiri terbimbing terhadap pemahaman matematis siswa kelas VIII SMP Negeri 45 Buton.
Hubungan Tingkat Kecemasan Dengan Prestasi Belajar Matematika Siswa Sitti Muslia; Kadir Kadir; Suhar Suhar
Jurnal Amal Pendidikan Vol 2, No 1 (2021): Edisi April 2021
Publisher : FKIP Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/japend.v2i1.17915

Abstract

Penelitian ini adalah penelitian ex post facto yang bertujuan untuk mengkaji hubungan antara tingkat kecemasan dalam menghadapi ujian semester dengan prestasi belajar matematika siswa kelas VIII SMP Negeri 5 Kendari. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII SMP Negeri 5 Kendari. Penentuan sampel berdasarkan teknik proportional random sampling sebesar 25% dari tiap-tiap kelas paralel dan diperoleh 95 siswa. Prosedur pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan angket dan nilai rapor. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) tingkat kecemasan siswa kelas VIII SMP Negeri 5 Kendari tidak satupun siswa dalam kategori panik, 31 (32,63%) siswa dengan kategori kecemasan berat, 56 (58,95%) siswa dengan kategori kecemasan sedang, dan 8 (8,42%) siswa dengan kategori kecemasan ringan (2) prestasi belajar matematika siswa kelas VIII SMP Negeri 5 Kendari, terdiri atas 62 (65,26%) siswa  dengan kategori prestasi belajar sangat baik, 33 (34,74%) siswa  dengan kategori prestasi belajar baik, dan tidak satupun siswa dalam kategori prestasi belajar cukup (3) ada hubungan yang signifikan antara tingkat kecemasan siswa dalam menghadapi ujian semester dengan prestasi belajar matematika siswa kelas VIII SMP Negeri 5 Kendari dengan koefisien korelasi sebesar 0,633 yang menunjukkan bahwa antara tingkat kecemasan dalam menghadapi ujian dengan prestasi belajar matematika siswa memiliki hubungan yang kuat.
KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIS DITINJAU DARI GAYA BELAJAR PADA SISWA SMP NEGERI 19 KENDARI Mustika Mustika; Suhar Suhar; Arvyaty Arvyaty
Jurnal Penelitian Pendidikan Matematika Vol 10, No 1 (2022)
Publisher : Jurusan Pendidikan Matematika Universitas Halu Ole

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/jppm.v10i1.23845

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis ada tidaknya perbedaan rata-rata kemampuan pemecahan masalah matematis antara tiga kelompok gaya belajar (visual, auditori dan kinestetik) pada siswa Kelas VIII SMP Negeri 19 Kendari. Penelitian ini merupakan penelitian ex post facto.Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII di SMP Negeri 19 Kendari tahun pelajaran 2020/2021 semester genap yang terdistribusi dalam 3 kelas paralel.  Penentuan sampel menggunakan teknik sampling jenuh. Sampel dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII SMP Negeri 19 Kendari. Karena dalam penelitian ini menggunakan seluruh populasi sebagai sampel penelitian, maka dapat juga disebut penelitian populasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis statistik deskriptif dan analisis statistik inferensial. Data penelitian diperoleh dengan menggunakan instrumen berupa angket gaya belajar, dan tes kemampuan pemecahan masalah matematis berbentuk soal uraian. Hasil analisis data diperoleh dengan menggunakan pengujian hipotesis uji anova satu jalur didapatkan hasil bahwa ada perbedaan rata-rata antara ketiga kelompok gaya belajar (visual, auditori, dan kinestetik) pada siswa kelas VIII SMP Negeri 19 Kendari
PELATIHAN PEMBUATAN BLOG SEBAGAI MEDIA DALAM PEMBELAJARAN SMK Salim Salim; Ikman Ikman; Suhar Suhar; Kodirun Kodirun; Dorce Banne Pabunga; Hendra Nelva Saputra
Jurnal Berdaya Mandiri Vol. 2 No. 2 (2020): Jurnal Berdaya Mandiri (JBM)
Publisher : Universitas PGRI Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (226.715 KB) | DOI: 10.31316/jbm.v2i2.655

Abstract

The purpose of this service is to improve the teachers' pedagogical skills in the field of medicine and there is increased learning quality by using a blog. This devotion is necessary to increase the teacher's insight into the pedagogical competence of ict-based learning. This has supported a number of studies which show that blogs can become learning media that can facilitate the process of interaction between teachers and students. The methods used were those of speech, question-and-answer, and simulation. The success indicator of this devotion activity includes: (1) participants' positive response to the blog development training in SMK learning, and (2) the product a trainee produces is a blog that can be used in learning. The result of this activity suggests that (1) teachers already have the knowledge to create a blog for learning purposes, (2) teachers already have the learning media utilizing the blog application, and (3) teachers have a knowledge of designing and creating blog content as a learning medium.
ANALISIS KESALAHAN SISWA KELAS VIII-5 SMP NEGERI 13 KENDARI DALAM MEMECAHKAN SOAL CERITA SPLDV BERDASARKAN TEORI POLYA DITINJAU DARI TINJAU DARI TINGKAT KEMAMPUAN SISWA Marlianti Marlianti; Suhar Suhar; Rahmat Rahmat
Jurnal Penelitian Pendidikan Matematika Vol 10, No 2 (2022)
Publisher : Jurusan Pendidikan Matematika Universitas Halu Ole

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/jppm.v10i2.27047

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis kesalahan yang dilakukan siswa kelas VIII-5 SMP Negeri 13 Kendari dalam memecahkan soal cerita SPLDV berdasarkan teori Polya ditinjau dari tingkat kemampuan siswa. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: 1) Jenis kesalahan siswa tingkat kemampuan tinggi yaitu kesalahan menyusun rencana, kesalahan dalam melaksanakan rencana dan kesalahan dalam memeriksa kembali solusi yang diperoleh. 2) Jenis kesalahan siswa tingkat kemampuan sedang yaitu kesalahan menyusun rencana, kesalahan dalam melaksanakan rencana dan kesalahan dalam memeriksa kembali solusi yang diperoleh. 3) Jenis kesalahan siswa tingkat kemampuan sedang yaitu kesalahan memahami masalah, kesalahan menyusun rencana, kesalahan dalam melaksanakan rencana dan kesalahan dalam memeriksa kembali solusi yang diperoleh. 4) Faktor-faktor yang menyebabkan siswa melakukan kesalahan dalam menyelesaikan soal cerita SPLDV adalah sebagai berikut: kurang memahami soal, lupa konsep, tidak menguasai langkah-langkah dalam menyelesaikan soal, tidak terbiasa menuliskan kesimpulan, dan tidak dapat menerjemahkan soal kedalam model matematika meskipun sebenarnya paham penyelesaian suatu SPLDV.
DEVELOPING MATHEMATICAL CREATIVE THINKING (CT) ABILITY STUDENTS THROUGH THE TREFFINGER LEARNING MODEL (LM) Lambertus Lambertus; Mohamad Salam; Rezkiati Rezkiati; Suhar Suhar; Hasnawati Hasnawati
AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol 12, No 1 (2023)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (786.886 KB) | DOI: 10.24127/ajpm.v12i1.5432

Abstract

The low ability of CT is a problem that occurs in class VIII students of SMPN 1 Kendari. One reason is the application of inappropriate LM. Treffinger's LM is learning by inviting students to think creatively in solving problems based on the facts around them to come up with various ideas and choose solutions. The purpose of this study was to develop the mathematical CT skills of junior high school students. Class VIII SMPN 1 Kendari as a population consists of 9 classes. Class VIII3 and VIII6 were determined by random sampling technique as an experimental class of 26 students and a control class of 25 students. The finding in this study is that students' mathematical CT skills taught by the Treffinger LM are better than in the guided discovery model. Treffinger's LM is superior in developing CT skills. In addition, Treffinger's LM excels in developing aspects of fluency, flexibility, and elaboration of mathematical CT skills. In contrast, the guided discovery LM excels only in developing aspects of originality.Rendahnya kemampuan CT merupakan masalah yang terjadi pada siswa kelas VIII SMPN 1 Kendari. Salah satu penyebabnya adalah penerapan model pembelajaran yang tidak sesuai. Model pembelajaran Treffinger adalah pembelajaran dengan mengajak siswa berpikir kreatif dalam memecahkan masalah berdasarkan fakta-fakta di sekitar mereka untuk memunculkan berbagai ide dan memilih solusi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengembangkan keterampilan CT matematis siswa SMP. Kelas VIII SMPN 1 Kendari sebagai populasi terdiri dari 9 kelas. Kelas VIII3 dan VIII6 ditentukan dengan teknik random sampling sebagai kelas eksperimen sebanyak 26 siswa dan kelas kontrol sebanyak 25 siswa. Temuan dalam penelitian ini adalah kemampuan CT matematis siswa yang diajar dengan model pembelajaran Treffinger lebih baik dibandingkan dengan model penemuan terbimbing. Model pembelajaran Treffinger lebih unggul dalam mengembangkan keterampilan CT. Selain itu, model pembelajaran Treffinger unggul dalam mengembangkan aspek kefasihan, keluwesan, dan elaborasi keterampilan CT matematis. Sebaliknya, model pembelajaran penemuan terbimbing hanya unggul dalam mengembangkan aspek orisinalitas.
ANALISIS KEMAMPUAN PENALARAN MATEMATIS SISWA DITINJAU DARI KEMAMPUAN AWAL Mohamad Salam; Hasnawati Hasnawati; Ida Ayu Putri Andini; Suhar Suhar; Lambertus Lambertus
AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol 12, No 2 (2023)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/ajpm.v12i2.7448

Abstract

Mathematical reasoning is a systematic thinking process based on mathematical logic in solving problems that affect the creation of logical decisions based on the knowledge that students already have. This study aims to analyze students' mathematical reasoning abilities based on initial abilities. The method used is qualitative with a descriptive approach using triangulation techniques. The research subjects were class VIIIB students of SMP Negeri 15 Konawe Selatan consisting of 3 students who were selected from 25 students based on their initial abilities. Data collection techniques through written tests and interviews. The results obtained are: (1) students who have high initial abilities meet all indicators of mathematical reasoning, namely making conjectures (P1), doing mathematical manipulation (P2), compiling evidence (P3), making conclusions (P4), and checking the validity of arguments (P5, (2) students who have early abilities are fulfilling some indicators of mathematical reasoning, namely P1, P2, and some P3, and (3) students who have low initial ability meet the P1 and P2 mathematical reasoning indicators. These results indicate that different initial abilities have different mathematical reasoning.
KEMAMPUAN PENALARAN MATEMATIKA SISWA SMP KELAS VIII PADA SOAL HOTS KONTEN FUNGSI Maryam Pratiwi Azra; Suhar Suhar; Kadir Kadir
Jurnal Penelitian Pendidikan Matematika Vol 11, No 2 (2023)
Publisher : Jurusan Pendidikan Matematika Universitas Halu Ole

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/jppm.v11i2.42784

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan penalaran matematika siswa kelas VIII SMP Negeri 4 Buton Tengah dalam menyelesaikan soal HOTS konten fungsi. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif. Subjek dalam penelitian ini adalah 6 orang siswa yang berasal dari kelas VIII yaitu 2 subjek kemampuan penalaran matematis tinggi, 2 subjek kemampuan penalaran matematis sedang, dan 2 subjek kemampuan penalaran matematis rendah. Teknik pengumpulan data menggunakan metode tes, wawancara dan dokumentasi. Adapun pemeriksaan keabsahan data menggunakan triangulasi teknik. Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa (1) Siswa dengan kemampuan penalaran matematis tinggi memenuhi keempat indikator yang dinilai pada soal nomor 1, 2 dan 3. (2) Siswa dengan kemampuan penalaran matematis sedang memenuhi keempat indikator pada soal nomor 1, hanya mampu memenuhi dua indikator yang dinilai pada soal nomor 2 dan 3. (3) Siswa dengan kemampuan penalaran matematis rendah tidak memenuhi keempat indikator yang dinilai pada soal nomor 1, 2 dan 3.