Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

Pengembangan Materi Ajar Elektronik Pembelajaran Puisi Siswa Kelas X SMA Nurhidayah; Kembong Daeng; Syamsudduha Syamsudduha
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 10 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v10i2.3371

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji: (1) kelayakan isi materi ajar puisi berbasis digital siswa kelas X SMA, penelitian kualitatif dengan model penelitian dan pengembangan. Model penelitian dan pengembangan yang digunakan adalah pengembangan dari model S. Thiagarajan yang terdiri dari 4 (empat) tahapan, Define (Pendefinisian), Design (Perancangan), Develop (Pengembangan), dan Disseminate (Penyebaran). Model penelitian dan pengembangan yang digunakan adalah pengembangan dari model S. Thiagarajan yang terdiri dari 4 (empat) tahapan, Define (Pendefinisian), Design (Perancangan), Develop (Pengembangan), dan Disseminate (Penyebaran). Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Kelayakan isi materi ajar dibagi menjadi delapan aspek penilaian, yaitu kesesuaian materi dengan Capaian Pembelajaran, kesesuaian materi dengan Tujuan Pembelajaran, kesesuaian materi Alur Tujuan Pembelajaran, kebenaran konsep materi dalam materi ajar, kesesuaian kegiatan belajar dengan kebutuhan siswa, kesesuaian manfaat untuk penambahan wawasan pengetahuan, kesesuaian dengan nilai-nilai, moralitas, dan sosial, dan aspek kesesuaian dengan kebutuhan materi ajar dengan hasil validasi tahap 1 aspek kelayakan isi memperoleh skor rata-rata 2,88. Setelah mendapatkan komentar dan saran dari validator, maka dilakukan perbaikan dan skor rata-rata validasi tahap 2 meningkat menjadi 4,38 dengan kategori sangat baik Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa produk materi ajar yang dikembangkan layak digunakan.
Analisis Gaya Penulisan Iksaka Banu dan Kurnia Effendi dalam Novel Pangeran Dari Timur: Sebuah Kajian Literatur Komparatif Farah Tazkyatun; Nensilianti Nensilianti; Syamsudduha Syamsudduha
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 10 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v10i2.3521

Abstract

Penelitian ini menggunakan teori sosiologi sastra untuk menganalisis aspek sosiologi pengarang dalam karya sastra, dengan fokus pada dua pengarang, Iksaka Banu dan Kurnia Effendi. Melalui analisis data, gaya penulisan keduanya dalam mendeskripsikan seni lukis, tempat, dan bangunan dalam novel "Pangeran dari Timur" dibandingkan dengan pendekatan deskripsi realistis (objektif) dan impresionistis (subjektif). Hasilnya menunjukkan bahwa gaya penulisan mereka dipengaruhi oleh latar sosial dan kehidupan pengarang, dengan Iksaka Banu cenderung menggunakan pendekatan realistis yang merinci objek secara faktual, sedangkan Kurnia Effendi lebih cenderung kepada deskripsi impresionistis yang menekankan interpretasi subjektif. Hasil penelitian ini memberikan wawasan tentang bagaimana latar belakang sosial dan pengalaman individu dapat memengaruhi gaya penulisan dalam karya sastra, serta pentingnya memahami pendekatan deskripsi objek dalam konteks realistis dan impresionistis dalam kajian sastra.
Kesantunan Berbahasa dalam Talkshow “Perempuan Bicara” Dokumentasi Videografi Tahun 2022 di Channel Youtube TV One Kajian Pragmatik Yuditha Yuditha; Syamsudduha Syamsudduha; Andi Agussalim Aj
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 10 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v10i2.3639

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kesantunan berbahasa pada talkshow Perempuan Bicara berdasarkan kajian pragmatik. Fokus penelitian ini adalah strategi kesantunan berbahasa dan prinsip kesantunan berbahasa dalam talkshow Perempuan Bicara. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah seluruh tuturan antara pembawa acara dan narasumber dalam talkshow Perempuan Bicara. Sumber data dalam penelitian ini adalah adalah video youtube acara talkshow Perempuan Bicara yang ditayangkan di TV One. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini teknik analisis isi. Hasil penelitian ini menunjukkan terdapat dua strategi kesantunan berbahasa yang digunakan oleh penutur dan lawan tutur yakni strategi kesantunan positif dan strategi kesantunan negatif. Prinsip kesantunan berbahasa yang ditemukan dalam penelitian ini berupa maksim kebijaksanaan, maksim kedermawanan, maksim penghargaan, maksim pemufakatan, maksim kesederhanaan dan maksim kesimpatian.
Tindak Tutur Ilokusi dalam Wacana Pro dan Kontra Media Sosial pada Platform Instagram dan Youtube Arnovlin Evilin Pali'; Syamsudduha Syamsudduha; Sultan Sultan
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 10 No. 3 (2024)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v10i3.4023

Abstract

Pragmatik merupakan aktivitas bertutur tidak hanya terbatas pada penuturan sesuatu, tetapi juga melakukan sesuatu atas dasar tuturan itu. Austin dalam Rusminto (2009:74) mengemukakan bahwa aktivitas bertutur tidak hanya terbatas pada penuturan sesuatu, tetapi juga melakukan sesuatu atas dasar tuturan itu. Pendapat Austin ini didukung oleh Searle menyatakan bahwa unit terkecil komunikasi bukanlah kalimat, melainkan tindakan tertentu, seperti membuat pernyataan, pertanyaan, peritah, dan permintaan Media sosial merupakan media komunikasi yang efektif, tranparasi dan efisien serta memiliki peran penting sebagai agen perubahan dan pembaharuan. Penggunaan media sosial merupakan sebuah jembatan penghubung yang bisa membantu semua kegiatan yang dilakukan oleh masyarakat, sebagai proses mengalihkan pandangan masyarakat dari tradisional ke pandangan masyarakat modern. Dengan menganalisis wacana pro dan kontra media sosial pada platform Instagram dan Youtube. Metode penelitian yang digunakan adalah deksriptif kualitatif. Sedangkan teknik analisis yang digunakan adalah teknik deskriptif analisis. Adapun bentuk tindak tutur ilokusi: 5 kutipan, jenis tindak tutur ilokusi; Asertif: 4 kutipan, Direktif: 1 kutipan, Komisif: 1 kutipan, Ekspresif: 3 kutipan, dan Deklaratif: 1 kutipan.