Claim Missing Document
Check
Articles

Found 19 Documents
Search
Journal : Journal Zetroem

Rancang Bangun Function Generator Berbasis Digital to Analog Converter Muchlis Abdi; Untung Suryadhianto; Ratna Mustika Yasi
ZETROEM Vol 3 No 2 (2021): ZETROEM
Publisher : Prodi Teknik Elektro Universitas PGRI Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36526/ztr.v3i2.1498

Abstract

Abstract - Facts in the field show that many function generator instruments are composed of analog components. Based on the size of its dimensions, this type of function generator has a large size so that it cannot be implemented on small-scale devices. To optimize electronic devices, it is necessary to implement a digital system. Based on this, this research intends to produce a digital to analog converter-based digital function generator using AT-Mega16, LCD2x16 and DAC0808 to determine the frequency and waveform that can be measured directly using an oscilloscope. The use of the C programming language by utilizing the VSM Studio and ProgISP software as commands for AT-Mega16. This research produces a function generator with a frequency range of 30.53 Hz - 20 Khz. The resulting waveforms include sine, checkerboard and ramp/ sawtooth. The function generator is 100% accurate at a frequency of 33 Hz – 200 Hz and the measurement difference appears at a frequency of more than 200 Hz and tends to increase up to a frequency of 20 Khz. In addition to the difference in frequency, there are also waveform defects at frequencies above 2 Khz. Placement of DAC-based function generator oscillation programming commands in sub programs can cause waveform defects. The waveform defect is assumed to be the lag time of the microcontroller when it will perform looping of approximately 12.9 μs. This can add to the difference in the resulting period. The use of commands and variable readings in microcontroller programming requires a time lag so that the difference between the input period and the resulting period is 140 μs, this can be seen in the experimental measurement period from 50 μs to 500 μs. Keywords — Function Generator, Digital to Analog Converter, Microcontroller Abstrak— Fakta di lapangan menunjukkan bahwa instrumen function generator banyak yang tersusun atas komponen analog. Berdasarkan ukuran dimensinya function generator tipe tersebut memiliki ukuran besar sehingga tidak dapat diimplementasikan pada perangkat skala kecil. Untuk mengoptimalkan divice elektronik dibutuhkan implementasi sistem digital. Berdasarkan hal tersebut penelitian ini bermaksud menghasilkan function generator digital berbasis digital to analog converter dengan memanfaatkan AT-Mega16, LCD2x16 dan DAC0808 untuk mengetahui frekuensi dan bentuk gelombang yang dapat diukur secara langsung dengan menggunakan oscilloscope. Penggunan bahasa pemrogaman C dengan memanfaatkan software VSM Studio dan ProgISP sebagai perintah untuk AT-Mega16. Penelitian ini menghasilkan function generator dengan range frekuensi 30,53 Hz - 20 KHz. Bentuk gelombang yang dihasilkan antara lain sinus, kotak-kotak dan ramp/ gigi gergaji. Function generator akurat 100% pada frekuensi 33 Hz – 200 Hz dan muncul selisih pengukuran pada frekuensi lebih dari 200Hz dan cenderung naik sampai pada frekuensi 20 KHz. Selain selisih frekuensi juga terdapat cacat bentuk gelombang pada frekuensi diatas 2 KHz. Penempatan perintah pemrograman osilasi function generator berbasis DAC pada sub progam dapat menyebabkan cacat bentuk gelombang. Cacat bentuk gelombang tersebut diasumsikan sebagai jeda waktu microcontroller ketika akan melakukan looping sebesar kurang lebih 12,9 μs. Hal tersebut dapat menambah selisih periode yang dihasilkan. Penggunaan perintah-perintah dan pembacaan variabel pada pemrograman microcontroller membutuhkan jeda waktu sehingga didapatkan selisih antara periode yang diinput dengan periode yang dihasilkan sebesar 140 μs hal tersebut terlihat pada percobaan pengukuran periode 50 μs sampai dengan periode 500 μs.
Pengaruh Ukuran Font Running text Terhadap Arus Dan Hambatan Fellian Helmi Pristianto; Untung Suryadhianto; Ratna Mustika Yasi
ZETROEM Vol 4 No 2 (2022): ZETROEM
Publisher : Prodi Teknik Elektro Universitas PGRI Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36526/ztr.v4i2.2165

Abstract

Abstract - The purpose of this study was to determine the effect of running text font size on current and resistance. 1. The running text device, changing the information is often done using a PC (Personal Computer) so that it is not effective in implementing it. The role of the use of color from the display running text invites the eyes of the people around it to look at it. In addition to the color output, the selection of the font size and the use of letters or numbers is the main attraction of the running text display. At the trial stage of data collection, it can be seen that the font size of the running text affects the current and the resulting resistance..
Rancang Bangun Sistem Jatuh Tempo Pada Pembayaran Angsuran Berbasis RFID Rizki Nafianto Pratama; Ratna Mustika Yasi; Charis Fathul Hadi
ZETROEM Vol 4 No 2 (2022): ZETROEM
Publisher : Prodi Teknik Elektro Universitas PGRI Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36526/ztr.v4i2.2181

Abstract

Pengembangan sistem teknologi informasi semakin pesat. Teknologi tersebut juga digunakan pada perbankan, namun ada juga perbankan yang masih menggunakan metode manual untuk pengiriman informasinya. Salah satu permasalahan adalah adanya nasabah yang telat membayar angsuran dikarenakan memiliki banyak tanggungan, memiliki angsuran lain dan lalai dalam waktu pembayaran jatuh tempo. Rancang Bangun Sistem Jatuh Tempo Pada Pembayaran Angsuran Berbasis RFID, media informasi jatuh tempo sebagai penyampai pesan otomatis . Pembuatan rancang bangun ini menggunakan modul dengan menyambung masing – masing port pada modul ESP8266 dan RFID-RC522 dengan menggunakan pemrograman bahasa phyton sebagai output hasilnya di tampilkan pada pesan whatsapp.
Pengaruh Variasi Frekuensi Terhadap Tegangan dan Kecepatan yang Dihasilkan Pada Mesin Pengupas Kelapa Muda Berbasis PLC Muliyono; Charis Fathul Hadi; Ratna Mustika Yasi
ZETROEM Vol 4 No 2 (2022): ZETROEM
Publisher : Prodi Teknik Elektro Universitas PGRI Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini menunjukkan bahwasannya variasi frekuensi juga berpengaruh pada tegangan dan kecepatan. Dipengaruhi oleh frekuensi, semakin tinggi nilai frekuensi maka semakin besar nilai kecepatan putaran poros. Hal ini juga berpengaruh pada nilai tegangan, karena pada proses pengupasan kelapa muda semakin besar variasi frekuensi maka semakin besar nilai tegangan. Berdasarkan faktor yang terjadi pada variasi frekuensi didapatkan hasil pengupasan kelapa muda dengan hasil kupasan yang bervariatif, dari variasi frekuensi mulai 23-58 Hz didapatkan analisa variasi yang memiliki hasil kinerja yang optimum dapat ditunjukkan pada variasi 58 hz dengan waktu pengupasan 9,43 detik.
Implementasi Panel Surya sebagai Sumber Energi Listrik untuk Monitoring Lahan Pertanian SHIFOD Jagung Andiko Prasetyo; Rizky Ramadani; Mohammad Yahya Rosuli; Ratna Mustika Yasi
ZETROEM Vol 4 No 2 (2022): ZETROEM
Publisher : Prodi Teknik Elektro Universitas PGRI Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36526/ztr.v4i2.2190

Abstract

Abstrak — Lahan pertanian yang rata-rata jauh dari sumber listrik PLN, membuat petani mencari solusi untuk memantau proses bertani. Petani fodder merupakan salah satu petani yang menerapkan sistem hidroponik yang berorientasi menghasilkan pakan ternak yang bernilai gizi tinggi. Kualitas fodder salah satunya ditentukan dari pemantaun proses bercocok tanam yang terkendali dari proses penyiraman dan pengawasan suhu pada tanaman. Dengan demikian perlunya sistem monitoring yang membutuhkan suplai listrik supaya sistem tetap berjalan. Untuk mengatasi hal tersebut, maka diciptakan sebuah sistem monitoring terhadap proses penyiraman dan pengawasan suhu menggunakan mikrokontroler ATMEGA8535 dan ESP8266 serta panel surya sebagai sumber energi listrik. Penelitian ini terdiri dari perancangan sistem monitoring, dan perancangan sistem panel surya. perancangan alat. Hasil menunjukkan sistem monitoring penyiraman otomatis dapat bekerja dengan baik menggunakan mikrokontroler dan sensor bekerja sesuai dengan yang diharapkan. Dengan berjalannya sistem, maka implementasi panel surya dirasa sudah dapat terlaksana sebagai sumber listrik untuk menjalankan alat. Kata Kunci — Panel Surya, Fodder, Monitoring, Mikrokontroler, Sensor.
Sistem Pendeteksi Kebocoran Kapal Berbasis IoT Ananta, Viky; Charis Fathul Hadi; Ratna Mustika Yasi
ZETROEM Vol 6 No 1 (2024): ZETROEM
Publisher : Prodi Teknik Elektro Universitas PGRI Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36526/ztr.v6i1.3570

Abstract

Tenggelamnya kapal disebabkan oleh keretakan dan kebocoran pada lambung kapal, pemantauan debit udara secara manual yang masuk menuju lambung kapal. Sistem pompa kapal memainkan peran penting dalam mengeluarkan udara dari kapal, tetapi kegagalan pompa dapat menyebabkan akumulasi udara tidak dapat segera dikuras yang dapat mengakibatkan peningkatan tekanan udara dan potensi tenggelamnya kapal. Untuk mengatasi masalah ini, peneliti membuat sistem pendeteksi pengurasan otomatis dan penggunaan teknologi otomatis berbasis internet of things . Penelitian ini menggunakan metode uji coba dengan prototype kapal berbahan fiberglass yang dibocorkan sebesar 3mm, menggunakan tiga jenis pompa yang berbeda dan pengujian dilakukan di bak berisi air. Berdasarkan hasil uji coba menghasilkan nilai debit rata-rata sebesar 0,00001571, 0,00001163 dan 0,00002411 m³/detik, rata-rata nilai waktu sebesar 83,92, 139,08, 52,26 detik, rata-rata nilai arus sebesar 0,443. 0,243, 0,673 A, rata-rata nilai daya sebesar 2,215, 1,215, 3,365 W dan volume 0,001317, 0,001617 dan 0,00126 m³. Pompa 3 lebih unggul dalam debit, volume dan waktu pengurasan meskipun tinggi dalam arus dan daya.
Sistem Kontrol Dan Monitoring Distribusi Listrik Rumah Kos Berbasis IoT Mohamad Diki; Charis Fathul Hadi; Ratna Mustika Yasi
ZETROEM Vol 6 No 2 (2024): ZETROEM
Publisher : Prodi Teknik Elektro Universitas PGRI Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36526/ztr.v6i2.4303

Abstract

Telah dilakukan perancangan prototipe sistem kontrol dan monitoring listrik berbasis IoT untuk mengatasi permasalahan ketidakseimbangan distribusi listrik di rumah kos. Masalah disebabkan karena penyamarataan biaya operasional meskipun konsumsi listrik setiap kamar berbeda. Perancangan menggunakan 3 sensor PZEM-004T, mikrokontroler esp-8266, relay, web-site monitoring, dan prototipe tiga kamar dengan beban berbeda. Sistem dirancang untuk memantau dan membatasi konsumsi listrik harian tiap kamar, serta menampilkan biaya operasional perkamar yang diakumulasikan selama satu bulan dan dapat diakses melalui web-site monitoring. Sistem mereset energi listrik setiap pukul 00.00, menghapus jumlah konsumsi listrik hari itu agar distribusi listrik dapat berlangsung kembali hari berikutnya. Batas konsumsi listrik perhari setiap kamar sebesar 1,299 kWh, sistem kontrol memutus aliran listrik (cut-off) bila konsumsi listrik telah mencapai batas parameter. Hasil pengujian alat menujukan keseluruhan error pembacaan tiga sensor pada tiga kamar adalah tegangan 0,131%, arus 0,689%, daya 1,163% dan kWh 1,007%. Kesalahan disebabkan oleh akurasi sensor PZEM-004T sebesar 0,5% dan kalibrasi yang kurang sempurna. Semakin besar daya beban, semakin cepat sistem cut-off aktif. Rata-rata daya kamar 1, 2, dan 3 adalah 59,94 W, 432,15 W, dan 377,65 W. Cut-off pada kamar 2 aktif pada menit ke-178, diikuti kamar 3 pada menit ke-206. Cut-off pada kamar 1 tidak aktif karena konsumsi listrik tidak mencapai batas dalam 240 menit. Sistem efektif mengatasi ketidakseimbangan distribusi listrik skala kos dengan memberikan batas yang sama pada konsumsi listrik harian setiap kamar.
Sistem Monitoring Kualitas Air Kolam Ikan Koi dan Kontrol Berbasis IOT Anggagana, Dwi Gita; Charis Fathul Hadi; Ratna Mustika Yasi
ZETROEM Vol 7 No 1 (2025): ZETROEM
Publisher : Prodi Teknik Elektro Universitas PGRI Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36526/ztr.v7i1.5003

Abstract

Koi fish is an ornamental fish with a considerable quantity of enthusiasts among the upper middle class. This makes the koi ornamental fish business widely developed because the value of the market price is quite high compared to some other types of ornamental fish. Koi farming is quite complicated to make its own problems in the conduct of koi fish farming. The number of variables that affect the growth, health, as well as the pattern and color of the fish makes treeger distinctive for some people to develop effective and efficient technology in the cultivation of ornamental fish species of koi. One of the benefits of developing technology to optimize koi fish farming by conditioning the feasibility of pond water using IoT in monitoring water conditions in koi ponds. Monitor pH and density using sensors in the water which is also a variable that affects the health and color and pattern enforced by utilizing microcontroller Esp 8266 and arduino uno R3 as the brain of the system. The prototype test was carried out by providing two treatments for water, namely acid and alkaline treatment of the pH value and water concentration to be adjusted. Prototype testing results provide satisfactory results compared to manual measurements. "Koi pond water quality Monitoring system and IOT-based automatic control" proved to function well to condition the pH and water density (ppm) so that it is assumed to improve the management of koi fish farming because of its automated system work and ease of technical monitoring.
Studi Capacitor Bank Berbasis Smart Power Meter Pada Umkm Roti Di Kabupaten Banyuwangi Bagus Pramono; Charis Fathul Hadi; Ratna Mustika Yasi
ZETROEM Vol 7 No 2 (2025): ZETROEM
Publisher : Prodi Teknik Elektro Universitas PGRI Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36526/ztr.v7i2.5383

Abstract

Penyaluran energi listrik sering mengalami masalah akibat rendahnya faktor daya, terutama di industri kecil atau UMKM yang menggunakan banyak beban induktif. Permasalahan ini sering diabaikan karena kapasitas daya yang kecil, padahal masih memiliki potensi besar untuk diperbaiki guna meningkatkan efisiensi energi. Studi awal pada UMKM Diva Bakery menunjukkan faktor daya rata-rata sebesar 0,70, yang tergolong rendah dan menandakan efisiensi listrik belum optimal. Pengukuran dilakukan menggunakan smart power meter IoT, yang memungkinkan pemantauan langsung dan integrasi dengan sistem Internet of Things (IoT). Data yang diperoleh digunakan untuk menganalisis faktor daya, menentukan kapasitas capacitor bank, serta mengevaluasi dampaknya terhadap efisiensi energi dan biaya listrik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor daya rata-rata berada di kisaran 0,63–0,72, menandakan kualitas daya yang masih buruk. Beban induktif seperti motor induksi menjadi penyebab utama rendahnya faktor daya. Pemasangan capacitor bank terbukti efektif dalam meningkatkan efisiensi sistem kelistrikan, dengan penurunan konsumsi daya semu sebesar 35,85% dan penghematan biaya listrik Rp. 177.600,88 per bulan. Implementasi ini tidak hanya meningkatkan kualitas daya tetapi juga memberikan manfaat finansial yang signifikan dan menjanjikan dalam jangka panjang.