Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

PELATIHAN TARI PADDUPPA PADA UPT SMP NEGERI 5 POLONG BANGKENG UTARA KABUPATEN TAKALAR Jamilah Jamilah; Heriyati Yatim; Andi Padalia; Nurachmy Sahnir; Satriadi Satriadi
Sureq: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berbasis Seni dan Desain Vol 3, No 1 (2024): Januari-Juni
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/srq.v3i1.61834

Abstract

Pelatihan tari dilakukan untuk (1) memberikan pembelajaran praktek tari Padduppa dan untuk meningkatkan pengetahuan bagi para guru dan siswa-siswi di UPT SMP Negeri 5 Polong Bangkeng Utara Kabupaten Takalar. (2) membuka wawasan siswa-siswi dan melestarikan akan budaya lokal yang ada di daerah. Dalam pelaksanaan pelatihan tari Padduppa, dilakukan secara bertahap yaitu tahap penyuluhan, tahap pelatihan dan tahap pagelaran atau pertunjukan. Pada kegiatan pelatihan tari Padduppa ini melibatkan tiga orang guru kelas, dua puluh lima orang siswi dan dua orang mahasiswa. Tari Padduppa merupakan tarian yang berasal dari etnik Bugis yang ditarikan untuk penjemputan tamu yang memakai properti Bosara yang berisi dupa berupa beras atau bunga yang akan ditaburkan ketika menjemput. Semua gerakan dilakukan secara bersamaan atau rampak simultan dengan pengolahan pola lantai dan level yang berbeda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses pelatihan menunjukkan bahwa proses tari Padduppa dapat meningkatkan semangat kebersamaan dan kekompakan antar siswi, dalam menarikan tarian ini diiringi dengan musik tradisional gendang dan suling.
PKM PELATIHAN PEMBUATAN ARANSEMEN LAGU PADA KELOMPOK PADUAN SUARA PINISI CHOIR UNIVERSITAS NEGERI MAKASSAR Andi Ihsan; Bau Salawati; Jamilah Jamilah; Nurachmy Sahnir; Andi Fauziyah Hijrina Fatimah
Sureq: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berbasis Seni dan Desain Vol 3, No 1 (2024): Januari-Juni
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/srq.v3i1.63050

Abstract

Musik merupakan salah-satu bidang seni yang banyak diminati oleh generasi muda termasuk mahasiswa di hampir semua perguruan tinggi di Indonesia. Universitas Negeri Makassar sebagai salah-satu perguruan tinggi terbesar di di kawasan Indonesia Timur, memiliki kelompok paduan suara yang dinamakan Pinisi’ Choir. Kelompok paduan suara tersebut telah banyak meraih prestasi baik di dalam maupun di luar negeri. Namun kesuksesan tersebut belum diimbangi dengan kemampuan anggotanya dalam membuat aransemen lagu. Hampir setiap pertunjukan, lagu-lagu yang dibawakan diaransemen oleh orang-orang luar yang sengaja dipesan untuk membuat aransemen tersebut. Perlunya pelatihan aransemen pada anggota kelompok pinisi choir agar mereka mudah dalam mengembangkan dan keratif dalam membuat aransemen. Selain itu mereka memiliki pengetahuan dan keterampilan tambahan selain bernyanyi. Rumusan masalah yakni(1) bagaimana permasalahan mitra terhadap aransemen pada kelompok paduan suara pinisi choir Universitas Negeri Makassar, (2)Bagaimana prosedur pelatihan pembuatan aransemen pada kelompok paduan suara pinisi’ choir Universitas Negeri Makassar. Metode yang digunakan pada program pelatihan aransemen adalah metode ceramah, metode ekperimen yang menggunakan instrumen musik keyboard sebagai alat bantu, dan bimbingan langsung tentang teori aransemen.Hasil yang dicapai adalah pengembangan tema melodi secara augmentasi, diminisi, sekuensi, imitasi, dan repetisi memberikan pelajaran baru bagi peserta, hal ini terlihat pada latihan dan beberapa tuntutan dalam pelatihan, antusias peserta  dalam menerima materi sangatlah tinggi sehingga proses latihan bejalan lancar dan peserta mampu memahami materi dari awal sampai akhir yang diberikan dengan baik. Serta berdasarkan pada penerimaan materi pertama yaitu berjalan dengan baik meskipun ada sedikit kendala saat pembelajaran berlangsung karena sebagian peserta belum terbiasa dengan materi teori musik lanjut, tapi berhasil diperbaiki oleh peneliti dengan pemberian materi secara bertahap sesuai dengan kemampuan peserta. Pelatihan selanjutnya para peserta antusias dalam pembelajaran yang terjadi oleh karena pembelajaran semakin  asyik dan materi yang diberikan semakin meningkat, sehingga dalam proses pelatihan aransemen dapat memberi kontribusi positif yang dilihat dari kemampuan membuat dan mengembangkan aransemen pada pementasan yang dilakukan pada akhir pembelajaran penerapan aransmen.
Analysis of Habituation in Implementing the Merdeka Belajar Curriculum in Art Education in Schools Heriyati Yatim; Jamilah Jamilah; Nurachmy Sahnir; Amirullah Abduh
Jurnal Ad'ministrare Volume 10, Issue 1, January-June 2023
Publisher : Pendidikan Administrasi Perkantoran, Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/ja.v10i1.45310

Abstract

The implementation of the Merdeka Curriculum in art education presents its own challenges. Therefore, good habituation from teachers, schools, and students is needed, as well as preparedness and awareness in understanding and interpreting the implementation of the Merdeka curriculum in a student-focused learning process. The aim of this research is to raise teachers' awareness of the importance of understanding and implementing the Merdeka Curriculum with differentiated learning to support the development of students' character. A qualitative method was used with interviews, observations, and literature study documentation to collect data from leading schools, leading teachers, and learning committee supervisors. Data analysis was conducted to extract themes relevant to the habituation of implementing the Merdeka Belajar Curriculum in art education to improve active, independent, and creative learning, as well as improving the quality of human resources (HR) with facility infrastructure in schools. The research results are expected to contribute to optimizing the implementation of the Merdeka curriculum in schools for the development of innovative and creative art education teachers who liberate students, as well as improving students' abilities in the field of art to support the profile of Pancasila students.
Sistem Pewarisan Horizontal Seni Tradisional Parrawana Di Puppalawo Polewali Mandar Azwan Dermawan; Jamilah; Nurwahidah
VisArt: Jurnal Seni Rupa dan Design Vol. 3 No. 1 (2025): VisART : Jurnal Seni Rupa & Desain
Publisher : Penerbit dan Percetakan, CV. Picmotiv

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61930/visart.v3i1.1034

Abstract

This study is a analysis study to identify and describe the Horizontal Inheritance System of Parrawana Traditional Art in Puppalawo Polewali Mandar. This study aims to answer the problem regarding the Horizontal Inheritance System of Parrawana Traditional Art in Puppalawo Polewali. As a cultural heritage, this traditional art needs to be preserved so that it continues to exist in society today. The urgency of the problem is how the inheritance system of Parrawana traditional art is in educational institutions in Puppalawo Polewali Mandar and how the inheritance system of Parrawana traditional art is in art studios in Puppalawo Polewali Mandar. The method used is descriptive qualitative, namely by describing the research object directly. Data collection techniques are literature studies, observations, interviews, and documentation. Through this study, it is hoped that the wider community will know how the inheritance system of Parrawana art is in Puppalawo Polewali Mandar for its supporting community, thus this art can continue to exist and become one of the commitments to preserving cultural heritage, one of which is Parrawana art in Puppalawo Polewali Mandar.
Budidaya Ikan Nila dan Pengolahan Ikan Asap dalam Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat di Bujjulu Kecamatan Parangloe Kabupaten Gowa Andi Aslinda; Jamilah Jamilah; Muh Ikramullah Akmal; Henni Zainal; Ibrahim Arifin
DEDIKASI Vol 27, No 2 (2025): JURNAL DEDIKASI
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/dedikasi.v27i2.78143

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Desa Bujjulu, Kecamatan Parangloe melalui pengembangan budidaya ikan nila dan pengolahan ikan asap. Program dilaksanakan dengan metode partisipatif, meliputi identifikasi potensi, sosialisasi, pelatihan, pendampingan, serta monitoring dan evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan keterampilan masyarakat dalam budidaya ikan nila dengan teknologi bioflok dan pakan berbasis lokal, serta kemampuan mengolah ikan nila menjadi ikan asap yang higienis dan bernilai jual tinggi. Dampak nyata dari program ini adalah peningkatan pendapatan, diversifikasi usaha, terciptanya lapangan kerja, serta peningkatan ketahanan pangan lokal. Selain itu, penerapan teknologi ramah lingkungan turut menjaga kualitas air dan mengurangi limbah. Dengan demikian, kegiatan ini berhasil memberikan kontribusi signifikan terhadap penguatan ekonomi, sosial, dan lingkungan masyarakat Bujjulu, sekaligus mendorong terwujudnya kemandirian dan kewirausahaan lokal berbasis perikanan. Kata kunci: Budidaya ikan nila, Pengelolahan ikan asap, Kesejahteraan Masyarakat
Tari Kreasi Berbasis Kearifan Lokal dengan Metode Interaktif Digital bagi Guru Sekolah Dasar di Kabupaten Takalar Jamilah Jamilah; Nurachmy Sahnir; Bau Salawati; Erna Setianingsih; Miftahul Jannah
DEDIKASI Vol 27, No 2 (2025): JURNAL DEDIKASI
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/dedikasi.v27i2.80742

Abstract

Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan kompetensi guru Sekolah Dasar di Kabupaten Takalar dalam menciptakan dan mengajarkan tari kreasi berbasis kearifan lokal melalui metode interaktif digital. Pelaksanaan kegiatan melibatkan Kelompok Kerja Guru (KKG) Gugus VI Mangarabombang, yang menghadapi keterbatasan fasilitas pembelajaran seni, kurangnya pelatihan formal tari, serta minimnya pemanfaatan media digital dalam pembelajaran. Metode pelaksanaan meliputi sosialisasi, pelatihan teknik dasar tari, penyusunan koreografi, pendampingan praktik mengajar, serta pemanfaatan media digital seperti video tutorial, aplikasi YouTube, dan pengenalan teknologi VR sederhana. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman guru terhadap teknik gerak, pola lantai, konsep tari kreasi berbasis budaya lokal, serta kemampuan menggunakan media digital dalam pembelajaran. Program ini juga menghasilkan satu karya tari kreasi tematik lokal, modul digital, dan video pembelajaran yang dapat digunakan guru secara mandiri. Kendala utama meliputi keterbatasan fasilitas ruang dan perangkat audio, serta kebutuhan pendampingan lanjutan untuk memastikan keberlanjutan implementasi. Secara keseluruhan, kegiatan ini efektif dalam meningkatkan kompetensi pedagogik dan profesional guru serta berpotensi direplikasi pada wilayah lain dengan karakteristik serupa. Kata Kunci: tari kreasi, kearifan lokal, interaktif digital, guru sekolah dasar, PKM